Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Ngunduh Mantu, Pasutri Semringah, Usai Sidang Itsbat Nikah Bawa Pulang Akta Nikah hingga Akta Anak

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ngunduh mantu massal di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Kamis, 8 Agustus 2024.

Kegiatan “Ngunduh Mantu Sidang Itsbat Nikah Terpadu 2024” diikuti 77 pasangan suami-istri ini hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Gresik dengan Pengadilan Agama Gresik dan Kementerian Agama atau Kemenag Gresik.

Kegiatan bertujuan untuk memberikan pengesahan pernikahan bagi pasangan yang sebelumnya menikah secara siri dan belum memiliki dokumen resmi akibat berbagai keterbatasan. Selain memberikan pengesahan secara hukum bagi pasangan yang menikah siri, tetapi juga memberikan mereka dokumen pernikahan lengkap seperti surat nikah ; kartu keluarga atau KK ; Kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP dan akta kelahiran bagi pasutri yang telah memiliki anak. Semua jenis layanan itu diberikan secara gratis.

Puluhan pasutri berasal dari berbagai Kecamatan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik terlihat semringah karena pernikahan mereka telah tercatat dan diakui secara hukum oleh negara. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, sidang itsbat ini dibutuhkan bukan hanya oleh pasangan suami-istri atau pasutri melainkan juga bagi anak cucu di kemudian hari. Dengan begitu, pasutri dan anak cucu akan mendapatkan perlindungan hukum serta akses yang lebih baik terhadap layanan publik yang ada di Kabupaten Gresik.

“Kami memahami bahwa banyak pasangan suami-istri di Gresik yang mengalami keterbatasan dalam mengesahkan pernikahan mereka secara hukum. Melalui acara ini, kami berharap dapat membantu panjenengan  mendapatkan hak-hak yang sudah seharusnya dimiliki. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan upaya kami dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 8 Agustus 2024.

Sidang itsbat nikah, imbuhnya, untuk menyelamatkan masa depan anak-anak mereka. “Dengan adanya itsbat pernikahan secara sah diakui negara,” tegasnya usai acara  didampingi Ketua Pengadilan Agama Gresik Ahmad Zaenal Fanani kepada wartawan usai acara.

NUNGGU SIDANG ITSBAT NIKAH: Sebanyak 77 pasutri mengikuti Sidang Itsbat Nikah Terpadu 2024 yang digelar oleh Pemerintah kabupaten Gresik berkolaborasi dengan Pengadilan Agama Gresik dan Kementerian Agama Gresik di WEP Gresik pada Kamis, 8 Agustus 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Selain pengakuan sah dari negara, imbuhnya, pernikahan yang sudah tercatat di kantor urusan agama atau KAU itu merupakan upaya pemerintah kabupaten untuk menertibkan administrasi agar kebutuhan kebijakan bisa dirasakan oleh anak-anak mereka setelah itsbat. “Kami bersama dengan Pengadilan Agama Gresik komitmen setelah itsbat ini demi kemaslahstan masyarakat Gresik,” katanya. 

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Rokhanah mengapresiasi kegiatan kolaborasi Pengadilan Agama Gresik, Pemkab Gresik dan Kemenag Gresik itu. “Semoga dengan diselenggarakan kegiatan ini, keluarga di Kabupaten Gresik habis yang tidak memiliki identitas hukum,” kata Rokhanah. 

Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Gresik Ahmad Zaenal Fanani mengatakan, setelah sidang itsbat pasangan suami-istri akan mendapatkan lima produk hukum. Lima dokumen negara itu, yakni penetapan sah perkawinan dari Pengadilan Agama, kutipan akta nikah dari KUA. Kemudian, kartu keluarga atau KK ; kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP dan akta kelahiran jika punya anak dari Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil atau Disdukcapil Gresik. 

Bagaimana tanggapan pasutri yang mengikuti Sidang Itsbat Nikah Terpadu 2024? Pasangan suami-istri Karji, 64, dan Atin, 59, asal Kecamatan Cerme yang menjadi pasangan tertua dalam acara nikah itsbat terpadu 2024, mengungkapkan sangat terbantu dengan adanya nikah itsbat ini. “Alhamdulillah sangat terbantu atas adanya acara ini, apalagi semuanya gratis. Terima kasih pak bupati, saya sangat senang,” ungkap. 

Karji dan Atin sudah dikaruniai 4 anak ini mengungkapkan, sebelumnya dirinya kesulitan dalam mengurus dokumen kependudukan lantaran pernikahannya belum dicatatkan pada negara. Kemudian, dirinya mendapatkan informasi diadakan nikah itsbat dari anak-anaknya. “Saya langsung buru-buru mendaftar mas, waktu itu waktu pendaftarannya sudah sangat mepet. Alhamdulillah lolos verifikasi,” pungkasnya. 

