Smelter Freeport Beroperasi, Agustus Mulai Produksi 

GRESIK,1minute.id – Smelter Freeport Indonesia resmi beroperasi pada Kamis. 27 Juni 2024. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang meresmikan smelter terbesar di dunia itu. Airlangga didampingi Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Presiden Direktur PTFI Tony Wenas dan Plt. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Suswantono.

Seremonial peresmian dipusatkan di depan area tangki asam sulfat yang berada dalam kawasan smelter di Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate atau KEK JIIPE di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

“Pabrik yang saya sebut extraordinary. Luar biasa dalam waktu 30 bulan sejak kita groundbreaking oleh Pak Presiden bisa (selesai pembangunan) on time. Ini luar biasa,” kata  Airlangga dalam sambutannya. 

Ia mengatakan pembangunan smelter Freeport adalah bagian dari perjanjian Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Proses pembangunan berlangsung tepat waktu dimana saat ini telah mulai beroperasi dan berproduksi pada Agustus hingga mencapai kapasitas penuh pada Desember 2024. 

“Jadi ini (smelter) sangat tepat waktu karena sekarang renewable energy menjadi tren dan butuh critical mineral salah satunya copper,” kata Menko. Ia mengatakan dengan adanya smelter PTFI ini, maka aktivitas penambangan sampai proses pemurnian berlangsung di dalam negeri. Diharapkan hal ini berdampak positif bagi perekonomian di tanah air, dimana nilai tambah hasil tambang akan dinikmati di dalam negeri. 

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bahagia dengan smelter Freeport yang mulai beroperasi sebab proses pembangunannya menghadapi sejumlah tantangan. 

“Hari ini saya berbahagia dan bersyukur karena ini perjalanan panjang. Saya tahu betul membangun smelter ini tidak gampang, sempat mau digeser, dinamikanya minta ampun. Pada 2021, saat kita putuskan segera membangun, ada pandemi COVID-19. Namun hari ini kita bisa sama-sama menyaksikan smelter ini (mulai beroperasi). Ini pembuktian manajemen Freeportmewujudkan komitmen implementasi syarat IUPK,” kata Bahlil.

Plt. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Suswantono mengatakan Kementerian ESDM memonitor dan memantau pembangunan smelter Freeport. “Dengan adanya peresmian operasi smelter Freeport di Gresik ini maka menandai dimulainya hilirisasi mineral yang merupakan arahan Bapak Presiden (Joko Widodo). Alhamdulillah Freeport, Kabupaten Gresik, Pemprov Jatim ikut mendukung sehingga pembangunan smelter Freeport selesai tepat waktu dan ini menandai dimulainya hilirisasi mineral di negara kita,” kata Bambang.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan pembangunan smelter baru ini merupakan komitmen PT Freeport Indonesia mendukung kebijakan hilirisasi mineral tembaga yang dicanangkan pemerintah.

Ia mengatakan tembaga kedepannya akan sangat dibutuhkan oleh dunia. Negara lain sedang berlomba dalam transisi energi, akan membutuhkan tembaga yang sangat banyak. 

“Apa yang dicanangkan Pak Presiden dalam IUPK untuk membangun satu smelter baru lagi adalah intuisi yang tepat. Permintaan tembaga dunia akan meningkat terus, mempercepat pembentukan ekosistem electric vehicle, mempercepat Indonesia emas,” katanya.

Setelah prosesi seremonial yang juga dihadiri Pj. Sekdaprov Jawa Timur Bobby Soemiarsono, serta Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dilanjutkan peninjauan pabrik.

Untuk diketahui, smelter baru PTFI mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi 1,7 juta ton per tahun. Selain menghasilkan katoda tembaga, smelter juga menghasilkan lumpur anoda yang selanjutnya dimurnikan di Precious Metal Refinery (PMR) menjadi emas dan perak batangan, serta Platinum Group Metals (PGM).

