Petrokimia Gresik Siapkan Stok Pupuk 508 Ribu Ton, Dukung Tata baru Pupuk Bersubsidi 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia mendukung kebijakan baru tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi melalui ketersediaan stok melebihi ketentuan minimum yang diatur Pemerintah. 

Hal ini disampaikan oleh Direktur Manajemen Risiko Petrokimia Gresik, Johanes Barus dalam “Sosialisasi Akbar Penerima Pupuk Bersubsidi pada Titik Serah se-Jawa Timur Bersama Kementerian Pertanian” di Gresik, Jawa Timur pada Selasa, 29 Juli 2025.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Perkumpulan Pengecer Pupuk Indonesia, Khilmi. Per 29 Juli 2025, Petrokimia Gresik menyediakan stok pupuk bersubsidi nasional sebanyak 508.216 ton. Terdiri dari pupuk Urea sebanyak 77.978 ton, NPK sebesar 405.468 ton , dan pupuk Organik 24.770 ton.

Johanes menyampaikan bahwa, Petrokimia Gresik meyakini skema tata kelola pupuk bersubsidi yang baru ini akan menjadi tonggak penting yang mendorong produktivitas dan kesejahteraan petani secara signifikan. Inisiatif ini juga menjadi langkah penting dalam mewujudkan swasembada beras di tahun 2028, yang dicita-citakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam Asta Cita.

“Kebijakan baru ini telah memangkas 145 aturan dan persetujuan lintas Kementerian hingga kepala daerah. Saat ini hanya melibatkan Kementan, Pupuk Indonesia, dan gapoktan (gabungan kelompok tani) atau kios/pengecer. Tata kelola baru ini memastikan pupuk bersubsidi lebih tepat sasaran serta mudah diakses oleh petani,” tandas Johanes.

Perubahan tata kelola pupuk bersubsidi diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi dan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 15 Tahun 2025 sebagai peraturan pelaksanaannya. Sebagai penyesuaian atas kebijakan tersebut, penyaluran dilakukan melalui Pelaku Usaha Distribusi (PUD) sampai ke Penerima Pupuk di Titik Serah (PPTS). Untuk mendukung pelaksanaannya, tambahnya, dilakukan pembaruan fitur penebusan di i-Pubers yang mencakup penguatan monitoring dan tracking.

Johanes mengungkapkan, kebijakan tersebut telah memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produktivitas petani dan kinerja produksi beras nasional sepanjang tahun 2025. Hal ini terlihat pada lonjakan serapan beras Perum Bulog yang mencapai 1,3 juta ton hanya dalam satu bulan. Angka yang melampaui rata-rata serapan tahunan selama tujuh tahun terakhir. 

Berikutnya, tambah Johanes, penyaluran pupuk bersubsidi nasional per 24 Juli 2025 telah mencapai 4,27 juta ton, mencakup 44,7% dari total alokasi pemerintah 9,55 juta ton. “Petrokimia Gresik siap sepenuhnya bersama Pupuk Indonesia menjalankan mekanisme baru penyaluran pupuk bersubsidi, memastikan efisiensi dan ketepatan sasaran hingga ke titik serah, juga menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi dengan menjaga stok yang memadai di seluruh lini, sehingga pasokan aman untuk mendukung produktivitas pertanian nasional,” tandasnya.

Terakhir, Johanes mengungkapkan Petrokimia Gresik telah bersiap menyongsong rencana masuknya pupuk ZA ke dalam skema subsidi. Saat ini, Petrokimia Gresik menyiapkan fasilitas dan sarana produksi agar dapat memproduksi pupuk ZA dengan baik sesuai dengan penugasan Pemerintah.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Heru Suseno mengungkapkan bahwa, problem pertanian yang selama ini banyak muncul adalah pupuk, meskipun ketersediaan pupuknya ada. Namun, problem tersebut teratasi dengan adanya perbaikan-perbaikan pada tata kelola pupuk bersubsidi.

“Pada akhir tahun 2024 sudah ada perbaikan-perbaikan, dan pada tahun 2025 bulan Januari petani sudah bisa menerima pupuk bersubsidi dengan baik. Sampai bulan Juli ini capaian pupuk kita (Jawa Timur), mulai dari Urea, NPK, pupuk Organik itu sudah 46,05 persen. Paling besar di Indonesia,” ujar Heru.

