Tim Rescue Damkar Gresik Merangkak Evakuasi Dompet Emas Warga Manyar Masuk Saluran Air di Pasar Kota Gresik

GRESIK,1minute.id – Lativa semringah lagi. Perempuan 28 tahun sempat nderedek. Wajah perempuan asal Jalan Pelangi Tujung, Desa Peganden, Kecamatan Manyar,  Kabupaten Gresik pucat. Sebab, dompet terjatuh masuk gorong-gorong di  simpang empat Pasar Kota Gresik, tepatnya di Jalan KH Abdul Karim, Gresik pada Minggu, 21 Desember 2025.

Beruntung tim rescue alias penyelamatan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik cepat tiba di lokasi kejadian. Dompet dan isinya bisa diselamatkan. Itulah yang membuat perempuan berhijab yang sempat panik, nderedeg akhirnya bisa tersenyum. “Terima kasih pak bupati. Terima kasih Damkar Gresik,” kata Lativa dalam video pendek tesmoni yang di unggah Dinas Damkamat Gresik melalui WhatsApp Grup (WAG) pada Minggu, 21 Desember 2025.

Begini kronologinya?  Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik Suyono, Minggu, 21 Desember 2025 sekitar pukul 11.00 WIB, pelapor Lativa bersama temannya belanja di Pasar Kota Gresik di Jalan H.Samanhudi, Gresik.

Usai belanja, perempuan 28 tahun berjalan ke arah Jalan KH Abdul Karim, Gresik. Ketika berada di depan toko emas, Lativa hendak membeli barang. Ia pun mengambil dompet warna keemasan yang biasa untuk wadah perhiasan dari saku. Namun, dompet itu terjatuh dan masuk saluran air. Saluran air berbentuk huruf U alias U-Ditch dengan lebar 50 centimeter dengan tutup beton cor.

Sela lubang saluran drainase beton pracetak (precast) berbentuk huruf “U” sangat kecil. Tangan mungil Lativa pun tidak bisa masuk lubang saluran air itu. Ia pun akhirnya menelepon Command Center 112 dan Damkar Gresik. ” Laporan masuk pukul 11.23 WIB. Sekitar pukul 12.10 WIB, petugas kami berhasil menyelamatkan dompet itu,” kata Suyono.

Untuk menyelamatkan dompet itu, imbuhnya, anggota merangkak masuk  dalam saluran air yang lebarnya  seukuran badan manusia dewasa itu. “Untuk keluarnya harus merangkak mundur,” imbuh mantan Asisten di Sekretariat Kabupaten Gresik itu. Tindakan penyelamatan ini, katanya, untuk kali ke-75 di bulan Desember 2025. (yad)

Tim Rescue Damkar Gresik Merangkak Evakuasi Dompet Emas Warga Manyar Masuk Saluran Air di Pasar Kota Gresik Selengkapnya

Pemancing dan Rescue Damkar Selamatkan Perempuan yang Ceburkan Diri di Waduk Hulaan, Menganti 

GRESIK,1minute.id – Seorang perempuan berinisial J menceburkan diri ke waduk Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Minggu malam, 16 November 2025. Perempuan berusia sekitar 30 tahunan diduga akan melakukan bunuh diri (bundir).

Namun, Sang khaliq berkehendak lain. Ia pun diselamatkan oleh para pemancing di sekitar lokasi kejadian. Informasi yang dihimpun Minggu, 16 November 2025 sekitar pukul 21.05 WIB, seorang pemancing bernama Irgi melihat ada seorang perempuan mencebur ke waduk Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Melihat ada perempuan memakai jilbab warna merah yang belum diketahui identitas berada di tengah waduk, Irgi kemudian melaporkan call center 112 Pemkab Gresik. Sebelum, petugas rescue dari pos Damkar Menganti tiba di lokasi kejadian, sejumlah warga dan pemancing meminta kepada perempuan yang belakangan diketahui berinisial N, 30 tahun itu untuk menepi. 

Namun, para pemancing syok mengetahui jawabannya perempuan itu, “Aku wis kesel (Saya sudah capek),” kata petugas Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik menirukan ucapan Irgi, pelapor. 

Akan tetapi, para pemancing terus meneriaki agar perempuan itu segera menepi. Kepedulian para pemancing itu membuat hati perempuan itu luluh. Ia pun kemudian menepi. Saat menepi para pemancing menarik tubuh perempuan itu kemudian membawanya ke gazebo di dekat waduk itu. “Ketika tim rescue kami datang, wanita sudah diselamatkan oleh pemancing,” kata Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Minggu malam, 16 November 2025. (yad)

Pemancing dan Rescue Damkar Selamatkan Perempuan yang Ceburkan Diri di Waduk Hulaan, Menganti  Selengkapnya

Gudang Penyimpanan Karet dan Minyak PT Ritek Energi Lestari Terbakar

GRESIK,1minute.id – Gudang pabrik PT Ritek Energi Lestari di Jalan Raya Metatu KM.07 Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik terbakar pada Ahad. 16 November 2025.