Pasutri lainnya, Taftah Nurdika dan Eka Aprilia mengaku senang bisa mengikuti sidang itsbat nikah ini. “Terimakasih pak bupati,” pasutri yang baru setahun menikah siri itu. 

Selain sidang isbat nikah, acara ini juga diisi dengan deklarasi dan penandatanganan komitmen pemenuhan hak anak dan perempuan pasca perceraian. Deklarasi ini dilakukan oleh Pengadilan Agama Gresik bersama 50 perusahaan di wilayah Gresik. Perusahan-perusahaan tersebut berasal dari BUMD, BUMN, dan perusahaan-perusahaan swasta yang di koordinir oleh Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Gresik. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Ngunduh Mantu, Pasutri Semringah, Usai Sidang Itsbat Nikah Bawa Pulang Akta Nikah hingga Akta Anak Selengkapnya

Perwakilan Melbourne University Apresiasi Inovasi Anak Kebutuhan Khusus, Wabup Gresik :  Gresik Jajaki Kolaborasi dengan Melbourne

GRESIK,1minute.id – Unit Pelaksana Teknis  Resource Center atau UPT RC Gresik kedatangan tamu istimewa. Tamu itu berasa dari Komisi Daerah Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian atau Komda PGPKT) Jawa Timur bersama Pengajar Audiologi dan Patologi Wicara dari Melbourne University Christopher Waterworth.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyambut langsung tamu ingin meninjau langsung kinerja dan program inovatif yang telah dikembangkan oleh UPT RC Gresik yang berlokasi di Jalan Proklamasi, Gresik itu.

Selain itu, kunjungan itu juga menjajaki potensi kolaborasi dalam bidang pendidikan dan kesehatan yang dapat memberikan manfaat positif bagi anak-anak berkebutuhan khusus atau ABK di Kabupaten Gresik.

“UPT Resource Center Gresik telah menunjukkan berbagai inovasi dan komitmen yang luar biasa dalam penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak kita yang berkebutuhan khusus. Kami berharap kunjungan ini dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun internasional,”harap Wabup Aminatun Habibah pada Selasa, 6 Agustus 2024.

Wakil Bupati berlatar pendidik itu, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam pendidikan inklusif. Hal ini dibuktikan dengan telah berdirinya tiga UPT Resource Center di Kabupaten Gresik untuk mengakomodir layanan pendidikan dan kesehatan pada anak berkebutuhan khusus.

“Pak bupati (Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Red) juga sudah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas SDM dan Infrastruktur UPT Resource Center. Disini, semua dinas terkait akan turun dan memberikan layanan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan inklusif di Kabupaten Gresik,” tegas wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini.

Perwakilan dari Melbourne University terlihat antusias pendekatan kreatif dan inklusif dalam penyediaan sumber daya pendidikan di RC Gresik. Bu Min-sapaan akrab- Wabup Gresik Aminatun Habibah berharap pertemuan dapat membuka jalan bagi kerja sama akademik dan penelitian yang lebih mendalam antara Gresik dan Melbourne.

“Kedatangan kami kesini bermaksud untuk bertemu anak-anak spesial di UPT Resource Center Gresik dan melihat bagaimana pendidikan mereka. Dengan begitu, kami bisa melihat lebih dalam apa saja yang anak-anak ini butuhkan guna mendukung pendidikan yang sudah ada saat ini. Ini juga dalam rangka membangun konektivitas, dan mempererat hubungan antara Indonesia dan Australia,” terang Waterworth.

Menurutnya, pendidikan anak berkebutuhan khusus utamanya terkait penderita gangguan pendengaran merupakan isu yang ditemukan di banyak negara berkembang. Namun, patut di apresiasi bahwa di negara-negara ini terdapat kelompok-kelompok yang memiliki kepedulian terhadap isu tersebut.

“Disini kami melihat dari tahap deteksi gangguan pendengaran pada anak, edukasi pada masyarakat, hingga bagaimana pendidikan anak-anak tersebut. Dari situ kami akan mengembangkan inovasi-inovasi kedepan dan mengkaji bantuan seperti apa yang bisa kami berikan terkait kebutuhan anak-anak tersebut,” ujarnya.