Sementara itu, sosialisasi ini dihadiri oleh 1.451 perwakilan kios, 50 penyuluh pertanian, dan 30 petani percontohan dari seluruh Jawa Timur. Sosialisasi ini menjadi komitmen bersama dalam mendukung keberhasilan program penyaluran pupuk bersubsidi dan memajukan sektor pertanian nasional. (yad)

Petrokimia Gresik Siapkan Stok Pupuk 508 Ribu Ton, Dukung Tata baru Pupuk Bersubsidi  Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : RPJMD  Harus selaras dengan Asta Cita 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa RPJMD Kabupaten Gresik harus selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo serta mendukung visi nasional dan provinsi untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan di Gresik sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo,” tegas Fandi Akhmad Yani ketika membuka Forum Umum Konsultasi Publik dalam rangka perumusan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gresik 2025-2030 dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 di Kantor Pemkab Gresik.pada akhir pekan lalu.

Fokus utama, ia melanjutkan, adalah menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan. “Kami telah menyusun sembilan cita-cita pembangunan yang akan tercatat dalam dokumen perencanaan Kabupaten Gresik,” ujar Gus Yani, sapaan akrabnya.

Ia menyampaikan rencana strategis untuk lima tahun ke depan, termasuk pembangunan Kali Lamong sepanjang 44,8 kilometer, pengembangan transportasi terpadu dengan Lintas Rel Terpadu (LRT) yang menghubungkan Gresik dengan wilayah sekitar, serta optimalisasi teknologi RDF (Refuse Derived Fuel) dalam pengelolaan sampah.

“Efisiensi anggaran menjadi prioritas, terutama untuk memperbaiki fasilitas kesehatan di RS Gresik dan memastikan pembangunan sekolah sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Semua ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga Gresik,” tambah magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini.

Sementara itu, Kepala Bappeda Gresik Eddy Hadisiswoyo, menyatakan bahwa perencanaan pembangunan ini disusun dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah serta partisipasi dari berbagai pihak.

“Kegiatan ini menjadi wadah bagi seluruh elemen masyarakat untuk memberikan masukan terhadap arah pembangunan Gresik. Dengan kolaborasi yang baik, kita bisa mencapai target pertumbuhan ekonomi 4,79 persen dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga 78,93 persen pada periode 2025-2030,” jelas Eddy.

Forum dihadiri antara lain, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir bersama jajaran pimpinan DPRD, perwakilan Bappeda kota/kabupaten aglomerasi Surabaya  serta stakeholder lainnya, Pemkab Gresik berharap dapat menyusun kebijakan pembangunan yang lebih inklusif, partisipatif, dan selaras dengan visi nasional. “Kami berkomitmen menjadikan Gresik sebagai kabupaten yang lebih maju, transparan, dan berkelanjutan,” pungkas Gus Yani. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : RPJMD  Harus selaras dengan Asta Cita  Selengkapnya

SIG Dorong Penggunaan Bata Interlock Presisi untuk Wujudkan 3 Juta Rumah

GRESIK,1minute.id – Wakil Menteri PKP, Fahri Hamzah, mengunjungi fasilitas produksi bata interlock presisi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) yang dioperasikan oleh anak usaha SIG, yaitu PT Semen Padang di Indarung, Padang pada 24 Januari 2025. 

Kunjungan Wamen PKP diterima langsung oleh Direktur Utama SIG Donny Arsal, Direktur Operasi SIG Reni Wulandari, Direktur Supply Chain SIG Yosviandri beserta jajaran manajemen SIG, dan Direktur Utama PT Semen Padang, Indrieffouny Indra beserta jajaran manajemen PT Semen Padang.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa kapasitas Kementerian BUMN sebagai support system kementerian-kementerian teknis, siap berkomitmen dan mendukung penuh seluruh program yang telah menjadi fokus pemerintahan Presiden Prabowo. 

“Dalam 100 hari kerja pemerintahan, perusahaan BUMN terkait akan mendukung percepatan pembangunan proyek infrastruktur utama, termasuk rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” pungkas Erick Thohir.

