Semalam, Kawasan Pasar Ikan Modern Gresik Terbakar 2 Kali

GRESIK,1minute.id – Kebakaran terjadi di kawasan Pasar Ikan Modern di Jl.Raya Banjarsari – Ambeng-Ambeng, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Kebakaran terjadi dua kali, yakni Kamis dan Jumat, 11-12 Juni 2026.

Kebakaran kali pertama terjadi pada Kamis, 11 Juni 2026 sekitar pukul 20.00 WIB. Tumpukan kayu bekas di kawasan Pasar ikan modern yang mangkrak tiba-tiba terbakar. Tidak diketahui penyebab pastinya kayu-kayu bekas itu terbakar. Dibakar atau karena penyebab lainnya. 

Menurut Kepala Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono, pihaknya menerima laporan kejadian kebakaran dari Prayitno, pengurus rumah toko (Ruko) Pasar ikan modern sekitar pukul 20.35 WIB. “Mereka laporan setelah gagal memadamkan api,” kata Suyono pada Jumat, 12 Juni 2026.

Sebanyak tujuh personil Damkar kota, satu unit mobil pemadam karba dan satu  water supplay tiba ke tempat kejadian kebakaran pukul 20.44 WIB. Selama hampir satu jam “pantang pulang, sebelum padam” melakukan proses pemadaman. 

Petugas baru saja leyeh-leyeh. Kawasandi pasar ikan modern kembali terbakar. Tepatnya pukul 23.57 WIB. “Seorang warga yang melaporkan kejadian kebakaran kepada kantor dinas pemadam kebakaran,” ujar Suyono. Untungnya, dalam dua kali kejadian kebakaran itu tidak korban jiwa.

Untuk diketahui pasar ikan modern menempati lahan aset yang dimiliki oleh Pemkab Gresik. Lahan disewakan ke pihak ketiga. Dikabarkan pihak ketiga mbalelo tidak bisa membayar sewa. Kawasan pasar ikan modern seakan tidak terurus. Bangunan mangkrak. Ruko-ruko yang berjajar di jalan nasional itu banyak yang tutup. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Semalam, Kawasan Pasar Ikan Modern Gresik Terbakar 2 Kali Selengkapnya

3 Hari, 3 Kejadian Kebakaran di Gresik, Penyebabnya Diduga Cuaca hingga Human Error 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak tiga kejadian kebakaran dalam dua hari belakangan ini di Kabupaten Gresik pada Jumat sampai dengan Minggu, 6-7 Juni 2026. Penyebabnya, diduga kuat karena cuaca musim kemarau dan human error. Untung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Kali pertama, serbuk kayu milik PT. Multi Pratama Wijaya di Jalan Kepatihan Industri, Desa Gempolkurung, Kecamatan Menganti pada Jumat, 5 Juni 2026 sekitar pukul 12.31 WIB. Serbuk kayu mengering dan menyerupai bukit itu tiba-tiba terbakar. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono berdasarkan keterangan dari Ardian selaku HRD PT. Multi Pratama Wijaya melihat  api dari serbuk kayu yang berada di tanah diperkirakan karena cuaca yang sangat panas dan dilokasi sangat kering sehingga menyebabkan timbulkan percikan api. “Kemudian api merambat ke tumpukan serbuk kayu dan menjadi besar,” ujar Suyono.

Kebakaran kali kedua, adalah alang-alang di Jalan Mayjen Sungkono, Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas. Lahan seluas lapangan bola voli hangus karena di lahap api pada Sabtu, 14.10 WIB. Penyebabnya, kata Suyono diduga human error. Ia menceritakan, siang ada seorang warga membakar sampah. 

Terik matahari, dan hembusan angin lidah api merembet membakar alang-alang. Berbagai upaya dilakukan oleh warga untuk memadamkan api. Tapi, belum bisa memadamkan bara api yang membasar. “Seorang warga melaporkan kejadian ke call center 112 Pemkab Gresik karena khawatir api merembet ke rumah warga,” terang Suyono. 

