Masjid Kampus Universitas Qomaruddin, Mirza Ahmad Yani Di Bangun

GRESIK,1minute.id – MasjidMirza Ahmad Yani mulai dibangun pada Kamis, 30 Desember 2021. Peletakan batu pertama pembangunan masjid kampus Universitas Qomaruddin itu dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Sebelum agenda utama peletakan batu pertama pembangunan masjid kampus Universitas Qomaruddin dilakukan pembacaan Salawat bil Julus dan tahlil yang dipimpin oleh KH. Ali Murtadlo.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi dan mendukung adanya pembangunan masjid kampus Universitas Qomaruddin. Menurutnya, membangun rumah ibadah merupakan tanggung jawab bersama. Untuk itu, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi menyukseskan pembangunan masjid kampus Qomaruddin.

Gus Yani berharap setelah dibangunnya masjid diatas tanah berukuran 36×40 tersebut dapat dirawat dan menjadi pusat kegiatan keagamaan. “Masjid tidak hanya ikonik tetapi bermanfaat buat warga Bungah dan masyarakat yang melintas di area sini,”harap Gus Yani. 

“Mari sama-sama kita doakan kepada para panitia agar dalam pembangunan berjalan dengan baik dan lancar Mudah-mudahan masjid ini memberikan jariyah kita bersama dan semoga di ridhoi  Allah SWT,”imbuhnya. Sebelum mengakhiri sambutan, Gus Yani kembali mengingatkan kepada masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga dari paparan Covid-19.

Sebelumnya, Ketua panitia pembangunan masjid kampus Universitas Qomaruddin KH. Nawawi Sholih mengatakan masjid yang akan dibangun rencananya akan diberi nama masjid “Mirza Ahmad Yani”.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik yang telah mendukung pembangunan masjid ini, mudah-mudahan dengan dibangunnya masjid kampus Universitas Qomaruddin dapat bermanfaat untuk masyarakat dalam meningkatkan iman dan takwa kita kepada Allah SWT,”tutur KH.Nawawi Sholih yang juga merupakan pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin Bungah itu.

Peletakan batu pertama pembangunan masjid Mirza Ahmad Yani ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Anggota DPRD Gresik Noto Utomo, Asisten II Gunawan Setyadi, Asisten III Abu Hassan, Kadis Pendidikan Haryanto, Kadis KBPP dr. Ghozali serta Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat setempat. (yad)

Masjid Kampus Universitas Qomaruddin, Mirza Ahmad Yani Di Bangun Selengkapnya

Klinik Pratama Muslimat NU Pertama Diresmikan Bupati dan Wabup

GRESIK,1minute.id – Muslimat Nahdlatul Ulama kini memiliki klinik kesehatan. Klinik kali pertama di salah satu badan otonom (Banom) NU itu berlokasi di Desa Masangan, Kecamatan Bungah. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meresmikan Klik Pratama NU pada Rabu, 22 September 2021.

Fandi Akhmad Yani  memberikan apresiasi terhadap Muslimat NU yang dinilai gigih atas kontribusinya terhadap pelayanan kesehatan. Muslimat NU hadir memberikan pelayanan kesehatan ditengah pandemi Covid-19. 

“Disaat pandemi belum berakhir, Muslimat NU hadir dengan membawa manfaat bagi masyarakat, yakni dengan beroperasinya klinik pratama. Bagi kami, ini merupakan bentuk kontribusi Muslimat NU terhadap pentingnya pelayanan kesehatan bagi masyarakat,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani menambahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik siap mensupport apa yang menjadi kebutuhan klinik sehingga pelayanan kesehatan untuk masyarakat dapat dilakukan secara optimal. Bentuk support  Pemkab Gresik diantaranya beru bantuan keuangan senilai Rp 200 juta. Bantuan itu sebagai penunjang beropersasinya klinik tersebut. 

“Mudah-mudahan membawa keberkahan dan manfaat terhadap menunjang pelayanan kesehatan masyarakat agar lebih optimal,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun menambahkan klinik ini merupakan satu-satunya klinik pratama yang dimiliki organisasi Muslimat NU di Gresik. Dirinya berharap, klinik tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat, utamanya dalam pelayanan kesehatan. 

