Ini Karya Riyanto Pelukis Kaligrafi Kontemporer asal Gresik di Art Exhibition Merdeka Berkarya di Balai Budaya Jakarta 

GRESIK,1minute.id – Art Exhibition Merdeka Berkarya di Balai Budaya Jakarta  berakhir pada 7 Agustus 2025. Para perupa dari Padang ; Gresik ; Banyuwangi; Lampung ; Jakarta dan Jogjakarta telah kembali ke rumahnya masing-masing.

Para perupa pun memiliki kesan mendalam dalam Art Exhibition Merdeka Berkarya yang diinisiasi kelompok EXPLORA dengan dikuratori oleh Sentot Dimas Setyawan itu. Pameran itu juga mendapatkan dukungan musikus Usman Blackstone. “Explora ini awal kelompok kami,” kata Muhammad Riyanto, perupa asa Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 23 Agustus 2025.

Riyanto, satu-satu pelukis kaligrafi yang sedang naik nge-hit. Karena sejumlah karyanya telah di koleksi tokoh di Indonesia. Antara lain, Presiden ketujuh Indonesia Joko Widodo ; mantan Ketua PBNU KH. Said Aqil Siradj ; KH.Afifudin Dimyati, putra KH.Dimyati Romli sekaligus pengasuh Ponpes Hidayatul Quran Peterongan Jombang dan KH. Muammar ZA, qori International dari Indonesia. 

“Karya sempat diapresiasi Jan Praba (komika). Dan dikoleksi oleh Ketua Umum OK OCE Pusat (Iim Rusyamsi,Red),” ujar alumnus  Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin Al-Islamiyah asuhan KH. Muhammad Bashori Mansyur, Tambak Osowilangun, Surabaya ini.  

Lukisan karya Riyanto yang dikoleksi Iim Rusyamsi, ini sebuah karya kaligrafi yang didalam terdapat ayat-ayat dalam kitab Suci Alquran, yakni, IInnaftahna laka fatham mubiina (Surah Al-Fath) ; lain syakartum laaziidannakum (Surah Ibrahim) ; Innallaha laghoniyun ‘anil ‘aalamin (Surah Al-‘Ankabut) dan Fabiayyi alaa irobbikuma tukadzzibaan (Surah Arrahman).

“Ada tentang rasa syukur, salah satunya QS Arrahman : Nikmat Tuhan mu manakah yang kamu dustakan,” terang Riyanto. Riyanto, perupa kaligrafi kontemporer tinggal di Gresik ini belajar kaligrafi di KH.M Faiz Abdur Razaq Khattat International dari Bangil. Setiap karyanya memiliki filosofi yang mendalam. 

Diantaranya, lukisan berjudul Introspeksi (Who I am) yang dipamerkan Art Exhebition Merdeka Berkarya di Balai Budaya Jakarta pada 1-7 Agustus 2025 lalu. “Di kotak-kotaknya ada cerminnya untuk kita koreksi diri apakah sudah melakukan itu mas?,” terangnya.  

Dalam katalognya, judul “Introspeksi” ukuran 120 x 120 cm dengan media mix media pada Panel, Riyanto memaparkan, Introspeksi bisa juga disebut refleksi diri adalah proses pengamatan diri sendiri dan pengungkapan pemikiran pikiran dan perasaannya. Dalam prosesnya hal ini bisa menakutkan dan juga menyenangkan. Visualisasi dari karya seni yang saya buat ini mencoba memasukkan kejadian keseharian dalam kehidupan kita. Sebagai contoh kita sering melihat ada orang yang merasa sudah paling pintar, pandai berfikir dan diilhami keilmuan yang lebih dari yang lain sehingga tingkah lakunya seakan akan dia paling berilmu dan yang lain sangat rendah di bawahnya.

Visual dari karya saya berikutnya adalah cermin-cermin bulat kecil adalah tertulis sifat-sifat Allah yang berjumlah 99 dan ditempatkan pada sebuah wadah besar cekung yang seakan dua tangan kita saat memohon berdoa kepada-Nya. Ada 6 bidang masing masing ada yang terisi 17 cermin sebagai visual dari 17 rakaat waktu salat kita. Bentuk wadah seperti piring besar itu sengaja saya buat bisa berputar untuk supaya penikmat seni bisa langsung berinteraksi dengan karya ini.

