Kejar Data Akurat, Pemkab Gresik Gandeng TNI-Polri untuk Perlinsos Digital

GRESIK, 1minute.id – Pemkab Gresik melalui Dinas Sosial mempercepat pendataan kemiskinan lewat Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital. Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk 300 personel TNI-Polri digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik pada Senin, 26 Oktober 2026.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengatakan, Perlinsos Digital untuk menyatukan data kemiskinan yang selama ini berbeda antara BPS, desa, dan DTKS.

Data BPS mencatat angka kemiskinan Gresik 9,95 persen atau sekitar 130 ribu jiwa. Verifikasi tingkat desa sekitar 140 ribu jiwa, sementara data desil 1-4 di DTKS mencapai 500 ribu jiwa.

“Perbedaan data ini jadi alasan kita percepat Perlinsos Digital. Kita ingin data terhubung dan terverifikasi, agar bantuan lebih tepat sasaran,” ujar Wabup Alif.

Sistem ini akan menghubungkan data lintas kementerian dan lembaga untuk menilai kelayakan penerima bantuan secara objektif. Pemkab menargetkan 442.390 Kepala Keluarga (KK) di Gresik terdaftar di sistem Perlinsos Digital. Ia meminta agen tidak hanya fokus pada warga miskin yang sudah diketahui, tapi mendorong semua KK untuk mendaftar.

“Pendaftaran tidak otomatis jadi penerima bantuan. Kelayakan tetap ditentukan sistem dan verifikasi,” jelasnya. Aktivitas agen akan dipantau lewat portal per kecamatan. Peserta juga didorong aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui Disdukcapil.

Kasat Binmas Polres Gresik AKP M. Nur Setyabudi yang mewakili Kapolres menekankan pentingnya akurasi data, edukasi ke masyarakat, serta pengawasan untuk cegah penyalahgunaan data dan pungli. Agen diminta humanis, berkeadilan, dan menjaga netralitas.

Bimtek menghadirkan Kadinsos Umi Khoiroh dan Kadis Dukcapil Muhammad Hari Syawaludin sebagai pemateri. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Kejar Data Akurat, Pemkab Gresik Gandeng TNI-Polri untuk Perlinsos Digital Selengkapnya