Semarak Karnaval Baju Daur Ulang dan Jalan Sehat Digelar Pemdes Lengkong, Cerme

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Desa atau Pemdes Lengkong, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik menggelar jalan srhat pada Ahad, 1 September 2024.

Ribuan warga desa setempat tumplek-blek memeriahkan jalan sehat rangkaian HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia itu.  Mulai anak-anak hingga orang tua. Laki-laki maupun perempuan. Data panitia menyebutkan jalan sehat itu diikuti sebanyak seribu warga. 

Jalan Sehat agenda rutin tahunan setiap merayakan HUT Kemerdekaan Indonesia ini, salah satu event yang paling di tunggu-tunggi warga. Selain sebagai ajang silaturahmi warga. Juga, ada doorprize sangat menarik. 

Kepala Desa Lengkong, Kecamatan Cerme Roikhan mengatakan, kegiatan jalan sehat ini selain dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia  juga bertujuan untuk membuat guyup rukun antarwarga dan Pemdes. 

“Warga sangat antusias mengikuti jalan sehat ini, mulai anak-anak hingga orang dewasa. Dan ini setiap HUT RI kami adakan,” ujar Roikhan. 

DAUR ULANG : Peserta Karnaval dan Jalan Sehat yang digelar oleh Pemdes Lengkong, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik yang memakai baju daur ulang pada Minggu, 1 September 2024 (Foto : istumewa)

Disampaikan Roikhan, kegiatan jalan sehat ini menyediakan 170 lebih doorprize untuk peserta. Ratusan doorprize tersebut merupakan gotong royong warga patungan yang dikoordinir oleh karang taruna setempat.

Adapun hadiah utama dari doorprize yang diundi ialah sepeda listrik. Sementara banyak hadiah menarik lainnya seperti kulkas, dispenser, rice cooker, kipas angin, serta beberapa paket sembako berupa minyak dan beras. 

“Ada 1.000 kupon jalan sehat yang dibagikan, Alhamdulilah ludes semua. Ini juga berkat anak- anak karang taruna yang membantu mengkoordinir, termasuk patungan warga untuk doorprize,” jelasnya. 

Selain jalan sehat, Pemdes Lengkong juga menggelar karnaval yang dimeriahkan oleh empat rukun tetangga atau RT. Masing-masing RT berkreasi membikin kostum karnaval dari bahan daur ulang. 

Putri Alifatur Rosidah, perwakilan RT 2 RW 1 mengenakan maskot Waru bertema Peri. Kostum itu didaur ulang dari bahannya busa hati yang dikreasi oleh kelompoknya yang berjumlah 13 orang. 

“Ini kreasi kami, semua bahannya pakai daur ulang. Ya semoga tahun depan karnavalnya bisa lebih ramai lagi dan lebih bagus lagi buat kostumnya biar makin seru,” pungkasnya. (yad) 

Semarak Karnaval Baju Daur Ulang dan Jalan Sehat Digelar Pemdes Lengkong, Cerme Selengkapnya

Ranking #1, Lomba Agustusan di UPT SMP Negeri 2 Gresik Semakin Seru

GRESIK,1minute.id – Kemeriahan peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya di setiap kampung. Bahkan, perlombaan di satuan pendidikan pun tidak kalah meriah. Di UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik, misalnya. 

Lomba Agustusan di sekolah berada di Jalan KH Kholil, Gresik itu memadukan unsur games dan pengetahuan sejarah. Nama perlombaan adalah Ranking #1. Lomba diikuti 48 siswa, perwakilan kelas. Peserta perwakilan adalah siswa yang dianggap memiliki pengetahuan sejarah yang menonjol di kelas masing-masing. Peserta adalah usulan siswa dan wali kelas masing-masing.

Dalam lomba ini, panitia membacakan pertanyaan hanya sekali. Jumlahnya ada 100 pertanyaan. Pertanyaan tentang sejarah Indonesia atau sejarah lokal di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Pertanyaan diantaranya : “Bapak Proklamator Kemerdekaan adalah Ir Soekarno dan M.Hatta. Benar atau salah ; Kampung Kemasan berada di Kelurahan Kebungson, Gresik. benar atau salah”.

Peserta hanya menjawab benar atau salah. Jawaban benar atau salah disediakan oleh panitia lomba berupa tulisan di atas kertas ukuran kuarto dengan cara diangkat. 

Mirip lomba cerdas cermat, tapi lomba Agustusan peserta tidak berdiri alias duduk bersila. Siswa lainnya memberikan support kepada perwakilan kelas masing-masing. Seru banget!

“Lomba Ranking #1 untuk megedukasi agar siswa mengingat kembali pengetahuan sejarah perjuangan bangsa dan arti kemerdekaan,” kata Kepala UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik Mohammad Salim pada Jumat, 16 Agustus 2024. Sistem perlombaannya menggunakan sistem gugur. “Bagi yang salah mengangkat kertas jawabannya tereleminasi,” imbuhnya. 