Hingga akhir Mei 2024, investasi PTFI untuk pembangunan smelter tembaga dengan desainsingle line terbesar di dunia ini telah mencapai USD 3,67 miliar atau sekitar Rp 58 triliun. (yad)

Smelter Freeport Beroperasi, Agustus Mulai Produksi  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Berikan Reward Biaya Pendidikan Anak Petani Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik terus mendorong adanya regenerasi petani di Indonesia. Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu melalui program “Bolo Tani” memberikan reward biaya pendidikan jenjang Sekolah Menengah Atas atau SMA sederajat untuk anak petani yang tergabung dalam program Makmur. 

Sebanyak 52 reward biaya pendidikan Bolo Tani secara simbolis diserahkan langsung oleh Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo di Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 26 Juni 2024.

Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa sektor pertanian telah lama menjadi tulang punggung perekonomian di Indonesia. Memiliki peranan penting bagi ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat. Namun, sektor pertanian dewasa ini memiliki tantangan besar dalam proses regenerasi petani. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023, mayoritas dari pekerja di sektor pertanian adalah petani berusia lanjut. Petrokimia Gresik dalam menjalankan amanah menjaga ketahanan pangan nasional dan memajukan pertanian di Indonesia, kata Dwi Satriyo Annurogo, tidak hanya menghasilkan produk dan layanan berkualitas, tapi juga berinovasi membantu pemerintah untuk mendorong regenerasi petani demi terwujudnya sustainability agriculture. 

“Terbaru, regenerasi ini kami wujudkan melalui program reward biaya pendidikan Bolo Tani yang kami luncurkan saat ini,” ujar Dwi Satriyo.

Melalui reward biaya pendidikan Bolo Tani, Petrokimia Gresik memberikan biaya pendidikan anak petani Makmur yang duduk di bangku SMA sederajat selama satu tahun. Total biaya pendidikan yang diberikan Petrokimia Gresik untuk 52 reward biaya pendidikan Bolo Tani mencapai Rp 312 juta.

Dwi Satriyo menegaskan, reward biaya pendidikan ini diperuntukan bagi anak seorang petani yang tergabung dalam program Makmur, atau program inisiasi Kementerian BUMN dalam rangka meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Indonesia. 

Makmur sendiri adalah ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir yang melibatkan petani, perbankan, lembaga asuransi, pendamping budidaya hingga offtaker pertanian.

“Dalam program reward biaya pendidikan Bolo Tani ini, para siswa juga mendapatkan pengetahuan mengenai budidaya pertanian, diantaranya pemupukan berimbang. Harapannya, mereka dapat lebih akrab dengan budidaya pertanian sejak masih usia sekolah, dan tertarik untuk menjadi petani di masa mendatang” terang Dwi Satriyo.

Berangkatkan 52 Taruna Makmur

Selain melalui reward biaya pendidikan Bolo Tani, Petrokimia Gresik juga mengoptimalkan program Makmur untuk regenerasi pertanian di Indonesia. Di hari yang sama dengan peluncuran reward biaya pendidikan Bolo Tani, Petrokimia Gresik juga memberangkatkan 52 mahasiswa yang terpilih menjadi Taruna Makmur untuk memberikan pendampingan petani dalam budidaya pertanian program Makmur.

Sebelum terjun ke lapangan, puluhan mahasiswa tersebut mendapatkan pembekalan di Sekolah Makmur. Petrokimia Gresik dalam pembekalan tersebut bekerja sama dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian.

“Alhamdulillah Petrokimia Gresik konsisten melakukan regenerasi petani melalui Taruna Makmur. Saat ini sudah memasuki batch lima. Dan sekarang program regenerasi ini kita optimalkan dengan hadirnya Bolo Tani untuk mengenalkan sektor pertanian pada pelajar level SMA. Ini merupakan wujud kontribusi Petrokimia Gresik untuk masa depan pertanian yang berkelanjutan,” pungkasnya. (yad)

Petrokimia Gresik Berikan Reward Biaya Pendidikan Anak Petani Indonesia  Selengkapnya

PKK dan Lintas OPD Bersinergi Lakukan Intetvensi Percepatan Penurunan Stunting di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar kegiatan Aksi Serentak Intervensi Percepatan Penurunan Stunting yang berlangsung di Posyandu PAUD Suci, Kecamatan Manyar pada Selasa, 25 Juni 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini masalah gizi, memberikan edukasi pencegahan stunting dan melakukan intervensi segera bagi sasaran yang memiliki masalah gizi serta meningkatkan kunjungan cakupan sasaran pada ibu hamil, calon pengantin dan balita.