Di karya lain, tentang Toleransi dengan teknologi IA barcode ini mendapatkan apresiasi dari Jan Purba, komika Indonesia.  Ia pun menjlentrehkan karyanya aebagai berikut ; Di zaman serba elektronik segala cara diwujudkan melalui untuk bisa menyambung tali silaturrahim. Bisa dengan chatting, WhatsApp atus video call tapii bagaimana pun juga dengan face to face menjadi sesuatu hal yang lebih berarti. Saling sapa, saling memberi, silaturrahim dengan tetap menghormati masing-masing agama dalam menjalankan kewajiban beribadah. Berkumpulnya semua agama dan suku dalam satu kota kecil dengan toleransi yang tinggi merupakan harapan nyata yang perlu kita dapatkan. 

Hal ini mengingat kan kita besarnya suku agama dan budaya di negara kita yang berbineka tunggal eka, warisan nenek moyang yang patut kita jaga dan kita lestarikan. Dalam lukisan ini saya visual kan betapa pentingnya toleransi antar umat beragama , disitu ada tokoh bapak pluralis sekaligus presiden RI ke empat KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Ada momen ketika imam besar masjid Istiqlal KH Nazaruddin Umar mencium kepala Paus Fransiskus saat kunjungan ke masjid Istiqlal. Bangunan-bangunan didalam lukisan ini menunjukkan betapa tingginya rasa saling menghormati Antarumat beragama. Kota Toleransi Beragama ini menjadi contoh bagi kota-kota lain di seluruh dunia. Mari kita belajar dari kota ini untuk hidup berdampingan dalam harmoni, menghargai perbedaan, dan membangun masyarakat yang damai dan sejahtera. “Karya lukisan digerakkan menggunakan AI,” katanya. (yad)

Ini Karya Riyanto Pelukis Kaligrafi Kontemporer asal Gresik di Art Exhibition Merdeka Berkarya di Balai Budaya Jakarta  Selengkapnya

Diskoperindag Gresik Targetkan 61 Kopdes Beroperasi Penuh Agustus 

GRESIK,1minute.id – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik menargetkan 61 koperasi desa Merah Putih beroperasi pada Agustus 2025. Puluhan kopdes itu beroperasi karena menjalin sinergi antarkoperasi. Diantaranya, koperasi pondok pesantren (Kopontren) Sunan Drajat. 

“Modal koperasi tidak menunggu kucuran modal dari Himbara (Himpunan Bank Milik Negara),” kata Kepala Diskoperindag Gresik Darmawan disela acara HUT ke-80 Republik Indonesia di Ruang Mandala Bhakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Ahad, 17 Agustus 2025.

Presiden Prabowo Subianto secara resmi dibuka dan diluncurkan Koperasi Merah Putih, atau Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih pada 21 Juli 2025. Pada April 2025 sebanyak 356 koperasi di Kabupaten Gresik sudah selesai pengesahannya. Pengesahan dilakukan secara serentak dan dibiayai melalui APBD Gresik. Selanjutnya, pengembangan bisnis koperasi menyesuaikan potensi daerah masing-masing.

Pemkab Gresik telah membentuk tim Tim Pendampingan Kopdes Merah Putih pada 13 Agustus 2025. Tim pendampingan yang dipimpin oleh Rian Pramana Suwanda ini melibatkan lima perguruan tinggi di Gresik dan Surabaya, yakni Universitas Ciputra Surabaya, Universitas Qomarudin, Universitas Gresik, Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), dan Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI).

Tugas tim pendampingan ini melakukan pendampingan mulai dari pemetaan potensi desa, penyelarasan proses bisnis, penguatan kelembagaan, hingga membuka akses pendanaan dari Himbara, dana desa, CSR, maupun kemitraan swasta. “Karena Pemkab Gresik berkomitmen Program Koperasi Merah Putih di Gresik menjadi bagian dari strategi menjadikan koperasi sebagai payung pengembangan ekonomi desa,” tegas mantan Kepala Satlak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik ini.

