Ikuti Retret di Akmil Magelang, Gus Yani Ngaku Tambah Ilmu, Jejaring Kepala Daerah untuk Nawa Karsa Gresik Baru

GRESIK,1minute.id – Retret kepala daerah antara lain, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Akmil Magelang, Jawa Tengah Jumat besok berakhir, 28 Februari 2025. Sehari menjelang cek out atau pada Kamis, 27 Februari 2025, Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif meluncur ke Akmil Magelang untuk bergabung dengan Bupati Fandi Akhmad Yani yang telah mengikuti retret sejak 21 Februari 2025. Gus Yani – dr Alif, sama-sama baju loreng. 

Apa kesan Gus Yani, begitu biasa disapa,  selama 7 hari, mulai 21-27 Februari 2025 mengikuti retret atau pembekalan untuk kepala daerah ( Gubernur, Wali Kota dan Bupati) di Akademi Militer atau Akmil Magelang, Jawa Tengah ?  Selain, pembekalan disiplin dan kesederhanaan sebagai bagian dari pelatihan kepemimpinan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, mengaku memperoleh banyak wawasan dan materi baru yang dapat diterapkan dalam membangun daerah, termasuk dalam penyusunan kebijakan saat melakukan efisiensi anggaran. “Kami sudah menerapkan efisiensi anggaran dan menyusun program prioritas. Ini merupakan bagian dari dukungan kami terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto demi terealisasinya Proyek Strategis Nasional,” ujar Gus Yani pada Kamis, 27 Februari 2025.

Gus Yani menambahkan bahwa dirinya juga diajak untuk mengidentifikasi potensi wilayah guna bersama-sama memperkuat pembangunan daerah serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk itu, bersama Wabup Gresik dr. Alif, dirinya sudah menyiapkan sembilan strategi utama atau Nawa Karsa demi mewujudkan “Gresik Baru Lebih Maju.”

Mulai dari Gresik Cerdas dan Sehat dengan cara meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, termasuk percepatan penanganan stunting. Selanjutnya, Gresik Religius dan Berbudaya dengan menguatkan nilai-nilai keagamaan serta melestarikan budaya lokal.

Nawa Karsa lainnya adalah Gresik Sejahtera, yang berfokus pada dukungan terhadap UMKM, industri kreatif, serta program perlindungan sosial bagi masyarakat rentan. Kemudian, Gresik Produktif, dengan mendorong industrialisasi berkelanjutan dan pengembangan kawasan ekonomi strategis.

Ada pula Gresik Mandiri, yang bertujuan memperkuat sektor pertanian, perikanan, dan wirausaha berbasis inovasi. Selanjutnya, Gresik Nyaman dan Berkelanjutan, yang mengedepankan pengembangan infrastruktur ramah lingkungan serta pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.

Strategi berikutnya adalah Gresik Maju dan Modern, yang diwujudkan melalui penerapan teknologi digital dalam pemerintahan dan pengembangan Smart City. Kemudian, Gresik Terhubung, dengan meningkatkan konektivitas melalui pembangunan infrastruktur transportasi dan akses digital.

Terakhir, Gresik Aman dan Harmonis, yang bertujuan menjaga ketertiban, keamanan, serta mendorong kehidupan sosial yang rukun dan toleran. “Banyak ilmu yang kami dapat. Terlebih, kami bisa mengenal para kepala daerah dari berbagai wilayah sehingga dapat saling berjejaring dan berbagi ilmu,” jelasnya.

“Koordinasi dan sinkronisasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat sangat dibutuhkan untuk membangun daerah,” tambah bupati periode kedua tersebut. Pembangunan memang membutuhkan koordinasi dan sinkronisasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/ kota, dan pusat.

Hal senada disampaikan Wabup Gresik dr. Alif, yang baru bergabung dalam retret pada Kamis (27/2). Ia menyatakan bahwa pihaknya terus berkomitmen mendukung Asta Cita Presiden Prabowo, terutama dalam penciptaan lapangan kerja.