Aksi serentak intervensi percepatan penurunan stunting dilakukan karena pemerintah bertekad menurunkan angka stunting hingga nol persen. Pada awal pemerintahan Fandi Akhmad Yani angka stunting masih berada diangka 22 persen. Pada 2023, angka stunting turun menjadi 10 persen. 

Untuk percepatan penurunan stunting ini, pemerintah melibatkan sejumlah organisasi terkait, antara Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak atau KBPPPA Gresik ; Dinas Kesehatan alias Dinkes Gresik, Dinas Sosial atau Dinsos Gresik serta OPD lainnya. 

Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan dan komitmen pemerintah daerah dalam melakukan percepatan penurunan stunting di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

“Pelaksanaan kegiatan ini bukanlah upaya awal yang dilakukan oleh Pemkab Gresik dalam menangani persoalan stunting di daerah, tapi lebih kearah evaluasi komitmen keseriusan kita, bersama seluruh stakeholder dalam penanganan stunting yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat,” jelas Ning Nurul- sapaan akrab istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini.

Dalam kegiatan itu, Ning Nurul didampingi oleh Kepala Dinas KBPPPA Gresik Titik Ernawati; Kepala Dinkes Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Kadinsos Gresik dr Ummi Khoiroh. 

Sementara itu, Camat Manyar Hendriawan Susilo Dalam sambutannya mengatakan berbagai penyebab dari adanya stunting di Kecamatan Manyar mendominasi dikarenakan masalah ekonomi, dan pola asuh orang tua.

“Kami mohon arahan dengan adanya intervensi serentak dan pelacakan stunting ini semoga dapat mengatasi masalah stunting yang dapat berdampak pada pertumbuhan balita di Kecamatan Manyar,” ujar Hendriawan. (yad)

PKK dan Lintas OPD Bersinergi Lakukan Intetvensi Percepatan Penurunan Stunting di Gresik  Selengkapnya

Bangun Sumur Bor, Pemeriksaan Kesehatan hingga Bansos 1.000 Paket Sembako di HUT Bhayangkara 

GRESIK,1minute.id – Musim kemarau tahun ini, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik tak lagi pusing air bersih. Sebab, Polres Gresik telah membuatkan warga setempat sumur bor. 

Pembangunan sumur bor air bersih dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom pada Selasa, 25 Juni 2024. 

Selain peresmian sumur bor dalam rangkaian HUT ke-78 Bhayangkara itu juga dimeriahkan dengan kegiatan bakti sosial lainnya, seperti Bakti Kesehatan melalui layanan pemeriksaan kesehatan ( tekanan darah, pemeriksaan dokter, tes gula darah, tes kolesterol, tes asam urat dan pemberian obat) gratis bagi masyarakat umum.

Kemudian, penyerahan bantuan sosial atau bansos sebanyak 1.000 paket sembako kepada masyarakat melalui zoom meeting dengan Kapolda Jatim Irjen Pol. Imam Sugianto. Serta,

Bakti Religi dengan pemberian bantuan kepada 73 rumah ibadah (Musala, Masjid, Gereja) di wilayah Gresik.

Menurut Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, pembangunan sumur bor air bersih ini merupakan wujud komitmen Polres Gresik dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang masih mengalami kesulitan akses air bersih. 

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan ekonomi inklusif dan berkelanjutan menuju Indonesia emas, serta menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Pilkada serentak di Jawa Timur.

“Sumur bor air bersih ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ucap Kapolres AKBP Adhitya Panji Anom.

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, terutama menjelang Pilkada serentak. Masyarakat Desa Sukorejo menyambut baik kegiatan ini dengan penuh antusias. Mereka mengucapkan terima kasih kepada Polres Gresik atas bantuan dan kepeduliannya terhadap kebutuhan mereka. (yad)

Bangun Sumur Bor, Pemeriksaan Kesehatan hingga Bansos 1.000 Paket Sembako di HUT Bhayangkara  Selengkapnya

Lindungi Hak Perempuan dan Anak, Pemkab Gresik Sinergi dengan PA Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik dan Pengadilan Agama Gresik menandatangani nota kesepahaman untuk menyelamatkan hak perempuan dan anak di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Nota Kesepahaman itu diteken oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kepala Kantor Pengadilan Agama Kelas 1A Gresik Ahmad Zainal Fanani di kantor PA akhir pekan lalu.

