Gresik United Resmi Kontrak Djordje Maksimovic, Pemain asal Serbia yang Haus Gol

GRESIK,1minute.id –  Gresik United resmi mengontrak penyerang asal Serbia, Djordje Maksimovic. Pemain 24 tahun ini sebelumnya bergabung di Hougang United. Di Liga Singapura itu Djordje Maksimovic mencetak 13 gol dan 5 asist. 

Djordje  pernah merumput di kasta kedua Liga Yunani, FS Kozani dengan mencetak 4 gol. Djordje Maksimovic senang bisa berkesempatan bermain klub Gresik United yang berjuluk Laskar Joko Samudro di Liga 2 Indonesia ini.

CEO Gresik United, Nila Yani Hardiyanti bersyukur striker asing Gresik United mendarat dengan selamat di Gresik. Nila, begitu sapaan gadis berhijab melakukan diskusi panjang dengan jajaran pelatih. Dikarenakan banyak pilihan striker. Posisi striker ini penting menentukan keberhasilan GU di Liga 2.

“Kami tidak mau asal memilih striker asing. Panjangnya diskusi apa yang dimiliki Djordje sepak terjang Djordje karir di berbagai negara mampu mencetak banyak gol menjadi pertimbangan,” ucapnya di markas Gresik United di Jalan Panglima Sudirman, Gresik pada Jumat malam, 23 Agustus 2024.

Menurutnya ada tiga hal poin penting Djordje di skuad GU. Djordje memiliki rekam jejak karir menterenng. Pertimbangan cukup muda, berusia 24 tahun dengan segudang pengalaman.

“Bahwasannya berusia 24 tahun cukup produktif semoga Djordje memberikan ruang terbaik untuk kita. Kita rekrut Djordje memiliki kelebihan mau turun pandai cipatakan peluang ciptakan gol bisa kita lihat di AFC Cup. Setelah menimbang-menimbang kita pilih Djordje sebagai pemain asing bisa memberikan yang terbaik adaptasi cepat bermain pertama di Indonesia. Berikan yang terbaik membawa Gresik United ke Liga 1,” tutupnya.

Di tempat yang sama, Djordje menyampaikan kepada awak media terkait ketertarikannya menerima tawaran bermain di Liga Indonesia bersama Gresik United. Dia sudah mengetahui banyak hal, dari para pemain Eropa Timur atau dari Balkan. Seperti Ilija Spasojevic, Marco Simic, Nicola Kovacevic, termasuk pelatih Milomir Seslija, hingga Miljan Radovic.

“Tahun lalu AFC Cup cetak 2 gol lawan PSM Makasaar, teringat Liga Indonesia tradisi baik di asia tenggara. Ingat momen lawan PSM Makassar senang bermain di Liga Indonesia suporter bagus,” ujarnya.

Disinggung mengenai alasan kenapa memperkuat tim Liga Indonesia kasta kedua, Djordje mengaku tertantang bermain di Asia. “Main di Asia lebih terbuka lebih menyerang tantangan striker, di eropa lebih bagus tapi lebih taktikal lebih defensif,” katanya. (yad)

Gresik United Resmi Kontrak Djordje Maksimovic, Pemain asal Serbia yang Haus Gol Selengkapnya

GU Akuisisi Dua Pemain Muda Persebaya, Presiden GU : Kami Punya Mimpi Jadi Klub Profesional

GRESIK,1minute.id – Manajemen Gresik United mengontrak dua pemain muda. Dua pemain itu Dicky Kurniawan dan Akbar Firmansyah. Kontrak jangka panjang diteken pada Sabtu, 28 Januari 2023.

Penandatanganan kontrak itu menjadi status kedua pemain berubah dari sebelumnya pemain pinjaman dari Persebaya menjadi pemain sah klub berjuluk Joko Samudro itu. Presiden Klub Gresik United Fandi Akhmad Yani menuturkan, dengan bergabungnya dua pemain ini merupakan bentuk sinergitas kolaborasi antara Gresik dan Surabaya.

“Dicky Kurniawan dan Akbar Firmansyah resmi kami akuisisi. Mereka kami kontrak jangka panjang, dan Gresik United ingin menjadikan Persebaya sebagai inspirasi bagaimana mengelola klub secara profesional,” tutur Gus Yani-panggilan akrab- Fandi Akhmad  Yani pada Sabtu, 28 Januari 2023.

Gus Yani juga berterima kasih kepada manajemen Persebaya. Ini karena Gresik United punya mimpi besar menjadi klub profesional tanpa campur tangan. “Perjuangan sepak bola tidak boleh berhenti. Sebab, olahraga ini hiburan masyarakat dan tontonan menghibur masyarakat,” ungkapnya.

CEO Gresik United Muhammad Allan  mengatakan, dua pemain Persebaya ini aset bagi kami. Sekaligus bentuk keseriusan manajemen dalan jangka panjang. “Rata-rata pemain kami berusia 19 hingga 21 tahun banyak dihuni pemain muda,” kata Gus Allan, sapaan akrab, Muhammad Allan.

Sementara itu, Manager Persebaya Yahya Alkatiri menyatakan timnya dengan Gresik United sudah banyak berkolaborasi. Salah satunya pemain. “Sebenarnya Dicky dan Akbar sudah dilirik oleh klub papan atas liga 1. Tapi kami lebih sreg ke Gresik United karena manajemennya lebih serius dan profesional,” pungkasnya. (yad)

GU Akuisisi Dua Pemain Muda Persebaya, Presiden GU : Kami Punya Mimpi Jadi Klub Profesional Selengkapnya

Gresik United Kecewa Kompetisi Liga 2 Dihentikan 

GRESIK,1minute.id –  Keputusan rapat exco PSSI yang memutuskan kompetisi Liga 2 dihentikan membuat kaget semua klub. Klub Liga 2 yang mengikuti kompetisi mengaku kecewa kompetisi tidak dilanjutkan. Gresik United, diantaranya.  

