Perkuat Transformasi ASN,Pemkab Gresik Gandeng Kementerian Komdigi Gelar GTA 2026

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus memperkuat kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dalam menghadapi era pemerintahan digital. 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Pelatihan Government Transformation Academy (GTA) 2026 hasil kolaborasi dengan Balai Pelatihan SDM Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia.

Kegiatan yang diikuti 1.338 ASN dari seluruh perangkat daerah ini dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman di Ruang Argo Lengis Lantai 4 Kantor Bupati Gresik pada Senin, 4 Mei 2026.

Pelatihan berlangsung selama lima hari, mulai 4 Mei hingga 8 Mei 2026 dengan skema blended learning, yakni daring untuk materi Surat Keputusan Tim Koordinasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SKK SPBE), Digital Mindset, Data-Driven Decision Making, dan General Artificial Intelligence (AI), serta luring untuk tema utama Business Process Engineer (BPE).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menegaskan, penguatan kompetensi digital ASN merupakan kebutuhan strategis dalam mendukung percepatan transformasi birokrasi. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Gresik terus menunjukkan progres positif dalam implementasi pemerintahan digital.

“Pada tahun 2025, melalui konsep pembelajaran hybrid, kita berhasil menjangkau sekitar 6.667 peserta pembelajaran, dan itu menjadi capaian tertinggi selama ini. Tahun ini kita berharap dapat mempertahankan bahkan melampaui capaian tersebut,” ujarnya.

Sekda Washil menjelaskan, transformasi digital tidak hanya berbicara tentang penggunaan teknologi, tetapi juga perubahan budaya kerja birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, adaptif, dan berbasis data.

Disamping itu, capaian implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Gresik terus menunjukkan tren positif. Pada penilaian mandiri tahun 2025, Gresik mencatat skor 4,6 dari skala 5.

“Tahun 2026 ini kita bergerak menuju penguatan Pemerintahan Digital Modern sebagai penyempurnaan dari SPBE. Fokusnya adalah memastikan setiap proses digitalisasi menghasilkan output yang berdampak dan memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah,” tegasnya.

Sekda Washil menambahkan, integrasi data antar perangkat daerah yang telah dibangun selama tiga tahun terakhir terbukti memperkuat ketepatan sasaran berbagai program strategis daerah, mulai dari pengentasan kemiskinan, penanganan kemiskinan ekstrem, percepatan penurunan stunting, hingga penguatan pertumbuhan ekonomi.

Karena itu, Sekda Washil menekankan pentingnya kehadiran ASN yang memiliki kompetensi digital kuat, khususnya dalam pengelolaan proses bisnis pemerintahan.

“Digitalisasi bukan sekadar mengganti alat kerja, melainkan mengubah mindset dan budaya kerja birokrasi. Seluruh ASN harus adaptif, termasuk dalam pemanfaatan aplikasi pemerintahan digital seperti SRIKANDI, analisis data, hingga pemanfaatan AI secara positif dan produktif,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Balai Pelatihan SDM Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI Bagus Winarko menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program nasional Digital Talent Scholarship, salah satu prioritas pemerintah dalam mencetak talenta digital Indonesia.

Program tersebut, dirancang untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, profesional, hingga pejabat pemerintahan. “Hari ini kita berada dalam ekosistem Government Transformation Academy yang memang secara khusus diperuntukkan bagi ASN. Namun secara umum, Kementerian Komdigi menyediakan banyak tema pelatihan digital yang terbuka untuk semua kalangan,” jelasnya.

Beberapa tema strategis yang tersedia antara lain Artificial Intelligence, Cyber Security, Cloud Computing, dan Data Analytics, lengkap dengan sertifikasi nasional maupun internasional secara gratis. Pelatihan tersebut didukung oleh kolaborasi dengan perusahaan teknologi global seperti Microsoft, Google, dan Huawei.

Bagus menilai kesempatan tersebut sangat sayang apabila tidak dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, termasuk pelajar dan pencari kerja di Kabupaten Gresik. “Kami juga memiliki platform alumni bernama Deploy, yang menjadi basis data talenta digital tersertifikasi dan dapat diakses dunia industri. Ini menjadi jembatan antara pelatihan dan kebutuhan pasar kerja digital,” ungkapnya.(yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Perkuat Transformasi ASN,Pemkab Gresik Gandeng Kementerian Komdigi Gelar GTA 2026 Selengkapnya

Inagurasi SMP Negeri 2 Gresik Terima Plakat Kandidat Sekolah Rujukan Google Meriah

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik resmi menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google atau SKRG. Satuan pendidikan yang berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik, Jawa Timur itu menggelar Inagurasi penerimaan Plakat KSRG dari Google kepada pihak sekolah pada Jumat, 25 April 2025.