Poin penting dalam nota kesepahaman antara lain, sinergi pelayanan, pemenuhan hak-hak perempuan dan anak pascaperceraian, serta pencegahan perkawinan anak. Nota kesepahaman wujud keberpihakan pemerintah terhadap perempuan dan anak. Pemerintah berharap kerjasama ini meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memberikan perlindungan yang lebih baik kepada masyarakat, khususnya perempuan dan anak-anak yang rentan.

“MoU ini hal yang terlihat sederhana namun sangat berharga. Ini tidak lepas dari manfaat perlindungan yang didapat bagi perempuan dan anak-anak, dan masyarakat Gresik pada umumnya,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani.

“Kesepahaman ini adalah langkah konkret Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Pengadilan Agama Gresik dalam memastikan bahwa hak-hak perempuan dan anak pascaperceraian terjamin dengan baik. Dengan begitu, kualitas hidup perempuan dan anak bisa lebih terjamin, disamping juga meminimalisir munculnya permasalahan di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Terkait pernikahan anak, Gus Yani menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Pengadilan Agama Gresik sudah menjalankan pencegahan sejak satu tahun kebelakang. Karenanya, kehadiran MoU ini menjadi penguat dalam upaya pencegahan tersebut.

“Pencegahan perkawinan anak sejatinya sudah kita lakukan dalam kurun waktu satu tahun kebelakang. Perlu dipahami apa saja dampak yang ditimbulkan atas terjadinya pernikahan anak, baik itu perceraian maupun munculnya kasus stunting. Karenanya, bisa dikatakan bahwa upaya pencegahan perkawinan anak merupakan bagian dari komitmen kita untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Gresik. Selepas penandatanganan ini, saya harapkan bisa ditindak lanjuti oleh dinas-dinas terkait,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PA Gresik Ahmad Zainal Fanani menambahkan bahwa melalui sinergi ini, diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih efisien dan efektif kepada masyarakat. Kolaborasi antara Pengadilan Agama Gresik dengan Pemerintah Kabupaten Gresik menjadi langkah strategis dalam melindungi hak-hak perempuan dan anak di Kabupaten Gresik. Diharapkan, sinergi ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat Gresik secara keseluruhan.

“Kesepahaman ini juga sebagai bentuk komitmen, dalam memastikan bahwa hak-hak perempuan dan anak pascaperceraian terlindungi dengan baik. Dirinya bersama Pengadilan Agama Gresik juga berkomitmen untuk terus bekerja sama dalam mencegah perkawinan anak,” ungkapnya.

Sebagai informasi, pada tahun 2023 terdapat sekitar 3.000 perkara yang masuk di Pengadilan Agama Gresik. Dari jumlah tersebut, 80% atau 2.500 kasus merupakan perkara perceraian perempuan dan anak menjadi korban. 

Sedangkan untuk perkawinan anak, tercatat terdapat sekitar 300 kasus. Angka ini, ditargetkan bisa ditekan hingga dibawah angka 100 pada tahun ini. (yad)

Lindungi Hak Perempuan dan Anak, Pemkab Gresik Sinergi dengan PA Gresik  Selengkapnya

Konsentrat Tembaga Tiba, Smelter PTFI Terbesar Di Dunia Segera Beroperasi 

GRESIK,1minute.id – Kapal Mother Vessel atau MV Unitama Lily mengangkut konsentrat tembaga bersandar di pelabuhan Smelter PT Freeport Indonesia atau PTFI di Kawasan Ekonomi Khusus, Java Integrated Industrial and Port Estate atau KEK-JIIPE, Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 21 Juni 2024.

Kapal yang mengangkut 22 ribu ton konsentrat tembaga itu berangkat dari Pelabuhan Amamapare, Kabupaten Mimika, Papua Tengah pada Kamis, 13 Juni 2024. Artinya, puluhan ribu ton konsentrat tembaga tiba setelah mengarungi lautan selama 9 hari. 