Asap hitam membumbung tinggi ke angkasa. Sebab, gudang pabrik itu menyimpan karet dan minyak. Tidak korban jiwa dalam kebakaran kali kelima di bulan November 2025 di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik itu.

Menurut petugas Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik kebakaran gudang penyimpanan karet dan minyak, PT Ritek Energi Lestari terjadi pada Ahad, 16 November 2025 sekitar pukul 08.09 WIB. Pagi itu, pengguna jalan melihat ada asap hitam membumbung ke angkasa dari dalam gudang berlokasi di Jalan Raya Metatu KM.07 , Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. 

“Gudang dalam kondisi tertutup. Karena tidak ada aktivitas pekerja. Libur hari Minggu,” ujar Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Ahad, 16 November 2025. Petugas Pos Menganti yang lokasi terdekat peristiwa kejadian kebakaran meluncur ke lokasi. 

Sebanyak delapan personil dengan mengendarai satu unit mobil pemadam dan satu unit mobil suplai air tiba di lokasi sekitar pukul 08.39 WIB alias 30 menit pascamenerima laporan. “Kami juga mengerahkan dua mobil Damkar dari pos kota untuk mempercepat proses pemadaman,” imbuh mantan Asisten Pemerintah Sekretariat Daerah (Setda) Gresik itu. 

Butuh waktu lebih dari 3 jam petugas menjinakkan amuk si jago merah. Hampir seluruh isi gudang pabrik ludes terbakar. Dugaan awal kebakaran dipicu konsleting listrik. “Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran karena saat kejadian tidak ada aktivitas pekerjaan,” tegas Suyono. (yad)

Gudang Penyimpanan Karet dan Minyak PT Ritek Energi Lestari Terbakar Selengkapnya

Dua Kafe Pinggir Rel Kerata Api Jalan Kapten Darmo Sugondo, Gresik Ludes Terbakar

GRESIK,1minute.id – Dua kafe pinggir rel kereta api di Jalan Kapten Darmo Sugondo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik ludes terbakar pada Sabtu pagi, 11 Oktober 2025. Dua kafe adalah kafe Arjuna milik Amin dan kafe Prima milik Jamil. 

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kali ke-19 pada bulan Oktober 2025 ini. Dugaan awal kebakaran dipicu konsleting listrik.  Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono, mengatakan, berdasarkan keterangan Ima dan Isma, penjaga kafe Prima kebakaran bermula dari bangunan sebelah kafe tempat mereka bekerja. 

Pagi itu, sekitar pukul 05.21 WIB. Kedua perempuan pramusaji di kafe milik Jamil itu melihat api di samping bangunan kafe tempatnya bekerja. “Bangunan itu sedang tahap renovasi,” kata Suyono pada Sabtu, 12 Oktober 2025. 

Karena bangunan semi permanen alias berbahan papan kayu sehingga lidah api cepat membesar dan merembet ke kafe lainnya. Sebanyak delapan personel Damkar Pemkab Gresik dengan kekuatan satu unit mobil damkar dan dua unit mobil suplai air dan dibantu oleh Damkar PT Wilmar Nabati Indonesia melakukan pemadaman. 

Mereka berbagi tugas melokalisir amuk api dengan melakukan penyemprotan bangunan sebelah. Petugas lainnya melakukan pemadaman api di titik lokasi. Upaya petugas berhasil memadamkan amuk si jago merah. “Dua bangunan kafe yang tidak bisa terselamatkan. Terbakar,” tegas Suyono. 

Upaya petugas damkar melakukan pemadaman sempat terhenti sekitar 7 menit karena kereta api jurusan ke Stasiun Indro, Gresik lewat. Di sepanjang Jalan Kapten Darmo Sugondo ini atau dekat rel kereta api banyak bangunan semi permanen berdiri. Sebagian besar, bangunan itu untuk warung kopi atau kafe. (yad)

Dua Kafe Pinggir Rel Kerata Api Jalan Kapten Darmo Sugondo, Gresik Ludes Terbakar Selengkapnya

Diduga Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga di Gresik Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Rumah Soni Saputra di Jalan Harun Thohir 17, Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik terbakar pada Ahad pagi, 28 September 2025. Kebakaran yang diduga dipicu oleh kompor itu tidak menimbulkan korban jiwa. 