UPT Resource Center merupakan memudahkan akses untuk anak berkebutuhan khusus untuk medapatkan layanan terpadu. Mulai dari kesehatan, hingga pendidikan. Saat ini UPT Resource Center Gresik terdapat di tiga tempat, yakni di Kecamatan Gresik, Kecamatan Wringinanom dan Pulau Bawean berjarak 80 mil laut dari pusat pemerintahan kabupaten Gresik. (yad)

Perwakilan Melbourne University Apresiasi Inovasi Anak Kebutuhan Khusus, Wabup Gresik :  Gresik Jajaki Kolaborasi dengan Melbourne Selengkapnya

Edan! Tega Curi Motor Tetangga Gunakan Kunci Palsu 

GRESIK,1minute.id – Solikin mengucapkan syukur berulang kali. Lelaki 40 tahun bersyukur karena sepeda motor kesayangan, Honda Grand yang dicuri penjahat bisa ditemukan oleh polisi. Selain mengamankan barang bukti anak buah Iptu Andik Asworo juga mengamankan terduga pelakunya.

Siapa pencuri sepeda motor milik warga Desa Gedang Kulut, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik itu? Pelaku berinisial AP. Usianya 49 tahun. Lelaki berkulit sawo matang ditangkap anggota reserse kriminal Polsek Cerme di rumahnya di Dusun/Desa Gedangkulut alias tetangga korban sendiri. 

Solikin, korban tentu kaget. Sebab, pelaku adalah tetangga dusunnya. Terungkapnya, aib tersangka AP itu bermula laporan korban Solikin pada Senin, 29 Juli 2024. Menurut keterangan korban Solikin kepada polisi pada Ahad, 28 Juli 2024 sekitar pukul 20.00 WIB memarkir motor Honda Grand nopol L 2611 RG  di teras rumahnya di Desa Gedangkulut, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Lelaki 40 tahun itu tidak lupa mengunci stir sebelum ditinggal masuk rumah dan tidur. Keesokan harinya, Senin, 29 Juli 2024 pukul 04.30 WIB korban Solikin bangun. Ia hendak pergi ke sawah. Tapi, bapak satu anak tidak menemukan motor kesayangan itu. Celingukan dan tanya tetangga kanan dan kiri tidak ada yang mengetahui. 

Solikin memutuskan membatalkan pergi ke sawah. Ia kemudian melaporkan musibah yang dialaminya ke Polsek Cerme. Berdasarkan laporan tersebut, Iptu Andik Asworo yang lama di bagian intelejen bersama anggota melakukan penyelidikan. Dugaan mengarah kepada lelaki berinisial AP, 49, tetangga dusun korban. 

“Terduga pelaku kami tangkap dirumahnya pada Kamis dini hari (1/8/2024),” kata Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melalui Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo pada Senin, 5 Agustus 2024. Dalam pemeriksaan di Mapolsek Cerme, tersangka AP mengakui perbuatan. “Tersangka mencuri motor korban menggunakan kunci palsu,” terang Iptu Andik. 

Tersangka dan barang bukti kemudian diamankan ke Polsek Cerme. Solikin semringah karena motor seharga Rp 3,5 juta bisa ditemukan. Sebaliknya, tersangka AP meratapi perbuatannya. “Tersangka AP dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1 ke-3 KUHPidana,” tegas Andik Asworo. (yad)

Edan! Tega Curi Motor Tetangga Gunakan Kunci Palsu  Selengkapnya

Peringati WBDD, PMI Gresik Kolaborasi dengan Rumah Sakit Berikan Layanan Kesehatan hingga Mobil Jenazah Gratis 

GRESIK,1minute.id – Pengurus Palang Merah Indonesia atau PMI Gresik berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain ketersedian darah dengan meningkatkan jumlah pendonor darah. Pengurus PMI dibawah komando Achmad Nadlir itu memberikan pelayanan mobil jenazah gratis. 

Layanan baru dari PMI Gresik itu dilaunching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersamaan peringatan Hari Donor Darah Sedunia atau World Blood Donor Day/WBDD di arena Car Free Day di  Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Ahad pagi, 4 Agustus 2024. WBDD diperingati setiap 14 Juni.

Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani mendorong pengurus PMI Gresik untuk tidak bosan dan lelah mengajak masyarakat Gresik melakukan donor darah. Sebab, darah sangat dibutuhkan oleh masyarakat. “Karena kita tidak tahu kapan membutuhkan. Sehingga persediaan darah harus ada,” kata Gus Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua PMI Gresik Achmad Nadlir.