Puluhan ribu konsentrat tembaga itu akan distribusikan kedua pabrik smelter masing-masing PT Smelting Gresik sebanyak 12 ribu ton yang berada di Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dan smelter PTFI sebanyak 10 ribu ton konsentrat tembaga untuk smelter PTFI. Konsentrat tembaga ini pasokan utama smelter baru PTFI yang beroperasi bulan ini, Juni 2024.

Tidak dijelaskan secara pasti kapan pemurnian perdana smelter terbesar di dunia dengan nilai investasi lebih dari USD 3,29 miliar per Februari 2024 atau setara Rp 49,5 triliun itu.

Selanjutnya konsentrat dipindahkan dan ditempatkan dalam Concentrate Barn sebelum diproses lebih lanjut nantinya di Flash Smelting Furnace (FSF). Secara garis besar terdapat tiga proses yang harus dilalui konsentrat sebelum menjadi lembaran katoda tembaga, yakni proses material handling konsentrat, proses peleburan di furnace dan pemurnian di electrorefiner. 

Smelter PTFI merupakan fasilitas pemurnian konsentrat tembaga yang terletak di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Manyar, Gresik, Jawa Timur. Pembangunannya dimulai Oktober 2021 dan telah selesai pembangunan sesuai jangka waktu yang ditetapkan pemerintah.

Smelter kedua PTFI ini merupakan smelter tembaga dengan desain single line terbesar di dunia dan akan mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi hingga 1,7 juta ton setelah beroperasi penuh. 

Smelter dilengkapi Unit Refinery, Unit Pemurnian Logam Mulia, Unit Oksigen, Unit Asam Sulfat dan Unit Desalinasi serta Unit Effluent and Wastewater Treatment Plant untuk mendukung pemanfaatan maksimal bahan baku, produk samping maupun limbah agar dapat mencapai high efficiency smelting and refining process. 

PTFI merupakan fasilitas pemurnian konsentrat tembaga yang terletak di Kawasan 

Ekonomi Khusus atau KEK JIIPE, Kecamatan Manyar, Kabupatem Gresik, Jawa Timur. Pembangunannya dimulai Oktober 2021. Selama proses pembangunan sampai Juni 2024, PT Freeport Indonesia atau PTFI.mengklaim mencapai lebih dari 54 juta jam kerja selamat dalam proyek pembangunan smelter di KEK JIIPE, Gresik.

Smelter kedua PTFI ini merupakan smelter tembaga dengan desain single line terbesar di dunia dan akan mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi hingga 1,7 juta ton setelah beroperasi penuh. 

Smelter dilengkapi Unit Refinery, Unit Pemurnian Logam Mulia, Unit Oksigen, Unit Asam Sulfat dan Unit Desalinasi serta Unit Effluent and Wastewater Treatment Plant untuk mendukung pemanfaatan maksimal bahan baku, produk samping maupun limbah agar dapat mencapai high efficiency smelting and refining process. (yad) 

Konsentrat Tembaga Tiba, Smelter PTFI Terbesar Di Dunia Segera Beroperasi  Selengkapnya

Lagi, TPA Ngipik Gresik Terbakar

GRESIK,1minute.id – Kebakaran hebat terjadi di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Ngipik pada Kamis malam, 20 Juni 2024. Api yang berkobar membakar puluhan bahkan ratusan meter kubik sampah menjadikan langit di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan / Kabupaten Gresik berwarna merah.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran kali kedua di kurun waktu sepekan terakhir ini. Kebakaran kali pertama terjadi pada Selasa, 18 Juni 2024 terjadi pukul 04.20 WIB. Petugas membutuhkan waktu 7 jam untuk menjinakkan si jago merah tersebut. Karena sampah yang terbakar luas. Sekitar separoh lapangan bola.

“Untuk kebakaran tadi malam (Kamis) terjadi di lokasi yang berbeda. Tumpukan sampah kering dan basah,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono pada Jumat, 21 Juni 2024.