Namun, kejadian pada 00.49 WIB itu membuat warga di perkampungan padat penduduk itu panik. Mereka bersyukur, api tidak sampai merembet ke rumah tetangga karena petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik cepat tiba di lokasi tempat kejadian kebakaran (TKK). 

Setelah api, padam sebagian warga pun melanjutkan tidur nyenyak. Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono, pihaknya menerima laporan call center 112 sekitar pukul 00.50 WIB dari seorang warga bernama Ny Azka Melia. “Delapan personil dengan dua unit mobil damkar tiba di lokasi pukul 00.58 WIB. Karena kondisi lalu lintas sepi,” ujar Suyono.

Ketika tiba di lokasi kejadian, terang Suyono, warga setempat sudah memadati lokasi kebakaran. Mereka datang untuk memadamkan api dengan alat seadanya. “Ada bawa ember, panci dan lainnya. Tapi, upaya warga belum bisa memadamkan api,” terangnya. Delapan personil dengan dua unit mobil damkar kemudian melakukan penyemprotan. Melokalisir bara api agar tidak merembet ke rumah warga lainnya. 

“Kami meninggalkan lokasi kejadian sekitar setengah dua (pukul 01.28 WIB) karena api sudah padam,” ungkap mantan Asisten Bidang Pemerintahan Setkab Gresik ini. Suyono menyatakan, berdasarkan penuturan sejumlah warga kebakaran diduga dari kompor. “Korban mungkin lupa mematikan kompor sebelum keluar rumah,” katanya.  Ia bersyukur, kebakaran yang kali ke-60 di bulan September 2025 ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Ia pun mengimbau kepada semua warga untuk melakukan pengecekan alat elektronik, kompor dan barang yang mudah terbakar sebelum meninggal rumah. “Kondisi cuaca panas saat ini berpotensi menimbulkan kebakaran,” tegas mantan Kepala Bagian Humas , kini Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setkab Gresik ini. (yad)

Diduga Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga di Gresik Terbakar  Selengkapnya

Merinding, Damkarmat Gresik Lakukan Rescue Ular Kepala Dua 

GRESIK,1minute.id – Seekor ular berkenalan dua (Cylindrophis ruffus) menyelinap masuk ke rumah Ahmad Sigit di Raya Srembi Gg.Tower,  Dusun Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Jumat malam, 5 September 2025.

Sigit mengetahui ada ular berkepala dua itu sekitar pukul 23.53 WIB. Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik turun tangan. Sigit dan keluarga pun bisa tidur nyenyak.

Menurut Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Suyono, pihaknya menerima laporan dari call center 112 ada ular berkepala dua (Cylindrophis ruffus) di rumah pelapor Ahmad Sigit pada Jumat, 5 September 2025 sekitar pukul 23.53 WIB. 

Sebanyak delapan personil sif malam dengan mengendarai kendaraan Isuzu Panther menuju lokasi. Mereka tiba di lokasi pada Sabtu, 6 September 2025 pukul 00, 15 WIB. Petugas delapan orang yakni  Subroto ; M.Sabikul ; Andi Syaiful Fatah dan Achmad Fauzi. Kemudian, Nanang Sujianto; Indra Agus Tantomi ; Sofi Mubdianto serta Hendri Cahyono melihat hewan reptil ini bersembunyi di dekat mesin pompa air di teras rumah pelopor.

“Sebelum bersembunyi, pelopor melihat ular kepala dua itu mondar-mandir di teras rumah,” terang Suyono yang mantan Asisten Bidang Pemerintahan Setkab Gresik itu. Petugas “mengepung” tempat persembunyian ular kepala dua. “Butuh waktu lebih 30 menit menangkap,’ kata mantan Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik itu.

Panjang ular hanya 20 sentimeteran. Karena ukurannya kecil petugas Damkarmat Gresik memasukkan ular kepala dua itu kedalam botol air kemasan 600 mililiter. Namun, membuat pemilik rumah tetap merinding ketakutan.  Penyelamatan ular kepala adalah kali pertama dalam kurun waktu 9 bulan terakhir ini. “Kalau ular kobra sering,” katanya. (yad)

Merinding, Damkarmat Gresik Lakukan Rescue Ular Kepala Dua  Selengkapnya

Perempuan Misterius Pingsan Usai Panjat Atap Rumah Warga, “Super Hero” Damkarmat Gresik Turun Tangan

GRESIK,1minute.id – Seorang perempuan ditemukan tak sadarkan diri di atap rumah seorang warga di Jalan Makam Panjang Leran, Desa Peganden, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 24 Mei 2025.