Sebagai perusahaan BUMN yang bergerak dalam industri bahan bangunan, SIG mendorong penggunaan bata interlock presisi yang merupakan produk turunan semen hijau SIG, sebagai solusi untuk menjawab tantangan pembangunan rumah MBR, yaitu waktu pembangunan, biaya pembangunan, dan kualitas bahan bangunan. 

Komitmen kuat PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam mendukung perwujudan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Berkesempatan melihat langsung fasilitas produksi bata interlock presisi dan unit contoh rumah MBR di Indarung, Padang, Wakil Menteri PKP, Fahri Hamzah berpendapat bahwa solusi yang dihadirkan SIG adalah langkah terobosan dalam pemenuhan kebutuhan perumahan yang terjangkau bagi masyarakat sebagai salah satu langkah mengatasi kemiskinan. 

Fahri Hamzah menuturkan bahwa Kementerian PKP berfokus untuk membantu mengatasi kemiskinan dan gap ekonomi, salah satunya melalui pembangunan perumahan yang masif di seluruh Indonesia yaitu program 3 juta rumah setahun.

Fahri Hamzah menyebutkan, bahwa bersama beberapa lembaga pemerintah, Kementerian PKP tengah mengidentifikasi dan menyepakati data kemiskinan, termasuk dalam parameter kepemilikan rumah. Ia menyebut, bahwa saat ini terdapat sekitar 30 – 40 juta rumah keluarga dengan berbagai permasalahan. 

Di pedesaan, banyak orang punya rumah tapi tidak layak karena tidak teratur/rapi, kurang sanitasi, dan dihuni terlalu banyak orang dalam satu rumah. Sedangkan di kota, rumah bertumpuk tak teratur dan menjadi sumber polusi yang masif.

“Pemerintah melalui Kementerian PKP akan mendorong system side ekonomi kita supaya pembangunan rumah tidak terlalu memikirkan pasar. Pemerintah akan menjamin dan mengkonsolidasi dukungan yang dibutuhkan termasuk pembiayaan dan ketersediaan tanah dan berbagai skema dan perizinan yang dipermudah,” katanya.

“Pemerintah juga akan membantu untuk ketersediaan bahan bangunan, termasuk bata interlock presisi, tidak hanya untuk rumah tapak tapi juga hunian vertikal. SIG harus terus fokus pada peluang blue ocean untuk mendukung proyek Pemerintah, perkuat ekosistemnya, karena solusi ini adalah masa depan pembangunan rumah kita di Indonesia,” imbuh Fahri Hamzah.

Direktur Utama SIG Donny Arsal, menyampaikan terima kasih atas dukungan Wakil Menteri PKP, Satgas Perumahan Republik Indonesia, para pemangku kepentingan, serta para pelaku usaha pengembang perumahan yang turut serta dalam kunjungan. 

SIG meyakini, berkumpulnya para pemangku kepentingan di bidang perumahan ini didasari oleh kesamaan visi untuk menghadirkan hunian yang ramah lingkungan, berkualitas dan terjangkau untuk masyarakat di seluruh Indonesia.

Setelah memperkenalkan rumah contoh Bata Interlock Presisi tipe 36 di Ibu Kota Nusantara atau IKN pada Agustus 2024 lalu, SIG juga menghadirkan rumah contoh Bata Interlock Presisi tipe 36 dan tipe 57 di Bambu Apus, Jakarta Timur. 

Bata interlock presisi merupakan hasil penelitian terapan dengan mekanisme kerja yang saling mengunci antar balok seperti sistem lego. Penggunaan bata interlock presisi memberikan banyak keuntungan dalam pembangunan rumah dibandingkan material konvensional, karena lebih efisien dalam penggunaan material, lebih mudah dalam pengaplikasian yang membuat durasi pembangunan lebih cepat, serta telah dinyatakan ramah gempa.

Selain bata interlock presisi, SIG juga mendorong aplikasi beton inovatif berbasis semen hijau, seperti beton dekoratif, dan paving block berpori sebagai solusi kawasan tergenang. 

Hadirnya material bahan bangunan ramah lingkungan yang bisa mempercepat konstruksi rumah tersebut, diharapkan menjadi solusi konkret untuk mendukung Pemerintah menghadirkan sarana infrastruktur dan hunian yang layak bagi masyarakat. Semangat ini sejalan dengan arahan Kementerian BUMN untuk menghadirkan solusi perumahan yang terjangkau dan berkelanjutan.

