Meriah, Karangrejo Carnival 2025, Ajang Edukasi Budaya Lokal & Nusantara

GRESIK,1minute.id – Karangrejo Carnival 2025 menjadi puncak perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia digelar di Desa Karangrejo, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Karnaval budaya tingkat desa sangat meriah.  Peserta menjadikan ajang kali pertama ini menunjukkan kreativitas dalam memperkenalkan keanekaragaman budaya kepada masyarakat.

Tema mereka yang beraneka ragam. Mulai dari Roro Jonggrang yang lengkap dengan replika candi dengan diiringi peserta menggunakan pakaian layaknya kerajaan lengkap dengan mahkota.

Ada juga mengusung tema Giri Kedaton, Spirit Of Borneo, Gatot Kaca, Pacu Jalur, Burung Cendrawasih, Kambing Awassi, Kuda Putih Pangeran Diponegoro, Pakaian Adat Sumatera, Harimau Pajajaran.Bahkan, ada juga peserta yang mengangkat tiga tema sekaligus. Yakni Rumah adat Minang, Rumah adat Papua dan Rumah Adat Jawa. Semuanya menggunakan pakaian sesuai dengan tema masing-masing.

“Kami sangat mengapresiasi, karnaval tahun ini lebih meriah dan bervariatif. Banyak tema adat dan budaya yang diangkat,” kata Camat Ujungpangkah Shofwan Hadi saat membuka kegiatan pada Sabtu 30 Agustus 2025.

Shofwan Hadi menyebut, tema peserta karnaval ini tidak hanya memberikan edukasi kepada masyarakat. Juga bentuk pendidikan kepada generasi penerus, khususnya anak-anak. Mereka bisa belajar dan tahu bahwa di Indonesia bermacam-macam budaya.

“Karnaval budaya ini sangat mengedukasi, anak-anak bisa tahu mana pakaian adat Jawa, Papua, Sumatera dan budaya daerah lainnya. Kami berharap kedepan lebih meriah dan bervariatif lagi,” pungkasnya.

Pihaknya mengapresiasi, masyarakat setempat bersama TNI-Polri bersama-sama turut serta menjaga kondusifitas wilayah. Sehingga, kegiatan yang berlangsung hari ini berjalan sesuai yang diharapkan, aman dan Kondusif. 

Pj Desa Karangrejo, Kecamatan Ujungpangkah Nur Ali mengatakan, karnaval budaya ini diikuti oleh 11 peserta. Semuanya mengangkat tema yang berbeda-beda. Mulai adat Jawa hingga Papua. “Tujuannya bukan sekadar karnaval, tapi lebih memperkenalkan keanekaragaman budaya kepada masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus,” katanya.

Pihaknya berharap, kedepan generasi penerus akan lebih cinta tanah air. Terus melestarikan budaya serta saling mengormati antarsesama. Ia juga berterimakasih atas dukungan semua pihak. Mulai dari masyarakatnya, RT, RW dan pemuda karang taruna. “Terimakasih semuanya sudah ikut serta mensukseskan karnaval budaya ini. Semoga tahun depan semakin kompak dan lebih meriah,” pungkas Nur Ali. (yad)

Meriah, Karangrejo Carnival 2025, Ajang Edukasi Budaya Lokal & Nusantara Selengkapnya

Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Merdeka Bersama Jiddan 

GRESIK,1minute.id – Ribuan warga tumplek-blek di Convex Gresik Kota Baru (GKB) pada Ahad, 24 Agustus 2025. Mereka datang dari berbagai desa di Kabupaten Gresik. Mereka datang untuk mengikuti Jalan Sehat Merdeka Bersama 2025.

Jalan Sehat diinisiasi oleh Thoriq Majiddanor atau Jiddan, anggota Komisi XI DPR RI bekerja sama dengan KabarBaik.co dan Kabar Kreatif, serta mendapat dukungan penuh dari Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri. Jiddan, arek Gresik asli. Ia anak sulung Bupati Gresik periode 2010-2020 Sambari Halim Radianto ini membidangi Keuangan, Perencanaan Pembangunan nasional, Moneter dan Jasa Keuangan. 

