Tradisi Ramadan, Bupati, PWI & Baznas Gresik Gelar Buka Bersama dan Menyantuni Anak Yatim

GRESIK,1minute.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik kembali melanjutkan tradisi baik di bulan Ramadan dengan menggelar buka puasa dan menyantuni anak yatim.

Kegiatan rutin saban bulan Ramadan yang dihadiri antara lain Bupati Gresik Fandi Akhmad, anggota F-PDI Perjuangan juga Bendahara DPC PDI-P Gresik Ahmad Nadlir, serta Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gresik Johar Gunawan digelar di halaman Sekretariat PWI Gresik di Jalan AIS Nasution Gresik pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Sebanyak 42 anak yatim hadir dalam kegiatan hasil kolaborasi dengan Badan Amil Zakat dan Infaq Nasional (Baznas) Gresik yang mengusung tajuk “Tebarkan Kebaikan Silaturahmi di Bulan Ramadhan” ini berlangsung khidmat.

Ketua PWI Gresik Deni Ali Setiyono mengatakan, kegiatan santunan anak yatim merupakan agenda rutin tahunan yang digelar setiap bulan suci Ramadan.

“Alhamdulillah di tahun ini kita bisa kembali menggelar santunan anak yatim dan buka puasa bersama. Ini sudah menjadi komitmen kami untuk terus berbagi di bulan suci,” ujarnya.

Deni juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai dari Pemerintah Kabupaten Gresik hingga para donatur. “Terima kasih kepada semuanya yang telah mendukung acara ini. Semoga ke depan bisa lebih baik dan lebih besar lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala Diskominfo mewakili Bupati Gresik, Johar Gunawan mengapresiasi konsistensi PWI Gresik dalam menyelenggarakan kegiatan sosial di bulan Ramadan. “Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi anak-anak yatim yang menerima santunan dan terus berlangsung di tahun-tahun berikutnya,” tuturnya.

Wakil Ketua I Baznas Gresik Mustoha mengaku bangga atas kolaborasi yang terjalin antara PWI Gresik dan Baznas dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami mengapresiasi teman-teman PWI atas kolaborasi ini. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan ke depan bisa semakin baik lagi,” ungkapnya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Tradisi Ramadan, Bupati, PWI & Baznas Gresik Gelar Buka Bersama dan Menyantuni Anak Yatim Selengkapnya

PWI Gresik Gelar Pelatihan Publik Speaking dan Lomba Voice Over untuk Pelajar SMA se-Kabupaten Gresik

GRESIK,1minute.id – Ratusan pelajar SMA sederajat mengikuti Pelatihan Public Speaking dan Lomba Voice Over di Aula Ainul Yaqin Kantor Dinas Pendidikan Gresik pada Rabu, 7 Januari 2026.  Antusiasme peserta pelatihan sehari itu dihelat oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gresik dan PT Freeport Indonesia (PTFI) sangat tinggi. 

Ketua PWI Gresik Deni Ali Setiyono mengatakan, pelatihan dan lomba digelar dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT PWI 2026. “Lomba ini sengaja digelar juga karena kami melihat potensi pelajar di Gresik sangat bagus dalam publik speaking sehingga PWI Gresik mendukung potensi itu,” katanya.

Kegiatan ini diharapkan dapat mengeksplorasi potensi yang dimiliki dalam diri pelajar, sehingga dapat dikembangkan di kemudian hari secara pribadi maupun secara kelembagaan atau sekolah. “Pelatihan dan lomba ini diharapkan bisa mendapatkan manfaat, karena kita ingin mengedukasi. Karena fungsi pers tak hanya soal berita, tapi juga soal edukasi,” tegasnya.

Plt Dinas Kominfo Gresik Johar Gunawan mengapresiasi pelatihan dan lomba yang diinisiasi oleh PWI Gresik itu. “Kegiatan yang bagus ini diharapkan ada tindak lanjutnya, agar ada progress dan kita semua bisa memantaunya,” jelasnya.