Ia kembali mengingatkan memori masyarakat tentang wabah corona virus disease 2019 atau Covid-19 yang terjadi awal Maret 2021. Saat itu, ia baru menjabat sebagai Bupati Gresik. “Saat Covid-19, darah bisa menyelamatkan banyak nyawa manusia,” kenang orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Untuk mendorong masyarakat dan dunia industri aktif partisipasi donor darah, Gus Yani menggagas kompetisi di tingkat kecamatan. “Pengurus PMI harus terus aktif mengajak masyarakat donor darah. Jadi pahlawan PMI di Kecamatan masing-masing,” tegasnya. 

Peringatan Hari Donor Darah Sedunia yang diinisiasi oleh PMI Gresik sangat meriah. Ribuan warga tumplek-blek di arena Car Free Day di sepanjang Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. Selain jalan sehat. Aktivitas pagi di area tanpa asap kendaraan bermotor itu juga di gelar pemeriksaan kesehatan gratis. Semua rumah sakit di Gresik memberikan pelayanan gratis kepada masyarakat. Diantaranya, RSUD Ibnu Sina Gresik, RS Semen Gresik, RS Petrokimia Gresik dan klinik Parahita. 

Layanan kesehatan mulai tekanan darah hingga pemeriksaan kesehatan mata. Dan, konsultasi laktasi. Semua layanan kesehatan itu gratis untuk warga Gresik. Selain layanan kesehatan itu, juga menyerahkan penghargaan kepada puluhan relawan yang sudah 50 kali lebih donor darah. 

Gus Yani berharap kedepan, PMI Gresik yang memiliki cita-cita tinggi yakni membuka layanan klinik kesehatan bisa terealisasi. “Cita-cita punya klinik PMI. Saatnya bangkit untuk meningkatkan pelayanan masyarakat. Saling membantu dan melayani untuk masyarakat,” harap Gus Yani. 

Sementara itu, Ketua PMI Gresik Achmad Nadlir mengatakan, pihak secara aktif menjalin kolaborasi dengan semua pihak untuk gemar donor darah. Hasilnya? “Waktu awal Saya menjabat jumlah pendonor darah sekitar 18 ribuan sekarang sudah mencapai 22 ribu,” kata Kaji Nadir, yang juga anggota DPRD Gresik terpilih ini. (yad)

Peringati WBDD, PMI Gresik Kolaborasi dengan Rumah Sakit Berikan Layanan Kesehatan hingga Mobil Jenazah Gratis  Selengkapnya

Ini Program Anyar Petrokimia Gresik untuk Dorong Pertanian Terintegrasi

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik,  perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia meluncurkan program Kampung Makmur untuk komoditas nanas. Program anyar itu diluncurkan di Desa Sempu, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Kampung Makmur ini merupakan pengembangan dari Program Makmur untuk mendorong terciptanya ekosistem pertanian. 

Hal ini diungkapkan Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo yang diwakili oleh SVP Mitra Bisnis Petrokimia Gresik Eko Suroso dalam acara Sarasehan Kampung Makmur Komoditas Nanas, di Kediri.pada Kamis, 1 Agustus 2024.

Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, Kabupaten Kediri merupakan sentra penghasil nanas di Jawa Timur. Kampung Makmur ini merupakan upaya Petrokimia Gresik untuk mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani nanas di Kediri.

“Dalam Kampung Makmur, Petrokimia Gresik membangun ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir, baik on farm maupun off farm. Menggandeng sejumlah stakeholder mulai dari kelompok tani, perbankan, lembaga asuransi, hingga offtaker,” tandas Dwi Satriyo.

Petrokimia Gresik, tambahnya, dalam Kampung Makmur bekerja sama dengan Kelompok Tani Petung Jaya Tani dengan jumlah anggota mencapai 60 petani. Kampung Makmur ini akan mengelola lahan budidaya nanas seluas 217 Ha. Adapun program Makmur yang dijalankan di Kelompok Tani Petung Jaya Tani terbukti mampu meningkatkan hasil produktivitas tanaman.

Dalam kerja sama ini, Petrokimia Gresik bertugas memberikan jaminan penyediaan pupuk nonsubsidi kepada petani. Selain itu, Petrokimia Gresik juga melakukan kegiatan sosialisasi pemupukan berimbang, kawalan budidaya, pengendalian hama dan penyakit serta uji tanah oleh petugas Mobil Uji Tanah dan Agroman.

Adapun dosis pupuk budidaya nanas Kampung Makmur ini menggunakan pupuk nonsubsidi NPK Phonska Plus sebanyak 150 kg/Ha, Urea 150 Kg/Ha, dan ZA Plus 100 kg/Ha. Penggunaan pupuk ZA Plus sendiri mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas nanas yang dibudidayakan.

“Petani dalam budidaya memperoleh rekomendasi pemupukan berimbang, sehingga lebih presisi, efektif dan efisien. Hasilnya pun semakin optimal,” tandasnya.

