Puluhan Praktisi HR Antusias Mengikuti Seminar yang digelar NHRI Jawa Timur

SURABAYA,1minute.id – Sebanyak 70 praktisi Human Resources se-Jawa Timur menghadiri event Leadership and Performance Management in Digital Era di  ruang Cendana 1-2, Hotel Regantris Cendana Surabaya.

Event Nasional Human Resources Institute atau NHRI ke-2 ini di sponsori oleh BIPO sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penyedia solusi penggajian dan karyawan global.

Mereka sangat antusias mengikuti event ke-2 Nasional Human Resources Institute atau NHRI Jawa Timur ini. Pasalnya, seminar sehari ini menghadirkan tiga orang narasumber sangat komunikatif dengan para peserta.

Tiga narasumber itu, yaitu : Mario Widjaja, Country Director BIPO Indonesia mengusung temaAgile Performance Management in Digital Leadership Era ; Prof. Risa Santoso, Rektor STIA ASIA Malang dengan tema Leadership in Digital Era BE EPIC in 2025 ; dan Dr. Mochammad Syafiudin, MBA – Senior HR Advisor BUMN PT Pelindo dengan Building a Peak Performance – A highly Effective Performance Management. Moderator acara ini yaitu Sri Sudarwati, Sekretaris NHRI Jatim.

Ketua NHRI Jawa Timur Siswanto SM memberikan apresiasi terhadap sejumlah pendukung kegiatan ini diantaranya : tim BIPO, NHRI Pusat, Panitia dan seluruh peserta serta mengharapkan partisipasi aktif praktisi HR untuk berkomunitas dengan Bahagia melalui NHRI Jatim dan memberikan kontribusi maksimal bagi Perusahaan dan Masyarakat serta negara Indonesia. “NHRI, One Respection , One Collaboration,” kata Siswanto dalam sambutannya. 

Ketua Panitia Titiana Irawati menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat memberikan nilai tambah bagi peserta dengan tema bahasan yang sangat agile dan menarik, diselenggarakan secara FREE dengan berbagai fasilitas dan merchandise menarik. 

Praktisi Human Resources adalah profesional yang bertugas mengatur segala hal yang berkaitan dengan tenaga kerja di perusahaan. Mereka berperab penting dalam menjagq keseimbangan antara kebutuhan karyawan dan tujuan bisnis. (yad)

Puluhan Praktisi HR Antusias Mengikuti Seminar yang digelar NHRI Jawa Timur Selengkapnya

Entas Kemiskinan ala Baznas di Program Kampung ZCD Pertama di Gresik

GRESIK,1minute.id – Kampung Zakat Community Development (ZCD) Ternak Produktif di Srembi, Desa Kembangan Kecamatan Kebomas, Gresik diresmikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 19 Oktober 2023. Zakat Community Development (ZCD) merupakan program pemberdayaan kelompok atau komunitas yang berintegrasi pada aspek ekonomi dan sosial. Program mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan ini hasil sinergi dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik dan Baznas Jatim. 

Fandi Akhmad Yani megapresiasi program yang diprakarsai oleh BAZNAS Gresik dengan Provinsi Jatim ini. Menurutnya ada sinergitas yang luar biasa, karena program tersebut disalurkan dalam bentuk ZCD. “Atas nama pemerintah menyambut baik program tersebut. ZCD disalurkan melalui kelompok ternak yang diwadahi dalam suatu komunitas yang mumpuni dalam mengelola dan bisa berkembang,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Menurutnya, program seperti ini harus terus berlanjut di desa – desa lain di Kabupaten Gresik. Tujuannya adalah untuk menggeliatkan ekonomi masyarakat melalui ekosistem peternakan. “Ini sebagai salah satu upaya kita bersama dalam pengentasan angka kemiskinan di Kabupaten Gresik,” ungkapnya.

Ia meminta kepada Dinas pertanian dan Peternakan untuk melakukan pendampingan pada hewan ternak mustahik. Baik pemberian nutrisi maupun vaksin secara berkala. Selain itu memberikan wawasan kepada peternak agar memperhatikan kawasan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Hal ini dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan pada hewan, selain sehat, dapat berkembang. Hewan-hewan ternak tersebut agar layak dan halal untuk di konsumsi,” pesannya.