“Mas Yani sudah menerbitkan Perbup tentang perlindungan tenaga kerja lokal, sehingga perusahaan di Gresik diwajibkan mempekerjakan minimal 60 persen tenaga kerja dari warga Gresik,” tegasnya. Mantan Wakil Ketua DPRD Gresik ini juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama membangun Gresik. Apalagi, sebagian wilayah di Gresik terdampak bencana banjir akibat luapan Sungai Kali Lamong dan Kali Surabaya.

“Dengan kekompakan, kita bisa menyelesaikan semua persoalan. Mudah-mudahan banjir di wilayah Gresik Selatan segera surut dan warga dapat kembali beraktivitas dengan lancar,” harapnya. (yad)

Ini jadwal hari kedelapan retret di Akmil Magelang. 

Jumat, 28 Februari 2025

1. 06.30 – 07.30 WIB  : Sarapan

2. 09.00 – 11.30 WIB : Pengarahan Presiden & Penutupan

3. 14.00 WIB – selesai : Check out Kepala Daerah

Ikuti Retret di Akmil Magelang, Gus Yani Ngaku Tambah Ilmu, Jejaring Kepala Daerah untuk Nawa Karsa Gresik Baru Selengkapnya

Tradisi di Gresik Kota Santri, Rayakan Harjagres, Wabup Aluschul Alif bersama OPD Ziarah ke Makam Waliyullah

GRESIK,1minute.id – Hari ini, Pemerintah Kabupaten Gresik genap berusia 51 tahun pada Kamis, 27 Februari 2025. Sebagai rangkaian memperingati Hari Jadi Gresik atau Harjagres 2025 yakni HUT ke-51 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-538 Kota Gresik, Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah atau OPD melakukan ziarah ke makam Waliyullah.

Syekh Maulana Malik Ibrahim, Maulana Ainul Yaqin atau Sunan Giri ; Sunan Prapen dan makam Bupati Gresik yang pertama KRT Poesponegoro. Ziarah dilakukan usai acara pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia atau MUI Gresik. 

Kali pertama melakukan ziarah ke makam Sunan Giri. Kedatangan rombongan disambut oleh Forkopimcam Kebomas dan pengurus Yayasan Sunan Giri. Acara kemudian dilanjutkan dengan tahlil serta doa bersama yang dipimpin oleh seorang kiai setempat.

Setelah berziarah ke Makam Sunan Giri atau Raden Paku, rombongan Wabup melanjutkan perjalanan ke Makam Sunan Prapen, putra dari Syekh Maulana Zainal Abidin atau Sunan Dalem, sekaligus cucu dari Syekh Maulana Ainul Yaqin atau Sunan Giri. Di lokasi ini, Wabup Alif beserta rombongan tampak khusyuk memanjatkan doa.

Di Makam Sunan Giri, suami dari dr. Shinta Puspitasari ini berkesempatan memegang keris serta mencium sajadah, dua benda peninggalan Sunan Giri. Ziarah dilanjutkan ke Makam Sunan Prapen, putra dari Syekh Maulana Zainal Abidin atau Sunan Dalem, sekaligus cucu dari Syekh Maulana Ainul Yaqin atau Sunan Giri. Di lokasi ini, Wabup Alif beserta rombongan tampak khusyuk memanjatkan doa.

Dokter Alif, begitu sapaan melanjutkan ziarah ke Makam Sunan Maulana Malik Ibrahim di Desa Gapurosukolilo, Kecamatan Gresik. Mereka juga berziarah ke Makam Bupati Gresik pertama, KRT Poesponegoro, yang berlokasi tidak jauh dari Makam Maulana Malik Ibrahim.

Selain berziarah, Wabup juga menyempatkan diri menyapa warga dan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM di sepanjang jalan menuju makam. Prosesi tabur bunga di makam para wali pun turut dilakukan dalam rangkaian kegiatan ini. 

Sebelum kembali, Wabup yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Gresik ini menunaikan salat Duhur berjemaah serta menjadi imam salat di Aula Maulana Malik Ibrahim. Ziarah ke makam Waliyullah ini menjadi tradisi bagi Pemkab Gresik saat merayakan HUT Pemkab Gresik diperingati setiap 27 Februari dan Hari Jadi Gresik diperingati setiap 9 Maret.