Untuk diketahui, Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Nasional Percepatan Pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menargetkan sebanyak 15.000 unit Kopdes Merah Putih beroperasi secara penuh pada akhir  Agustus 2025. Di Jawa Timur dan Bali  ditargetkan 5.412 kopdes atau KDMP. (yad)

Diskoperindag Gresik Targetkan 61 Kopdes Beroperasi Penuh Agustus  Selengkapnya

Pemkab Gresik Alokasikan Anggaran Rp 7 Miliar untuk Insentif Guru IGTK PGRI, Bupati Gresik: Guru Ujung Tombak Pendidikan

GRESIK,1minute.id – Ribuan guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanan Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI PGRI) semringah. Pasalnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat mengikuti Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 IGTKI PGRI di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) mengumumkan telah mengalokasi anggaran tahun 2025 insentif senilai Rp 7 miliar bagi guru IGTKI yang non-sertifikasi.

Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani mengatakan insentif guru IGTKI PGRI itu merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terhadap guru sebagai ujung tombak pendidikan. 

“Tadi Kadispendik (Kepala Dinas Pendidikan Gresik S.Hariyanto,Red) sudah ngomong ke Saya bahwa tahun 2025 ini, terdapat anggaran 7 miliar yang kita anggarkan untuk insentif guru IGTKI non sertifikasi. Ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memajukan pendidikan dan kesejahteraan guru,” ujarnya pada Rabu, 20 Agustus 2025.

Gus Yani hadir di acara itu bersama Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali melanjutkan usulannya untuk terus menaikkan insentif para guru non sertifikasi setiap dua tahun sekali. Ia menilai guru TK, maupun PAUD benar benar punya peranan lebih dalam mengendalikan anak didiknya.

“Guru juga menjadikan sekolah rumah kedua yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi anak anak. Dua tahun sekali dinaikkan tapi dengan melihat kemampuan keuangan daerah,” imbuh  mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Di tempat sama, Ketua IGTKI PGRI Kabupaten Gresik Ma’rifah menambahkan, HUT ke-75 IGTKI PGRI mengusung tema “Guru TK bermartabat anak Indonesia hebat mendukung wajib belajar 13 tahun dimulai dari TK”, merupakan wadah penting dalam meningkatkan kemampuan kompetensi dan menciptakan generasi cerdas, inovatif dan berakhlak. 

“IGTKI PGRI mendukung penuh wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari taman kanak-kanak. Selain itu, untuk mengangkat kearifan lokal budaya Gresik akan ada tari sinopsis siwalan nan indah yang akan dibawakan oleh 1.000 guru TK se Kabupaten Gresik,” ungkapnya. (yad)

Pemkab Gresik Alokasikan Anggaran Rp 7 Miliar untuk Insentif Guru IGTK PGRI, Bupati Gresik: Guru Ujung Tombak Pendidikan Selengkapnya

464 Narapidana di Rutan Gresik Dapat Remisi, 26 Napi Bebas

GRESIK,1minute.id – Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia menjadi berkah bagi 464 narapidana yang mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Gresik di Jalan Raya Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Sebab, tepat hari Kemerdekaan itu mereka mendapatkan remisi atau diskon masa hukuman. Potong masa hukuman bervariasi, mulai 1 bulan hingga 3 bulan. Bahkan, dari 464 narapidana itu terdapat 26 narapidana yang langsung bebas alias merdeka. 

Prosesi pemberian remisi secara simbolis dilakukan bertepatan di acara Resepsi Kenegaraan HIT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ruang Mandala Bhakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Ahad, 17 Agustus 2025. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi oleh Kepala Rutan Gresik Yuliawan Dwi Nugroho menyerahkan (berkas remisi) kepada tiga narapidana (2 laki-laki dan seorang perempuan). Terpidana perempuan ini berasal dari Malang.

Kepala Rutan Gresik Yuliawan Dwi Nugroho mengatakan, bahwa 464 dari 789 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas II-B Gresik mendapatkan remisi Hari Kemerdekaan. “Dari jumlah tersebut, yang memenuhi syarat administratif dan substantif untuk diusulkan mendapatkan remisi,” ujarnya kepada wartawan. 