Wakil Ketua BAZNAS Jawa Timur Muhammad Zakki mengungkapkan, adanya program ZCD kampung ternak kerjasama dengan BAZNAS Gresik dharapkan mampu menurunkan angka kemiskinan. “Seiring perkembangan, wakaf juga dapat berupa wakaf produktif yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya berharap, selain ternak kedepan ada program budidaya lele dan sumur bor agar bisa terus dimanfaatkan oleh masyarakat di musim kemarau seperti saat ini. Ia mengapresiasi Pemkab Gresik dalam menggeliatkan UMKM yang terus bangkit di tengah pemulihan ekonomi.

“Program itu merupakan aksi nyata memanfaatkan zakat, infaq dan sedekah (ZIS) untuk membangkitkan ekonomi mustahik dan penanggulangan kemiskinan,” tandasnya.

Salah satu peternak mustahik, Bawas,78,  asal Srembi mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik, BAZNAS dan para Muzakki atas perhatiannya kepada para mustahik. “Terima kasih BAZNAS Gresik dan Provinsi awalnya diberikan 4 ekor kambing. Sekarang sudah menjadi 20 ekor,” ucap Bawas sembari tersenyum.

Pada kesempatan turut diserahkan secara simbolis, program ternak kambing produktif sinergi kepada 10 orang penerima manfaat. Sebanyak 40 kambing jantan dan 1 kambing betina. Total nilai bantuan 41 ekor kambing ini senilai Rp 75 juta. Selain kambing, juga bantuan kandang dari Baznas Gresik senilai Rp 30 juta.

Selain itu, diserahkan program bantuan MCK senilai Rp 3 juta, beasiswa pendidikan Rp 9 juta, Marbot Rp 600 ribu dan santunan yatim Rp 1,5 juta. Total nilai bantuan kampung ZCD Desa Kembangan sebesar Rp 188 juta. Peresmian Kampung ZCD ini dihadiri oleh  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Abu Hassan, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Eko Anindito Putro, Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Jatim KH. Muhammad Zakki, Ketua BAZNAS Gresik Kepala Desa Kembangan Ngadimin serta kelompok ternak Mekar Sari Dsn Srembi Desa Kembangan Kecamatan Kebomas. (yad)

Entas Kemiskinan ala Baznas di Program Kampung ZCD Pertama di Gresik Selengkapnya

SIG Kenalkan Nathabumi di Jatim Environment Exhibition & Forum 2022

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berpartisipasi pada kegiatan “Jatim Environment Exhibition & Forum 2022” yang digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur. Kegiatan JEEF 2022 di JX International Convention Exhibition, Surabaya untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022 digelar mulai Senin hingga Kamis, 12-14 September 2022.

Jatim Environment Exhibition & Forum 2022 diikuti oleh perusahaan BUMN dan swasta, instansi pemerintah hingga civitas akademik yang ada di provinsi Jawa Timur. Pameran ini menampilkan kinerja pengelolaan lingkungan hidup seperti pengelolaan limbah cair, udara, limbah B3, serta penghargaan bidang lingkungan hidup yang telah diperoleh, dan inovasi di dalam pengelolaan lingkungan yang dilakukan.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, sebagai BUMN yang berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, SIG mendukung penyelenggaraan Jatim Environment Exhibition & Forum 2022 yang digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur ini. Pada kegiatan ini, SIG mengenalkan metode reklamasi Sistem Alur di pabrik Tuban, pemberdayaan petani green belt di Pabrik Tuban, serta pengelolaan limbah dan sampah yang dilakukan oleh Nathabumi sebagai salah satu unit bisnis SIG.

“Sistem Alur adalah terobosan teknik reklamasi di lahan bekas tambang batu gamping di pabrik Tuban. Teknik yang diterapkan dalam sistem alur adalah dengan cara membuat cekungan, berbentuk alur memanjang pada lahan bekas tambang. Struktur lahan bekas tambang kapur yang sangat keras membutuhkan proses menggunakan rock breaker untuk membuat cekungan. Keunggulan teknik ini yakni memiliki pertumbuhan tanaman yang lebih cepat dibanding dengan menggunakan sistem tebar,” kata Vita Mahreyni.