Ziarah tahun ini, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tidak bisa ikut karena sedang mengikuti Retret di Akmil Magelang pasca pelantikan pada 20 Februari 2025. Sehingga, ziarah ke makam Wali Sanga dipimpin oleh Wabup dr Asluchul Alif. Tampak hadir, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachaman, Wakil Ketua DPRD Gresik Luthfi Dawam, Kabag Logistik Polres Gresik Kompol Moh Nur Amin serta para kepala OPD di lingkungan Pemkab Gresik.

Wabup Alif menyampaikan bahwa ziarah ini dilakukan dalam rangka HUT Pemkab Gresik dan Hari Jadi Kota Gresik sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur.

“Gresik dikenal sebagai Kota Wali dan Kota Santri. Mari kita jadikan peringatan HUT Pemkab Gresik dan Hari Jadi Kota Gresik ini sebagai momentum untuk selalu mengingat para pendahulu kita,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para leluhur, terutama bagi generasi muda dan para pemangku kebijakan dalam mengabdikan diri kepada masyarakat.

“Mari kita teladani perjuangan para pendahulu. Selain menjadi inspirasi bagi generasi muda, hal ini juga dapat memupuk semangat para pemangku kebijakan dalam menjalankan tugasnya untuk masyarakat,” pungkasnya. (yad)

Tradisi di Gresik Kota Santri, Rayakan Harjagres, Wabup Aluschul Alif bersama OPD Ziarah ke Makam Waliyullah Selengkapnya

Harjagres, Upacara Pakai Baju Khas Gresik, Wabup Gresik Dorong Sinergitas, Gresik Maju Bareng-bareng

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-538 Kota Gresik dan Hari Ulang Tahun ke-51 Pemerintah Kabupaten Gresik di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 26 Februari 2025.

Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif yang memimpin apel pagi mengusung tema “Semangat Bersinergi, Meningkatkan Produktivitas, Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan, dan Akselerasi Pelayanan Kesejahteraan Inklusif ini. Pemimpin dan peserta upacara memakai baju khas Gresik.

Wabup Alif mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi membangun Gresik agar semakin maju dan sejahtera. “Hari ini bukan hanya perayaan, tetapi momentum untuk melanjutkan estafet perjuangan para pendahulu. Mari kita wujudkan karya bakti yang bermanfaat bagi masyarakat dan demi kepentingan kita semua,” ujarnya.

Ia mengingatkan masyarakat akan sejarah panjang dan kemasyhuran Gresik sejak masa lampau. Dimulai sejak masa pra islam, masa penyebaran islam, hingga masa kolonial.  “Kita memiliki sejarah gemilang, mulai dari Gresik sebagai kota bandar yang berjaya, hingga menjadi pusat penyebaran agama Islam oleh Syeh Maulana Malik Ibrahim dan Fatimah binti Maimun. Warisan sejarah ini harus menjadi inspirasi bagi kita untuk terus bergerak maju,” tambahnya.

Meski berlangsung dengan semangat kebersamaan, Wabup Alif turut menyampaikan simpati kepada masyarakat yang hingga kini masih terdampak banjir di beberapa wilayah. “Di tengah peringatan ini, hati kami tetap bersama saudara-saudara kita yang sedang berjuang menghadapi banjir. Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen untuk mempercepat penanganan dan memastikan seluruh bantuan tersalurkan dengan baik,” tegasnya.

Usai upacara, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan ziarah ke makam para tokoh besar yang menjadi bagian dari sejarah Gresik, yakni Sunan Giri, Sunan Prapen, Syech Maulana Malik Ibrahim, Poesponegoro, dan Taman Makam Pahlawan. Ziarah ini menjadi simbol penghormatan sekaligus pengingat akan perjuangan dan pengorbanan para pendahulu demi kemajuan Gresik. (yad)

Harjagres, Upacara Pakai Baju Khas Gresik, Wabup Gresik Dorong Sinergitas, Gresik Maju Bareng-bareng Selengkapnya

Hari Pertama Ngantor, Wabup Gresik Blusukan ke SDN 16 Gresik dan Sidak Air Bersih di Pranti

GRESIK,1minute.id –  dr Asluchul Alif langsung tancap gas. Di hari pertama, Jumat, 21 Februari 2025 sebagai Wakil Bupati Gresik langsung blusukan ke Kecamatan Kedamean. Dokter Alif, sapaan akrabnya, meninjau kondisi infrastruktur pendidikan dan sanitasi warga. 

