761 Siswa dan Guru SMP Negeri 2 Gresik Mengikuti Sosialisasi Tips Bijak Bermedsos 

GRESIK,1minute.id – Perkembangan teknologi begitu cepat. Khususnya media sosial (Medsos) seperti Facebook, Twitter, Instagram dan Tiktok. Dari total populasi masyarakat Indonesia sebanyak 274,9 juta jiwa, pengguna aktif media sosialnya mencapai 170 juta orang.

Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari media sosial. Namun di balik manfaat media sosial itu, terdapat juga dampak negatif dan merugikan diri sendiri, bila tidak bijak dalam bermedia sosial. Seperti terjadinya perundungan dan lainnya. Adagium “mulutmu harimaumu kini berganti jarimu harimaumu”.

Menyikapi hal tersebut UPT SMPN 2 Gresik  melaksanakan kegiatan sosialisasi bijak dalam bermedia sosial kepada para pelajar di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Kelurahan Kebungson, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu pada Senin, 30 Januari 2023. Sosialisasi Bijak Bermedsos ini diikuti seluruh siswa dan guru berjumlah 761 orang. 

Sosialisasi menghadirkan dua pembicara yakni Lokeswari Irma Wardani dan Ratna dari UPT Dinas Keluarga Berencana Perlindungan Perempuan dan Anak (KB PPA) Gresik. Mereka memberikan tips kepada insan UPT SMP Negeri 2 Gresik cara menghindari pergaulan salah di medsos sehingga para siswa tidak mudah percaya dengan ajakan yang tidak baik di medsos.

SERIUS TAPI SANTAI: Ratusan siswa dan guru serius mengikuti sosialisasi bijak bermedsos di halaman UPT SMP Negeri 2 Gresik pada Senin, 30 Januari 2023 ( Foto: UPT SMP Negeri 2 Gresik for 1minute.id)

Menurut kedua pembicara itu, mewanti-wanti kepada siswa dan guru menghindari berbagi informasi pribadi. “Banyak sekali masalah yang timbul dari sekadar berbagi informasi pribadi di media sosial. Umumnya informasi ini digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” katanya. 

Karenanya, penting bagi anak dan keluarga untuk tidak berbagi informasi pribadi di media sosial. Seperti nama asli, alamat rumah, alamat kantor, nomor ponsel bahkan foto-foto keluarga hingga jadwal-jadwal pribadi. Apabila Anda ingin berbagi foto keluarga atau alamat rumah dan sebagainya yang benar-benar bersifat pribadi, Anda bisa mengubah settingan atau setelan akun media sosial menjadi privacy dan hanya dapat dilihat oleh orang-orang tertentu.

“Hal ini lebih aman daripada Anda berbagi informasi begitu saja dan bisa dilihat oleh ribuan bahkan jutaan orang yang Anda pun belum tentu kenal dengan mereka,” imbuhnya. Yang kedua, pilih postingan yg bermanfaat

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Muhammad Salim berpesan kepada peserta didik untuk menggunakan media sosial dengan baik. “Bermedsos yang positif,” pesan Salim. (yad)

761 Siswa dan Guru SMP Negeri 2 Gresik Mengikuti Sosialisasi Tips Bijak Bermedsos  Selengkapnya

Kapolres Gresik : Ajak Masyarakat Bijak Bermedsos, Tangkal Hoax dengan Saring sebelum Sharing Berita


GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto angkat bicara terkait maraknya informasi hoax belakangan di Kota Santri ini. Perwira dua melati di pundak itu meminta masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial (medsos). 

Bila menerima informasi, kata alumnus Akpol 2001 ini, jangan latah ikut menyebarkan informasi yang belum tentu kebenaran itu. Lakukan kroscek terlebih dahulu.

“Kami mengajak masyarakat untuk bijak dalam menerima informasi maupun menyebarkan informasi. Apabila mendapat berita harus kroscek kebenarannya. Termasuk apabila ingin menyebarkan berita tolong pedomani prinsip “saring” sebelum “sharing”,”kata  Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto pada Minggu, 4 Juli 2021.

Sebab, imbuhnya, menyebarkan berita bohong bisa berimplikasi hukum. “Kepada penyebar Hoax bisa bisa dijerat dengan UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara atau denda Rp 1 miliar,”tegasnya.

Untuk diketahui, sepekan terakhir ini berita hoax berseliweran di media sosial (medsos). Mulai Aiptu Jaelani, polisi jujur di Satlantas Polres Gresik hingga mantan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto tidak luput dari serangan hoax. Berita bohong itu menyebar begitu cepat terutama di grup WhatsApp. 

Aiptu Jaelani telah melakukan klarifikasi bahwa dirinya segar bugar. Kabar bohong langsung mereda. Pada Minggu pagi, giliran mantan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto yang diserang kabar bohong. (yad)

Kapolres Gresik : Ajak Masyarakat Bijak Bermedsos, Tangkal Hoax dengan Saring sebelum Sharing Berita Selengkapnya