SIG juga mengenalkan pengelolaan lingkungan di kawasan green belt Pabrik Tuban. SIG menyediakan lahan seluas 192 ha untuk dikelola oleh 527 petani binaan yang tergabung dalam 24 kelompok. “Tidak hanya lahan, SIG juga memberikan sarana produksi,  pelatihan, serta edukasi mengenai inovasi pertanian yang efektif, efisien dan berbasis kelestarian lingkungan. Sistem pengelolaan seperti ini dapat meningkatkan pendapatan petani dan mengurangi jumlah kelompok rentan dan kemiskinan di Kabupaten Tuban,’’ ungkap Vita Mahreyni.

 Selain reklamasi dan pengelolaan kawasan green belt di Pabrik Tuban, SIG juga mengenalkan unit usaha pengelolaan limbah yang berkelanjutan bagi sektor industri dan pemerintah daerah yaitu Nathabumi. Layanan yang diberikan diantaranya analisa limbah dan sampah, pengemasan dan transportasi limbah, persiapan dan co-processing limbah, pemanfaatan limbah, pelatihan pengelolaan limbah serta jasa pemetaan dan konsultasi mengenai limbah. 

Nathabumi telah tersertifikasi untuk menangani limbah B3 dalam bentuk cair, padat maupun gas. “Nathabumi bisa menjadi mitra strategis bagi industri dan pemerintah daerah dalam mencapai posisi lingkungan yang lebih baik, menuju masa depan tanpa limbah,” ujar Vita Mahreyni. Nathabumi juga telah bekerja sama dengan pemerintah daerah di Provinsi DKI Jakarta dan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, untuk pemanfaatan sampah perkotaan menjadi bahan bakar alternatif dalam bentuk refuse-derived fuel (RDF).

Upaya dan komitmen SIG untuk memperhatikan aspek lingkungan dan bisnis keberlanjutan membuahkan sejumlah apresiasi dan penghargaan. Sebanyak 8 pabrik milik SIG meraih penghargaan Proper Hijau, Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada awal 2022.

Pabrik SIG yang memperoleh Proper Hijau itu ialah Pabrik Tuban, Semen Gresik (Pabrik Rembang), Semen Padang (Pabrik Indarung), Semen Tonasa (Pabrik Pangkep) dan Solusi Bangun Indonesia (Pabrik Tuban, Pabrik Narogong, Pabrik Cilacap dan Pabrik Lhoknga).

Sebagai catatan, Proper Hijau merupakan kriteria bagi perusahaan yang telah melakukan pengelolaan lingkungan lebih baik dari yang telah dipersyaratkan dalam peraturan (beyond compliance), mempraktikkan sistem pengelolaan lingkungan dan telah memanfaatkan sumber daya secara efisien serta melaksanakan tanggung jawab sosial dengan baik.

Salah satu pengunjung Jatim Environment Exhibition & Forum 2022, Muhammad Hilal Nur Anshori, mahasiswa jurusan teknik lingkungan Universitas PGRI Adibuana Surabaya tertarik dengan pegelolaan lingkungan yang dilakukan SIG. 

Menurutnya, SIG sebagai perusahaan building material tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan hingga meraih berbagai penghargaan seperti PROPER Hijau. “Apa yang dijalankan SIG sangat luar biasa, dengan berbagai produk yang inovatif dan ramah lingkungan. Tidak hanya peduli terhadap lingkungan, SIG juga berkomitmen mensejahterakaan masyarakat melalui permberdayaan petani Green Belt. ”Semoga upaya SIG ini dapat berlanjut demi kelestarian alam Indonesia”, ujar Muhammad Hilal Nur Anshori. (yad)

SIG Kenalkan Nathabumi di Jatim Environment Exhibition & Forum 2022 Selengkapnya

Bangkit dari Pandemi Covid-19, Desa Banjarsari Duta Gresik, Kandidat Terbaik 10 Program PKK Jatim 

GRESIK,1minute.id – Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme duta Kabupaten Gresik dalam lomba Desa dan Kelurahan serta Pelaksana Terbaik 10 Program PKK di tingkat Jawa Timur.  Sejumlah terobosan pelayanan yang telah dilakukan di Desa yang masuk aliran Kali Lamong itu.

Inovasi yang telah dilakukan dalam dua tahun terakhir itu antara lain. Pada 2020 Bidang pemerintahan, Kepala Desa Banjarsari melakukan MoU dengan Dispendukcapil untuk mengurus kartu keluarga (KK), Akta Kelahiran dan Kematian dan Surat Pindah, Dokumen dicetak mandiri oleh desa. Petugas register desa dapat memfasilitasi warga untuk mengakses ke aplikasi pelayanan Kependudukan Kabupaten Gresik (Poedak). 

