Parna Raya Group Bangun Integreted Nitrate Complex Plant di Gresik dengan Investasi USD 245 Juta

GRESIK,1minute.id – PT Bara Blasting Perkasa (BBP), anak perusahaan Parna Raya Group melakukan groundbreaking pembangunan Integreted Nitrate Complex Plant pada Jumat, 8 Mei 2026.

Pemberkatan dan groundbreaking dilaksanakan di lokasi pabrik berlokasi di Kawasan Industri Maspion (KIM) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik ini dihadiri diantaranya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, CEO Maspion Grup Alim Markus, Manajemen BBP Mei Suryawan.
Pembangunan pabrik yang memiliki fasilitas produksi Nitrit Acit (NA) ; Amonium Nitrate (AN) dan NPK Nitrate diestimasikan kelar akhir 2027 dengan investasi USD 245 Juta atau sekitar Rp 4,18 triliun dengan kurs Rp 17.100.

Pembangunan Integreted Nitrate Complex di Gresik ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem industri petrokimia nasional sekaligus mendukung program hilirisasi ketahanan energi dan ketahanan pangan nasional melalui ketersediaan pasokan pupuk NPK.

Proyek petrokimia strategis ini diproyeksikan menjadi salah satu penggerak baru pertumbuhan ekonomi daerah. Selain menciptakan lapangan kerja, proyek ini juga akan memperkuat rantai pasok industri nasional melalui produksi bahan peledak industri dan pupuk yang mendukung ketahanan pangan Indonesia.

Direktur Utama PT Bara Blasting Perkasa (BBP) Mei Suryawan menjelaskan, investasi di Gresik merupakan ekspansi strategis kedua perusahaan setelah pembangunan terminal amonia di kawasan yang sama. Menurutnya, keputusan memperluas investasi di Gresik menjadi bukti kuat bahwa daerah ini dinilai aman, kondusif, dan memiliki dukungan ekosistem industri yang solid.
“Ini menjadi bukti bahwa Gresik merupakan tempat yang aman dan kondusif untuk investasi. Kami merasakan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Gresik maupun seluruh stakeholder,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pabrik ini akan memproduksi amonium nitrat untuk kebutuhan industri pertambangan dan konstruksi nasional, sekaligus mengembangkan produk pupuk NPK dan turunannya sebagai bentuk hilirisasi amonia. Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian industri nasional dengan mengurangi ketergantungan impor bahan peledak industri dan pupuk.

“Kami ingin Indonesia menjadi tuan rumah bagi produk industrinya sendiri. Selain mendukung ketahanan energi dan ketahanan pangan, proyek ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi regional melalui peningkatan PAD, penyerapan tenaga kerja, penguatan logistik, pergudangan, transportasi hingga aktivitas pelabuhan,” jelasnya.

CEO Maspion Group Alim Markus turut menyampaikan apresiasinya terhadap iklim keamanan dan kondusivitas investasi di Kabupaten Gresik yang dinilainya menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan industri.
Ia menilai sinergi yang baik antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pelaku usaha telah menciptakan rasa aman bagi investor untuk mengembangkan usaha di Gresik.

“Kondisi makro di kawasan ini sangat baik. Stabilitas dan keamanan yang terjaga menjadi modal utama agar investasi dapat tumbuh berkelanjutan,” ujarnya. Alim juga menekankan pentingnya pembangunan kawasan industri yang memperhatikan aspek keamanan, mitigasi lingkungan, dan keberlanjutan jangka panjang.

“Kawasan industri harus dibangun dengan perencanaan matang. Tidak hanya aman hari ini, tetapi juga siap menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.  Alim Markus menegaskan dukungannya agar BBP dan Parna Raya Group dapat terus menghadirkan produk strategis demi memperkuat ketahanan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. “Cintailah Produk-Produk Indonesia,” pungkas Alim Markus.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi atas kepercayaan investor yang terus menanamkan modal di Kabupaten Gresik. Ia menegaskan bahwa groundbreaking ini menjadi bukti nyata iklim investasi di Gresik semakin kompetitif, aman, dan dipercaya investor nasional maupun internasional.