Sekitar 30 stan UMKM lokal ikut ambil bagian dalam bazar kuliner ikut meriah olah raga pagi dengan hiburan OM SERA itu. Jiddan memberikan bantuan tunai pribadi sebesar Rp 300 ribu per stan agar pelaku usaha tetap semangat dan pengunjung bisa menikmati jajanan gratis. “Untuk bagaimana mereka biar semangat kembali, semangat untuk berusaha, dan menumbuhkan ekosistem UMKM,” ujar Jiddan kepada wartawan. 

PEMERIKSAAN KESEHATAN: Jihaan S.ked melakukan pemeriksaan kesehatan peserta Jalan Sehat Merdeka Bersama 2025 di Convex Gresik pada Ahad ,24 Agustus 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Di event olah tubuh yang menyiapkan hadiah sepeda motor, motor listrik,  sepeda onthel setra doorprize lainnya, peserta bisa menikmati layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Jihaan, S.Ked dan Ralvin, S.Ked. “pemeriksaan kesehatan gratis untuk cek gula darah, asam urat dan tensi darah,” jelas Jihaan

Peserta sangat antusias mengikuti Jalan Sehat Merdeka Bersama memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia itu. Ny Eni, misalnya. Perempuan asal Jalan Jaksa Agung Suprapto tak kuasa menahan haru setelah memenangkan hadiah utama sepeda motor. “Tidak menyangka dapat motor, terima kasih Mas Jiddan, dan terima kasih juga kepada Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri yang mensupport penuh acara ini. Mudah-mudahan ada lagi tahun depan,” ucapnya.

Hal serupa dirasakan Chandra Gunawan dari Desa Cerme. “Sebenarnya saya sudah kepingin motor baru dari dulu, Alhamdulillah kesampaian dari jalan sehat ini,” katanya sambil tersenyum bahagia. Sementara itu, Ny Anik dari Galaksi Suci pulang membawa sepeda listrik. “Alhamdulillah bisa ditakdirkan bawa sepeda ini. Sebelumnya saya harus ngojek. Saya memang sudah yakin sih mas akan dapat hahaha,” tuturnya percaya diri. (yad)

Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Merdeka Bersama Jiddan  Selengkapnya

Semakin Meriah Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Menjelang akhir bulan Agustus, perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia terasa semakin meriah di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. Bentuk perayaan pun beraneka macam. 

Di Perumahan Alam Bukit Raya RT 02 RW 9 Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas menggelar senam bersama dilanjutkan dengan jalan sehat. Wakil Bupati Gresik dua periode 2010-2020 Mohammad Qosim terlihat bersama ratusan warga untuk senam dan jalan sehat. Semua peserta mendapatkan door prize berupa minyak goreng. Hadiah lainnya, melalui undian kupon yang disiapkan oleh panitia yang dipimpin langsung oleh Ketua RT Susanto.

WARGA Perumahan ABR : (dua dari kiri) Wakil Bupati Gresik dua periode 2010-2020 Mohammad Qosim bersama warga Perumahan Alam Bukit Raya, Kecamatan Kebomas, Gresik mengikuti Jalan Sehat Merayakan HUT ke-80 Republik Indonesia pada Ahad, 24 Agustus 2025 ( Foto: Istimewa)

Perayaan di Perumahan Cluster Permata Natura lebih heboh lagi. Warga perumahan itu menggelar drama kolosal bertajuk NaturaNite 2025 pada Sabtu malam, 23 Agustus 2025. Drama kolosal dimainkan oleh anak-anak generasi (Gen) Z di kompleks perumahan berada di Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar itu.

Sedangkan, para tua, emak-emak dan kaum Adam memakai busana adat nasional. Sehingga, suasana kompleks perumahan seakan mirip “Kampung” Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika. 

Menurut Al Ushidi, Ketua RW 14 Cluster Permata Natura, drama kolosal, tarian khas daerah dan busana adat nasional sebagai puncak perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia. “Pagelaran NaturaNite ini mejadi edukasi terhadap kedaerahan, bukan hanya memeriahkan Hari Kemerdekaan. Kami ingin menanamkan nilai-nilai kebudayaan yang harus dilestarikan. Kondisi hari ini, tidak hanya pesta perrunjukkan saja tetapi harus ada edukasi terhadap anak anak maupun kebudayaan,” kata Hudi yang juga pengacara itu.

