Diduga Overheat, Mobil Listrik, Hyundai Kona Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Mobil Hyundai Kona terbakar di Jalan Mayjen Sungkono, Desa Gulomantung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu siang, 22 April 2026. Belum diketahui secara pasti penyebab mobil listrik harga terendah sekitar Rp 0,5 miliar itu.

Untung tidak ada korban dalam musibah yang terjadi di kawasan pergudangan tersebut. Alex, pemilik mobil dengan nomor polisi W 15xxxx itu berhasil menyelamatkan diri. 

Menurut keterangan petugas pemadaman kebakaran Gresik, Siang itu, sekitar pukul 11.20 WIB, Alex, pemilik mobil listrik, Hyundai Kona mengendarai mobil sendiri. Tiba-tiba mobil listrik seharga ratusan juta mengalami kendala. “Baterai tiba-tiba drop. Lowbat (Low battery),” ujar petugas Damkar Gresik.

Dalam hitungan menit, mobil mendeteksi indikator overheat atau kondisi suhu mesin kendaraan meningkat drastis melebihi  batas aman (normal 90°celsius-104°celsius). Suhu mesin yang panas tadi tiba-tiba menimbulkan percikan api dan membakar mobil tersebut. 

Pemilik mobil, kata petugas Damkar, mencoba memadamkan api tersebut dengan menggunakan alat pemadam ringan (APAR). Akan tetapi, ikhtiar Alex tidak berhasil. Api semakin membesar. “Pemilik mobil meminta bantuan kami,” ujarnya. 

Sebanyak tujuh personil Damkar Pos Kota Gresik dengan dua unit mobil menuju lokasi tempat kejadian kebakaran (TKK). Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman. “Petugas kami membutuhkan waktu selama 30 menit untuk proses pemadaman,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono pada Rabu, 22 April 2026.

Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik itu belum bisa memastikan penyebab terbakarnya mobil listrik itu. “Masih dalam penyelidikan pihak terkait,” ujar Suyono. Ia pun merasa lega, sebab kejadian itu tidak menimbulkan korban luka-luka apalagi jiwa. (yad)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Diduga Overheat, Mobil Listrik, Hyundai Kona Terbakar  Selengkapnya

Gudang Biji Plastik di Gresik Ludes Terbakar, Petugas Kesulitan Dapat Suplai Air

GRESIK,1minute.id – Gudang biji plastik U.D. Maju Mapan terbakar hebat pada Selasa malam, 21 April 2026. Gudang berisi penuh bijih plastik berada di Jalan  Raya Tanjung, Desa Tanjung, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu ludes diamuk si jago merah.

Kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab gudang tersebut terbakar. Tidak korban jiwa dalam kebakaran ini. Kerugian ditaksir ratusan juta hingga miliar rupiah. 

Menurut keterangan petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik menerima laporan kejadian kebakaran pada Selasa, 21 April 2026 sekitar pukul 20.45 WIB. Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan enam unit mobil Damkar ke tempat kejadian kebakaran (TKK). Enam mobil damkar dengan 24 personel itu, berasal dari unit pos Driyorejo, Menganti dan Kota. 

Sekitar pukul 21.15 WIB petugas tiba di lokasi kebakaran. “Api sudah membesar di area gudang belakang,” ujar seorang petugas Damkar. Angin kencang membuat lidah api semakin besar. Hingga nyaris bangunan gudang ludes terbakar. Petugas sulit memadamkan api. Pasalnya, petugas mengalami kesulitan mendapatkan suplai air. “Sudah padam, karena air telat kembali membawa,” katanya. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono membenarkan pihaknya sempat mengalami kesulitan mendapatkan suplai air. “Api baru bisa kami padamkam  dinihari tadi (Rabu, 22 April 2026),” kata Suyono. Kebakaran gudang bijih plastik di Kedamean menambah panjang kejadian kebakaran di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik ini. “Bulan ini (April) ada sepuluh kejadian kebakaran,” ujar Suyono. (yad)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Gudang Biji Plastik di Gresik Ludes Terbakar, Petugas Kesulitan Dapat Suplai Air Selengkapnya

Pabrik Cat Warnatama Cemerlang di Wringinanom, Gresik Ludes Terbakar, Ratusan Pekerja Terancam Libur Lebih Lama

GRESIK,1minute.id – Pekerja pabrik di PT Warnatama Cemerlang terancam libur lebih lama. Pasalnya, pabrik cat, tempat mereka bekerja ludes terbakar pada Kamis, 19 Maret 2026. 

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik butuh waktu hingga sehari untuk menjinakkan lidah api yang melahap pabrik berlokasi di Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik itu. 

Lebih dari sepuluh unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api. Puluhan damkar itu, yakni Damkar Gresik, Damkar Kota Mojokerto ; Pemadam Sidoarjo ; pemadam PT. Adiprima Suraprinta ; Pemadam PT. SMB. Serta satu unit alat berat ekskavator.

“Kami menerima laporan kebakaran pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 00.40 WIB. Api bisa dipadamkan pada Jumat, 20 Maret 2026 pukul 00.30 WIB,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono dalam pesan WhatsApp Grup pada Jumat, 20 Maret 2026.

Belum diketahui secara pasti penyebab terbakar pabrik cat. Pasalnya, saat kejadian pabrik kondisi tidak beroperasi. Seluruh pekerja libur, lebaran. “Kami masih menunggu hasil laboratorium forensik dari kepolisian terkait penyebab kebakaran,” imbuhnya. 

Kebakaran hebat pabrik cat ini sampai membuat langit kawasan Sumengko, Kecamatan Wringinanom memerah. Lidah api sampai terlihat hingga radius puluhan kilometer. Asap hitam membumbung keangkasa. “Ini (Kebakaran) keempat di bulan Maret 2026,” tegas Suyono. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Pabrik Cat Warnatama Cemerlang di Wringinanom, Gresik Ludes Terbakar, Ratusan Pekerja Terancam Libur Lebih Lama Selengkapnya