Petrokimia Gresik Berbagi, Becak Gresik Nyaman dan Ramah Lingkungan

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 520 abang becak berkumpul di halaman gedung Sarana Olah Raga atau SOR Tridharma Petrokimia Gresik pada Jumat, 19 Juli 2024.

Ratusan pengayuh becak dari berbagai Kabupaten/Kota di Jawa Timur yang mengais rezeki di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini berkumpul memenuhi undangan dari Petrokimia Gresik. Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu menggelar acara Berbagi Berkah bersama Abang Becak untuk memeriahkan rangkaian HUT ke-52 tahun. 

Para pengayuh becak pun semringah, karena mengawali aktivitas pagi mendapatkan bingkisan uang, nasi kotak dan handuk. Lebih spesial lagi, aktivitas sosial itu dihadiri oleh Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi dan Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo.

Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, ada tiga tujuan manajemen mengundang para abang becak yang mangkal sekitar perusahaan. Pertama, katanya, saling mendoakan. “Alhamdulillah, Petrokimia Gresik tetap eksis serta maju dan berkembang. Mohon doanya,” kata Dwi Satriyo Annurogo dalam sambutannya.

Tujuan kedua, lanjutnya, untuk silaturahmi. “Alhamdulillah sekarang bisa silaturahmi dengan bapak. Dan, saya bersyukur semua yang undang (520 abang becak) hadir,” tutur Dwi Satriyo Annurogo. Dan, tujuan ketiga adalah berbagi. “Karena abang becak bagian dari kami. Berada di lingkungan perusahaan,” katanya. 

Pada kesempatan itu, Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi juga mendoakan semua pengayu becak menjadi pribadi sukses.  “Semoga sehat, rezeki lancar,” kata mantan Dirut Petrokimia Gresik itu.

Rahmad Pribadi dan Dwi Satriyo Annurogo kemudian menemui ratusan pengayuh becak yang duduk di becaknya masing-masing itu “Bos” perusahaan pupuk itu ikut naik becak. “Nyaman,” kata Rahmat Pribadi. Ia pun mengapresiasi profesi para pengayuh becak ini. Sebab, para abang becak ini tetap “setia” mengayuh. “Becak disini sangat unik. Sebagian ada menggunakan motor (bentor alias becak motor),” katanya. 

Dwi Satriyo Annurogo yang berada disampaikan Rahmat Pribadi menimpalo becak Gresik turut menjaga lingkungan. “Becak ramah lingkungan,” katanya. Pada kesempatan itu, Rahmad Pribadi menggunakan smartphone didampingi  Dwi Satriyo Annurogo menyempatkan siara langsung. “Saya sangat gembira hari ini karena biaa bersama abang becak di Gresik,” katanya.

Ratusan pengayuh becak yang beroperasi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini berasal dari berbagai Kabupaten/kota di Jawa Timur. Mereka menekuni profesi mbecak sudah puluhan tahun. Suhadak, misalnya. Kakek satu cucu berusia 57 tahun ini membecak sejak 1988. “Saya biasanya mangkal di Pasar Gresik,” kata Suhadak yang mengaku asal Tuban itu.

Selama 33 tahun mbecak, bapak empat anak itu terlihat bugar. Hampir setiap hari, Suhadak rata-rata menempuh jarak 20-an kilometer untuk mengantar penumpang. “Sehari kadang dapat 80 ribu, 50 ribu bahkan hanya 20 ribu,” katanya. Karena itu, ia mengaku senang mendapatkan berkah Petrokimia Gresik Berbagi ini. “Ini tadi saya dikasih 200 ribu,” katanya sambil tersenyum bahagia. (yad)

Petrokimia Gresik Berbagi, Becak Gresik Nyaman dan Ramah Lingkungan Selengkapnya

SIG Berbagi, Rabat Jalan Beton, Serahkan Dua Mobil Ambulan

GRESIK,1minute.id – Program Semen Indonesia (SIG) Peduli terus menebar manfaat untuk masyarakat. Antara lain, program PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Peduli memberikan bantuan senilai Rp 1 miliar untuk pembangunan jalan rabat beton dan tembok penahan tanah di Desa Randujalak, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo.

Dan bantuan 2 unit mobil ambulan kepada Yayasan Syubbanul Muslimin Al-Hasyimi Kalikajar Kulon, Kabupaten Probolinggo dan Pondok Pesantren Mubadiul Ihsan, Kabupaten Banyuwangi pada Jumat, 19 Maret 2021.

Bantuan diserahkan General Manager of CSR SIG Edy Saraya kepada Camat Besuk, Probolinggo Puja Kurniawan. Menurut Edy Saraya, bantuan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan kepada masyarakat. Perseroan berusaha hadir dan peduli kepada masyarakat melalui berbagai program dengan harapan, bantuan bisa dirasakan langsung manfaatnya.

“Pembangunan jalan rabat beton ini diharapkan dapat  menunjang aktifitas masyarakat, sehingga meningkatkan arus keluar masuknya barang terutama komoditas hasil pertanian,”kata Edy Saraya. Selain pembangunan jalan, SIG juga memberikan bantuan mobil ambulan untuk digunakan oleh warga sekitar dan yayasan.

“Semoga bantuan ini dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat terutama di masa pandemi Covid-19 seperti ini,”katanya.
Bantuan dari SIG ini disambut baik oleh masyarakat. Bantuan rabat jalan beton dan tembok penahan tanah sepanjang 223 meter dianggap sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat.

“Jika musim hujan seperti sekarang, jalan ini sulit dilalui karena berlumpur, sekarang jalan ini sudah dibangun dan menjadi akses utama warga menuju desa lain,”kata Fais Alqurni dari Kelompok Masyarakat Desa Randujalak. Fais Alqurni  mengatakan, mayoritas warga desa sini adalah petani, dengan adanya akses jalan ini mempermudah untuk menjual hasil panen.

“Karena mobil pembeli bisa langsung menuju ladang, tanpa harus memindahkan hasil panen terlebih dahulu ke tempat lain menggunakan sepeda motor seperti selama ini yang dilakukan,”katanya.

Sementara itu, Pengurus Yayasan Syubbanul Muslimin Al Hasyimi Bahri Subbanul Muslimin menyampaikan terima kasih dan bersyukur dengan adanya bantuan mobil ambulan yang diberikan oleh SIG.

Mobil ambulan ini, imbuhnya, akan digunakan untuk masyarakat sekitar, siswa pesantren dan anggota majelis yang membutuhkan layanan emergency. “Selama ini yayasan dan warga menggunakan kendaraan umum, pick up maupun sepeda motor untuk mengevakuasi orang yang sedang sakit, kini kami bisa menggunakan ambulan untuk membawa pasien yang membutuhkan pelayanan medis cepat,”ujar Bahri Subbanul Muslimin. (*)

SIG Berbagi, Rabat Jalan Beton, Serahkan Dua Mobil Ambulan Selengkapnya