Cuaca Buruk, Wabup Gresik Asluchul Alif Bagikan Bansos untuk Nelayan di 3 Desa di Ujungpangkah 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik menyerahkan bantuan kebutuhan bahan pokok kepada nelayan di tiga desa di Kecamatan Ujungpangkah. Bantuan kepada nelayan di tiga yakni Desa Pangkah Wetan, Pangkah Kulon dan Banyuurip karena terdampak cuaca buruk. Mereka tidak bisa melaut mencari ikan, sebagai profesi utama mereka selama ini.

Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif yang menyerahkan bantuan sosial itu secara simbolis. Ia didampingi Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rahman, Asisten III Setkab Gresik Misbahul Munir dan Kepala Dinas Sosial atau Kadinsos Gresik Ummi Khoiroh.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari nelayan. Kami juga mengimbau agar para nelayan selalu waspada dan berhati-hati saat menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu,” ujar dr. Alif, sapaan akrabnya pada Kamis, 13 Maret 2025.

Dalam kesempatan itu, dr. Alif juga meminta Dinas Perikanan untuk memperbarui dan memvalidasi data nelayan agar program bantuan dapat lebih tepat sasaran. Selain itu, ia menginstruksikan dinas tersebut untuk meningkatkan koordinasi dengan Kelompok Pengelola Irigasi Perikanan (Poklina) guna memastikan saluran irigasi dapat berfungsi optimal dalam mendukung produktivitas budidaya perikanan.

“Koordinasi dengan Poklina sangat penting agar saluran irigasi bisa beroperasi maksimal, sehingga kebutuhan budidaya perikanan dapat terpenuhi dengan baik,” tandasnya. 

Pada kesempatan itu, dr Alif juga menyinggung persoalan maraknya penggunaan jaring cantrang yang dikeluhkan oleh para nelayan. Ia menegaskan bahwa kebijakan larangan penggunaan jaring cantrang merupakan bagian dari program 100 hari kerja bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Kebijakan ini juga sejalan dengan program Nawa Karsa Gresik Seger, yang bertujuan untuk menjaga ekosistem laut dan keberlanjutan sektor perikanan di Gresik.

Sebagai tindak lanjut dari kebijakan ini, Pemkab Gresik akan membentuk Gabungan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) yang dijadwalkan akan diluncurkan pada bulan Mei 2025.

Pokmaswas ini akan berfungsi sebagai pengawas dalam memastikan aturan larangan jaring cantrang dipatuhi oleh para nelayan. Pemkab Gresik juga sedang menjalin kerja sama dengan Pemprov Jatim dan Polda Jatim untuk memperkuat pengawasan terhadap pelanggaran di sektor perikanan.

Alif mengungkapkan bahwa pihaknya berencana menggandeng nelayan lokal untuk membentuk tim keamanan atau Satgas Pesisir. Satgas ini nantinya akan dibekali perlengkapan khusus untuk membantu menjaga ekosistem laut dan mengawasi penggunaan jaring cantrang yang berdampak pada hasil tangkapan nelayan tradisional.

“Kami sedang mengupayakan MoU dengan Pemprov Jatim untuk mewujudkan Satgas Pesisir yang melibatkan nelayan. Ini masuk program 100 hari saya bersama Gus Yani. Mudah-mudahan aturan ini dapat segera kami wujudkan,” ungkapnya. (yad)

Cuaca Buruk, Wabup Gresik Asluchul Alif Bagikan Bansos untuk Nelayan di 3 Desa di Ujungpangkah  Selengkapnya

Ini Program Diskominfo Gresik, Garda Terdepan Implementasi Gresik Integrated Smart System

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif mengunjungi Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika atau Kominfo Gresik pada Kamis, 6 Maret 2025.

Dokter Alif, sapaan, Asluchul Alif didampingi Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rahman. Kunjungan bertujuan untuk memastikan kesiapan Kominfo yang dipimpin oleh Ninik Asrukin ini dalam mendukung transparansi informasi serta akselerasi transformasi digital di berbagai sektor pelayanan publik.

