Tiga Desa di Ring Satu Kawasan JIIPE Manyar, Gresik Dicanangkan jadi Desa Cantik

GRESIK,1minute.id – Desa Cantik di Kabupaten Gresik terus bertambah. Pada 2024, Desa Masangan, Kecamatan Bungah. Pada 2025 Desa Leran, Kecamatan Manyar. Dan, tahun ini, Pemkab Gresik bersama BPS mencanangkan tiga desa yakni 

Desa Manyar Sidomukti, Desa Manyar Sidorukun, dan Desa Manyarejo, biasa dikenal, Manyar Kompleks sebagai desa sasaran Program Desa Cinta Statistik (Cantik) 2026.

Pencanangan tiga Desa Cantik di Kecamatan Manyar itu dilakukan oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Gresik Indriya Purwaningsih di Ruang Rapat Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 15 April 2026. Acara itu, dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, tiga kepala desa dan operator desa.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dalam sambutannya menegaskan pentingnya pemahaman bersama soal kebutuhan data yang sesuai kondisi masyarakat di tingkat desa. Menurutnya, dengan data yang akurat pemerintah lebih mudah merumuskan kebijakan dan menentukan langkah pembangunan yang tepat sasaran.

“Ketersediaan data yang akurat dan berkualitas menjadi kunci utama dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah. Terutama penguatan tata kelola data DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional), serta pengentasan angka kemiskinan dan pengangguran,” kata dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Dikatakan, program Desa Cantik merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa melalui pemanfaatan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. “Di era digital saat ini, data bukan lagi hanya sekadar angka. Tetapi menjadi landasan utama dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan,” ucap Wabup Alif.

Ia menambahkan, program Desa Cantik berperan menghadapi tantangan pengelolaan dan integrasi data yang belum optimal. Selain itu, harus selaras dengan salah satu intervensi arah kebijakan pemerintah, melalui penguatan tata kelola dan pendampingan desa adaptif dalam upaya pencapaian sasaran prioritas nasional.

“Dengan data yang baik, kita tidak hanya menyusun program yang tepat sasaran. Tetapi juga mampu mengurangi kesenjangan antarwilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tambahnya.

Di tempat sama, Kepala BPS Gresik Indriya Purwaningsih dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini sudah dilakukan mulai tahun 2022. Selain itu, Kabupaten Gresik pernah meraih Desa Cantik Award 7 terbaik secara nasional yaitu Desa Gumeng. Sedangkan Desa Leran masuk 4 besar nasional pada tahun 2025.

“Untuk tahun ini kami memilih 3 desa, yakni Desa Manyarsidorukun, Desa Manyarejo, dan Desa Manyarsidomukti. Sesuai ketentuan BPS RI kami harus menangkap kebutuhan stakeholder. Maka kami wujudkan melalui kolaborasi, baik bersama perguruan tinggi, kawasan industri JIIPE, maupun instansi pemerintah,” terangnya.

Untuk itu, lanjut Indri, membangun sinergi lintas sektor juga diperlukan untuk memperkuat ekosistem data dan mengintegrasikan program Desa Cantik dengan inovasi teknologi atau sistem informasi yang ada di daerah untuk mempercepat digitalisasi data.

“Kami ingin selalu bisa hadir di pemerintah daerah. Salah satu peran BPS sebagai tindak lanjut dalam rangka pembinaan akan kami lakukan secara intens bersama-sama UMG maupun Dinas Tenaga Kerja. Baik mengenai cara pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data statistik yang akurat,” pungkasnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Tiga Desa di Ring Satu Kawasan JIIPE Manyar, Gresik Dicanangkan jadi Desa Cantik Selengkapnya

Desa Leran, Duta Kabupaten Gresik Di Ajang Desa Cantik Nasional 2025

GRESIK,1minute.id – Pemerintahan Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur menjadi percontohan Desa Cantik alias Desa Cinta Statistik di Kabupaten Gresik. 

Program Desa Cantik ini dinisiasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Desa yang dipimpin oleh Supriyadi, pelaksana tugas  ini, menjadi wakil Kabupaten Gresik diajang Nasional.  Leran, satu-satunya Desa Cantik di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik ini.

Sosialisasi Hasil Akhir Pembinaan Desa Cinta Statistik, Pendataan Lengkap Pekerja Pekerja Rentan Desa Leran dilakukan pada Jumat lali, 25 Juli 2025. Sosialisasi dihadiri antara lain, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala BPS Gresik Indriya Purwaningsih, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Gresik Bunyamin Najmi. 