Sebagai ekosistem pertanian komprehensif, program Kampung Makmur ini juga mampu menghasilkan produk turunan dari hasil pengolahan komoditi nanas yang diberi nama sari “Nanaskuu”. Produk ini dikelola oleh BUMDES Sempu Mandiri, dimana olahan sari nanas ini juga merupakan oleh-oleh khas Kediri. Selain sari “Nanaskuu”, terdapat olahan berupa selai nanas “PURI” yang dikelola oleh Poktan Petung Jaya Tani.

Sementara itu, Ketua Poktan Petung Jaya Tani, Sugiyanto membenarkan jika terjadi peningkatan hasil panen anggotanya dalam program Kampung Makmur ini meningkat cukup siginifikan.

“Alhamdulillah hasil panen dalam program Kampung Makmur terbukti dapat meningkatkan produktivitas budidaya nanas sebesar 18%, dimana pada panen awal hanya 46.300 buah/Ha menjadi 54.500 buah/Ha.” ujar Sugiyanto. (yad)

Ini Program Anyar Petrokimia Gresik untuk Dorong Pertanian Terintegrasi Selengkapnya

Museum Kanjeng Sepuh Sidayu Resmi Dibuka, Ini Harapan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani 

GRESIK,1minute.id – “Dari Sejarah kita bisa belajar kejayaan masa lampau. Dari sejarah pula kita bisa melihat sebab kehancuran Bangsa-Bangsa yang.besar“. Gus Yani, 2 Agustus 2024.

Kanjeng Sepuh bisa menjadi inspirasi masyarakat sekarang untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi yang lain”. Aminatun Habibah.

Terimakasih kami sebagai keturunan Kanjeng Sepuh sangat berharap semua peninggalan beliau akan membawa manfaat bagi masyarakat Sidayu & Gresik”. Agni Tripratiwi, dari Generasi ke4 Kanjeng Sepuh.

Semoga dengan disiapkan museum Eyang Buyut Badroen, RAA Soeroadiningrat dapat diteladani Jiwa Kepemimpinan bagi masyarakat Sedayu pd umumnya khususnya cucu, cicitnya beliau” Raha Willy Soedjono, Cicit Eyang Buyut Bradoen.

Masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik memiliki banyak alternatif belajar sejarah lokal. Selain museum Sunan Giri. Kini, masyarakat bisa belajar sejarah tentang keteladanan Kanjeng Sepuh. 

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani, pembukaan museum Kanjeng Sepuh ini bukan hanya sekadar proyek pembangunan infrastruktur. Tetapi merupakan wujud nyata dari komitmen kita bersama untuk menjaga dan merawat identitas serta kebudayaan lokal.

“Nantinya, museum ini dapat menanamkan pengertian kepada generasi muda. Bahwa museum adalah tempat inspirasi dari masa lalu untuk masa depan,” ujar Gus Yani saat meresmikan Museum Kanjeng Sepuh yang berada di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik pada Jumat, 2 Agustus 2024.

Gus Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengharapkan museum Kanjeng Sepuh Sidayu menjadi salah satu jujugan wisata edukasi masyarakat. Kita tidak boleh melupakan sejarah, karya maupun tulisan para pendahulu kita. 

“Dari sejarah kita bisa belajar tentang kejayaan masa lampau. Dari sejarah pula kita bisa melihat sebab kehancuran bangsa bangsa yang besar,” ungkapnya. 

Harapan orang nomor satu di Kota Santri itu, musem Kanjeng Sepuh menjadi jujugan wisatawan bukan tanpa alasan. Pasalnya, dalam waktu dekat ini, Kawasan Sidayu akan dilalui moda transportasi massal yakni Trans Jatim. Koridor baru yang digagas oleh Pemerintah Provinsi atau Pemprov Jawa Timur yang akan beroperasi melintasi wilayah Pantura Gresik Sidayu. 

Dengan transportasi yang murah dan aman mudah-mudahan bisa menarik wisata untuk berkunjung ke museum Kanjeng Sepuh. “Artinya destinasi wisata ini akan terintegrasi dengan museum Art Digital yang ada di Kecamatan Balongpanggang,” kata Gus Yani. 

Selain itu, Gus Yani juga mengajak satuan pendidikan untuk bisa memanfaatkan museum sejarah Kanjeng Sepuh Sidayu maupun museum Art Digital yang berada di kompleks  masjid KH Robbach Ma’sum yang ada di Kecamatan Balongpanggang.