Dan, memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital serta memastikan efektivitas layanan komunikasi publik. Wabup Alif mengevaluasi sejumlah fasilitas strategis kantor berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo 60, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu. Fasilitas strategis yang di evaluasi termasuk ruang produksi talkshow ;  Bidang IT/Web ; serta unit kerja lainnya. 

Dalam pertemuan,  ia menegaskan pentingnya sistem komunikasi dan informasi yang lebih terstruktur serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Sebagai garda terdepan dalam penyebaran informasi pemerintah daerah, Kominfo harus memastikan setiap konten yang dipublikasikan lebih sistematis dan informatif. Saya ingin dalam satu bulan ke depan ada perbaikan dalam klasifikasi dan strategi penyampaian informasi, termasuk kategori berita utama, konten harian, talkshow, serta program khusus Ramadan,” ujar Wabup Alif.

Selain itu, ia menekankan perlunya tata kelola keuangan yang lebih transparan dan akuntabel guna mendukung kinerja Dinas Kominfo. “Setiap kebijakan strategis harus didukung dengan laporan kinerja yang terstruktur, termasuk pembaruan data pemasukan dan pengeluaran secara berkala. Ini penting untuk memastikan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan anggaran,” tambah mantan Wakil Ketua DPRD Gresik itu.

Sebagai bagian dari visi pembangunan di Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik menuju Smart City, Dinas Kominfo memiliki peran penting dalam mendukung implementasi Gresik Integrated Smart System (GISS), yang merupakan sistem terintegrasi untuk mendukung digitalisasi layanan publik.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Gresik Ninik Asrukin, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mengoptimalkan berbagai program digitalisasi. Salah satunya dengan terus memperbarui sistem informasi publik agar lebih interaktif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 

Kominfo juga berperan dalam mendukung berbagai program prioritas daerah, seperti:

Gresik Tuntas: Pengembangan sistem layanan publik berbasis digital dan integrasi data melalui GISS.

Gresik Cemerlang: Meningkatkan literasi digital serta distribusi informasi pendidikan dan kesehatan berbasis teknologi.

Gresik Mapan: Mendorong penguatan infrastruktur komunikasi untuk mendukung ekosistem Smart City.

Gresik Barokah : Memastikan keamanan informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap literasi digital.

Pesona Gresik: Memanfaatkan media digital untuk memperkuat branding dan promosi potensi daerah.

Dalam beberapa tahun terakhir, digitalisasi layanan publik di Gresik telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Namun, masih terdapat tantangan seperti aksesibilitas teknologi di wilayah terpencil, peningkatan literasi digital masyarakat, serta penguatan keamanan data dan informasi.

Sebagai upaya mengatasi tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Kominfo terus melakukan optimalisasi infrastruktur digital, edukasi masyarakat, serta peningkatan standar keamanan informasi guna mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan transparan.

Dengan penguatan sistem informasi yang lebih terintegrasi, Dinas Kominfo diharapkan semakin efektif dalam mendukung kebijakan strategis daerah serta memastikan keterbukaan informasi yang sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Gresik (yad)

Ini Program Diskominfo Gresik, Garda Terdepan Implementasi Gresik Integrated Smart System Selengkapnya

Wabup Gresik dr Asluchul Alif, Pimpin 500 Guru PPPK Tanam Pohon di Islamic Center

GRESIK,1minute.id – Suasana masjid KH Robbach Ma’sum di Kompleks Islamic Center lebih riuh dari biasanya pada Senin, 24 Februari 2025. Sebanyak 500 orang pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK dari unsur guru untuk berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon.

Bila satu guru satu pohon. Ada sebanyak 500 batang pohon yang tertanam di kompleks Islamic Center di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabapaten Gresik. Bila satu pohon hidup berusia setahun bisa menghasilkan sekitar 2-5 kilogram oksigen. Dalam sehari satu dapat menyediakan oksigen untuk sekitar 2-4 orang per hari (tergantung pada jumlah oksigen yang dihasilkan dan kebutuhan oksigen manusia). 