Informasi yang dihimpun, amuk si jago merah terjadi mulai pukul 20.30 WIB. Lokasinya di sebelah timur TPA Ngipik. Tempat itu, terdapat tumpukan sampah kering dan basah. “Awal petugas TPA yang mencoba memadamkan sendiri. Tapi, tiupan angin membuat api semakin membesar,” kata Suyono. 

Karena bara api semakin membesar, imbuhnya, pihak TPA Ngipik meminta bantuan dari Damkar Gresik. “Kami menerima laporannya sekitar pukul 23.50 WIB,” terang mantan Asisten bidang Pemerintahan Setkab Gresik itu.

TPA Ngipik ini berada dalam kawasan industri di Jalan Prof Moh Yamin, Gresik ini adalah TPA terbesar di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sampah berasal dari rumah tangga. Saban hari di perkirakan 250 meter kubik sampai 300 meter kubik sampah yang di buang ke TPA Ngipik. 

Kini tumpukan sampah itu sudah menyerupai bukit yang menjulang ke angkasa. Upaya Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik untuk melakukan pengolahan sampah. Selain itu, juga membangun tempat pengolahan sampah terpadu atau TPST di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean untuk menampung sampah rumah wargq di Gresik Selatan, Kedamean, Wringinanom, dan Driyorejo.

Terik matahari membuat sampah mudah terbakar. Petugas Damkar membutuhkan waktu lebih 4 jam untuk memadamkan api. Sebab, petugas harus membongkar bagian bawah untuk memastikan api sudah padam. ” Personil baru tarik tadi pagi pukul 04.00 WIB,” ujarnya. Ia berpesan kepada warga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk tidak membakar sampah sembarangan. “Karena saat ini kondisi kemarau,” tegasnya. (yad)

Lagi, TPA Ngipik Gresik Terbakar Selengkapnya

Enam Anggota Geng Motor Bersenjata Clurit dan Stik Golf Diringkus Raimas Polres Gresik 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak enam remaja anggota Geng Motor yang meresahkan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik diringkus aparat Polres Gresik pada Kamis dini hari, 20 Juni 2024.

Empat dari enam anggota gangster bersenjata clurit dan stik golf itu adalah anak dibawah umur berinisiai EDR, 16 , asal Kecamatan Manyar ; WSA, 15 ; asal Kecamatan Kebomas ; AFM, 16 dan MR, 16. Keduanya asal Kabupaten Tuban. Sedangkan, dua geng motor adalah F, 22, asal Kecamatan Manyar dan S, 23, warga Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

Wajah bengis enam anggota geng motor ketika di jalanan itu langsung pucat dan menunduk ketika di sergap oleh Satuan Patroli Motor Pengurai Massa atau Raimas Polres Gresik. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan, penyergapan enam anggota geng motor itu berawal dari laporan masyarakat tentang aktivitas mencurigakan sekelompok remaja yang konvoi dengan mengacungkan senjata tajam atau sajam.

Satuan Patroli Motor Pengurai Massa atau Raimas Polres Gresik bergerak. Melalui penelusuran media sosial, tim Raimas mendapatkan informasi bahwa geng motor tersebut sering melakukan kopi darat (kopdar) di sekitar terowongan atau underpass yang menghubungkan Kompleks perumahan Gresik Kota Baru dengan Perumahan Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

Selama dua hari, tim Raimas melakukan patroli di sekitar lokasi tersebut. “Pada hari pertama, mereka berhasil menemukan jejak geng motor namun para pelaku berhasil melarikan diri dengan meninggalkan motor mereka di TKP,” kata AKBP Adhitya Panji Anom pada Kamis, 20 Juni 2024. ” Tim Raimas terus melakukan penyelidikan dan pada hari kedua, kami berhasil mengamankan enam anggota geng motor tersebut,” imbuhnya. 

Berdasarkan pengakuan awal para pelaku, mereka baru saja melakukan aksi balas dendam terhadap geng motor lain. ‘Mereka menculik dan menganiaya salah anggota geng motor lainnya,” kata perwira dua melati di pundak tanpa menyebut identitas korbannya.

“Saat ini, para pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polres Gresik untuk proses penyidikan lebih lanjut,” tegasnya. 