“Partisipasi sekolah yang ada di Kabupaten Gresik bisa memanfaatkan dengan mengajak anak didiknya untuk berkunjung ke museum Kanjeng Sepuh dan museum Art Digital yang ada di Balongpanggang,” ucapnya. 

Dirinya juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta menjaga dan merawat museum tersebut dengan baik. Serta memanfaatkan sebagai pusat kegiatan budaya dan edukasi. “Semoga museum ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita semua dan menjadi kebanggaan sekaligus identitas Kabupaten Gresik,” pungkasnya. 

Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani bersama Wabup Aminatun Habibah melihat satu persatu benda pusaka peninggalan Kanjeng Sepuh Sidayu. 

Nama asli Kanjeng Sepuh adalah Raden Adipati Soeryodiningrat. Kanjeng Sepuh adalah salah satu bupati di Kabupaten Sedayu. Kanjeng Sepuh tersohor lantaran beliau adalah seorang ulama. Disamping itu beliau juga memiliki leadership yang tinggi. Ketulusannya untuk selalu memihak pada yang lemah, dan selalu dekat dengan rakyat kecil itulah yang membuat Kanjeng Sepuh sangat dicintai rakyatnya. (yad)

Museum Kanjeng Sepuh Sidayu Resmi Dibuka, Ini Harapan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  Selengkapnya

Di Forum Internasional, Wabup Aminatun Habibah Menjlentrehkan Mimpi Besar Ekonomi Hijau dan Halal di Kabupaten Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik memiliki mimpi besar. Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini menargetkan menjadi “The World Global Hub of Halal Products”.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ketika menjadi pembicara dalam seminar International Conference On Business Economics, Enterpreneurship, And Social Science atau ICBEESS di Fakultas  Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Gresik atau UMG pada Kamis, 1 Agustus 2024.

Dalam seminar itu, Wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik memaparkan pandangan Pemkab Gresik  terkait ekonomi hijau dan halal, serta bagaimana dampaknya dalam membangun masa depan yang berkelanjutan.

Dalam paparannya, Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah menegaskan komitmen pemerintah dalam melakukan pendekatan hijau dan halal sebagai strategi utama dalam pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Gresik. Hal ini ditunjukkan dengan adanya inisiasi dalam pembentukan Kawasan Industri Halal (KIH).

Menurutnya, KIH merupakan area yang di desain dengan sistem dan fasilitas untuk pengembangan industri yang memproduksi berbagai produk halal sesuai prinsip syariat. Klaster ini akan dilengkapi dengan infrastruktur halal yang menjadi satu ekosistem penghasil produk halal, mulai dari hulu sampai hilir.

“Dengan adanya KIH, Kabupaten Gresik menargetkan KIH menjadi The World Global Hub of Halal Products,” kata doktor Teknologi Pendidikan FIP Universitas Negeri Surabaya atau Unesa itu.

Dalam seminar itu, Wabup berlatar pendidik itu mengangkat judul “The Rising of Halal Industry, Sustainability, and Green Economy”. Selain Bu Min, konferensi ICBEESS tahun ini menghadirkan berbagai narasumber dari dalam dan luar negeri. Antara lain Dr. Indro Kirono dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Gresik ; Prof. Faishal Mahmoud Adam Ibrahim dari University of the Holy Qur’an and Islamic Sciences ; Prof Said Abdel ‘Ai dari Al Azhar University, Mesir, dan Dr. Dante Baiardo C. Vianna Jr. dari University of Algarve, Portugal.

Para ahli itu berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam bidang ekonomi, kewirausahaan, dan ilmu sosial. Semuanya membawa komitmen yang sama, yakni untuk menciptakan masa depan yang lebih baik melalui pendekatan yang inovatif lewat ekonomi hijau dan halal, serta berkelanjutan

“Kami percaya bahwa konsep hijau dan halal bukan hanya sebuah tren, tetapi merupakan kebutuhan mendasar untuk mencapai keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan,” ujar Bu Min.

Tidak hanya itu, dalam KIH Gresik tersebut juga akan dibentuk elemen ekosistem halal di antaranya terkait produk halal, sertifikasi halal, keuangan syariah, pariwisata halal, pendidikan dan kesadaran, serta logistik dan distribusi halal.

“Kami sangat bangga dapat menjadi bagian dari forum internasional ini, dan kami berharap dapat terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Gresik,” imbuhnya. 