Bila total 500 pohon yang ditanam semua hidup bisa menyediakan oksigen sebanyak 4 orang sama dengan 2.000 jiwa mendapatkan oksigen gratis. Artinya, kebutuhan oksigen untuk warga sekitar Islamic Center terpenuhi. Selain oksigen, halaman Islamic Center yang menjadi salah satu tempat destinasi edukasi berbasis teknologi akan ijo royo-royo. Semakin ciamik dan sejuk.

Penanaman pohon ini merupakan implementasi Peraturan Bupati Gresik Nomor 39 Tahun 2024, yang mewajibkan berbagai pihak untuk turut serta dalam penghijauan. Kewajiban ini tidak hanya berlaku bagi CPNS dan calon PPPK, tetapi juga bagi PNS yang menerima kenaikan pangkat serta individu atau badan yang mengajukan izin mendirikan bangunan atau persetujuan bangun gedung (IMB/PBG) dan dokumen lingkungan.  

Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan kawasan yang hijau dan asri di sekitar Islamic Center Balongpanggang. Ia berharap kawasan ini nantinya menjadi destinasi wisata edukasi yang dapat dinikmati oleh masyarakat, terutama generasi muda Gresik.  

“Kami ingin kompleks Islamic Center ini penuh dengan pohon yang rindang, rapi, asri, dan nyaman. Ini akan menjadi destinasi baru di Gresik Selatan, yang kami sebut Gresik Universal Sains and Art,” ujarnya dalam sambutan pada Senin, 24 Februari 2025. Penanaman pohon ini, adalah hari keempat dokter Alif menjabat sebagai Wakil Bupati Gresik.

Pada kesempatan tersebut, Asluchul Alif juga berpesan kepada peserta PPPK agar menjadi teladan bagi murid-murid mereka.  “Guru adalah panutan bagi siswa. Perilaku baik dari guru akan menginspirasi siswa untuk meniru nilai-nilai positif,” tutupnya.  

Dalam kegiatan penanaman pohon ini, dokter Alif didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik Sri Subaidah, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau CKPKP Gresik Ida Lailatul Sa’diyah, dan Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Gresik Agung Endro D.S. Utomo dan Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen Pemkab Gresik dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus menciptakan ruang yang mendukung perkembangan pendidikan dan budaya di daerah ini.  (yad)

Wabup Gresik dr Asluchul Alif, Pimpin 500 Guru PPPK Tanam Pohon di Islamic Center Selengkapnya

Wabup Gresik dr Alif Lepas Peserta Gerak Jalan Tradisional 35 km, Balongpanggang-Gresik

GRESIK,1minute.id – Gerak Jalan Tradisional Balongpanggang – Gresik kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik. Tradisi yang sudah puluhan tahun itu menempuh jarak sekitar 35 kilometer. Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif yang memberangkatkan peserta gerak jalan pada Sabtu, 22 Feberuari 2025.

Start di Kompleks Islamic Center di Desa Kedungpring dan finish di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas. Gerak jalan dalam rangkaian merayakan HUT ke-51 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-538 Kota Gresik ini diikuti sebanyak 2.438 peserta. Hadiah yang disediakan senilai Rp 42 juta. 

Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif mengapresiasi antusiasme masyarakat yang turut serta dalam kegiatan ini. Ia berharap gerak jalan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membangun kebiasaan masyarakat untuk menjaga kesehatan.  

“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Pemkab Gresik ke-51 dan Hari Jadi Kota Gresik ke-538. Ini adalah momen bersejarah untuk mengenang perjalanan panjang Gresik sekaligus merenungkan apa yang bisa kita lakukan untuk masa depan daerah tercinta,” ujar dokter Alif, begitu sapaan akrabnya.