“Kita harus memperahankan dan mengenalkan aneka ragam adat dan kebudayaan sehingga tidak tergerus dengan modernisasi, khususnya memperkenalkan dengan generasi penerus, kalau bukan kita siapa lagi yg mempertahkan kebudayaan kearifan lokal,” imbuhnya.

WAKIL Bupati Gresik Asluchul Alif menyapa anak-anak peserta Jalan Sehat di Kampung halaman di Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Gresik pada Ahad, 24 Agustus 2025 ( Foto: Prokopim untuk 1minute.id)

Sementara itu, perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Desa Sembayat, Kecamatan Manyar dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif pada Ahad, 24 Agustus 2025. Desa Sembayat adalah tempat kelahiran Ketua DPC Gerindra Gresik itu. 

Sebelum memberangkatkan peserta jalan sehat, dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif mengajak masyarakat untuk menjaga kerukunan dengan mempererat tali silaturahmi. “Jalan sehat menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga,” kata suami dr Shinta Puspitasari ini. Gelaran Jalan Sehat ini menyiapkan hadiah motor listrik semakin menambah semangat warga. (yad)

Semakin Meriah Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Gresik  Selengkapnya

We Are the Champions,  Presdir Freeport Indonesia : Bangga Boleh, Tapi Jangan Sombong

GRESIK,1minute.id – “We Are the Champions” menggema di panggung “Melodi Tembaga Nusantara” PT Freeport Indonesia (PTFI) di kawasan Java Integreted Industrial and Port Estate pada Selasa malam, 19 Agustus 2025.

Sambil memainkan tut piano, Tony Wenas, Presiden Direktur PTFI melantunkan lagu Queen itu begitu apik. There is a time when we should hear the certain calls// Cause the world it seems it’s right in this line//Cause there’s a chance for taking in needing our own lives// ….

Ratusan penonton tepuk bergemuruh tidak menduga suara Wenas begitu enak di dengar. Itu adalah penampilan Wenas kali pertama dihadapan sekitar 700 karyawan dan undangan. Hujan yang menguyur tidak menyurut semangat penonton. Mereka ada memakai jas hujan, payung bahkan harus berbasah kuyup air hujan. 

Lagu Queen itu seakan memompa spirit kerja para karyawan smelter itu. Dimana awal beroperasi sempat terseok karena tragedi kebakaran kemudian cepat bangkit dan di akhir 2024 bisa berkontribusi terhadap perekonomian nasional dengan manfaat langsung senilai USD 4,7 miliar dolar AS atau setara Rp 80 triliun.. “Kita harus berbangga, namun jangan sombong. Berbangga boleh tapi jangan sombong,” kata Wenas dalam sambutannya. 

Gelaran Melodi Tembaga Nusantara Freeport Indonesia untuk merayakan HUT ke-80 Republik Indonesia ini menghadirkan dua bintang tamu yakni Maliq D’Essensials dan Happy Asmara juga menjadi ajang pembuktian PTFI kepada para Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) di sekitar perusahaan naik kelas. Sejumlah produk lokal dijual di stan UMKM, mulai dari bandeng tanpa duri, kopi lanang, susu kambing etawa ludes sebelum pertunjukan kelar. “Langsung ludes. Alhamdulillah kami dilibatkan dalam kegiatan yang besar seperti acara ini,” ujar Mukhtar Sochieb, salah satu pelaku UMKM.

Dalam kesempatan itu, Wenas meresmikan peluncuran sembilan UMKM binaan dari wilayah ring 1 Freeport, yakni Manyar Sidorukun, Manyarejo, Manyar Sidomukti, Karangrejo, Banyuwangi, Bedanten, Tanjung Widoro, Kramat, dan Watuagung. (yad)

We Are the Champions,  Presdir Freeport Indonesia : Bangga Boleh, Tapi Jangan Sombong Selengkapnya