Ia menjelaskan bahwa 26 narapidana bisa langsung menghirup udara bebas. Perinciannya, 16 WBP mendapat remisi umum, serta 10 WBP lainnya mendapat remisi dasawarsa. 

“Kami berharap remisi ini dimanfaatkan dengan baik, mengingat para penerima sudah berhasil menunjukkan perubahan perilaku dan kepatuhan selama menjalani pidana,” katanya. Ia pun berharap pemberian remisi ini dapat menjadi motivasi bagi WBP lainnya. (yad)

464 Narapidana di Rutan Gresik Dapat Remisi, 26 Napi Bebas Selengkapnya

DPRD Gresik Buka Layanan Pengaduan, 5 Anak Diduga Ditelantarkan Ortu pun Masuk ke Dewan

GRESIK,1minute.id – Puluhan pengaduan masyarakat masuk ke parlemen. Selama dua bulan, itu jenis pengaduan yang masuk beraneka ragam. Persoalan lingkungan (tambang galian C, dugaan pencemaran lingkungan), infrastruktur,  dugaan penyalagunaan anggaran desa di wilayah Kecamatan Balongpanggang, pedagang kaki lima hingga dugaan penelantaraan anak.

” Hampir semua pengaduan yang masuk telah ditindaklanjuti oleh setiap komisi,” kata Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir dalam Konferensi Pers Kinerja Anggota DPRD Terhadap Pengaduan Masyarakat Tahun 2025 pada Kamis, 14 Agustus 2025. 

Syahrul didampingi tiga Wakil Ketua DPRD Gresik yakni Achmad Nurhamim, Mujid Riduan dan Lutfi Dhawam serta empat orang Ketua Komisi I, II, III dan IV. Dari pengaduan yang masuk ke gedung parlemen yang berada di Jalan KH Wachid Hasyim, Alun-alun Gresik itu, dugaan penelantaraan anak yang menyita perhatian dan viral. 

Ketua Komisi IV DPRD Gresik Muchamad Zaifudin, mengungkapkan ada lima anak yang diduga ditelantarkan oleh orang tuanya. Mereka satu keluarga. “Mereka hidup dari bantuan warga dan menjual perabot rumah tangga,” terang Syaifudin. 

Lima anak itu, dua sudah dewasa, tiga anak-anak. “Ada anak yang berusia 11 tahun tapi belum sekolah. Seharusnya, anak itu sudah kelas VI SD,” katanya. Agar anak tersebut bisa sekolah, imbuhnya, akan dimasukkan ke program Paket A (setara lulusan SD). “Setelah lulus Paket A bisa masuk ke jenjang SMP,” katanya. “Anak yang paling kecil, belum memiliki akta kelahiran,” imbuhnya.

Sedangkan, dua kakaknya yang sudah dewasa, imbuhnya, akan di fasilitasi bergabung di Dapur Umum Makan Bergizi Gratis (MGB) Desa Yososwilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. 

Informasi yang dihimpun 1minute.idlima bersaudara itu asal luar Jawa kemudian tinggal di Desa Yosowilangun, Manyar. “Mereka ini, awalnya anak orang kaya. Punya rumah dan mobil.  Bapaknya kerja pelayaran,” ujar seorang warga. Mereka adalah SA bersama lima anaknya, tiga laki-laki dan dua perempuan yang berinisial ES, 21, AN, 19, DE, 13,, KI, 11, dan CE, 3. Mereka adalah yatim karena ayahnya meninggal dalam kecelakaan kapal dua tahun lalu. Sejak itu, kehidupan rumah tangga lima bersaudara itu berubah 180 derajat. Gaya hidup ibu lima anak itu juga berubah. 

Keluarga SA bersama lima anaknya pun pindah ngontrak di sejumlah tempat. Kali terakhir mengontrak kompleks perumahan di kawasan Kecamatan Kebomas. Rumah itu sangat bagus. Semua kamar di lengkapi fasilitas pendingin udara alias AC. 

Dua bulan terakhir, SA, ibu lima anak itu jarang pulang. Anak-anak pun terlantar. Untuk biaya hidupnya, mereka kemudian menjual perkakas rumah tangga, seperti,  AC, tabung elpiji, galon air serta apa saja yang laku di jual. 