“Kami berharap pelayanan klinik ini dapat berjalan sebaik mungkin, sehingga masyarakat merasa dilayani dengan baik,”kata Bu Min. Klinik Pratama Muslimat NU ini dibawah naungan Yayasan Muslimat NU Kecamatan Bungah. (yad)

Klinik Pratama Muslimat NU Pertama Diresmikan Bupati dan Wabup Selengkapnya

Pembunuhan Bukit Jamur Segera Disidangkan, Penyidik Serahkan Dua Pelaku ke Jaksa

GRESIK,1minute.id – Kelar sudah proses penyidikan dua anak berhadapan hukum (ABH) alias tersangka dugaan pembunuhan di kawasan Bukit Jamur, Bungah. 

Penyidik unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik melimpahkan tersangka dan barang bukti (barbuk) ke jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gresik, Kamis 19 November 2020. Dugaan pembunuhan anak itu segera disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik. 

Dua anak ABH berinisial MSK alias S, 15 dan MSI alias Si, 16, bersama penyidik kepolisian, didampingi kedua orang tua, petugas Balai Pemasyarakatan (Bapas), dan pusat pelayanan terpadu pembedayaan perempuan dan anak (P2TP2A) Gresik tiba di kantor kejaksaan negeri (Kejari) Gresik sekitar pukul 11.00.

ABH berinisial Si memakai Tshirt bertuliskan Indonesia Bersatu. Sedangkan, S memakai kaus warna hitam. Rambut kedua anak itu berwarna merah. 

Selama 2 jam,  kedua anak yang tega menghabisi teman sepermainnya berinisial AAH, siswa kelas VIII di Kecamatan Bungah itu menjalani pemeriksaan jaksa penuntut. Sumber menyebutkan tersangka Si dan S menjlentrehkan kronologis pembunuhan yang telah dilakukan. 

Mulai rapat pagi hari,  kemudian sore dilakukan eksekusi menghabisi AAH di kawasan Bukit Jamur di Desa/Kecamatan Bungah, Gresik, Rabu 28 Oktober 2020.
Dua tersangka anak itu memukul lima kali bagian perut dan menghantam sekali dengan balok di bagian kepala.

“Korban AAH lalu diikat kaki dan tangannya lalu diceburkan ke kubangan air bekas galian C,”cerita sumber enggan disebutkan identitasnya itu, Kamis 19 November 2020.

Setelah korban asal kecamatan Bungah tenggelam, kedua tersangka pulang. Lalu, keesokan harinya  satu dari dua pelaku itu kembali datang di lokasi kejadian dan melihat korban mengambang. “Pelaku mencoba menenggelamkan korban lagi tapi tidak berhasil,”imbuhnya. 

Sumber mengaku ngelus dada melihat kenekatan dua anak itu. “Kok sampai segitu keji. Pagi merencanakan, sore harinya eksekusi dilakukan,”katanya dengan nada lirih. 

Usai menjalani pemeriksaan di ruang jaksa penuntut kedua tersangka kemudian dititipkan penahanannya ke Polres Gresik.
Kasatreskrim Polres Gresik AKP bayu Febrianto Prayogo melalui Kanit Pidum Satreskrim Ipda Joko Supriyanto membenarkan proses penyidikan selesai.

“Berkas sudah dinyatakan P. 21 atau sempurna,”kata Joko melalui pesan Whatsapp, Kamis 19 November 2020.
Kepala Sekso Pidana Umum (Pidum) Kejari Gresik Firdaus belum bisa dikonfirmasi. Pesan Whatsapp 1minute.id masih centang satu. 

Terpisah, kuasa hukum dua anak Sulton Sulaiman membenarkan penyidik menyerahkan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan. “Tadi saya mendampingi mereka. Penyerahan disaksikan petugas dari Bapas dan P2AP2T Gresik,”kata Sulton. 

Seperti diberitakan Jumat 30 Oktober 2020 ditemukan mayat tanpa identitas di sebuah kubangan di kawasan Bukit Jamur di Desa/Kecamatan Buungah Gresik. Saat ditemukan tangan terikat ke belakang dan kaki juga terikat. 

Belakangan jasad itu diidentifikasi berinisial AAH, siswa kelas VII di kecamatan Bungah, Gresik. Dalam penyelidikan polisi menangkap dua anak yakni berinisial MSK alias S, 15 dan MSI alias Si, 16. Keduanya teman korban di kecamatan Bungah. Dalam penyidikan kedua anak itu menghabisi AAH karena sakit hati. (*)

Pembunuhan Bukit Jamur Segera Disidangkan, Penyidik Serahkan Dua Pelaku ke Jaksa Selengkapnya