“Dua testimoni yang kita dengar hari ini sangat luar biasa bahwa Gresik aman dan Gresik menjadi tujuan investasi. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami,” ujar Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini. Menurutnya, tren investasi yang terus meningkat setiap tahun menunjukkan tingginya kepercayaan publik terhadap Kabupaten Gresik sebagai daerah dengan ekosistem industri yang semakin matang.

Ia menegaskan bahwa investasi yang masuk harus menghadirkan multiplier effect bagi masyarakat, khususnya dalam membuka peluang kerja bagi generasi muda Gresik. “Kami berharap tumbuhnya investasi ini memberi peluang kerja bagi anak-anak muda Gresik yang memiliki keterampilan dan kompetensi. Selain itu, sektor UMKM dan ekonomi pendukung lainnya juga akan ikut tumbuh,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gresik akan terus menghadirkan iklim investasi yang kondusif sekaligus mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia lokal agar mampu menjawab kebutuhan industri modern. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada PT Bara Blasting Perkasa. Semoga pembangunan proyek ini berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan membawa manfaat serta keberkahan bagi masyarakat,” pungkasnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Parna Raya Group Bangun Integreted Nitrate Complex Plant di Gresik dengan Investasi USD 245 Juta Selengkapnya

Bupati Gresik Lepas Kampanye Zakat Lewat Angkot

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas kampanye zakat melalui angkutan kota (angkot). Kegiatan ini dikemas dalam acara Gresik Peduli yang digelar bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik pada Selasa, 10 Maret 2026. Pada kesempatan itu, Fandi Akhmad Yani menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp400 ribu serta paket sembako kepada 50 sopir angkot.

Kegiatan dalam rangkaian peringatan HUT ke-52 Pemerintah Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-539 Kota Gresik, sekaligus upaya memperkuat gerakan zakat di tengah masyarakat pada momentum bulan suci Ramadan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Gresik kepada perwakilan sopir angkot.

Selain itu, Bupati bersama jajaran juga melakukan pemberangkatan kampanye zakat melalui kendaraan angkot yang telah ditempeli stiker ajakan berzakat pada kaca bagian belakang kendaraan.

Ajakan untuk menunaikan zakat diharapkan dapat menjangkau masyarakat lebih luas melalui angkutan kota yang beroperasi di berbagai wilayah Kabupaten Gresik. Program Gresik Peduli merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Gresik bersama BAZNAS kepada masyarakat, khususnya pekerja sektor transportasi yang setiap hari melayani mobilitas warga.

Dalam beberapa tahun terakhir, para pengemudi angkutan kota menghadapi tantangan penurunan jumlah penumpang seiring perkembangan moda transportasi baru serta perubahan pola mobilitas masyarakat.

Karena itu, pada tahun ini bantuan difokuskan kepada sopir angkot. Sebelumnya, program serupa diberikan kepada pengemudi ojek daring sebagai bagian dari upaya BAZNAS membantu kelompok pekerja sektor informal.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS  Gresik atas komitmennya membantu masyarakat, khususnya para sopir angkot di bulan suci Ramadan.

“Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Gresik atas kepeduliannya kepada para sopir angkot, khususnya di bulan Ramadan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menambah semangat bapak-bapak dalam bekerja,” harap Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah memahami tantangan yang dihadapi para pengemudi angkutan umum di tengah perubahan sistem transportasi saat ini.

“Perkembangan transportasi memang terus berubah. Namun kami tidak ingin para sopir angkot merasa ditinggalkan. Pemerintah tetap hadir untuk memberikan perhatian dan mencari solusi agar mereka tetap bisa bertahan dan menjalankan usaha,” tambahnya. (*)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Bupati Gresik Lepas Kampanye Zakat Lewat Angkot Selengkapnya