Membahayakan Pengendara, Satlantas Polres Gresik Tilang 50 Truk Pengangkut Limestone Tanpa Penutup Terpal

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik melakukan penindakkan pengemudi truk pengangkut limestone yang kedapatan tidak menggunakan penutup muatan di sepanjang jalur utama menuju pelabuhan.

Kurun waktu sepekan terakhir sebanyak 50 truk di tilang oleh anggota korp sabuk putih itu. Tindakan tegas dilakukan oleh Satlantas Polres Gresik itu, setelah mendapat banyak keluhan dari masyarakat karena debu dan material batu yang beterbangan, mengancam kesehatan dan keselamatan pengendara lainnya. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Derie Fradesca, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan operasi serupa secara rutin. 

“Kami tidak hanya memberikan sanksi tilang, tetapi juga melakukan sosialisasi kepada para pengemudi dan pemilik armada. Kami berharap dengan kerja sama semua pihak, masalah ini dapat teratasi secara tuntas,” tegasnya.

Setiap hari, ratusan truk melintas di jalanan Gresik. Sayangnya, tidak semua pengemudi mematuhi aturan. Truk-truk yang mengangkut batu kapur sering kali tidak menggunakan terpal, sehingga batu-batu kecil beterbangan dan membahayakan pengendara lain. Akibatnya, banyak kecelakaan lalu lintas yang terjadi, bahkan ada yang menyebabkan korban jiwa.

Satlantas Polres Gresik tidak tinggal diam. Mereka telah menindak tegas puluhan truk yang melanggar aturan. Selain membahayakan pengendara lain, batu kapur yang berjatuhan juga mencemari lingkungan.

Kasat lantas Polres Gresik mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga keselamatan di jalan raya. “Laporkan jika anda melihat ada truk yang tidak menggunakan terpal. Bersama-sama kita bisa menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman,” tegasnya. (yad)

Membahayakan Pengendara, Satlantas Polres Gresik Tilang 50 Truk Pengangkut Limestone Tanpa Penutup Terpal Selengkapnya

Dump Truk Muatan Belerang Terbakar di Tol Manyar 

GRESIK,1minute.id – Dump truk bermuatan Buleleng terbakar di Exit Tol Manyar KM 20 pada Kamis malam, 7 September 2023. Tidak ada korban jiwa. “Biasanya memang terbakar. Tapi, bisa dipadamkan sendiri,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengutip pengakuan Rio, sopir tersebut. 

Sekitar pukul 18.57 WIB, dump truk muatan belerang itu memasuki Tol Manyar, Desa Manyarrejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Kamis, 7 September 2023. Rio pengemudi dump truk milik PT Laban Raya Samudro itu. Beberapa menit kemudian Rio melihat bak dump truk yang bermuatan penuh belerang itu muncul api. 

Rio santai saja. Sebab, kejadian tersebut seakan lumrah alias sering dialaminya.  “Memang biasanya muatan terbakar namun dapat dipadamkan sendiri,” kata petugas Damkarmat mengutip pernyataan Rio. Namun, kejadian pada Kamis malam, membuat Rio panik. Sebab, api dalam tumpukan belerang tidak bisa dipadamkan. Bahkan, api semakin membesar. Ia pun panik. “Sopir dump truk menghubungi kami (Damkarmat),” kata Sinaga. 

Butuh waktu 4 jam lebih petugas memadamkan api dalam bak dump truk tersebut.  Sekitar pukul 23.10 WIB, petugas damkar bisa menguasai api. “Truk akan kami tarik ke pelabuhan,” kata Mifta, dari pihak pemilik truk dalam sebuah rekaman video. Saat dump truk bermuatan belerang terbakar kondisi jalan Tol Manyar KM 20 kondisi  lengang. (yad)

Dump Truk Muatan Belerang Terbakar di Tol Manyar  Selengkapnya