Mengapa start tradisi Gerak Jalan Balongpanggang-Gresik dipusatkan di Kompleks Islamic Center ?  Ia mengatakan, kegiatan ini turut memperkenalkan Islamic Center sebagai salah satu ikon kebanggaan masyarakat Gresik. Selain menjadi pusat kegiatan keagamaan, Islamic Center juga memiliki potensi sebagai destinasi wisata religi dan edukasi.  

“Di kompleks Islamic Center ini terdapat Masjid KH Robbach Ma’sum dan perpustakaan berbasis digital. Oleh karena itu, kegiatan Harlah NU dan gerak jalan diselenggarakan di sini sebagai upaya memperkenalkan fasilitas ini kepada masyarakat,” jelasnya.  

Ia juga menyampaikan bahwa lokasi Islamic Center yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Mojokerto dan Lamongan menjadikannya sebagai destinasi yang bisa dikunjungi masyarakat dari luar kota. Meskipun masih dalam tahap penyelesaian, pemerintah berkomitmen untuk segera merampungkan pembangunan.  

“Di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Yani – Alif, kami berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Islamic Center ini secepat mungkin,” tambahnya.  Selain sebagai ajang olahraga dan silaturahmi, kegiatan ini juga berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan adanya pasar kaget dan keikutsertaan UMKM lokal, diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat.  

“Kegiatan ini juga menjadi upaya penguatan ekonomi kerakyatan, terutama bagi pelaku UMKM di Kabupaten Gresik,” pungkasnya. Dalam gerak jalan ini, peserta berlomba memakai kostum unik untuk menarik perhatian masyarakat. Ada yang berkostum nenek sihir dengan sapu lidi, ada juga kostum wayang orang , dan super hero. Sepanjang jalan dilalui peserta, warga berjubel untuk menyaksikan hiburan gratis tersebut. (yad)

Wabup Gresik dr Alif Lepas Peserta Gerak Jalan Tradisional 35 km, Balongpanggang-Gresik Selengkapnya

Besok Dilantik Presiden Prabowo, Bupati dan Wakil Bupati Gresik Terpilih Jalani Gladi di Lapangan Monas 

GRESIK,1minute.id – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif menjalani prosesi gladi kotor pelantikan di Lapangan Monas, Jakarta pada Selasa, 18 Februari 2025.

Gladi kotor dilakukan setelah Yani-Alif lolos tes kesehatan. Pada Rabu, 19 Februari 2025, paslon yang diusung seluruh partai peraih kursi dan partai non kursi di parlemen menjalani gladi bersih. Pada Kamis besok, 20 Februari 2025, puncak kegiatan yaitu, pelantikan dan pengambilan sumpah dan jabatan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2025-2030. 

Pelatikan Gus Yani-dr Alif bersama dengan 479 kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih dalam Pemilu serentak 27 November 2024 lalu dilakukan di Istana Negara, Jakarta oleh Presiden ke-8 Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Mulai Gubernur-Wakil Gubernur ; Wali Kota – Wakil Wali Kota ; dan Bupati – Wakil Bupati. Sejarah baru, pelantikan Bupati dan Wakil Bupati dilakukan oleh Presiden. Biasanya, pelantikan bupati dan wakil bupati dilakukan oleh Gubernur. 

Dalam gladi kotor yang dilakukan pada Selasa, 18 Februari 2025, kegiatan ini berada di bawah kendali Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan melibatkan sesi latihan baris-berbaris yang dibagi dalam puluhan peleton.

Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani, mengatakan bahwa gladi pelantikan tidak hanya melatih kedisiplinan tetapi juga mempererat silaturahmi dengan kepala daerah terpilih lainnya.