AKBP Adhitya menegaskan lagi bahwa pihaknya tidak akan mentolerir aksi premanisme dan meresahkan masyarakat. Pihaknya akan terus melakukan patroli dan razia untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas di wilayah Gresik.

“Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua agar selalu waspada dan berhati-hati terhadap aksi kriminalitas yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban wilayah dengan melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat aktivitas mencurigakan,” katanya. (yad)

Enam Anggota Geng Motor Bersenjata Clurit dan Stik Golf Diringkus Raimas Polres Gresik  Selengkapnya

Siang Hunting, Sore Buka Lapak Daging Kurban, Fenomena Idul Kurban di Kali Tutup Gresik

GRESIK,1minute.id – Suasana Kali Tutup di Jalan KH Hasyim Asy’Ari, Gresik riuh pada Senin, 17 Juni 2024. Ratusan warga silih berganti memasuki kawasan samping timur Pasar Kota Gresik itu. 

Mereka sengaja datang pasar untuk membeli daging kurban kepada para “penjual” daging dadakan itu. Semakin sore, suasana Kali Tutup semakin riuh. Karena penjual daging kurban terus bertambah. Mereka berjualan secara berpencar di sepanjang Kali Tutup itu.

Harga daging kurban tentu lebih murah dibandingkan dengan harga daging di pedagang pasar. Pasalnya, penjual daging kurban yang dipasarkan di kawasan Kali Tutup itu didapatkan oleh para penjual dengan cara melakukan hunting di sejumlah tempat penyembelihan hewan kurban yang di setiap Musala atau Langgar dan Masjid. 

Beberapa ada orang bisa mendapatkan lebih dari 2 kilogram daging, bahkan ada mendapatkan 5 kilogram karena campuran jerohan seperti babat atau usus. Ada juga mendapatkan balungan atau kaki kambing maupun kaki sapi. Idul Adha atau Idul Kurban menjadi berkah warga kurang beruntung secara ekonomi. 

“Kalau kami makan, seminggu belum tentu habis. Mending saya jual untuk membeli beras dan kebutuhan lainnya,” ujar seorang ibu penjual daging kurban pada Senin sore, 17 Juni 2024.

Harga daging kurban tanpa lemak bisa laku seharga Rp 65 ribu sampai Rp 75 ribu per kilogram. Bahkan, ada menjual balungan sapi seharga Rp 10 ribu. “Balungan sepuluh ribuan,” kata penjual sambil menenteng tas kresek.

Penjual daging kurban di sepanjang Kali Tutup ini sudah menjadi fenomena tahunan. Sehingga, konsumen sangat menantikannya. Para konsumen ini diantaranya pedagang pentol dan warung makan. (yad)

Siang Hunting, Sore Buka Lapak Daging Kurban, Fenomena Idul Kurban di Kali Tutup Gresik Selengkapnya

Sapi Kurban Ngamuk, Warga Jegong, Gresik Panik

GRESIK,1minute.id – Seekor sapi kurban ngamuk pada Minggu, 16 Juni 2024. Tali yang mengikat sapi jenis limousin warna coklat itu pun terputus. Sapi itu pun kabur dan berhenti setelah tercebur sebuah parit Dusun Jegong di Jalan Ibrahim Zahir, Kelurahan Singosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Puluhan warga setempat mencoba melakukan evakuasi sapi yang memiliki berat diatas 500 kilogram itu. Akan tetapi, sapi mberot alias berontak membuat warga sekitar kesulitan melakukan evakuasi sapi nahas tersebut .

“Ada seorang warga bernama pak Budi yang meminta bantuan kami (Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan),” ujar Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Minggu, 16 Juni 2024.

Sekitar pukul 13.35 WIB permintaan bantuan dari warga diterima oleh petugas. Dalam hitungan menit, tujuh petugas meluncur ke lokasi kejadian. Butuh waktu hampir 60 menit petugas melakukan evakuasi dengan dibantu oleh warga setempat. “Sekitar pukul 14.15 WIB evakuasi selesai,” terang mantan Asisten bidang Pemerintahan Setkab Gresik itu. (yad)

Sapi Kurban Ngamuk, Warga Jegong, Gresik Panik Selengkapnya