Forkopimda Ajak Anggota Formula Pertama jadi Pengungkit Perekonomian Gresik


GRESIK,1minute.id – Di ajang balap mobil ada  Formula Satu (F-1). Di Kecamatan Manyar, Gresik ada namanya Formula Pertama atawa Forum Komunikasi Lingkungan Hidup Perusahaan-perusahaan sekitar Kecamatan Manyar.

Ini adalah komunitas para manajer perusahaan yang beroperasi di Pantai Utara Gresik di Kecamatan Manyar. Anggota puluhan bahkan ratusan perusahaan skala besar hingga kecil. Keberadaan komunitas ini diharapkan bisa menjadi pengungkit perekonomian di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik agar semakin kinclong.

Pada Jumat, 28 Mei 2021 anggota Formula Pertama berkumpul di salah satu hotel di Gresik Kota Baru (GKB). Mereka berdiskusi mencari formula untuk memajukan perekonomian masyarakat Gresik. Diskusi ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Gus Yani berharap hasil diskusi dengan stakeholder kali ini bisa membawa angin segar bagi lulusan SMA maupun SMK. Perusahaan anggota Formula Pertama harus berlomba mengutamakan merekrut tenaga kerja di wilayah sekitar perusahaan untuk mengurangi angka pengangguran. 

Selain itu, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani juga menyoroti adanya oknum calo tenaga kerja yang meminta sejumlah uang kepada calon tenaga kerja. Ia pun berjanji akan menindak tegas bila menjumpai oknum seperti itu.

Disektor kesehatan, Gus Yani menyinggung kerjasama antar rumah sakit yang ada di Gresik. Untuk meningkatkan pelayanan jaminan kesehatan. Bersinergi memajukan investasi di bidang pelayanan kesehatan.Totalitas memajukan Kabupaten Gresik dibutuhkan sinergi secara bersama-sama dan kompak. Sehingga dampak positif perusahaan dapat betul-betul dirasakan masyarakat sekitar.

Bupati Gresik menyebut UMKM merupakan pelaku usaha. Memberikan kesempatan kepada masyarakat bekerjasama, demi mengangkat dan memajuan perekonomian.

Senada, Kapolres Gresik mendukung langkah Bupati. Demi Gresik semakin maju dan lebih unggul dari daerah lain. Alumni Akpol 2001 itu mengatakan, terjaminnya keamanan yang kondusif menjadi hal yang penting. “Khususnya untuk investasi bisa masuk ke Gresik, meningkatkan perekonomian masyarakat,”kata mantan Kapolres Ponorogo itu.

Kekompakan dan sinergitas Forkopimda menjadi syarat penting dalam upaya memajukan investasi di Kota Santri. “Saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir. Masyarakat diminta tidak terlena. Fokus memajukan perekonomian tetap berjalan, protokol kesehatan wajib ketat diterapkan.” tandasnya.

Sementara Komandan Kodim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail menegaskan pihak mendukung sepenuhnya kebijakan Pemerintah Kabupaten Gresik. Dalam upaya memajukan perekonomian masyarakat. Tentang pandemi Covid-19 menegaskan lagi penerepan protokol kesehatan bagi karyawan perusahaan harus disiplin dilaksanakan. Jangan sampai menyumbangkan klaster baru.(yad)

Forkopimda Ajak Anggota Formula Pertama jadi Pengungkit Perekonomian Gresik Selengkapnya

Optimistis Ekonomi Tumbuh, Satu lagi Hotel Berdiri di Gresik, Bidik Pasar Middle Low

GRESIK,1minute.id – Sinyal ekonomi tumbuh tahun ini mendapatkan respon positif dari pengusaha. Diantaranya, pengusaha perhotelan.  Front One Budget Gresik, telah selesai pembangunan. Hotel ke-52 di Indonesia melirik Kota Santri-sebutan-Gresik untuk pengembangan sayap bisnisnya.

Berdiri di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas, Gresik menunggu waktu secara resmi di launching.
Manajer hotel FrontOne Budget Gresik Ady Wijanarko mengatakan, pihaknya optimistis ekonomi Indonesia akan tubuh tahun ini.

“Sinyal dari pemerintah itu kami anggap sebagai peluang sehingga harus gerak cepat,”ujar adi Wijanarko dalam media gathering pada Jumat, 29 Januari 2021.

Hotel FrontOne Budget memiliki 60 kamar. Terbagi dalam tiga sekmen yakni superior, duluxe dan eksekutif. Ady mengatakan, segmen pasar yang dibidik adalah middle-low. “Pontensi masih sangat tinggi di Gresik,”tegasnya. 

Meski, middle-low dengan harga terjangkau. Hotel FrontOne Budget bukan kategori hotel murahan. “Privasi dan kenyamanan konsumen tetap menjadi prioritasnya,”katanya. 

FrontOne Budget menjamin hotel yang dikelola akan memenuhi persyaratan dari pemerintah terkait tamu yang bakal menginap. Setiap tamu yang akan menginap akan menjalani validasi indentitas.

Untuk tamu berpasangan, tambahnya, pihaknya akan validasi kesamaan identitasnya.  “Image Gresik sebagai Kota Wali, tidak sampai mencederai kota Gresik,”tegasnya. Kapan hotel secara resmi beroperasi? Ady Wijanarko mengaku belum bisa memastikannya. “Kami masih harus menunggu restu,”katanya. (*)

Optimistis Ekonomi Tumbuh, Satu lagi Hotel Berdiri di Gresik, Bidik Pasar Middle Low Selengkapnya