Bidang Kemasyarakatan. Desa melakukan pengelolaan Bank Sampah di lingkungan RT/RW. Kerajinan home made berupa tas, sandal dan lukisan dari Pelepah Pisang. Pemasaran produk unggulan MoU dengan sejumlah manajemen hotel, sentra olahraga, pusat kuliner dan gedung serbaguna.

Sedamgkan, di Program Pokok PKK diantaranya program pendataan secara online jumlah dasa wisma 112, Permen Ting Ting (Perilaku Remaja Menuju Bebas Stunting), Da Penting (Dana Penanggulangan Stunting), Menor Bestie (Menanam Kelor Bebas Stunting), Program Kampung Pudak Ayu, Program Ketuk Pintu Besan serta Lansia Peduli Asi.

Terobosan dilakukan oleh pemerintah desa Banjarsari yang mengantarkan menjadi jawara Kabupaten Gresik sehingga menjadi Duta Gresik diajang serupa di Provinsi Jawa Timur.

“Merupakan suatu kebanggaan sekaligus kebahagiaan bagi kami, karena Desa Banjarsari Kecamatan Cerme berhasil masuk nominasi 10 besar juara lomba desa serta pelaksana terbaik 10 program pokok PKK tingkat Provinsi Jawa Timur 2022,”kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika menyambut kedatangan tim penilai yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pembinaan Desa Dinas PMD Provinsi Jatim Moh. Wahyudi itu pada Senin, 6 Juni 2022.

Menurut Bupati Fandi Akhmad Yani, lomba merupakan motivasi dan evaluasi bagaimana pembangunan sebuah daerah dimulai dari desa, banyak komponen dan variabel dari desa harus kita sinergikan. “Mudah-mudahan desa Banjarsari menjadi pelopor di Kabupaten Gresik maupun Provinsi,”harapnya. 

“Dengan kolaborasi kita yakin dapat membenahi untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat khususnya Kabupaten Gresik,”sambungnya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Desa Dinas PMD Provinsi Jatim, Moh. Wahyudi selaku ketua rombongan, dalam sambutannya menyampaikan perlombaan desa/kelurahan dimaknai sebagai evaluasi dan penilaian perkembangan penyelenggaraan pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan yang cepat berkembang yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang dituangkan dalam Permendagri nomor 81 Tahun 2015.

Pada 2022 ini lomba desa dan kelurahan Provinsi Jawa Timur mengusung Semangat Bangkit dari Pandemi Covid-19. Desa dan Kelurahan di Jawa Timur didorong untuk melakukan inovasi di bidang pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan pada masa Pandemi sehingga tagline dari Ibu Gubernur “Optimis Jawa Timur Bangkit” dapat terwujud.

“Selain itu, 2022 ini penilaian lomba desa dan kelurahan tingkat Provinsi Jawa Timur dirangkaikan dengan lomba pelaksana terbaik 10 program pokok PKK,”ujarnya. (yad)

Bangkit dari Pandemi Covid-19, Desa Banjarsari Duta Gresik, Kandidat Terbaik 10 Program PKK Jatim  Selengkapnya

Dorong Dekranasda Berani Buat Event Naikkan UMKM Berdikari

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik Pengurus  Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gresik pada Rabu,15 Desember 2021. Pelantikan digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik itu dihadiri oleh Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin.

Pelantikan pengurus Dekranasda yang diketuai oleh Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani ini berlangsung khidmat. Meriah karena diselingi peragaan busana dari paguyuban Cak dan Yuk Gresik serta kesenian Tari dengan protokol kesehatan.

Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya dengan berpantun Manuk glatik cucuk e biru, mari di.lantik ojo turu. Ia mengharapkan pasca pelantikan Pengurus Dekranasda Gresik periode 2021-2024 itu bisa semakin memajukan produk UMKM di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. 

OLEH-OLEH SUAMI : Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin dan Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani memilih kopiah untuk suami mereka usai pelantikan pengurus Dekranasda Gresik pada Rabu, 15 Desember 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani optimistis Dekranasda Gresik bisa  semakin memajukan UMKM di Gresik.  “UMKM bergerak terus karena sinergi dengan Kantor Pengawasan Bea Cukai Gresik. Yakin optimistis Dekranasda baru bermanfaat,”tegasnya. 