”Untuk mendukung Pemerintah memenuhi target pembangunan 3 juta rumah per tahun, dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak dan tentunya inovasi teknologi,” kata Donny Arsal.

“Bata interlock presisi merupakan teknologi yang mengubah metode pembangunan rumah menjadi lebih mudah, cepat dan efisien, dengan kualitas konstruksi yang kokoh dan tampilan yang modern, sehingga memberikan nilai tambah bagi pengembang dan pemilik rumah,” ujarnya. (yad)

SIG Dorong Penggunaan Bata Interlock Presisi untuk Wujudkan 3 Juta Rumah Selengkapnya

Tiada Henti Cetak Generasi Unggul Indonesia, 126 Pelajar dan Mahasiswa Penerima Bestro Jalani Pelatihan

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali memberikan pelatihan kepada 74 pelajar SMA dan 52 mahasiswa penerima Beasiswa Petrokimia atau Bestro. Tiada henti mencetak generasi unggul Indonesia.

Pelatihan peningkatan softskill bertajuk “Welcoming Bestro” ini dibuka oleh Senior Vice President atau SVP Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo mewakili Direktur Utama, Dwi Satriyo Annurogo di Gresik, Jawa Timur, baru-baru ini.

Terpisah, Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, program ini sekaligus menjadi arahan dari Kementerian BUMN untuk mendukung suksesnya program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dimana salah satu fokusnya adalah memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia atau SDM dan sektor pendidikan.

“Pelajar maupun mahasiswa penerima Bestro tidak hanya mendapatkan biaya pendidikan full cover dari Petrokimia Gresik. Mereka juga memperoleh pelatihan softskill yang dibimbing langsung oleh seorang ahli sehingga lebih unggul dan agile di era persaingan yang semakin ketat ini,” ujar Dwi Satriyo pada Minggu, 26 Januari 2025.

Para penerima Bestro jenjang SMA akan mendapatkan materi pengembangan bekerja sama dengan Ruang Guru. Mereka juga akan mendapatkan bimbingan belajar gratis bersama Ruang Guru. Melalui fasilitas ini, peserta akan mendapatkan dukungan pembelajaran yang komprehensif dengan membantu memahami materi pelajaran secara mandiri dengan lebih efektif dan interaktif. Dalam sesi ini ada sharing session terkait strategi masuk ke perguruan tinggi.

Berikutnya, peserta mengikuti Social Project “Video Competition” yang berfokus pada isu kesehatan mental dan kampanye antiperundungan. Mereka juga mendapatkan materi pada outbond teamwork building.

Adapun penerima Bestro jenjang S1 atau mahasiswa akan mendapatkan materi yang berbeda, yaitu mengunjungi hutan mangrove di Mengare, untuk mendapatkan pengalaman menanam mangrove di kawasan Mengare Discovery sembari meninjau hasil perbaikan lingkungan dari ancaman abrasi. 

Berikutnya, peserta juga mengikuti sesi Personal Development Training bersama HALOKA TALK dengan tujuan agar bisa survive di dunia perkuliahan, setting goals, dan menentukan jenjang karier.

Terakhir, penerima Bestro S1 juga mengikuti Sustainable Idea Competition atau SIC 2.0. Lomba ini dirancang untuk mengembangkan penalaran dan inovasi mahasiswa dalam mengembangkan ide-ide terkini untuk menyelesaikan masalah di sekitar.

“Dengan mengangkat tema “Embrace Growth, Lead the Future”, welcoming tahun ini mengajak penerima Bestro untuk bisa beradaptasi di dunia pendidikan yang dinamis, dan juga menjadi pemimpin perubahan di masyarakat dan dunia kerja yang dinamis,” tandas Dwi Satriyo.

Sebagai informasi, penerima Bestro adalah pelajar berprestasi sekitar perusahaan yang berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi. Petrokimia Gresik telah menyalurkan Bestro sejak 2014 melalui proses seleksi yang ketat. Selama periode ini, Petrokimia Gresik telah menyalurkan Bestro kepada 488 pelajar dan mahasiswa, rinciannya 321 pelajar jenjang SMA, dan 167 mahasiswa jenjang S1.