Ia juga mendorong adanya ekstrakulikuler di sekolah di bidang public speaking atau pelatihan conten creator. “Bisa memanfaatkan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah), di tingkat kabupaten bisa mendidik seperti tingkat SMP. Dan untuk pematerinya bisa diisi oleh PWI Gresik,” ungkapnya.

Dengan adanya pelatihan public speaking dan lomba voice over ini, pihaknya berharap ada kegiatan lanjutan dari PWI Gresik dengan dinas terkait untuk menggelar pelatihan-pelatihan lainnya dalam hal mendidik pelajar. “Nanti bisa komunikasi dengan Dispendik atau Cabang Dinas seperti menggelar pelatihan jurnalistik, sehingga potensi-potensi bisa dimanfaatkan oleh pelajar dan juga pihak sekolah,” tandasnya.

Pelatihan ini dimentori oleh Dr. Herma Retno Prabayanti, seorang ahli public speaking yang telah memiliki pengalaman lebih dari 12 tahun dalam melatih public speaking, mantan jurnalis dan sekarang merupakan salah satu dosen di Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan teknik-teknik berbicara di depan publik, termasuk bagaimana mengatasi rasa takut, mengatur suara, dan membuat presentasi yang efektif. (yad)

PWI Gresik Gelar Pelatihan Publik Speaking dan Lomba Voice Over untuk Pelajar SMA se-Kabupaten Gresik Selengkapnya

Nawa Karsa Award Desa SIAP, Bupati Gresik : Layanan Dasar Desa Dalam Satu Genggaman 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah desa di Kabupaten Gresik terus berbenah. Melakukan transformasi diri untuk memberikan pelayanan terbaik, mudah dan cepat untuk warga. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui salah satu program prioritas, Nawa Karsa, Gresik Akas mendorong desa memberikan pelayanan dasar administrasi kependudukan (adminduk) dalam satu genggaman. Digitalisasi layanan. 

Hasilnya?  330 desa dan 26 kelurahan se-Kabupaten Gresik telah menggunakan Sistem Informasi Administrasi Pemerintahan (SIAP). Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan,  Awarding Desa SIAP,  satu item Nawa Karsa yang ada di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Gresik melalui Gresik Akas. 

“Desa SIAP ini transformasi digital di tingkat desa,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani usai Nawa Karsa Award Desa SIAP di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Senin, 28 Agustus 2023. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Gresik Ninik Asrukin dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hassan.

Desa SIAP ini, imbuhnya, adalah pelayanan dasar desa yang bisa di akses oleh warga. “Pelayanan apa pun. Informasi tentang desa juga bisa di akses melalui website desa,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. Pelayanan dalam satu genggaman ini, ada transformasi anyar di era kepemimpinan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah ini. ” Artinya ada transformasi, dulu pemerintahan desa (pelayanan) yang secara manual. Sekarang kita dorong masuk transformssi digital,” tegas orang nomor satu di Kota Industri-sebutan Lain-Kabupaten Gresik ini. 

Nawa Karsa Award Desa SIAP ini dihadiri oleh Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan seluruh Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Gresik. “Banyak manfaatnya, baik itu pelayanan dassr surat- menyurat di tingkat desa sampai terintegrasi ke tingkat RT dan RW tidak ada kendala lagi,” tegasnya. 

Ia mencontohkan, warga membutuhkan tanda tangan ketua rukun tetangga (RT) atau Rukun Warga (RW). “Tinggal di klik input, diajukan ke website desa tersebut,” katanya. Di website desa itu, semua warga bisa melihat kebutuhan tentang desa. Seperti penerima manfaat bantuan sosial (bansos) dan sebagainya. “Semuanya tercatat disana (website),” tegasnya. 

Nah, Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) bertugas memberikan edukasi dan pendampingan dan dibantu oleh kecamatan. “Kominfo menjembatani Desa SIAP ini ditambah fitur tersebut,” tegas Fandi Akhmad Yani. (yad)

Nawa Karsa Award Desa SIAP, Bupati Gresik : Layanan Dasar Desa Dalam Satu Genggaman  Selengkapnya