Dan, kali ketiga rumput ilalang di lahan kosong di Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru Metro Park CBD Jalan Jakarta, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar pada Minggu, 7 Juni 2026 pukul 17.04 WIB. Pelapornya Siswo, security perumahan. Kepala Dinas Damkamat Gresik Suyono meminta kepada seluruh masyarakat di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik untuk tidak membakar sampah dan tidak membuang puntung rokok sembarangan karena musim kemarau berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

3 Hari, 3 Kejadian Kebakaran di Gresik, Penyebabnya Diduga Cuaca hingga Human Error  Selengkapnya

Diduga Overheat, Mobil Listrik, Hyundai Kona Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Mobil Hyundai Kona terbakar di Jalan Mayjen Sungkono, Desa Gulomantung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu siang, 22 April 2026. Belum diketahui secara pasti penyebab mobil listrik harga terendah sekitar Rp 0,5 miliar itu.

Untung tidak ada korban dalam musibah yang terjadi di kawasan pergudangan tersebut. Alex, pemilik mobil dengan nomor polisi W 15xxxx itu berhasil menyelamatkan diri. 

Menurut keterangan petugas pemadaman kebakaran Gresik, Siang itu, sekitar pukul 11.20 WIB, Alex, pemilik mobil listrik, Hyundai Kona mengendarai mobil sendiri. Tiba-tiba mobil listrik seharga ratusan juta mengalami kendala. “Baterai tiba-tiba drop. Lowbat (Low battery),” ujar petugas Damkar Gresik.

Dalam hitungan menit, mobil mendeteksi indikator overheat atau kondisi suhu mesin kendaraan meningkat drastis melebihi  batas aman (normal 90°celsius-104°celsius). Suhu mesin yang panas tadi tiba-tiba menimbulkan percikan api dan membakar mobil tersebut. 

Pemilik mobil, kata petugas Damkar, mencoba memadamkan api tersebut dengan menggunakan alat pemadam ringan (APAR). Akan tetapi, ikhtiar Alex tidak berhasil. Api semakin membesar. “Pemilik mobil meminta bantuan kami,” ujarnya. 

Sebanyak tujuh personil Damkar Pos Kota Gresik dengan dua unit mobil menuju lokasi tempat kejadian kebakaran (TKK). Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman. “Petugas kami membutuhkan waktu selama 30 menit untuk proses pemadaman,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono pada Rabu, 22 April 2026.

Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik itu belum bisa memastikan penyebab terbakarnya mobil listrik itu. “Masih dalam penyelidikan pihak terkait,” ujar Suyono. Ia pun merasa lega, sebab kejadian itu tidak menimbulkan korban luka-luka apalagi jiwa. (yad)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Diduga Overheat, Mobil Listrik, Hyundai Kona Terbakar  Selengkapnya

Gudang Biji Plastik di Gresik Ludes Terbakar, Petugas Kesulitan Dapat Suplai Air

GRESIK,1minute.id – Gudang biji plastik U.D. Maju Mapan terbakar hebat pada Selasa malam, 21 April 2026. Gudang berisi penuh bijih plastik berada di Jalan  Raya Tanjung, Desa Tanjung, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu ludes diamuk si jago merah.

Kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab gudang tersebut terbakar. Tidak korban jiwa dalam kebakaran ini. Kerugian ditaksir ratusan juta hingga miliar rupiah. 

Menurut keterangan petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik menerima laporan kejadian kebakaran pada Selasa, 21 April 2026 sekitar pukul 20.45 WIB. Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan enam unit mobil Damkar ke tempat kejadian kebakaran (TKK). Enam mobil damkar dengan 24 personel itu, berasal dari unit pos Driyorejo, Menganti dan Kota. 

Sekitar pukul 21.15 WIB petugas tiba di lokasi kebakaran. “Api sudah membesar di area gudang belakang,” ujar seorang petugas Damkar. Angin kencang membuat lidah api semakin besar. Hingga nyaris bangunan gudang ludes terbakar. Petugas sulit memadamkan api. Pasalnya, petugas mengalami kesulitan mendapatkan suplai air. “Sudah padam, karena air telat kembali membawa,” katanya. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono membenarkan pihaknya sempat mengalami kesulitan mendapatkan suplai air. “Api baru bisa kami padamkam  dinihari tadi (Rabu, 22 April 2026),” kata Suyono. Kebakaran gudang bijih plastik di Kedamean menambah panjang kejadian kebakaran di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik ini. “Bulan ini (April) ada sepuluh kejadian kebakaran,” ujar Suyono. (yad)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Gudang Biji Plastik di Gresik Ludes Terbakar, Petugas Kesulitan Dapat Suplai Air Selengkapnya

Tim Rescue Damkar Gresik Merangkak Evakuasi Dompet Emas Warga Manyar Masuk Saluran Air di Pasar Kota Gresik

GRESIK,1minute.id – Lativa semringah lagi. Perempuan 28 tahun sempat nderedek. Wajah perempuan asal Jalan Pelangi Tujung, Desa Peganden, Kecamatan Manyar,  Kabupaten Gresik pucat. Sebab, dompet terjatuh masuk gorong-gorong di  simpang empat Pasar Kota Gresik, tepatnya di Jalan KH Abdul Karim, Gresik pada Minggu, 21 Desember 2025.