“Petrokimia Gresik dalam menjalankan operasional bisnisnya tidak hanya berfokus menyediakan produk pertanian berkualitas, tapi juga berkomitmen memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar melalui pendidikan. Mencetak SDM unggul yang tangguh menghadapi tantangan butuh peran aktif dari banyak pihak. Bestro menjadi salah satu cara terbaik dari Petrokimia Gresik,” pungkas Dwi Satriyo. (yad)

Tiada Henti Cetak Generasi Unggul Indonesia, 126 Pelajar dan Mahasiswa Penerima Bestro Jalani Pelatihan Selengkapnya

Gercep! Manajemen Petrokimia Gresik Dukung Swasembada Pangan Asta Cita  Gelar LEAP 2025

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, memiliki metode sendiri untuk mencetak pimpinan unggul. Di antaranya, menggelar program pelatihan “Leadership Elevation Program atau LEAP 2025”. 

Pelatihan bertujuan untuk mencetak pemimpin perusahaan unggul dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional dan kemajuan pertanian Indonesia. 

Pelatihan ini berlangsung selama enam hari, mulai 20 Januari hingga 25 Januari 2025 di Surabaya, Jawa Timur ini dibuka oleh Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Robby Setiabudi Madjid.

Robby menyampaikan bahwa, pelatihan ini diikuti oleh pejabat Grade I, Grade II hingga Grade III di Petrokimia Gresik. Mulai dari level Senior Vice President (SVP), Vice President (VP) hingga Assistant Vice President (AVP). Petrokimia Gresik menggandeng Komando Pendidikan Marinir atau Kodikmar TNI Angkatan Laut.

“Petrokimia Gresik memiliki komitmen kuat untuk mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Kontribusi ini tidak terlepas dari kebijakan yang diambil oleh pemimpin perusahaan saat ini. Pelatihan ini memiliki peran strategis dan merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto,” ujar Robby.

Program LEAP ini diinisiasi sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia atau SDM. Para peserta menerima materi yang mencakup Bela Negara atau Wawasan Kebangsaan, Pengembangan Kepemimpinan, Integritas, Nilai dan Budaya AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif), Kedisiplinan dan Jiwa Korsa, Motivasi, serta berbagai kegiatan fisik.

“Perubahan dunia bisnis saat ini berjalan sangat agile, sehingga dibutuhkan sikap yang pantang menyerah, disiplin serta berintegritas agar perusahaan tetap dapat bertahan ditengah persaingan pasar yang semakin ketat. Menjawab tantangan tersebut serta untuk penyelarasan rencana strategis perusahaan ke depan menghadapi tantangan global, kita harus senantiasa berupaya untuk menjadi insan yang penuh semangat dan memiliki etos kerja yang tinggi,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini diharapkan mampu mengembangkan kepemimpinan yang efektif bagi leader di Petrokimia Gresik. Kemudian menanamkan nilai integritas, menginternalisasi budaya AKHLAK, membangun kedisiplinan dan jiwa korsa di lingkungan kerja, memperkuat ketahanan mental karyawan, serta meningkatkan produktivitas, dan mempersiapkan karyawan untuk berkontribusi lebih optimal dalam upaya swasembada pangan nasional.

“Kami berharap dengan pelaksanaan pelatihan LEAP ini mampu menjadi katalis bagi perusahaan untuk selalu tumbuh dan berkembang, guna meningkatkan efektifitas dan efisiensi. Semoga dengan dilaksanakannya program pelatihan ini dapat memupuk ketahanan insan-insan Petrokimia Gresik yang tangguh serta memiliki jiwa integritas yang tinggi,” pungkas Robby. (yad)

Gercep! Manajemen Petrokimia Gresik Dukung Swasembada Pangan Asta Cita  Gelar LEAP 2025 Selengkapnya

Lestarikan Pesisir Pesusukan, Lumpur, Polda Jatim Tanam 10 Ribu Mangrove

GRESIK,1minute.id – Ancaman Rob masih menghantui masyarakat di pesisir Gresik. Antara lain, warga Kelurahan Lumpur, Kecamatan/ Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Kondisi itu, membuat Polda Jatim turun tangan. Di Hari Lingkungan Hidup 2024, Polda Jatim dan Polres Gresik menggelar penanaman pohon mangrove pada Jumat, 20 Desember 2024.