Salah satu sekolah yang menjadi perhatiannya adalah UPT SMP Negeri 16 Gresik yang mengalami kerusakan cukup parah. Ia meninjau sejumlah ruang kelas yang mengalami kerusakan, seperti plafon yang ambrol, tembok dan lantai yang retak, serta ruang bimbingan konseling yang tidak layak digunakan.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berkomitmen untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. Pada 2025, perbaikan sekolah yang mengalami kerusakan akan menjadi prioritas utama,” ujar dr Alif pada Jumat, 21 Februari 2025.

Ia didampingi Staf Ahli Bupati bidang Fisik dan Prasarana Johar Gunawan, Sekretaris Dinas Pendidikan  Herawan Eka Kusuma, serta Kepala Bidang Bina Pemerintah Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa atau PMD Rian Pramana Suwanda.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengunjungi sekolah-sekolah lain yang mengalami kondisi serupa. Menurutnya, laporan mengenai sekolah rusak di Kabupaten Gresik telah diterima hingga ke Komisi IV DPR, dan data tersebut akan disinkronkan terlebih dahulu dengan Dinas Pendidikan Gresik.

Selain itu, dr. Alif menjelaskan bahwa Instruksi Presiden atau Inpres nomor 1 Tahun 2025 akan dimanfaatkan secara efisien untuk mempercepat renovasi sekolah. “Kami akan berupaya menyelesaikan masalah ini secepat mungkin, baik melalui anggaran pusat, dana CSR, maupun sumber pendanaan lainnya,” tegasnya. “Kami tidak ingin lagi mendengar ada sekolah yang ambruk atau plafon yang jebol. Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan,” tambahnya.

Setelah meninjau SD Negeri 16 Gresik, Wabup Alif melanjutkan inspeksi ke Desa Pranti, Kecamatan Menganti, untuk mengecek pelayanan air bersih bagi warga. Dalam kesempatan tersebut, dr. Alif didampingi Kepala Desa Pranti Hardi, meninjau saluran air bersih yang dialirkan ke rumah-rumah warga.

“Fasilitas air bersih menjadi salah satu target utama kami agar seluruh masyarakat dapat menikmati akses air bersih dengan mudah. Ini penting untuk mewujudkan pola hidup sehat serta mendukung program pembangunan di Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Gresik akan terus berupaya meningkatkan akses air bersih demi kesejahteraan masyarakat. “Saya berharap masyarakat semakin mudah mengakses kebutuhan air bersih, terutama untuk keperluan rumah tangga. Dengan begitu, kesejahteraan dan kesehatan warga akan meningkat, termasuk dalam upaya menurunkan angka stunting,” katanya.

Untuk merealisasikan visi-misi pembangunan periode 2025-2030, dr. Alif menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat. “Dari data yang ada, sebanyak 385 warga di Desa Pranti membutuhkan akses air bersih, namun hingga saat ini baru 80 warga yang telah mendapatkan aliran air. Ini menjadi persoalan yang harus segera kami selesaikan agar seluruh warga Desa Pranti dapat menikmati air bersih,” pungkasnya. (yad)

Hari Pertama Ngantor, Wabup Gresik Blusukan ke SDN 16 Gresik dan Sidak Air Bersih di Pranti Selengkapnya

Bupati dan Wakil Bupati Gresik Dilantik oleh Presiden, Gus Yani-dr Alif : Siap Wujudkan “Gresik Baru Lebih Maju”

GRESIK,1minute.id – Waktu yang paling di tunggu pasangan kepala daerah pemenang pilkada tiba. Sebanyak 961 kepala daerah seluruh Indonesia di lantik langsung Presiden ke-8 Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negera, Jakarta pada Kamis, 20 Februari 2025.

Di antaranya, kepala daerah yang turut dilantik oleh Presiden Prabowo itu adalah

pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Asluchul Alif. Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati dilakukan langsung oleh Presiden adalah sejarah baru. Periode-periode sebelumnya, pelantikan Bupati  dan Wakil Bupati Gresik dilakukan di Gedung Grahadi Surabaya dilakukan oleh Gubernur Jatim.