Beruntung tim rescue alias penyelamatan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik cepat tiba di lokasi kejadian. Dompet dan isinya bisa diselamatkan. Itulah yang membuat perempuan berhijab yang sempat panik, nderedeg akhirnya bisa tersenyum. “Terima kasih pak bupati. Terima kasih Damkar Gresik,” kata Lativa dalam video pendek tesmoni yang di unggah Dinas Damkamat Gresik melalui WhatsApp Grup (WAG) pada Minggu, 21 Desember 2025.

Begini kronologinya?  Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik Suyono, Minggu, 21 Desember 2025 sekitar pukul 11.00 WIB, pelapor Lativa bersama temannya belanja di Pasar Kota Gresik di Jalan H.Samanhudi, Gresik.

Usai belanja, perempuan 28 tahun berjalan ke arah Jalan KH Abdul Karim, Gresik. Ketika berada di depan toko emas, Lativa hendak membeli barang. Ia pun mengambil dompet warna keemasan yang biasa untuk wadah perhiasan dari saku. Namun, dompet itu terjatuh dan masuk saluran air. Saluran air berbentuk huruf U alias U-Ditch dengan lebar 50 centimeter dengan tutup beton cor.

Sela lubang saluran drainase beton pracetak (precast) berbentuk huruf “U” sangat kecil. Tangan mungil Lativa pun tidak bisa masuk lubang saluran air itu. Ia pun akhirnya menelepon Command Center 112 dan Damkar Gresik. ” Laporan masuk pukul 11.23 WIB. Sekitar pukul 12.10 WIB, petugas kami berhasil menyelamatkan dompet itu,” kata Suyono.

Untuk menyelamatkan dompet itu, imbuhnya, anggota merangkak masuk  dalam saluran air yang lebarnya  seukuran badan manusia dewasa itu. “Untuk keluarnya harus merangkak mundur,” imbuh mantan Asisten di Sekretariat Kabupaten Gresik itu. Tindakan penyelamatan ini, katanya, untuk kali ke-75 di bulan Desember 2025. (yad)

Tim Rescue Damkar Gresik Merangkak Evakuasi Dompet Emas Warga Manyar Masuk Saluran Air di Pasar Kota Gresik Selengkapnya

Ditinggal ke Gereja, Rumah Warga di Perumahan Menganti Permata Indah Terbakar

GRESIK,1minute.id – Rumah Ny Liauw di Kompleks Perumahan Menganti Permata Indah di Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik ludes terbakar pada Minggu, 14 Desember 2025. Tidak ada korban jiwa dalam musibah yang diduga dipicu korsleting listrik itu. Saat kejadian, pemilik rumah sedang ibadah ke gereja. Kerugian ditaksir sebesar Rp 100 juta. 

Menurut Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono, sekitar pukul 08.40 WIB, pihaknya menerima laporan dari Ny. Meylan, warga Kompleks Perumahan Menganti Permata Indah, Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Gresik. Pelapor melihat ada asap dari dalam rumah Ny. Liauw, tetangganya. 

“Rumah dalam kondisi kosong. Karena pemilik rumah sedang ibadah ke gereja,” ujar Suyono pada Minggu, 14 Desember 2025. Warga yang khawatir, api merembet ke rumah tetangga lainnya kemudian melaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran.  Sebanyak empat personel Damkar Pos Menganti menggunakan satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 08.51 WIB atau hanya 11 menit. 

“Kesigapan petugas, api bisa cepat kami padamkan. Sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya,” katanya. Dinas Damkarmat Gresik mencatat hingga 14 Desember 2025 terdapat enam kejadian kebakaran. (yad)

Ditinggal ke Gereja, Rumah Warga di Perumahan Menganti Permata Indah Terbakar Selengkapnya

Diduga Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga di Gresik Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Rumah Soni Saputra di Jalan Harun Thohir 17, Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik terbakar pada Ahad pagi, 28 September 2025. Kebakaran yang diduga dipicu oleh kompor itu tidak menimbulkan korban jiwa. 

