Diduga Rem Dump Truck Blong, Kecelakaan Beruntun Melibatkan 5 Mobil dan 4 Motor

GRESIK,1minute.id – Tabrakan beruntun terjadi depan Pasar Legi Jalan Raya Bungah, Sabtu 5 Desember 2020 . Tabrakan melibatkan lima mobil dan empat motor itu terjadi  sekitar pukul 10.00 diduga rem dump truck bermuatan galian C ngeblong. 

Kendaraan berat itu, lalu nyeruduk kendaraan lainnya yang ada di depannya. Laju dump truck terhenti setelah menabrak pohon peneduh. Sopir dump trcuk W 6832 UA tergencet bodi kendaraannya. Sedangkan, seorang pemotor dilarikan ke rumah sakit Mabarrot, Kecamatan Bungah. 

Informasi yang dihimpun, dump truck nopol W 6832 UA melanju dari arah Sidayu kearah Manyar. Dump truck yang biasa digunakan mengangkut galian C diduga melaju kencang.

Setelah tanjakkan, jalan kemudian menurun. Sopir dump truck-belum diketahui identitasnya- itu panik. Sebab, beberapa kali sopir menginjak pedal rem.  Kendaraan berat itu terus melaju.

Sopir dump truck semakin panik memasuki simpang tiga Jalan Raya Bungah ada sejumlah kendaraan melaju lambat karena ada beberapa orang nyebrang ke Pasar Legi, Bungah. Dan,  tiba-tiba brakkkkk!  “Seperti rem dump truck blong,”kata Purnono, salah satu warga setempat. 

Serudukan dump truck itu, menghantam kendaraan di depannya . Ada lima mobil dan empat sepeda motor terlibat kecelakaan karambol itu.

Lima mobil dan motor itu adalah, mobil Elf W 1569 DY ; Suzuki Ertiga W 1336 CL ;  Toyota Kijang B 8379 BH ; Toyota Avanza Veloz W 1468 EI, dan Daihatsu Xenia L 1790 O.

Dump truck terhenti setelah menabrak pohon peneduh di Jalan Raya Bungah

Kemudian motor Honda CB S 6452 JV ; Honda Beat W 4760 BA, dan dua motor Honda Supra X-125 W 5466 dan W 4435 BO “Pengendara motor CB yang mengalami luka cukup parah,”imbuh Purnomo. 

Kapolsek Bungah AKP Sujiran mengatakan untuk korban pengendara motor sudah kita bawa rumah sakit. “Tidak ada korban jiwa,”ujar Kapolsek Bungah dikonfirmasi seluler, Sabtu, 5 Desember 2020. 

Sujiran menambahkan pihak membantu pertolongan pertama dan melakukan pengaturan lalu lintas. “Saat ini sudah ada Kanit Laka Satlantas yang standby di lokasi,”ujarnya. 

Kecelakaan ini mengakibatkan arus lalu lintas terganggu dua arah. Yakni arah Manyar menuju Sidayu. Juga, sebaliknya. Bodi dump truck yang menabrak pohon peneduh hingga pukul 12.30 belum dievakuasi. (*)

Diduga Rem Dump Truck Blong, Kecelakaan Beruntun Melibatkan 5 Mobil dan 4 Motor Selengkapnya

Identitas Korban Masih Misterius. Usia antara 13 Tahun hingga 15 Tahun. Memakai Celana Pendek dan Kaus Lengan Pendek

GRESIK,1minute.id – Polisi masih harus kerja ekstra keras untuk mengungkap identitas dan penyebab kematian korban. Remaja berusia antara 13 tahun hingga 15 tahun yang ditemukan mengambang sebuah kubangan bekas galian C di Desa/Kecamatan Bungah, Jumat 30 Oktober 2020.

Saat ditemukan mengambang bagian kaki terikat tali plastik. Sedangkan, kedua tangannya terikat ke belakang. Korban diduga korban pembunuhan. Memasuki hari kedua, Sabtu 31 Oktober 2020 sekitar pukul 15.00 polisi masih belum bisa mengidentifikasi identitas korban.

Jenazah remaja itu masih di kamar mayat RSUD Ibnu Sina Gresik. Jasad remaja memakai celana pendek warna biru muda, kaus lengan pendek warna putih itu kondisinya mengenaskan. Membusuk sehingga menimbulkan bau menusuk hidung. 

Sumber1minute.id menyebutkan telah melakukan otopsi luar. Dalam otopsi itu tidak ditemukan adanya kerusakan pada tubuh korban akibat kekerasan. Apakah, korban setelah diikat kedua kaki dan tangan kemudian dicerburkan oleh pelaku dalam kubangan air di bekas galian C itu?

“Saya belum bisa memastikan,”katanya sambil meminta identitasnya dirahasiakan.
Sumber lain menyebutkan pelaku diperkirakan lebih dari satu orang. Sebab, pelaku harus mengikat korban terlebih dahulu. “Kalau pelaku sendirian seperti tidak mungkin. Karena korban pasti berontak melakukan perlawanan,”tegas sumber itu. 

Kapolsek Bungah AKP Sujiran mengatakan, pihaknya masih terus berupaya mengungkap kejadian itu. Tahap awal adalah mengetahui identitas korban. “Sampai hari ini identitas jenazah masih belum kami ketahui,”ujarnya dikonfirmasi Sabtu 31 Oktober 2020.

Mantan Kapolsek Ujungpangkah itu menghimbau orang tua kehilangan anak untuk melapor ke polsek. Ciri-ciri korban berjenis kelamin laki-laki, usia antara 13 tahun hingga 15 tahun. Memakai celana pendek warna biru muda, kaus lengan pendek warna putih. (*)

Identitas Korban Masih Misterius. Usia antara 13 Tahun hingga 15 Tahun. Memakai Celana Pendek dan Kaus Lengan Pendek Selengkapnya