“Ini adalah sebuah kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik dalam melayani masyarakat. Pelantikan serentak yang dipimpin langsung oleh Presiden menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam memastikan kesinambungan pembangunan di seluruh daerah, termasuk Kabupaten Gresik,” ujar Bupati Yani usai pelantikan pada Kamis, 20 Februari 2025. 

Pelantikan ini menandai awal kepemimpinan baru di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresikn yang berkomitmen untuk melanjutkan dan mempercepat pembangunan di berbagai sektor. Sebagai langkah awal, dalam 100 hari pertama, sejumlah program prioritas yang terangkum dalam visi Nawa Karsa akan segera dijalankan.  

Bupati Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa periode awal kepemimpinannya akan difokuskan pada percepatan program strategis, salah satunya penanganan banjir Kali Lamong melalui pembangunan retarding basin atau kolam retensi di Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme.  

“Ini adalah langkah konkret pertama dalam sejarah penanganan banjir Kali Lamong. Dalam 100 hari ini, kami pastikan penanganannya berjalan semakin baik dan cepat, dimulai dari perencanaan kolam retensi lainnya,” jelasnya.  

SELAMAT : Presiden Ke-8 RI Prabowo Subianto memberikan ucapan kepada Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif beserta istri usai pelantikan di Istana Negara Jakarta pada Kamis, 20 Februari 2025 ( Foto : Pemkab Gresik untuk 1minute.id)

Di sektor kesehatan, optimalisasi layanan  Universal Health Coverage atau UHC)l menjadi prioritas. Layanan kesehatan gratis bagi masyarakat Gresik ini akan terus dikembangkan dengan penguatan Rumah Sakit Gresik Sehati.  

“Rumah Sakit Gresik Sehati yang telah kami bangun akan menjadi pusat layanan kesehatan di wilayah selatan. Kami akan memastikan layanan di rumah sakit ini segera optimal, baik dari sisi sumber daya manusia, administrasi, maupun fasilitas penunjang lainnya,” tambahnya.  

Sementara itu, di sektor pelayanan publik, Bupati dan Wakil Bupati Gresik menegaskan pentingnya akselerasi layanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Kami mendorong OPD untuk fokus pada layanan yang masih perlu ditingkatkan, seperti perlindungan anak pekerja migran serta kerja sama dalam penyerapan tenaga kerja lokal,” ungkapnya.  

Pasca pelantikan, program pembangunan Kabupaten Gresik akan berlandaskan sembilan strategi utama dalam Nawa Karsa guna mewujudkan “Gresik Baru Lebih Maju.” Prioritas yang akan dijalankan meliputi:  

1. Gresik Cerdas dan Sehat – Peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, termasuk penanganan stunting.  

2. Gresik Religius dan Berbudaya – Penguatan nilai keagamaan serta pelestarian budaya lokal.  

3. Gresik Sejahtera – Dukungan bagi UMKM, industri kreatif, serta perlindungan sosial bagi masyarakat rentan.  

4. Gresik Produktif – Industrialisasi berkelanjutan dan pengembangan kawasan ekonomi strategis.  

5. Gresik Mandiri – Penguatan sektor pertanian, perikanan, dan wirausaha berbasis inovasi.  

6. Gresik Nyaman dan Berkelanjutan – Pembangunan infrastruktur ramah lingkungan dan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.  

7. Gresik Maju dan Modern – Implementasi teknologi digital dalam pemerintahan dan pengembangan _Smart City._

8. Gresik Terhubung – Peningkatan konektivitas melalui pembangunan infrastruktur transportasi dan akses digital.  

9. Gresik Aman dan Harmonis – Mewujudkan ketertiban, keamanan, serta kehidupan sosial yang rukun dan toleran

Selepas pelantikan hari ini, seluruh kepala daerah akan mengikuti retret kepemimpinan di Magelang, Jawa Tengah pada 21-28 Februari 2025. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antarkepala daerah, mendalami strategi kepemimpinan, serta membangun visi bersama dalam menjalankan pemerintahan yang lebih baik.  (yad)

Bupati dan Wakil Bupati Gresik Dilantik oleh Presiden, Gus Yani-dr Alif : Siap Wujudkan “Gresik Baru Lebih Maju” Selengkapnya

Kamis Besok, Gus Yani-dr Alif, Bupati dan Wabup Gresik terpilih Dilantik Presiden Prabowo, Ini Gantinya Karangan Bunga

GRESIK,1minute.id – Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani – Asluchul Alif bakal dilantik oleh Presiden ke-8 Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Kamis besok, 20 Februari 2025.