Kemudian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hassan dan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik Zainul Arifin, dan Camat Manyar Hendriawan Susilo serta Tim Agen Statistik Pemerintah Desa Leran.

Desa Leran, salah satu desa di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Desa Leran, memiliki sejarah penting sebagai tempat penyebaran agama Islam pertama kali di Gresik. Situs Makam Siti Fatimah binti Maimun atau Makam Panjang, sebagai tetengernya.

Siti Fatimah, putri raja Malaka adalah penyebar agama Islam perempuan tertua di Indonesia. Beliau wafat pada 1082 Masehi. Saat itu Siti Fatimah atau Dewi Retno Swari masih remaja. Usia baru 18 tahun. 

AGEN DESA CANTIK : Desa Leran, Kecamatan Manyar mewakili Kabupaten Gresik dalam Ajang Desa Cantik Nasional 2025. (Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Kini, perkembangan Kabupaten Gresik sebagai Kota Industri, letak geografis Desa Leran sangat penting karena berada di dekat Industri besar, antara lain, PT Smelting, Petrokimia Gresik, Kawasan Industri Maspion, dan Kawasan Ekonomi Khusus Java Integreted Industrial and Port Estate (JIPPE) diantaranya, tempat beroperasinya PT Freeport Indonesia (PTFI). 

Banyak warga urban yang memilih untuk bermukim di Desa Leran. Sebagai Desa Cantik yang memiliki filosofi akan pentingnya desa sebagai penyedia data statistik yang akurat dan dapat dipercaya. Desa bukan hanya sebagai tempat tinggal penduduk, tetapi juga menjadi sumber data yang sangat berharga dalam perencanaan pembangunan.  

Plt Kepala Desa Leran Supriyadi mengungkapkan, pemerintah desa telah memiliki agen statistik. Tugas agen statistik yang berjumlah 20 orang (9 orang perangkat desa dan sisanya, relawan) ini mirip petugas sensus penduduk. Mereka mendatangi rumah warga untuk melakukan pendataan.

Tim Agen Statistik dari pemerintah desa Leran antara lain, Mahmudi, Sekretaris Desa ; Mahmuda, Kasi Kesejahteraan Rakyat serta Elin Indahsari, Kaur TU dan Umum, Mohammad Hadi Yanto, Kepala Dusun Leran. Mereka dibantu oleh ralawan desa setempat. 

“Semua warga di data, termasuk warga pendatang yang kos maupun kontrak,” kata Supriyadi ditemui pada Kamis, 7 Agustus 2025. Selain mendata identitas, juga data tentang pekerjaan. “Berdasarkan data agen Statistik, warga yang ber-KTP semuanya memiliki pekerjaan alias tidak ada pengangguran disini (Desa Leran),” kata Supriyadi yang juga Kepala Seksi Perencanan Program Kecamatan Manyar itu.

“Tidak pengangguran karena warga yang ber-KTP mengaku bekerja wiraswasta,” imbuhnya. Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) merupakan program strategis dalam meningkatkan literasi statistik di tingkat desa, Desa Cantik di Leran 2025, fokus memperkuat basis data perlindungan sosial, terutama untuk kelompok pekerja rentan. 

Pekerja wiraswasta ini masuk kategori pekerja rentan. Sebab, mereka tidak memiliki penghasilan tetap. Ia mencontohkan, profesi nelayan, ojek dan UMKM. “Di Desa Leran ini, yang masuk pekerja rentan dan belum tercover BPJS Ketenagakerjaan berjumlah 133 orang,” katanya. 

Supriyadi pun meminta doa dan dukungan kepada masyarakat Desa Leran agar bisa mempersembahkan hasil yang terbaik bagi Kabupaten Gresik di ajang lomba Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Nasional 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat tersebut.

Pada 2023 Desa Leran meraih juara pertama Desa Digital dalam Nawa Karsa Award Kabupaten Gresik. Pada 2024, Desa Leran meraih penghargaan sebagai Badan Publik Desa Informatif Terbaik dalam KI (Keterbukaan Informasi) Award Jawa Timur. Prestasi itu, menjadikan Desa Leran menjadi Duta Kabupaten Gresik untuk ajang serupa jenjang Nasional pada 2025.  “Tahun ini, ada dua lomba Nasional. Mohon doa dan restunya,” kata Supriyadi. (yad)

Desa Leran, Duta Kabupaten Gresik Di Ajang Desa Cantik Nasional 2025 Selengkapnya