Namun, kejadian pada 00.49 WIB itu membuat warga di perkampungan padat penduduk itu panik. Mereka bersyukur, api tidak sampai merembet ke rumah tetangga karena petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik cepat tiba di lokasi tempat kejadian kebakaran (TKK). 

Setelah api, padam sebagian warga pun melanjutkan tidur nyenyak. Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono, pihaknya menerima laporan call center 112 sekitar pukul 00.50 WIB dari seorang warga bernama Ny Azka Melia. “Delapan personil dengan dua unit mobil damkar tiba di lokasi pukul 00.58 WIB. Karena kondisi lalu lintas sepi,” ujar Suyono.

Ketika tiba di lokasi kejadian, terang Suyono, warga setempat sudah memadati lokasi kebakaran. Mereka datang untuk memadamkan api dengan alat seadanya. “Ada bawa ember, panci dan lainnya. Tapi, upaya warga belum bisa memadamkan api,” terangnya. Delapan personil dengan dua unit mobil damkar kemudian melakukan penyemprotan. Melokalisir bara api agar tidak merembet ke rumah warga lainnya. 

“Kami meninggalkan lokasi kejadian sekitar setengah dua (pukul 01.28 WIB) karena api sudah padam,” ungkap mantan Asisten Bidang Pemerintahan Setkab Gresik ini. Suyono menyatakan, berdasarkan penuturan sejumlah warga kebakaran diduga dari kompor. “Korban mungkin lupa mematikan kompor sebelum keluar rumah,” katanya.  Ia bersyukur, kebakaran yang kali ke-60 di bulan September 2025 ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Ia pun mengimbau kepada semua warga untuk melakukan pengecekan alat elektronik, kompor dan barang yang mudah terbakar sebelum meninggal rumah. “Kondisi cuaca panas saat ini berpotensi menimbulkan kebakaran,” tegas mantan Kepala Bagian Humas , kini Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setkab Gresik ini. (yad)

Diduga Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga di Gresik Terbakar  Selengkapnya

Pekerja Libur Idul Adha, Gudang Barang Rongsokan dan 3 Stan di Gresik Hangus Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Gudang rongsokan milik Aziz di Jalan Kapt Dulhasim, Kelurahan Kramatinggil, Kecamatan/ Kabupaten Gresik ludes terbakar pada Jumat, 6 Juni 2025. Sejumlah warga di sekitar kejadian mendengar beberapa kali ada ledakan di lokasi gudang yang terbakar itu. Belum diketahui, penyebab bunyi ledakan yang menyebabkan warga sekitar gemetaran itu. 

Menurut keterangan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik sekitar pukul 12.12 WIB, call center Gresik 112 menerima laporan kejadian kebakaran di gudang rongsokan di Jalan Kapt. Dulhasim, Kelurahan Kramatinggil, Kecamatan/ Kabupaten Gresik   Pelapor bernama Ratna. Perempuan itu, mendengar ada ledakan di dalam gudang rongsokan. 

Bunyi ledakan itu, membuat warga panik sehingga mengecek sumber suara berasal dari dalam gudang. “Saat warga mendatangi gudang api sudah berkobar,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik Suyono pada Jumat, 6 Juni 2025. 

Amuk si jago merah membesar dengan cepat. Lidah api menjilat tiga warung yang ada dekatnya. Sebanyak empat mobil pemadam kebakaran dari PT Sumber Mas Indah Plywood ; Semen Gresik ; PT Wilmar Nabati dan Damkar Pemkab Gresik melakukan penyemprotan. Sekitar pukul 14.45 WIB api bisa dipadamkan.  “Butuh waktu dua jam lebih kami memadamkan api,” imbuh Suyono. 

Terkait bunyi ledakan, mantan Asisten II Setkab Gresik itu, belum bisa memastikannya. “Penyebab ledakan atau sumber api dalam penyelidikan aparat kepolisian,” katanya. Saat kejadian kebakaran tidak aktivitas di dalam gudang barang rongsokan itu, karena libur Hari Idul Adha. “Tidak ada korban dalam kejadian ini. Kerugian masih di hitung,” katanya. (yad)

Pekerja Libur Idul Adha, Gudang Barang Rongsokan dan 3 Stan di Gresik Hangus Terbakar  Selengkapnya

Ngetap Bensin Motor, Ruko Ludes Terbakar di Gresik

GRESIK,1minute.id – Dua peristiwa kebakaran terjadi di Gresik, Jawa Timur dalam dua hari terakhir, Jumat dan Sabtu, 7-8 Februari 2025. Kebakaran kali pertama 

terjadi di Jalan Kyai H.Syafii, Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Satu unit rumah dan toko atau ruko milik Moh. Zunaedy. Selain ruko, api juga melahap satu unit sepeda motor MegaPro milik lelaki asal Sumenep, Madura itu.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono, kebakaran yang terjadi pada Jumat, 7 Februari 2025 sekitar pukul 17.35 WIB itu, diduga dipicu korsleting listrik pada sepeda motor MegaPro.