Pelantikan dilakukan bersama dengan 479 kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih hasil Pilkada serentak 27 November 2024 lalu. Mulai Gubernur, Wakil Gubernur, Wali Kota dan Wakil Wali Kota hingga Bupati dan Wakil Bupati.

Biasanya, menjelang pelantikan karangan bunga ucapan selamat dan sukses memenuhi halaman kantor Bupati Gresik yang berada di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Gus Yani-dr Alif, Bupati dan Wabup Gresik terpilih tidak memperbolehkan adanya ucapan melalui karangan bunga.

Dalam surat edaran bernomor Nomor  660/02/437.75/SE/2025 yang diteken oleh Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman ucapan melalui karangan bunga bisa diganti tanaman bunga/buah dalam Pot.

Begini isi lengkap surat edaran yang diteken oleh Sekda Washil pada Rabu, 18 Februari 2025 itu. 

Kepada:

Yth. Seluruh Masyarakat Kabupaten Gresik

SURAT EDARAN

NOMOR 660/02/437.75/SE/2025

TENTANG

PENGGANTIAN KARANGAN BUNGA

MENJADI TANAMAN BUNGA/BUAH DALAM POT

Guna mendukung dan menyukseskan program peningkatan luasan ruang terbuka hijau dan pengurangan sampah di wilayah Kabupaten Gresik, kami himbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gresik untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

1. Mengganti bentuk ucapan karangan bunga/buket bunga menjadi tanaman bunga/buah dalam pot;

2. Tanaman tersebut akan dipelihara oleh penerima tanaman bunga/buah dalam pot;

3. Apabila mengalami kesulitan dalam lokasi penanaman dapat berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik untuk ditanam pada ruang terbuka hijau dan lahan kritis/rawan bencana.

Demikian untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Ditetapkan di Gresik

Pada tanggal 18 Februari 2025

Begitu isi surat edaran itu. (yad)

Kamis Besok, Gus Yani-dr Alif, Bupati dan Wabup Gresik terpilih Dilantik Presiden Prabowo, Ini Gantinya Karangan Bunga Selengkapnya

Malam ini, KPU Gresik Tetapkan Gus Yani-dr Alif sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik

GRESIK,1minute.id – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik bakal menggelar rapat pleno Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih pada Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik pada Kamis malam, 6 Februari 2025. Paslon terpilih itu adalah Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2025-2030 

Penetapan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik itu dilakukan pasca Mahkamah Konstitusi atau MK menolak gugatan perselisihan hasil pemilihan umum atau PHPU Pilkada 2024 yang diajukan kubu kotak kosong yang diwakili oleh M Ali Murtadho alias Ali Candi itu.

Atas putusan tersebut, pasangan Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif atau Yani-Alif sah menjadi pemenang dalam pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik periode 2025-2030 yang diselenggarakan serentak pada 27 November 2024 itu. 

Penetapan paslon bupati dan wakil bupati Gresik yang dilakukan karena KPU Gresik telah menerima rilis pemberitahuan putusan Mahkamah Konstitusi atau MK itu. 

Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut berperan dalam penyelenggaraan Pilkada Gresik 2024. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua jajaran KPU dan Bawaslu Gresik. Termasuk aparat TNI – Polri yang turut menjaga kondusifitas selama pilkada serentak,” ujar Gus Yani -sapaan akrab – Fandi Akhmad Yani kepada wartawan.

Dia melanjutkan  kemenangan ini adalah milik semua pihak yang telah mendukung proses demokrasi yang adil dan transparan. Ia mengucapkan terima kasih kepada Majelis Hakim MK yang telah menjalankan tugasnya dengan baik.