“Kalau dibilang kecewa otomatis iya, kami berharap ada solusi bagi pemangku kebijakan sepak bola di tanah air,” ujar Direktur Operasional Gresik United Thoriqi Fajrin pada Jumat, 13 Januari 2023.

Bagi manajemen Gresik United, keputusan yang diambil itu sangat berat. Hal ini karena ibarat klub sudah mengeluarkan tenaga, pikiran serta finansial. Apalagi selama kompetisi Liga 2 digelar klub sudah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. 

“Tim kami sudah onfire, Stadion Gelora Joko Samudro juga sudah dinilai melalui risk assement oleh Mabes Polri. Hasilnya, tidak mengecewakan dan layak dipakai untuk kompetisi liga 1 dan 2. Kalau dihentikan sama saja kami sudah bekerja tapi tak ada hasilnya,” kata Kaji Ricky sapaan akrab Thoriqi Fajrin.

Dihentikannya kompetisi Liga 2 berdampak juga pada pemain. Mereka yang mencari nafkah disitu otomatis harus menganggur tanpa ada kompetisi. Tidak hanya itu, perekonomian dari sepak bola dipastikan berhenti.

Mengenai 20 klub Liga 2 yang menginginkan kompetisi tidak lanjut versi Exco PSSI. Ini sangat bertentangan dengan semangat klub. Pasalnya, hampir sebagian besar home based (stadion tuan rumah) sudah dinilai, dan tentunya mengeluarkan biaya tidak sedikit karena operasional tim risk assement biayanya ditanggung oleh klub.

Kekecewaan itu tidak hanya dialami manajemen Gresik United tapi juga pemain. Mereka mengaku sangat kecewa keputusan yang dikeluarkan oleh Exco PSSI. Ini karena profesi pemain bola sangat bergantung pada kompetisi.

Ironisnya lagi, saat pertemuan owner klub Liga 2 pada 14 Desember 2022 di Hotel Sultan Jakarta. Perwakilan Gresik United yang diwakili Thoriqi Fajrin tetap menyetujui kompetisi dilanjutkan. Anehnya, saat ada persetujuan kompetisi dihentikan dirinya merasa tidak menandatangani  surat tersebut.

“Saya memang menandatangani kompetisi liga 2 tetap lanjut dengan sistem buble jika sarana dan prasarana stadion masih perlu perbaikan,” ungkap Kaji Ricky. Soal ada tandatangan kompetisi dihentikan lanjut dia, itu yang menjadi permasalahan karena sampai saat ini masih dicari siapa yang menandatangi surat itu. “Saya masih kroscek siapa yang menandatangani surat penghentian liga 2 tidak dilanjutkan,” pungkasnya. (yad)

Gresik United Kecewa Kompetisi Liga 2 Dihentikan  Selengkapnya

GU Gaet Subangkit dan CEO Baru, Target Naik ke Liga 2


GRESIK, 1minute.id – Klub kebanggan masyarakat Gresik United (GU) mulai melakukan persiapan menyongsong bergulirnya Kompetisi Liga 3 Regional Jawa Timur. Klub dengan supoter berjuluk Ultrasmania itu, punya target naik ke Liga 2 dengan menggaet mantan pemain timnas dan mantan pelatih Sriwijaya FC Subangkit.

Menurut Presiden Klub GU Fandi Akhmad Yani, melihat ada titik terang dunia bola di tanah air. Baik itu akan digulirkannya Liga 1 maupun Liga 2 dan 3. Maka manajemen GU juga mempersiapkan tim dengan matang karena tahun ini punya target masuk ke Liga 2.

“Malam ini kita duduk bersama dengan pelatih kepala Subangkit yang dari awal punya komitmen bagaimana memperbaiki tim GU sekaligus sebagai juru racik dalam mengarungi kompetisi Liga 3,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 11 Juni 2021.

Sebagai bentuk keseriusannya lanjut Gus Yani, dirinya juga memperkenalkan Direktur PT GUS yang baru sekaligus CEO. Yakni, Muhammad Allan (Gus Allan) yang berprofesi sebagai pengusaha muda. “Minggu depan seleksi pemain sudah dimulai sebagai persiapan. Untuk teknisnya biar direktur yang baru dan pelatih kepala yang menentukan pemain,”katanya.

Sementara Gus Allan mengatakan, dalam waktu dekat timnya fokus ke training center (TC) dengan melakukan seleksi pemain asli Gresik. Sebagai tambahannya seleksi berikutnya, mencari pemain luar. Sebab, tahun ini manajemen menargetkan masuk ke Liga 2. “Target masuk ke Liga 2 tidak bisa ditawar. Untuk itu, kami mempersiapkan tim dengan matang termasuk mencari pemain yang berkualitas,” paparnya.

Pelatih Kepala GU Subangkit menyatakan, dirinya siap membawa tim asal Gresik masuk Liga 2 dan ini menjadi tantangan tersendiri.”Karena target harus terpenuhi maka persiapannya wajib dimatangkan, dan saya optimis GU bisa lolos Liga 2,” ungkapnya.

Manager GU Thoriqi Fajrin menambahkan, mengenai seleksi pemain semuanya diserahkan ke pelatih kepala karena masuk ke Liga 2 sangat berat. “Mulai senin depan ada seleksi pemain khusus asli Gresik dengan sistem undangan. Dimana klub internal mengirimkan tiga pemainnya yang berkualitas,”ujar Kaji Ricky-panggilan-Thoriqi Fajrin. (yad)

GU Gaet Subangkit dan CEO Baru, Target Naik ke Liga 2 Selengkapnya