Tidak hanya itu, pemilik rumah juga  melakukan penagihan uang kontrak yang mencapai sekitar Rp 10 juta. Pemilik rumah mengancam akan mengusir mereka. Penderita yang dialami lima anak yatim mematik keprihatinan warga perumahan itu. Diantara mereka kemudian mengadukan ke layanan pengaduan di gedung DPRD Gresik. Layanan pengaduan itu baru di buka selama dua bulan. 

Layanan pengaduan DPRD Gresik ini, menambahkan deretan alternatif bagi warga di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. Sebelumnya, ada Layanan pengaduan Call Center 112, Lapor GUS via WhatsApp 0812 3225 4001..

Dugaan anak ditelantarkan oleh ortu itu kini ditangani oleh Dinas Sosial (Dinsos) Gresik dan Kantor Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPA) Gresik. (yad)

DPRD Gresik Buka Layanan Pengaduan, 5 Anak Diduga Ditelantarkan Ortu pun Masuk ke Dewan Selengkapnya

Freeport Indonesia Sokong Kejuaraan Paralimpiade, 150 Atlet Semakin Percaya Diri

GRESIK1minute.id – Kejuaraan Paralimpiade Kabupate (Keperkab) Gresik  2025 di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS). PT Freeport Indonesia (PTFI) menyokong event yang diselenggarakan oleh National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Gresik yang diikuti 153 atlet itu.

Vice President External Affairs Smelter PTFI Erika Silva mengatakan dukungan ini merupakan realisasi komitmen PTFI terhadap penghormatan Hak Asasi Manusia, sekaligus upaya mendorong keberagaman dan kesetaraan.

“Kami percaya bahwa setiap individu, tanpa terkecuali, memiliki potensi untuk berprestasi jika diberikan kesempatan yang setara. Melalui dukungan pada Kejuaraan Paralimpiade ini, kami ingin memastikan para atlet disabilitas di Gresik mendapat kesempatan yang sama untuk meraih prestasi terbaik, sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat luas,” ujarnya.

KEPARKAB 2025 mempertandingkan empat cabang olahraga atletik, yaitu lari, lompat jauh, tolak peluru, dan lempar cakram. Tahun ini, jumlah peserta sebanyak 153 atlet, meningkat dibandingkan jumlah tahun lalu sebanyak 119 atlet. Para peserta berasal dari Sekolah Luar Biasa (SLB) dan sekolah inklusi di wilayah Gresik.

Ketua NPCI Kabupaten Gresik Andri Bagus Sugiarto mengapresiasi dukungan penuh PTFI dalam kegiatan ini sebagai komitmen memajukan olahraga disabilitas dan mendukung penyandang disabilitas terus 

berprestasi. “Antusiasme atlet luar biasa. Semakin banyak atlet yang rutin berlatih dan orang tua menunjukkan dukungan penuh. Para atlet kini lebih percaya diri mengekspresikan diri di arena pertandingan,” katanya.

Khoirul Dwi Romadhoni, salah satu atlet disabilitas tunagrahita cabang atletik tolak peluru dan lompat jauh jenjang SMA mengaku senang dan bangga dapat berpartisipasi. “Saya senang sekali bisa ikut bertanding di kejuaraan ini. Hasil ini adalah buah dari latihan sebelumnya yang cukup baik. Harapan saya, semoga bisa terus berprestasi dan ke depan ada lebih banyak perlombaan yang dapat diikuti,” ujarnya.

Kejuaraan ini sejalan dengan tujuan PTFI yaitu mengembangkan pembinaan atlet disabilitas berkelanjutan, menyediakan fasilitas olahraga yang memadai dan aksesibel, serta melahirkan atlet profesional yang dapat mengharumkan nama Gresik.

“Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, PTFI berharap Kejuaraan Paralimpiade dapat menjadi pengalaman yang berharga dan inspiratif bagi semua peserta. Apa pun hasilnya, menang atau kalah, semua memiliki kesempatan yang sama untuk meraih impian,” kata Erika. (yad)

Freeport Indonesia Sokong Kejuaraan Paralimpiade, 150 Atlet Semakin Percaya Diri Selengkapnya

DPRD Gresik Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Rancangan P-APBD Gresik 2025,  Diproyeksikan Surplus Rp 82 Miliar 

GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik menggelar rapat paripurna penyampaian nota keuangan rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (P-APBD) 2025.

Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif menyampaikan bahwa penyusunan nota keuangan mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2025. Nota keuangan ini memuat gambaran umum kondisi keuangan daerah, perubahan kebijakan, serta pertimbangan strategis sebagai dasar penyusunan program dan kegiatan.

“Melalui penyusunan nota keuangan ini, diharapkan menjadi pedoman arah penyusunan perubahan APBD 2025 sekaligus sarana pengendalian dan evaluasi pelaksanaannya,” kata dokter Alif, sapaan, Asluchul Alif di ruang Rapat Paripurna DPRD Gresik pada Kamis, 14 Agustus 2025.

Ia menjelaskan dalam rancangan Perubahan APBD 2025, pendapatan daerah Kabupaten Gresik diproyeksikan mencapai Rp 3,86 triliun. Rinciannya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 1,56 triliun meliputi pajak daerah Rp 1,09 triliun, retribusi Rp 376,24 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp12,64 miliar, dan lain-lain PAD yang sah Rp 81,01 miliar.

Kemudian, Pendapatan Transfer sebesar Rp 2,29 triliun, berasal dari transfer pemerintah pusat Rp 2,139 triliun dan transfer antar daerah Rp 156,33 miliar. Kebijakan pendapatan tahun ini diarahkan pada peningkatan PAD melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak, digitalisasi sistem pembayaran, optimalisasi aset daerah, peningkatan kinerja BUMD, hingga kerjasama lintas pemerintahan.

Sedangkan, sisi belanja belanja daerah pada perubahan APBD 2025 dialokasikan sebesar Rp 3,9 triliun, terdiri dari belanja operasi Rp 2,67 triliun, belanja modal Rp 468,57 miliar, belanja tidak terduga Rp 23,78 miliar, dan belanja transfer Rp 774 miliar.

Alokasi anggaran difokuskan pada urusan wajib pelayanan dasar sebesar Rp 2,216 triliun, urusan wajib non-pelayanan dasar Rp 339,52 miliar, urusan pilihan Rp 102,26 miliar, unsur pendukung Rp 188,84 miliar, unsur penunjang Rp 917,94 miliar, unsur pengawasan Rp 30,66 miliar, urusan kewilayahan Rp 110,04 miliar, dan pemerintahan umum Rp 25,45 miliar.

Dari sisi pembiayaan, perubahan APBD 2025 mencatat kenaikan signifikan dari minus Rp 4,78 miliar menjadi surplus Rp 82,07 miliar yang bersumber dari SILPA tahun sebelumnya dan penerimaan pinjaman daerah.

Alif mengatakan bahwa seluruh kebijakan, program, dan kegiatan yang ditetapkan dalam perubahan KUA dan PPAS 2025 diharapkan dapat terlaksana secara efisien, efektif, ekonomis, transparan, serta akuntabel. “Semoga perubahan APBD ini membawa manfaat nyata bagi pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Gresik,” kata mantan Wakil Ketua DPRD Gresik itu.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Ridwan menyampaikan penyampaian nota keuangan rancangan perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) 2025.

“Kami atas nama pimpinan dewan mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Gresik. Pembahasan selanjutnya akan dilaksanakan sesuai dengan mekanisme dan tahapan yang ada yakni melalui rapat badan anggaran dengan tim anggaran pemerintah daerah pada penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota keuangan rancangan perubahan APBD tahun anggaran tahun 2025 pada rapat paripurna,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir mengatakan, pihaknya akan mendorong pemerintah dalam meningkatkan pendapatan daerah dari pemanfaatan aset milik pemerintah. “Selama pemanfaatan aset milik pemerintah belum maksimal. Pemanfaatan aset pemerintah bisa meningkatkan perekonomian bila dikelola secara maksimal,” tegas Syahrul Munir dalam Konferensi Pers Kinerja Anggota DPRD Terhadap Pengaduan Masyarakat Tahun 2025 pada Kamis, 14 Agustus 2025. 