Ia mendorong pengurus Dekranasda Gresik untuk berani berinovasi dan ekspansi ke luar Kabupaten Gresik untuk mempromosikan produk UMKM. “Pameran di mal-mal, membuat event Dekranasda karena jati diri menumbuhkan UMKM berdikari,”tegasnya. 

Sebab, banyak pelaku usaha, khususnya kerajinan masih kesulitan memasarkan hasil produk. “Itu tanggung jawab kita, bukan hanya Diskoperindag,”katanya.  Kondisi pandemi melandai menjadi momentum untuk melakukan percepatan pemulihan perekonomian. Mendorong UMKM terus bergerak dan naik kelas. 

Analisis Kementerian Kesehatan selama 6 bulan kedepan, perkembangan wabah SARS-CoV-2, virus pembawa Covid-19 masih bisa terkedali. “Mudahan di tahun baru seperti gini terus (Covid-19 terkedali). Alhamdulillah karena harapan masyarakat,”katanya.

Mengapa? Sebab, kecenderungan masyarakat merindukan keramaian. Ia mencontohkan event Gresik Bandeng Fest 2021 menghadirkan bintang tamu Chef Juna di Alun-alun Gresik.

ADIKARYA : Produk UMKM Gresik dalam fashion show usai Pelantikan Pengurus Dekranasda Gresik pada Rabu, 15 Desember 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsim mengatakan, Gresik memiliki potensi luar biasa. Banyak pengerajin tenun dan memiliki ciri khas sendiri-sendiri. “Baju Saya ini baju dari Desa Wedani,”kata Arumi.  Desa Wedani, Kecamatan Cerme adalah salah satu desa Devisa di Indonesia. Mayoritas masyarakat menekuni profesi tenun sarung. Sarung Wedani sudah merambah pasar ekspor tujuan Timur Tengah, Asia dan Eropa.

Ia sependapat dengan Bupati Fandi Akhmad Yani, UMKM butuh stimulasi, motivasi agar bergairah. “Kondisi ekonomi yang sedang lesu karena Covid-19 ini, butuh disemangatkan, digairahkan UMKM,”tegas istri Wagub Jawa Timur Emil Elestianto Dardak itu.
Usai acara, mereka keliling melihat produk UMKM yang sudah ekspor dan potensi ekspor. Produk mulai batik, sarung, songkok hingga mi produk rumahnya. (yad)

Dorong Dekranasda Berani Buat Event Naikkan UMKM Berdikari Selengkapnya

Program Makmur Petrokimia Gresik Sasar Petani Kangkung untuk Ekspor


GRESIK, 1minute.id – Petrokimia Gresik memperluas manfaat program “Makmur” dengan mengawal budidaya benih kangkung kualitas ekspor. Biji kangkung ini salah satu bahan kosmetik. Luasnya 567 hektare di lima kabupaten di Jatim. Kesuksesan program tersebut salah satunya ditandai dengan peningkatan hasil panen benih kangkung hingga 12 persen di lahan seluas 36,11 hektare di Gresik.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, menyampaikan bahwa selama pandemi Covid-19, peran sektor pertanian sebagai penyedia pangan sehat menjadi semakin penting dan strategis, sehingga kegiatan produksi pertanian termasuk komoditas hortikultura harus ditingkatkan. “Untuk itu kami terus berupaya mengoptimalkan manfaat Program Makmur dengan menyasar lebih banyak komoditas, tidak hanya komoditas pangan, tapi juga komoditas hortikultura,”ujar Dwi Satriyo dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Jumat, 17 September 2021.

Setelah padi, tebu, jeruk, kentang dan bawang merah, kali ini Program Makmur menyasar tanaman kangkung, yang merupakan komoditas hortikultura primadona petani Gresik. Budidaya tanaman kangkung oleh petani Gresik diambil bijinya sebagai benih untuk diekspor oleh perusahaan penampung ke berbagai negara mulai dari Thailand, Filipina, India, hingga Jepang. 

Meski ditengah pandemi Covid-19, kuantum ekspor benih kangkung masih menembus angka 80 ton pada tahun 2020. “Melalui Program Makmur, Petrokimia Gresik berkolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk mewadahi petani kangkung agar mendapatkan jaminan permodalan, jaminan mutu hasil panen hingga jaminan pasar,” ujar Dwi Satriyo.