“Selain memastikan kesiapan teknis pelantikan, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat kekompakan antara kepala daerah yang akan sama-sama memimpin daerahnya masing-masing,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Wakil Bupati Gresik terpilih, Asluchul Alif, menambahkan bahwa setelah gladi kotor, persiapan berlanjut dengan gladi bersih pada Rabu, 19 Februari 2025. “Gladi bersih besok akan lebih detail karena ini adalah pelantikan kepala daerah serentak di seluruh Indonesia. Kami ingin memastikan semua berjalan lancar,” tuturnya.

Sebelumnya, pasangan Fandi Akhmad Yani – Asluchul Alif juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari persiapan yang diwajibkan bagi semua kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih. Pelantikan pada 20 Februari 2025 akan menjadi momen penting bagi Kabupaten Gresik untuk memulai babak baru dalam pembangunan daerah. “Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Gresik agar kami dapat menjalankan amanah ini dengan baik,” pungkas Gus Yani. (yad)

Besok Dilantik Presiden Prabowo, Bupati dan Wakil Bupati Gresik Terpilih Jalani Gladi di Lapangan Monas  Selengkapnya

Hanya Satu Paslon, KPU Gresik Perpanjangan Masa Pendaftaran hingga 1 September 

GRESIK,1minute.id – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik memperpanjang masa pendaftaran pasangan calon atau paslon untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik 2024.

Masa injuri time selama 3 hari, mulai Jumat, 30 Agustus hingga Ahad, 1 September 2024. Perpanjangan masa pendaftaran itu dilakukan dikarenakan sampai berakhir masa pendaftaran pada Kamis, 29 Agustus 2024 pukul 23.59 WIB hanya ada satu paslon yang mendaftar, yakni Fandi Akhmad Yani  dengan Asluchul Alif Maslichan

Menurut Ketua KPU Gresik Akhmad Taufik,  perpanjangan masa pendaftaran itu, merujuk pada Pasal 134 PKPU 2024. Jika hanya ada satu paslon maupun menyisakan partai politik peserta pemilu yang belum mengusulkan pasangan calon maka KPU mempertimbangkan untuk memperpanjang masa pendaftaran Pilbup Gresik.

“Sampai penutupan pendaftaran hanya Yani-Alif yang mendaftar. Sehingga, masa pendaftaran di perpanjangan selama 3 hari, sampai 1 September 2024,” kata Ketua KPU Gresik Akhmad Taufik kepada 1minute.id pada Jumat, 30 Agustus 2024. 

Berdasarkan hasil penelitian dan verifikasi berkas kelengkapan pendaftaran paslon Yani-Alif mendapatkan delapan rekomendasi dari parpol yang memiliki kursi di DPRD Gresik. Rinciannya, dua parpol pengusung dan enam parpol yang mendukung. “Yang masuk ke kami hanya 8 parpol kang,” tegasnya. 

Untuk diketahui,  kontestasi pemilihan legislatif atau Pileg 2024 diikuti 18 parpol di Gresik. Hasil coblosan yaitu, PKB dengan 14 kursi ; Gerindra (10) ! PDI-Perjuangan (9) ; Partai Golkar (6); Partai Demokrat (3), PPP (3) ; PAN (3) dan NasDem (2). Paslon Yani-Alif mendapatkan diusung dan didukung 8 parpol yang memiliki 50 kursi atau seluruh kursi di DPRD Gresik. Sedangkan, 10 parpol lainnya tidak mendapatkan kursi.  

Pada pendaftaran Pilbup Gresik pada 27 Agustus 2024, para ketua parpol non parlemen turut mengantarkan Yani-Alif mendaftar ke kantor KPU Gresik yang berada di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Bahkan, para ketua parpol berada dalam satu ruangan pendaftaran. (yad) 

Hanya Satu Paslon, KPU Gresik Perpanjangan Masa Pendaftaran hingga 1 September  Selengkapnya

Ziarah ke Makam Waliyullah Dulu, Lalu Paslon Cabup Gus Yani-Cawabup Dokter Alif Daftar Pilbup Gresik ke KPU

GRESIK,1minute.id – Pasangan Calon Bupati atau Cabup dan Calon Wakil Bupati alias Cawabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif mendaftar ke kantor Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik pada Selasa, 27 Agustus 2024.