Tidak diketahui secara pasti,  bagaimana cara perempuan tanpa identitas memakai busana muslimah warna biru diperkirakan berusia 40 tahun itu bisa berada di atap  rumah warga tersebut.  

Kabar ada seorang perempuan pingsan itu kemudian dilaporkan oleh Budi,  warga setempat ke call center Gresik AKAS 112. M. Ma’fud, operator SAKTI Gresik 112 yang ada di Pemda dan Dyas, operator GRESIK Akas 112 meneruskan ke posko Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik.

Sekitar pukul 07.30 WIB petugas Damkarmat Gresik menerima laporan dan tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB. Petugas menggunakan tangga manualnaik ke atap rumah warga tersebut. Petugas melihat seorang perempuan tergeletak tak sadarkan diri. 

Sebanyak empat dari tujuh personel Damkarmat Gresik yang memanjat sambil membawa tandu untuk melakukan proses evakuasi. Mereka dibantu warga desa setempat. Selama hampir 60 menit, petugas melakukan proses evakuasi karena tubuh perempuan yang lumayan berat. Warga pun berjubel melihat para “super hero” itu melakukan proses evakuasi.

Anehnya,  begitu tandu sampai ke bawah, perempuan misterius itu pun sadar. Seakan tidak terjadi apa-apa perempuan iti bergegas pergi dengan naik sepeda motor. “Masya Allah. Perempuan aneh,” celetuk warga. Kepala Dusun Makam Makam Panjang Muhammad Razi memberikan apresiasi kegesitan petugas Damkarmat dalam proses evakuasi. “Terima kasih pak bupati dan petugas damkar yang telah melakukan tindakan kemanusiaan ini,” katanya. 

Berdasarkan keterangan sejumlah warga setempat kepada petugas Damkarmat,  perempuan misterius itu,  memanjat rumah warga sekitar pukul 04.00 WIB. Setelah berada di atap rumah warga,  perempuan itu kesulitan untuk turun kemudian ambruk. Pingsan. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono mengatakan, tindakan rescue menjadi salah satu tugas kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Pada Mei 2025 ini, sebanyak 83 kejadian penyelamatan,” kata Suyono. (yad) 

Perempuan Misterius Pingsan Usai Panjat Atap Rumah Warga, “Super Hero” Damkarmat Gresik Turun Tangan Selengkapnya

Ngetap Bensin Motor, Ruko Ludes Terbakar di Gresik

GRESIK,1minute.id – Dua peristiwa kebakaran terjadi di Gresik, Jawa Timur dalam dua hari terakhir, Jumat dan Sabtu, 7-8 Februari 2025. Kebakaran kali pertama 

terjadi di Jalan Kyai H.Syafii, Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Satu unit rumah dan toko atau ruko milik Moh. Zunaedy. Selain ruko, api juga melahap satu unit sepeda motor MegaPro milik lelaki asal Sumenep, Madura itu.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono, kebakaran yang terjadi pada Jumat, 7 Februari 2025 sekitar pukul 17.35 WIB itu, diduga dipicu korsleting listrik pada sepeda motor MegaPro.

Sore itu, korban sedang ngetap bahan bakar sepeda motor dengan mesin motor hidup. Saat itu, terjadi korsleting di mesin motor dan menimbulkan percikan api. Percikan api menyambar bahan bakar motor sehingga menimbulkan bara api kemudian membakar rumah dan toko tersebut. 

“Ada satu korban luka karena pecahan kaca bernama Galih Adi Candra, 33 tahun. Toko sebelah yg jadi korban terdampak, terkena pecahan kaca faktor Hawa panas dari rumah dan toko yg terbakar telah ditangani oleh Tim medis,” kata Suyono.

Sedangkan kebakaran kali kedua terjadi Jalan Satelit I, Desa Manyarrejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Sabtu, 8 Februari 2025 sekitar pukul 11.35 WIB. Sebanyak tiga warung (warung kopi, warung makan dan warung sembako) yang terbakar.

Menurut Kadis Damkarmat Gresik Suyono, penyebab kebakaran itu disinyalir dari korsleting listrik. “Belum diketahui, dari warung mana kali pertama yang terbakar kemudian merembet ke warung lainnya,” terang mantan Asisten Bidang Pemerintahan Setkab Gresik itu. Ia pun berpesan kepada semua warga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk mematikan peralatan yang menggunakan setrum ketika meninggalkan rumah. (yad)

Ngetap Bensin Motor, Ruko Ludes Terbakar di Gresik Selengkapnya

8 Jam Diamuk Si Jago Merah, Pabrik Kayu di Gresik Ludes Terbakar, Atap Bangunan pun Ambruk

GRESIK,1minute.id – Pabrik kayu, PT Kayu Multiguna Indonesia atau KMGI ludes terbakar. Kebakaran yang menghanguskan isi dan meluluhlantakkan bangunan pabrik berlokasi di di Jalan Segoromadu, Kekurahan Gending, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur terjadi  pada Sabtu, 26 Oktober 2024 sekitar pukul 20.00 WB.

Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik bersama sejumlah perusahaan membutuhkan waktu lebih dari 8 jam untuk menjinakkan amuk si jago merah. Api baru bisa dipadamkan oleh pada Ahad, 27 Oktober 2024 pukul 04.00 WIB. 

Informasi yang dihimpun, Sabtu, 26 Oktober 2024 sekitar pukul 20.00 WIB, Galinggi Raha,  bergegas lari menuju pos satpam. Dengan nafas ngos-ngosan karyawan bagian Assembling Lab Lem Plywood PT KMGI melaporkan kepada Suktikno, satpam di perusahaan kayu. “Ruang Laboratorium Lem Plywood terbakar, pak!,” kata Galinggi Raha kepada Sutikno. 

Laporan Gilingga Raha membuat Sutikno kaget. Ia pun bergegas menuju tempat kejadian kebakaran atau TKK. Namun, langkah Sutikno terhenti. Sebab, api sudah membesar. Tiup angin malam dan material yang ada di ruang Laboratorium Lem Plywood mudah terbakar sehingga api cepat membesar. Sutikno kemudian meminta bantuan Dinas Damkarmat Gresik. Dua unit mobil pemadam dan dua unit mobil suplai air menuju ke TKK yang berada di Jalan Kapt Darmo Sugondo, Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Kebakaran hebat pabrik kayu itu membuat langit di radius 1 kilometer dari lokasi kebakaran berwarna kemerahan. 

Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono mengatakan,  petugas kami masih melakukan pemadaman mulai tadi malam hingga pukul 04.00 WIB. “Saat ini juga masih dilakukan pembasahan di lokasi,” ujarnya. Ditambahkan Suyono menjelaskan dalam kejadian kebakaran tidak ada korban jiwa. (yad)

8 Jam Diamuk Si Jago Merah, Pabrik Kayu di Gresik Ludes Terbakar, Atap Bangunan pun Ambruk Selengkapnya

Bakar Sampah,13 Ekor Kambing Terpanggang di Jalan Panggang, Gresik

GRESIK,1minute.id – Musibah kebakaran masih mewarnai di kabupaten Gresik. Pada Jumat, 11 Oktober 2024 sebuah kandang berisi 13 ekor kambing di Jalan Panggang, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik hangus terbakar. 

Besarnya lidah api membuat puluhan ekor kambing tidak bisa terselamatkan. Akibat kebakaran ini, korban Rukun, mngalami mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta. 

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono kebakaran di Jalan Panggang, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu bermula pembakaran  pembakaran sampah yang tanpa pengawasan. Belum diketahui secara pasti identitas orang yang membakar sampah.

Setelah membakar sampah, orang tidak dikenal tersebut kemudian pergi. Tiupan angin kobaran api semakin membesar dan merembet ke alang-alang yang kondisinya sudah mengering karena kemarau. “Dikarenakan angin yang cukup kencang kemudian juga merembet membakar Kadang Kambing , api dengan Cepat melahap tempat kandang kambing dan 13 ekor kambing terbakar,” terang Suyono pada Jumat, 11 Oktober 2024.

Lidah api semakin besar dan membakar rumah mesin tempel milik Rukun. “Di rumah tempel itu ada tiga unit mesin tempel ikut terbakar,” ujar mantan Asisten bidang Pemerintahan Sekretariat Kabupaten atau Setkab Gresik itu. Asap membumbung tinggi ke angkasa. David, salah satu saksi mata melihat kobaran api kemudian menghubungi Dinas Damkarmat Gresik melalui Command Center 112. 

“Kami menerima laporan kebakaran sekitar pukul 10.10 WIB,” ujarnya.  Sebanyak enam anggota Damkar Gresik dengan kekuatan satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air menuju tempat kejadian kebakaran atau TKK. “Api bisa kami padamkan sekitar pukul 12.45 WIB,” tegasnya. Lamanya proses pemadaman karena area yang terbakar cukup luas.

Suyono menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan pembakaran sampah karena saat ini musim kemarau. “Kalau terpaksa harus membakar sampah tetap harus diawasi,” tegasnya. (yad)

Bakar Sampah,13 Ekor Kambing Terpanggang di Jalan Panggang, Gresik Selengkapnya