Sebagai informasi, International Conference on Business Economics, Entrepreneurship, and Social Sciences (ICBEESS) adalah konferensi tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Gresik. Konferensi ini bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran ide dan pengalaman antara akademisi, peneliti, dan praktisi dalam bidang ekonomi, kewirausahaan, dan ilmu sosial. (yad)

Di Forum Internasional, Wabup Aminatun Habibah Menjlentrehkan Mimpi Besar Ekonomi Hijau dan Halal di Kabupaten Gresik  Selengkapnya

Keponakan Presiden Joko Widodo sebagai Plt Direktur RSUD Gresik Sehati 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah dr Riyan Charlie Milyantono, SpTHT-KL sebagai Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Gresik Sehati. 

Dokter spesialis kelahiran 1985 ini, juga mendapat tambahan amanah sebagai Pelaksana Tugas atau Plt di rumah sakit umum daerah tipe C berada di Gresik Selatan tepatnya di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. 

Pelantikan dr Riyan Charlie sebagai Kabid Pelayanan Medik ini untuk mempersiapkan operasional rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik itu. “Saya harapkan RSUD Gresik Sehati bisa beroperasi dan melayani masyarakat tahun ini,” ujar Bupati Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani usai pelantikan di ruang Mandala Bhakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 1 Agustus 2024.

Gus Yani didampingi Kepala Dinas Kesehatan atau Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusnah, Direktur Utama RSUD Ibnu Sina Gresik dr Soni, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia atau BKSDM-dulu bernama-Badan Kepegawaian Daerah Gresik Agung Endro Setyo Utomo melanjutkan penunjukkan dr Riyan Charlie Milyantono untuk mempersiapkan operasional dan sumber daya manusia.

“Saya percaya, dokter Riyan Charlie bisa melaksanakan amanah dengan baik,” tegasnya. Operasional RSUD Gresik Sehati bukan pekerjaan yang mudah. Banyak tantangan dan sangat besar. “Tapi, tugas itu sangat mulia. Mudah-mudahan RSUD Gresik Sehati bisa melayani masyarakat di Gresik Selatan tahun ini,” katanya.

SELFI : Riyan Charlie Milyantono (depan) saat swafoto bersama Ibu Negara Iriana (Foto @riyancharlie)

Operasional RSUD Gresik Sehati bisa dilakukan tahun ini karena sudah masuk rencana pembangunan jangka menengah atau RPJMD Nawa Karsa dimasa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. 

“Saya ngawal langsung 2 tahun terakhir, progres (pembangunan) tepat waktu dan ini bentuk komitmen dan konsisten dalam pemerataan pembangunan di Kabupaten Gresik,” tegasnya. 

Terkait progres pembangunan RSUD Gresik Sehati akan diselesaikan pada tahun ini. Khususnya, ruang operasi di lantai V. ” Karena rumah sakit tipe C, izin operasional cukup izin dari Bupati,” tegas Ketua DPRD Gresik periode 2019-2020 itu. 

Siapakah dr Riyan Charlie Milyantono? Sumber 1minute.id menyebutkan Riyan adalah keponakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Riyan Charlie Milyantono menamatkan pendidikan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok – Bedah Kepala dan Leher di Universitas Airlangga. Selain itu, ia juga terhimpun dalam organisasi Perhimpunan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher Indonesia (PERHATI-KL). 

Sebelum diangkat sebagai Plt Direktur RSUD Gresik Sehati, Riyan bertugas di RSUD Ibnu Sina Gresik. Dalam unggahan di media sosial, Instagram @riyancharlie kerap mengunggah kebersamaan dengan keluarga Presiden Jokowi. “Family Selfie” yang selalu tidak pernah ketinggalan disetiap acara yang diunggah 10 Desember 2022 terlihat bersama ibu negara Iriana mendapatkan 423 like.

Kemudian, saat halalbihalal dengan Presiden Jokowi dengan narasu Lebaran Tahun ini (Sabtu 22 April 1444 hijriah/2023 M) mendapat 401 like. 

Terpisah, Kepala Dinkes Gresik dr Mukhibatul Khusnah mengatakan untuk operasional RSUD Gresik Sehati yang tipe C membutuhkan sedikitnya 120-an orang termasuk 5 orang dokter spesialis. “Itu kebutuhan minimal,” tegas dr Mukhibatul Khusnah. (yad)

Keponakan Presiden Joko Widodo sebagai Plt Direktur RSUD Gresik Sehati  Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Anak Merdeka, Dimulai Memenuhi 4 Hak Dasar Anak 

GRESIK,1minute.id – Puncak peringatan Hari Anak Nasional atau HAN 2024 di gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro atau WEP Gresik meriah pada Rabu, 31 Juli 2024. Berdasarkan laporan Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto, puncak HAN melibatkan 836 anak. Hari Anak Nasional diperingati setiap 23 Juli.

Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik pada peringatan HAN tahun ini adalah “Anak Merdeka dari Kekerasan, Perkawinan Anak, Pekerja Anak, dan Stunting menuju Gresik Inklusif” ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Bunda Puspa Gresik Nurul Haromaini Ali, Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S. Hariyanto serta undangan lainnya. 

Fandi Akhmad Yani mengajak masyarakat khususnya, orang tua memenuhi hak dasar anak. Ada empat pilar utama hak anak yang tercantum dalam Konvensi Hak Anak, yaitu hak kelangsungan hidup, hak tumbuh kembang, hak perlindungan, dan hak partisipasi.

“Melindungi anak bisa dimulai dengan memenuhi hak-hak dasar anak,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Dikatakan, sesuai dengan tema “Anak Merdeka dari Kekerasan, Perkawinan Anak, Pekerja Anak, dan Stunting Menuju Gresik Inklusif” maka hak – hak anak harus diperjuangkan.

“Anak – anak kita harus terbebas dari kekerasan, perkawinan anak, pekerja anak, dan tidak lupa angka stunting harus kita turunkan. Maka dari itu, dibutuhkan sinergitas lintas OPD dalam memenuhi hak mereka,” terangnya sambil menyebutkan contoh kolaborasi antar organisasi perangkat daerah atau OPD. “Kalau butuh alat bantu pendengaran, ya kita kolaborasikan dengan Dinas Sosial,” ujarnya.

Ketua DPRD Gresik periode 2019-2020 itu kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam penurunan angka stunting. Diantaranya, meluncurkan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan atau Gemarikan. 

Program itu hasil kolaborasi dengan berbagai pihak ini bertujuan mengkampanyekan pentingnya manfaat makan ikan sejak dini. Hal ini dikarenakan banyaknya kandungan gizi pada ikan penting untuk pertumbuhan dan kecerdasan anak.

Di tempat yang sama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menerangkan beberapa program pendidikan yang sudah digagas Pemerintah Kabupaten Gresik dalam memenuhi hak pendidikan anak. Di antaranya, program Jaketku bagi anak yang putus sekolah.

“Melalui program ini, kami berharap agar anak yang putus sekolah, anak yang belum sempat sekolah, dan masyarakat yang belum pernah sekolah bisa mendapatkan ijazah melalui pendidikan kesetaraan. Program ini gratis sudah dialokasikan oleh pemerintah daerah,” tuturnya. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Anak Merdeka, Dimulai Memenuhi 4 Hak Dasar Anak  Selengkapnya

Jalin Silaturahmi. Ini Harapan Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan kepada Toga dan Tomas

GRESIK,1minute.id – Kepala Kepolisian Resor GresikAjun Komisaris Besar Polisi atau Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan kembali melakukan silaturahmi pasca melakukan kunjungan kerja ke Pulau Bawean, Gresik.

Selama dua hari terakhir, 29 dan 30 Juli 2024, mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu melakukan road show untuk bersilaturahmi di tiga tempat. Pada Senin, 29 Juli 2024 Arief Kurniawan mengunjungi Kantor DPRD Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim,  Gresik. Arief disambut oleh pimpinan DPRD Gresik yakni Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir dan 3 wakil ketua yakni Achmad Nur Hamim, Mujid Riduan dan Nur Saidah.

Setelah itu, alumnus Akpol 2004 itu melanjutkan silaturahmi ke Pondok Pesantren atau Ponpes Darul Ihsan di Kecamatan Menganti. AKBP Arief Kurniawan yang didampingi Kabag SDM Dedi Winardi dan Kapolsek Menganti AKP Roni Ismullah ditemui langsung pemangku pondok yakni KH Mulyadi yang juga Ketua PCNU Gresik itu.

Kemudian, Selasa 30 Juli 2024, Kapolres Gresik yang baru menjabat itu bersilaturahmi ke Ponpes Qomaruddin di Kecamatan Bungah. Arief Kurniawan disambut oleh pengasuh Ponpes KH. Alauddin. Dalam silaturahmi itu, Kapolres AKBP Arief Kurniawan mengucapkan terimakasih atas sinergitas antara Polri dengan tokoh agama atau Toga dan tokoh masyarakat atau Tomas yang telah menjadi kondusivitas keamanan dan ketertiban di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik selama ini. 

Kapolres mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, terutama menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024.

“Kami berharap tokoh agama dapat berperan aktif dalam mencegah konflik sosial dan menjadi penengah jika terjadi permasalahan di masyarakat,” ujar Kapolres Arief Kurniawan. (yad)

Jalin Silaturahmi. Ini Harapan Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan kepada Toga dan Tomas Selengkapnya