Inagurasi di halaman sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu berlangsung meriah. Sebab, acara tersebut berbarengan dengan kegiatan project penguatan profil pelajaran Pancasila atau P5 siswa yang menumbuhkan kapasitas dan potensi peserta didik di bidang kuliner khas Gresik dan seni tari.

Prosesi Penyerahan plakat SKRG dari Google Indonesia melalui Country Lead Google for Education itu diserahkan kepada sekolah yang diwakili oleh M. Syahrul Munir yang juga Ketua DPRD Gresik dan saksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S. Hariyanto, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim serta ratusan pasang mata lainnya. Hadir dalam acara itu, antara lain, perwakilan Google di Indonesia Rose Wanodya, serta Perwakilan dari Hello Indonesia.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Gresik M.Syahrul Munir mengajak sekolah terus berinovasi dengan pembelajaran berbasis digital yang aman untuk anak. Ia juga memberikan apresiasi kepada semua guru, komite, pengawas yang sudah semangat menciptakan suasana belajar yang luar biasa.

Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto menyampaikan selamat kepada UPT SMP Negeri 2 Gresik atas pencapaiannya sebagai kandidat Sekolah Rujukan Google. “Semoga UPT SMP Negeri 2 Gresik menjadi kebanggaan Kabupaten Gresik sebagai sekolah berbasis teknologi digital dan menjadi percontohan bagi sekolah lain,” ujarnya.

Perwakilan Google Indonesia Rose Wanodya, mengungkapkan bahwa inagurasi di UPT SMP Negeri 2 Gresik ini adalah yang paling heboh banget di antara KSRG sekolah di Indonesia. “Sudah saatnya (UPT SMP Negeri 2 Gresik,Red) naik ke level 2 dan menciptakan trainer Google,” kata Kak Rose, begitu ia biasa disapa.

FOTO BERSAMA ,: Antusiasme para guru dan para undangan inagurasi penerimaan plakat kandidat sekolah rujukan Google di SMP Negeri 2 Gresik (Foto : SMP N 2 Gresik untuk 1minute.id)

Gelaran inagurasi Spenda Gresik sebagai pioner KSRG di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini menandai langkah besar menuju digitalisasi pendidikan sehingga disambut suka cita oleh semua guru dan siswa.

Untuk diketahui, UPT SMP Negeri 2 Gresik, sebagai pioner dan satu-satunya satuan pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menyandang label Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG. Status ini, menjadikan sekolah berlokasi di Jalan K.H. Kholil, Kelurahan Kebungson, Kecamatan / Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini mendapatkan bantuan alias pinjam pakai 30 unit chromebook dari Hello Indonesia untuk pembelajaran.

Serah terima puluhan unit laptop yang menggunakan sistem operasi ChromeOS yang dikembangkan oleh Google itu secara simbolis diserahkan oleh Rose Wanodya, Perwakilan Google Indonesia kepada M. Syahrul Munir, Ketua DPRD Gresik untuk selanjutnya digunakan oleh UPT SMPN 2 Gresik sebagai sarana pembelajaran Google for education oleh peserta didik pada Selasa, 4 Maret 2025.

Sejak saat itu, siswa kelas VIII Spenda Gresik dalam kegiatan belajar mengajar menggunakan Chromebook. Siswa sangat antusias dalam mengikuti proses pembelajaran. (yad)

Inagurasi SMP Negeri 2 Gresik Terima Plakat Kandidat Sekolah Rujukan Google Meriah Selengkapnya

Kegiatan Belajar Mengajar di UPT SMP Negeri 2 Gresik Gunakan Chromebook 

GRESIK,1minute.id – Libur sekolah awal Ramadan berakhir Kamis besok, 6 Maret 2025. Siswa mulai kembali sekolah. Di UPT SMP Negeri 2 atau  Spenda Gresik, masuk sekolah setelah libur awal Ramadan akan terasa berbeda. Wabil khusus siswa kelas VIII. 

Sebab, siswa di sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu kegiatan belajar mengajar atau KBM menggunakan Chromebook. Google telah menetapkan lembaga pendidikan yang berada di Jalan KH Kholil, Gresik itu, sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG, dan satu-satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Spenda Gresik mendapatkan bantuan atau pinjam pakai sebanyak 30 unit Chromebook dari Hello Indonesia. 

Serah terima puluhan unit chromebook yang menggunakan sistem operasi ChromeOS yang dikembangkan oleh Google itu secara simbolis diserahkan oleh Rose Wanodya, Perwakilan Google Indonesia kepada M. Syahrul Munir, Ketua DPRD Gresik untuk selanjutnya digunakan oleh UPT SMPN 2 Gresik sebagai sarana pembelajaran Google for education oleh peserta didik pada Selasa, 4 Maret 2025.

“Secara resmi mulai pekan depan Spenda telah membuka kegiatan KBM dengan menggunakan chromebook di setiap mata pelajaran. Langkah ini diambil karena seluruh pendidik dan tenaga kependidikan telah bersertifikat Google Level 1,” kata Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim pada Rabu, 5 Maret 2025.