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara yang dilakukan oleh KPU Gresik, pasangan calon atau Paslon nomor urut #1, Fandi Akhmad Yani – dr. Asluchul Alif meraih 366.944 suara atau 59,72 persen. Sedangkan. nomor urut #2, kolom kosong atau kotak kosong mendapatkan 247.479 suara atau 40,28 persen. (yad)

Malam ini, KPU Gresik Tetapkan Gus Yani-dr Alif sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik Selengkapnya

Merasakan Manfaat Program UHC, Pemilih Pemula dan Gen Z di Pilbup Gresik, Tekad Menangkan Gus Yani-dokter Alif

GRESIK,1minute.id – Calon Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyapa ratusan generasi atau Gen-Z di posko pemenangan Gus Yani – dr Alif di Kelurahan Kawisanyar, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Pada kesempatan itu, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani menyampaikan, bahwa pasangan calon atau paslon nomor urut 01 dalam Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik 2024 mendapatkan dukungan dari seluruh partai politik di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Dukungan parpol yang memiliki kursi di parlemen maupun parpol non parlemen. Sehingga tidak perlu ada keraguan untuk memilih paslon 01. “Dukungan semua parpol menunjukkan kalau parlemen juga mendukung. Sehingga program yang sudah on the track (sesuai target) seperti normalisasi Kali Lamong dan UHC bisa dimaksimalkan lagi karena ada dukungan anggaran dari DPRD,” ujar Gus Yani dihadapan ratusan Gen-Z pada akhir pekan lalu.

Selain menjlentrehkan program, Gus Yani yang berpasangan dengan Cawabup Gresik dr Asluchul Alif itu menghimbau kepada seluruh relawan Gus Yani – dr Alif untuk melakukan kampanye hitam alias Black campaign kepada orang yang tidak seaspirasi dengan paslon 01. Ia pun mengajak kepada para relawannya tetap solid dan kompak, agar tetap fokus dalam memenangkan paslon 01 tanpa harus melakukan kampanye hitam terhadap pendukung kotak kosong.

“Tidak usah menjelek-jelekkan orang yang tidak memilih saya dan dokter alif. Biarkan itu hak mereka. Yang penting saya ke jenengan semua agar tetap fokus untuk pemenangan,” pesannya.

Senada dengan Gus Yani, Ketua Relawan Gus Yani Kabupaten Gresik, Isa Ansori juga mengimbau relawan yang ada di Kecamatan dan Desa untuk menjaga suasana yang sejuk dan teduh selama masa pelaksanaan Pilkada Gresik.

“Yang disampaikan Gus Yani benar. Kita tidak perlu buang tenaga, waktu, dan pikiran dengan komentar negatif terhadap yang milih kotak kosong. Kita fokus saja kampanye program dan keberhasilan Gus Yani selama menjabat,” imbaunya.

Sementara, relawan Gus Yani dari kalangan Gen Z, Helmalia mengaku terdorong untuk memilih paslon 01 karena Gus Yani selama menjabat dalam waktu yang singkat terbukti berhasil mengatasi masalah-masalah krusial di Gresik.

“Masalah kesehatan setahu saya banyak masyarakat yang nunggak BPJS-nya. Tapi sejak ada UHC, masyarakat berobat atau yang sakit tinggal bawa KTP saja tanpa dibebani tagihan bulanan karena sudah dicover oleh Pemkab Gresik,” bebernya. Sebelum acara bubar, ratusan relawan yang mayoritas Gen Z dan Baby Boomers itu menyatakan tekadnya untuk memenangkan paslon nomor urut 01, Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif.

“Kami mendukung paslon nomor 01 Gus Yani- dr. Alif dan siap memenangkan Gus Yani – dr. Alif 90 persen di wilayah kebomas,” teriak Ketua Relawan Gus Yani Kecamatan Kebomas, Choiri Alwi, yang diikuti relawan lain saat deklarasi.

Berdasarkan data yang didapat 1minute.id dari Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik jumlah daftar pemilih tetap atau DPT Pilbup Gresik pada 27 November 2024 mendatang sebanyak 971.740 pemilih. Rinciannya, pemilih laki-laki 484.071 dan perempuan 487.669 orang. Sedangkan jumlah tempat pemungutan suara atau TPS 1.868. (yad)

Merasakan Manfaat Program UHC, Pemilih Pemula dan Gen Z di Pilbup Gresik, Tekad Menangkan Gus Yani-dokter Alif Selengkapnya