Sore itu, korban sedang ngetap bahan bakar sepeda motor dengan mesin motor hidup. Saat itu, terjadi korsleting di mesin motor dan menimbulkan percikan api. Percikan api menyambar bahan bakar motor sehingga menimbulkan bara api kemudian membakar rumah dan toko tersebut. 

“Ada satu korban luka karena pecahan kaca bernama Galih Adi Candra, 33 tahun. Toko sebelah yg jadi korban terdampak, terkena pecahan kaca faktor Hawa panas dari rumah dan toko yg terbakar telah ditangani oleh Tim medis,” kata Suyono.

Sedangkan kebakaran kali kedua terjadi Jalan Satelit I, Desa Manyarrejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Sabtu, 8 Februari 2025 sekitar pukul 11.35 WIB. Sebanyak tiga warung (warung kopi, warung makan dan warung sembako) yang terbakar.

Menurut Kadis Damkarmat Gresik Suyono, penyebab kebakaran itu disinyalir dari korsleting listrik. “Belum diketahui, dari warung mana kali pertama yang terbakar kemudian merembet ke warung lainnya,” terang mantan Asisten Bidang Pemerintahan Setkab Gresik itu. Ia pun berpesan kepada semua warga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk mematikan peralatan yang menggunakan setrum ketika meninggalkan rumah. (yad)

Ngetap Bensin Motor, Ruko Ludes Terbakar di Gresik Selengkapnya

8 Jam Diamuk Si Jago Merah, Pabrik Kayu di Gresik Ludes Terbakar, Atap Bangunan pun Ambruk

GRESIK,1minute.id – Pabrik kayu, PT Kayu Multiguna Indonesia atau KMGI ludes terbakar. Kebakaran yang menghanguskan isi dan meluluhlantakkan bangunan pabrik berlokasi di di Jalan Segoromadu, Kekurahan Gending, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur terjadi  pada Sabtu, 26 Oktober 2024 sekitar pukul 20.00 WB.

Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik bersama sejumlah perusahaan membutuhkan waktu lebih dari 8 jam untuk menjinakkan amuk si jago merah. Api baru bisa dipadamkan oleh pada Ahad, 27 Oktober 2024 pukul 04.00 WIB. 

Informasi yang dihimpun, Sabtu, 26 Oktober 2024 sekitar pukul 20.00 WIB, Galinggi Raha,  bergegas lari menuju pos satpam. Dengan nafas ngos-ngosan karyawan bagian Assembling Lab Lem Plywood PT KMGI melaporkan kepada Suktikno, satpam di perusahaan kayu. “Ruang Laboratorium Lem Plywood terbakar, pak!,” kata Galinggi Raha kepada Sutikno. 

Laporan Gilingga Raha membuat Sutikno kaget. Ia pun bergegas menuju tempat kejadian kebakaran atau TKK. Namun, langkah Sutikno terhenti. Sebab, api sudah membesar. Tiup angin malam dan material yang ada di ruang Laboratorium Lem Plywood mudah terbakar sehingga api cepat membesar. Sutikno kemudian meminta bantuan Dinas Damkarmat Gresik. Dua unit mobil pemadam dan dua unit mobil suplai air menuju ke TKK yang berada di Jalan Kapt Darmo Sugondo, Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Kebakaran hebat pabrik kayu itu membuat langit di radius 1 kilometer dari lokasi kebakaran berwarna kemerahan. 

Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono mengatakan,  petugas kami masih melakukan pemadaman mulai tadi malam hingga pukul 04.00 WIB. “Saat ini juga masih dilakukan pembasahan di lokasi,” ujarnya. Ditambahkan Suyono menjelaskan dalam kejadian kebakaran tidak ada korban jiwa. (yad)

8 Jam Diamuk Si Jago Merah, Pabrik Kayu di Gresik Ludes Terbakar, Atap Bangunan pun Ambruk Selengkapnya