Sebab, puluhan unit chromebook kinyis-kinyis ituharuproses instal dan pemasangan instalasi membutuhkan waktu dua hari. ” Nggeh, Kamis besok proses instalasi sampai Jumat. Senin mulai penggunaan Chromebook,” jelas Salim yang juga pembina Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam atau MGMP PAI  SMP Negeri se-Kabupaten Gresik itu. 

Inovasi pembelajaran berbasis digital di Spenda Gresik menggunakan chromebook karena seluruh pendidik dan tenaga kependidikan telah mengantongi sertifikat Google level 1. KBM menggunakan chromebook karena sekolah telah melalui beberapa tahap mulai pelatihan level zero untuk guru dan karyawan sampai level 1 serta lulus ujian sertifikasi dari Google ini berproses kurang lebih 2 bulan lebih.

Sejumlah kalangan memberikan apresiasi kepada Spenda Gresik karena inovasi pembelajaran menggunakan digitalisasi. “Sebagai sekolah pilot project UPT SMPN 2 Gresik diharapkan kedepan nantinya dapat mengimbaskan ilmunya kepada sekolah lain di seluruh Kabupaten Gresik,” harap Ketua DPRD Gresik M. Syahrur Munir diamini anggotanya, Dimas Setio Wicaksono.

Sebelumnya, Kick off SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG telah dimulai. Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto yang secara resmi membuka secara virtual google meeting pada Kamis, 2 Januari 2025.

Spenda Gresik menjadi pioner dan satu-satu lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menjadi KSRG. Sekitar pukul 13.30 WIB kick off KSRG dimulai virtual google meeting dimulai.

Pada kesempatan itu, S.Hariyanto memberikan apresiasi kepada sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. Ia memberikan motivasi pentingnya lembaga pendidikan mengupdate keilmuan digital untuk peningkatan kualitas pembelajaran sesuai zaman era artiticial intelligence atau kecerdasan buatan alias AI.

“Bangga kepada SMP 2 yang menginisiasi KSRG,” kata S.Hariyanto. Selain itu, S.Hariyanto juga mengucapkan terima kasih kepada Google Jakarta yang telah memilih Spenda sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google pertama di Kabupaten Gresik. 

Selain S.Hariyanto kick off virtual itu diikuti Kristianto, penanggungjawab Google Jakarta dan Yudi dari Sinjai Sulawesi Selatan serta para tenaga pendidik di sekolah berlokasi di Jalan KH.Kholil, Gresik itu. (yad)

Kegiatan Belajar Mengajar di UPT SMP Negeri 2 Gresik Gunakan Chromebook  Selengkapnya

UPT SMP Negeri 2 Gresik, Kandidat Sekolah Rujukan Google, Pertama di Gresik

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 Gresik kick off penerapan kandidat sekolah rujukan google atay KSRG. Sekolah dipimpin oleh Mohammad Salim ini, adalah satu-satu sekolah jenjang Sekolah Menengah Pertama atau SMP di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Mohon doa restu semoga berjalan sukses dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran peserta didik untuk bijak menggunakan media sosial,” ujar Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim pada Rabu, 18 Desember 2024.

Spenda, kata Salim, berkomitmen menjadi Sekolah Rujukan Google dalam rangka mendukung program pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik yaitu Gresik Cerdas. Pada 14 Oktober 2024 mengadakan studi tiru ke SMP Negeri 3 Madiun, sekolah yang sudah lebih dulu menerapkan pembelajaran berbasis Google. 

“Pada 2 Januari 2025 sebanyak 17 guru atau tenaga pendidik akan memulai workshop guna sertifikasi Google level 0 dan dilanjutkan menuju Level 1 bersama pihak google,” terang Salim yang juga penulis itu.

Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG merupakan program undangan khusus untuk sekolah negeri yang ditujukan bagi sekolah-sekolah yang tertarik menghadirkan kegiatan pembelajaran inovatif berbasis alat-alat Google for Education.

Menjadi kandidat Sekolah Rujukan Google  adalah pencapaian yang signifikan. Banyak sekolah yang telah mengikuti program ini menemukan berbagai manfaat berkat pengakuan dan afirmasi yang diberikan dari program ini. Selain itu, sekolah juga bisa mendapatkan keuntungan lain sebagai berikut:

Branding resmi dan mendapatkan Plakat Kandidat Sekolah Rujukan Google. Selain itu, berkesempatan berpartisipasi dalam acara Kandidat Sekolah Rujukan Google , Kesempatan mempromosikan kisah sukses sekolah di berbagai forum dan Profil sekolah ditampilkan dalam daftar Kandidat Sekolah Rujukan Google. (yad)

UPT SMP Negeri 2 Gresik, Kandidat Sekolah Rujukan Google, Pertama di Gresik Selengkapnya