Salim melanjutkan, kegiatan lomba Agustusan di mulai sejak Selasa hingga Jumat, 13-16 Agustus 2024. Jens perlombaan yakni Kebersihan kelas ; Kerapian berseragam ; senam P5 . “Untuk lomba tradisional diantaranya estafet karet, sepak bola corong, dan ditutup dengan lomba memasukkan paku dalam botol khusus guru,” jelas Salim.

Puncak acara jalan sehat menelusuri sejarah tapak tilas heritage Bandar Grissee, kota lama Kebungson – Kampung Arab –  Alon-alun –  Bandar Grissee dan finish di sekolah. “Alhamdulillah lomba agustusan tahun ini lebih semarak berjalan lancar siswa dan guru spenda bahagia dan menyenangkan semoga menjadi edukasi dan teladan kepahlawanan untuk peserta didik,” pungkasnya. (yad)

Ranking #1, Lomba Agustusan di UPT SMP Negeri 2 Gresik Semakin Seru Selengkapnya

Petrokimia Gresik Lestari Bumi, Dorong Warga 8 Desa/Kelurahan Membiasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat

GRESIK,1minute.id – Semarak HUT ke-50 Petrokimia Gresik sekaligus menyambut HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa berbeda. Menyambut hari istimewa itu, Petrokimia Gresik mengajak masyarakat dari 8 desa/kelurahan di sekitar perusahaan untuk peduli terhadap kesehatan lingkungan melalui program Petrokimia Gresik Lestari Bumi.

Kegiatan tersebut dikemas melalui pelatihan diet sampah dan lomba kebersihan desa, yang penganugerahan pemenangnya dilaksanakan pada Jumat, 5 Agustus 2022.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, usai menyerahkan penghargaan menyampaikan bahwa, sebagai bagian dari BUMN, Petrokimia Gresik memiliki tanggung jawab sebagai agen pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada profit dan kinerja perusahaan, tetapi juga mendorong terciptanya kesejahteraan masyarakat, khususnya di lingkungan sekitar perusahaan.

“Kesejahteraan masyarakat tidak terlepas dari kesehatan lingkungannya. Oleh karena itu, kami memiliki komitmen tinggi terhadap program-program yang mendorong terciptanya kesehatan lingkungan, salah satu adalah program Petrokimia Gresik Lestari Bumi ini,” ujar Dwi Satriyo.

Melalui pelatihan diet sampah, 80 tokoh penggerak dari delapan desa/kelurahan sekitar perusahaan dibekali pemahaman terkait jenis-jenis sampah, materi pola hidup bersih dan sehat, cara membuang sisa obat dan masker yang benar, penyakit yang bisa ditularkan melalui sampah dan hewan, strategi mengurangi sampah keluarga, ventikultur sebagai contoh urban farming, hingga soal peraturan daerah, sanitasi dan tata ruang.

Selanjutnya, lomba kebersihan desa menjadi stimulus untuk mengimplementasikan materi yang telah diperoleh tersebut. Dalam penjuriannya, Petrokimia Gresik melibatkan sejumlah ahli di bidangnya, antara lain perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik, Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG), Duta Lingkungan Jawa Timur, hingga juri internal perusahaan.

Adapun Juara I lomba kebersihan desa diraih oleh Kelurahan Sukorame; Juara II Kelurahan Ngipik, dan Juara III Kelurahan Kroman. Masing-masing pemenang mendapat tunjangan kebersihan senilai Rp10 juta, Rp7,5 juta dan Rp5 juta. Tidak hanya itu, lima desa/kelurahan lain yang menjadi peserta juga mendapat tunjangan kebersihan masing-masing senilai Rp3 juta, antara lain Kelurahan Karangpoh, Lumpur, Tlogopojok, Karangturi, dan Desa Roomo.

Selain menciptakan lingkungan sehat, Petrokimia Gresik juga berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui Pola Hidup Sehat (PHS). Upaya ini diwujudkan dengan memberikan bantuan doorprize serta dana operasional untuk pelaksanaan jalan sehat di delapan desa/kelurahan tersebut, masing-masing senilai Rp15 juta.

“Kesehatan yang utuh tercipta dari lingkungan sehat serta penerapan pola hidup sehat masyarakatnya, sehingga komprehensif dan saling mendukung. Dengan derajat kesehatan yang utuh, harapannya mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga di sekitar perusahaan. Inilah muara atau tujuan dari program-program yang kami gulirkan,” tandas Dwi Satriyo.  

Sementara itu, Lurah Sukorame Uman Iswahyudi usai menerima penghargaan Juara I mengungkapkan bahwa program Petrokimia Gresik Lestari Bumi ini mampu mengubah lingkungan di Kelurahan Sukorame, dari semula gersang menjadi lebih asri, bersih dan adem.

“Karena program ini, masyarakat di Sukorame terdorong jadi lebih kompak dalam hal kesehatan dan kebersihan lingkungan. Semoga apa yang dilakukan Sukorame mampu menginspirasi daerah lain dalam menciptakan lingkungan bersih dan sehat,”tandasnya. (yad)

Petrokimia Gresik Lestari Bumi, Dorong Warga 8 Desa/Kelurahan Membiasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat Selengkapnya