Syahrul didampingi tiga Wakil Ketua DPRD Gresik yakni Achmad Nurhamim, Mujid Riduan, dan Lutfi Dhawam serta Ketua Komisi I, II, III dan IV. (yad)

DPRD Gresik Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Rancangan P-APBD Gresik 2025,  Diproyeksikan Surplus Rp 82 Miliar  Selengkapnya

KMP Gili Iyang dari Pelabuhan Gresik Tujuan Bawean Terbakar, 268 Penumpang Selamat

GRESIK,1minute.id – Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Gili Iyang tujuan Gresik-Bawean terbakar pada Rabu malam, 13 Agustus 2025. Penyebab kebakaran kapal jenis Roll On – Roll Of (RoRo) milik PT ASDP Indonesia Ferry mengangkut 220 penumpang dan 64 kendaraan bermotor itu diduga dari konsleting. 

Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam musibah di perairan Karangjamuang atau sekitar 12 mil laut dari Pelabuhan Gresik itu. Saat, kapal Gili Iyang bersandar di Pelabuhan Gresik. 

Pada Rabu, 13 Agustus 2025 pukul 20.30 WIB KMP Gili Iyang berlayar dari Pelabuhan Gresik tujuan Pulau Bawean sekitar 180 mil laut. Dalam manives kapal jenis Ro-Ro itu mengangkut 268 penumpang dan kargo sebesar 60 ton atau sekitar 62 unit kendaraan golongan II. 

Saat berangkat kapal yang dinakhodai oleh Supriyadi, 45, itu dalam kondisi laik jalan. Sebab, baru selesai doking. Setelah berlayar sejauh 12 mil laut tepatnya di bouy 8 sekitar Karangjamuang kemudian muncul asap sekitar pukul 22.00 WIB. Asal yang berubah menjadi bara api membuat sistem kelistrikan dan navigasi kapal lumpuh. GPS dan kemudi tidak berfungsi. 

Ratusan penumpang panik. Supriyadi, nakhoda akhirnya memutuskan menghentikan kapal di sekitar Karangjamuang itu. Penumpang memasang lifejacket. Kabar KMP Gili Iyang terbakar menyebar. Kapal tunda Kaya Negara dan Krisna yang berada di dekat Gili Iyang melakukan pertolongan setelah bara api berhasil dijinakkan menggunakan Alat Pemadam Ringan (APAR). 

Dua unit kapal tunda itu menarik KMP Gili Iyang balik arah ke Pelabuhan Gresik pada Kamis, 14 Agustus 2025 pukul 03.00 WIB. Proses evakuasi kapal dan penumpang dibantu oleh KT. Jayanegara, KP. X-1029, Basarnas , KN 365 KPLP menuju pelabuhan Gresik.

Supriyadi, Nakhoda KMP Gili Iyang kepada wartawan mengatakan, dugaan sementara penyebab konsleting listrik. “Penyebab secara pasti kami belum mengetahui,” ujarnya. Supriyadi bersyukur karena musibah di Alur Pelayaran Barat Surabaya ( APBS) perairan Gresik tidak menimbulkan korban jiwa. (yad)

KMP Gili Iyang dari Pelabuhan Gresik Tujuan Bawean Terbakar, 268 Penumpang Selamat Selengkapnya

Wabup Gresik Asluchul Alif Launching  Dapur Badan Gizi Nasional ke-10 di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif meresmikan Dapur Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Kebomas pada Kamis, 14 Agustus 2025.

Hadirnya dapur BGN ini wujud komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendukung dan menyukseskan program strategis nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Asluchul Alif menyatakan, pihaknya mendukung penuh pelaksanaan MBG yang saat ini sudah mulai dijalankan di beberapa titik. Ia menekankan kolaborasi dan sinergi agar ke depan program tersebut cakupannya semakin luas khususnya di Kabupaten Gresik. 