Penanaman 10 ribu pohon manggrove dipusatkan kawasan pesisir Pesusukan, Kelurahan Lumpur Kabupaten Gresik. Program pelestarian ekosistem pesisir sekaligus mendukung Program Asta Cita Presiden ke-8 Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin menyampaikan, program ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap Program Asta Cita, khususnya dalam bidang pelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya kelautan.

“Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kelestarian lingkungan pesisir dan mendukung keberlanjutan ekosistem laut. Kami juga mengajak masyarakat, terutama nelayan, untuk bersama-sama menjaga ekosistem pesisir yang menjadi sumber kehidupan mereka,” ujar Kombes Pol Arman.

Selain Arman kegiatan peduli lingkungan ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Irwasda Polda Jatim Kombes Pol Ary Satriyan, Dirpolairud Polda Jatim Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, Kadisminpers Koarmada II Letkol Laut Totok Irianto dan Plt Kadis Perikanan Kabupaten Gresik, A. Wicaksono serta tokoh masyarakat lainnya. 

Senada, Kombes Pol Ary Satriyan menegaskan pentingnya pelestarian lingkungan sebagai warisan bagi generasi mendatang. Ia juga mengajak masyarakat, khususnya nelayan, untuk aktif menjaga keberlanjutan sumber daya alam laut.

“Mari bersama-sama mendukung Program Bapak Presiden H. Prabowo Subianto dalam menciptakan Indonesia yang maju dan ramah lingkungan,” Ucapnya

Sementara, Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan, juga menekankan manfaat strategis dari penanaman mangrove ini. Menurutnya, selain mencegah abrasi, mangrove berperan penting dalam penyerapan karbon, melindungi habitat biota laut, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Kami berharap program ini tidak hanya berdampak lokal, tetapi juga menjadi model pelestarian lingkungan untuk daerah-daerah lain di Indonesia,” kata AKBP Arief.

Penanaman pohon mangrove di Dusun Pesusukan ini adalah bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam. Langkah ini tak hanya menjadi solusi ekologis, tetapi juga mempertegas komitmen bersama untuk mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi Indonesia. (yad)

Lestarikan Pesisir Pesusukan, Lumpur, Polda Jatim Tanam 10 Ribu Mangrove Selengkapnya

18 Hari Asta Cita, Polres Gresik Amankan 19 Tersangka Judol dan Judi Konvensional

GRESIK,1minute.id – Wakil Kepala Polisi Resor atau Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindhito mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari segala bentuk praktik perjudian dan penyalahgunaan narkoba. Peran keluarga untuk melakukan pengawasan dan pencegahan menjadi kunci utama. 

“Kami dari Polres Gresik mengimbau kepada masyarakat menghindari segala bentuk praktik perjudian baik secara online maupun perjudian secara konvensional, menjauhi penyalahgunaan narkoba baik sebagai pengguna maupun pengedar. Pentingnya peran keluarga di tengah-tengah masyarakat, sangatlah penting sebagai bentuk pengawasan kepada keluarganya apabila sudah terjadi pastinya akan ditindak sesuai hukum yang berlaku,” kata Kompol Danu saat konferensi pers  hasil ungkap kasus di Mapolres Gresik pada Kamis, 14 November 2024.

Konferensi Pers hasil ungkap kasus Asta Cita 100 Hari Presiden Prabowo Subianto, Polres Gresik mengungkap 32 kasus dengan 37 tersangka. Puluhan orang yang ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan itu hasil ungkap kasus selama 18 hari. Mulai 28 Oktobet sampai 14 November 2024.

Kasus judi online dan konvensional menjadi atensi Polres Gresik. Kompol Danu mengungkapkan, selama 18 hari itu, telah mengungkap 15 kasus dengan 15 tersangka. Sedangkan, judi konvensional hanya satu kasus dengan empat tersangka.

” Program 100 hari Asta Cita masih berjalan 18 hari.  Sehingga masih ada waktu 82 hari untuk melakukan penindakan dan pengungkapan,” kata Kompol Danu yang didampingi Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdan dan Kasat Reskoba Polres Gresik Iptu Joko Suprianto.

Dalam pengungkapan tersebut, aparat mengamankan sejumlah barang bukti. Mulai dari smartphone hingga uang tunai. (yad)

18 Hari Asta Cita, Polres Gresik Amankan 19 Tersangka Judol dan Judi Konvensional Selengkapnya