Paslon yang diusung oleh PDI-Perjuangan dan Partai Gerindra dan didukung oleh seluruh partai yang memiliki kursi di parlemen, DPRD Gresik dan partai yang tidak memiliki kursi di DPRD Gresik ini mendaftar di hari pertama, KPU membuka pendaftaran pada Selasa, 27 Agustus 2024. 

Pendaftaran di kemas cukup apik. Menyajikan unsur religi dan hiburan rakyat alias karnaval politik. Sebelum melakukan pendaftaran, paslon Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani dan dr Asluchul Alif atau dokter Alif melakukan ziarah ke makam Waliyullah yakni Sunan Maulana Malik dan Habib Abubakar Assegaf. 

Paslon mengenakan baju khas Gresik. Busana laki-laki berdasarkan Peraturan Bupati atau Perbup  nomor 12/2014 tentang Pakaian Dinas Pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk laki-laki yakni jas lengan panjang warna putih dengan kancing warna kuning keemasan; leher berdiri dan tertutup yang terdapat tiga saku, satu diatas sebelah kiri, dan dua di bawah kanan kiri. Kemudian, celana panjang warna putih ; memakai sarung 20 centimeter diatas lutut ; lipatan sarung bagian atas tertutup jas. Paslon terlihat gagah.

Sedangkan, busana kaum hawa Khas Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yakni kebaya lengan panjang; sarung batik; jilbab;

kurosi panjang; dan alas kaki sandal selop kulit. Busana perempuan ini membuat Ny Nurul Haromaini, istri Gus Yani dan dr Shinta Puspitasari, istri dokter Alif terlihat anggun. 

Kali pertama mereka ziarah ke makam Maulana Malik Ibrahim di Jalan Malik Ibrahim, Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik. Ziarah dilanjutkan ke makam Habib Abubakar Assegaf berada di Kompleks Masjid Jamik Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Alun-alun Gresik. 

ZIARAH : Paslon Cabup Gresik Fandi Akhmad Yani( kiril dan Cawabup Gresik dr Asluchul Alif (kanan ) usai ziarah ke Makam Habib Abubakar Assegaf sebelum mendaftar ke KPU Gresik pada Selasa, 27 Agustus 2024 (FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

Usai ziarah, paslon Gus Yani dan dokter Alif diajak dengan iringan rekana menuju depan Pendapa Bupati Gresik yang jarak sekitar 200 meter. Ribuan pasang mata memenuhi sepanjang jalan itu. Laki-laki maupun perempuan. Orang tua hingga anak-anak. Sesekali mereka meminta foto bersama maupun bersamaan dengan kedua tokoh muda di Kota Santri itu. Gus Yani dan dokter Alif melayani warga keinginan warganya tersebut. 

Antusiasme masyarakat itu, membuat Gus Yani dan dokter Alif merasa terharu. Senang hingga kelopak matanya berkaca-kaca. “Doakan Saya dan dokter Alif dalam menjalankan amanah kedepan semakin memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik,” kata Gus Yani didampingi dokter Alif.

Pada kesempatan, Gus Yani yang juga Bupati Gresik saat ini, juga memberikan apresiasi kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. ‘Beliau orang terbaik. Ibu kita. Semoga sehat terus, sukses , berkah seluruh keluarganya. Beliau saat ini berdoa untuk kita, untuk masyarakat Gresik,” katanya. 

Usai menyapa masyarakat, Gus Yani dan dokter Alif kemudian naik keatas kereta kencana naga yang didatangkan dari Pulau Madura. Sedangkan, Ning Nurul dan Shinta, naik kereta kencana naga lainnya. (yad)

Ziarah ke Makam Waliyullah Dulu, Lalu Paslon Cabup Gus Yani-Cawabup Dokter Alif Daftar Pilbup Gresik ke KPU Selengkapnya