“Dukungan dari Pemda tentu sudah menjadi bagian dari komitmen terhadap program strategis nasional ini. Kami akan membackup, mendukung, dan menyukseskan MBG melalui berbagai lini salah satunya dengan Yayasan Perempuan Semangat Garuda saat ini,” jelas dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Ia melanjutkan  program MBG ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah dasar dan sederajat. Sebagai bentuk intervensi untuk menekan angka stunting serta meningkatkan konsentrasi dan daya tahan belajar peserta didik. 

Ia pun berharap dengan adanya dapur MBG juga dapat menurunkan angka pengangguran dan membuka lapangan pekerjaan. Pemkab Gresik menargetkan 100 titik calon dapur MBG yang tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Gresik. “Alhamdulillah saat ini sudah 10 titik dapur MBG yang sudah terverifikasi. Bekerjasama dengan TNI, POLRI dan pihak swasta kedepan mudah mudahan terus bertambah,” ujarnya. 

Dalam peresmian itu, Wabup Asluchul Alif didampingi oleh Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, Ketua Yayasan Perempuan Semangat Garuda Susmiati Rahmawati, Ketua KADIN Jatim Adek Dwi Putranto, serta perwakilan dari BGN Syahrir.

Kolaborasi dalam pendirian dapur BGN-SPPG dapat bermitra dengan Koperasi Desa (Kopdes) maupun Koperasi Kelurahan (Kopkel) Merah Putih. Dalam menyediakan sarana dan prasarana penyelenggaraan MBG. “Saya yakin program MBG ini dapat sejalan dengan program strategis lainnya seperti Kopdes/Kopkel merah putih. Karena Kopdes/Kopkel Merah Putih bisa menjadi pemasok atau suplai bahan baku untuk program makan bergizi gratis,” tambahnya. (yad)

Wabup Gresik Asluchul Alif Launching  Dapur Badan Gizi Nasional ke-10 di Gresik  Selengkapnya

Polres Gresik dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah, Beras Dijual Rp 11.500 Kilogram, Sehari Terjual 2,5 Ton 

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik dan Badan Logistik Cabang Surabaya menggelar  Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Kamis, 14 Agustus 2025. Antusiasme masyarakat menyambut GPM di Pasar Burung Giri, Jalan Sunan Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik ini.

Sebab, harga kebutuhan yang dijual lebih kompetitif. Beras, misalnya. Di GPM hanya dijual Rp 11.500 per kilogram padahal harga pasaran berkisar Rp 13 ribu per kilogram. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari Launching GPM Polri yang dilaksanakan serentak secara virtual di seluruh Indonesia. Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu hadir bersama Korwil Gresik Bulog Surabaya Utara Yudid, Kepala Disperindag Gresik Darmawan, serta perwakilan Kodim 0817 Gresik.

Menurut AKBP Rovan, Gerakan Pangan Murah ini merupakan wujud kepedulian untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau, terutama beras yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. “Dalam rangka memperingati Hari ke-80 Kemerdekaan RI, kami Forkopimda Kabupaten Gresik menjual beras murah. Harga di pasaran biasanya Rp13.000 per kilogram, namun kami jual hanya Rp11.500,” ujar AKBP Rovan.

Sejak pagi, warga tampak antusias memanfaatkan kesempatan membeli beras murah. Pada hari pertama pelaksanaan, 2.500 kilogram beras langsung ludes terjual. Selain beras, GPM juga menyediakan tepung beras dan minyak goreng dari berbagai merek dengan harga terjangkau.

Rangkaian kegiatan GPM akan berlangsung di 17 titik. Terdiri dari 16 lokasi di Polsek jajaran Polres Gresik yang buka setiap hari, serta satu titik yang berpindah lokasi sesuai jadwal.

“Untuk masyarakat Kabupaten Gresik, jangan lupa datang membeli beras kita. Mari bersama mendukung ketahanan pangan Indonesia. Salam Merdeka!” seru alumnus Akpol 2006 itu. Selain GPM, Polisi juga membagikan ribuan bendera kepada masyarakat dan pengguna jalan di sekitar lokasi Gerakan Pasar Murah. (yad)

Polres Gresik dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah, Beras Dijual Rp 11.500 Kilogram, Sehari Terjual 2,5 Ton  Selengkapnya