Dari sisi pendanaan, Bank BNI memberikan pinjaman modal hingga Rp 800 miliar, kemudian anak perusahaan Petrokimia Gresik, yaitu Petrosida Gresik berperan sebagai penyalur pupuk dan penanggulangan hama/penyakit, dan PT East West Seed Indonesia (EWINDO) berperan sebagai offtaker yang membeli hasil panen petani binaan.

Sedangkan Petrokimia Gresik sendiri berperan dalam menyediakan layanan Mobil Uji Tanah (UJT) untuk memberikan analisis lahan pertanian, sehingga petani dapat memperoleh rekomendasi pupuk sesuai dengan kondisi tanah dan kebutuhan tanaman. Adapun rekomendasi pemupukan dalam Program Makmur pada komoditi kangkung ini menggunakan kombinasi pupuk subsidi dan pupuk non subsidi yaitu pupuk NPK Phonska subsidi 200 kg/ha, NPK Phonska Plus 200 kg/ha, pupuk ZA non subsidi 200 kg/ha, pupuk SP-36 subsidi 100 kg/ha, dan pupuk organik Petroganik sebanyak 2 ton/ha.

Formula ini terbukti mampu meningkatkan produktivitas benih kangkung di Gresik hingga 12 persen, dari rata-rata 1,49 ton/ha menjadi rata-rata 1,67 ton/ha. Dengan demikian, omzet petani pun meningkat hingga 20-25 persen. “Melalui Program Makmur, petani dapat memenuhi kekurangan kebutuhan pupuk bersubsidi karena keterbatasan alokasi yang tersedia untuk meningkatkan produktivitas hasil panen sekaligus mendongkrak kesejahteraan petani,”ujar Dwi Satriyo.

Ia menegaskan bahwa Program Makmur merupakan wujud visi Petrokimia Gresik sebagai perusahaan Solusi Agroindustri di bawah komando Pupuk Indonesia, serta terobosan dan strategi untuk meningkatkan produksi pertanian guna mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Dwi Satriyo berharap Program Makmur dapat dijalankan di seluruh Indonesia dan mampu menjadi solusi peningkatan produktivitas pertanian sekaligus mendongkrak kesejahteraan petani di berbagai daerah.
“Komitmen ini akan terus kami tingkatkan dengan menyasar lebih banyak komoditas di berbagai daerah, agar manfaat Program Makmur dapat dirasakan lebih banyak petani di Indonesia,”tandas Dwi Satriyo.

Sementara itu, Anang Ma’ruf, salah satu petani kangkung binaan EWINDO yang mengikuti program ini mengungkapkan bahwa Program Makmur sangat berdampak positif bagi dirinya dan petani kangkung lainnya.

“Kami merasa sangat diuntungkan karena kebutuhan petani sangat bisa terpenuhi. Untuk itu, kami berharap terus dibantu melalui Program Makmur untuk memakmurkan petani,” ujarnya. Selain di Gresik, program Makmur pada komoditi benih kangkung kerja sama dengan EWINDO juga dilaksanakan di Kabupaten Mojokerto (37 Ha), Jombang (50 Ha), Lamongan (81 Ha), dan Tuban (363 Ha). (yad)

Program Makmur Petrokimia Gresik Sasar Petani Kangkung untuk Ekspor Selengkapnya

Ini Daftar PPKM Level 4 Di Jawa Timur yang Diperpanjang hingga 16 Agustus

GRESIK, 1minute.id –  Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di sejumlah wilayah Jawa-Bali. Kebijakan berlaku pada 10 Agustus-16 Agustus 2021 dan akan dievaluasi setiap satu pekan sekali.

Adapun daftar daerah yang melanjutkan PPKM Level 4 di sejumlah daerah Jawa dan Bali tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 30 Tahun 2021.

Berikut daftarnya Kabupaten/Kota di Jawa Timur : 
1. Kabupaten Tulungagung
2. Kabupaten Sidoarjo
3. Kabupaten Madiun
4. Kabupaten Gresik
5. Kota Surabaya
6. Kota Mojokerto
7. Kota Malang
8. Kota Madiun
9. Kota Kediri
10. Kota Blitar
11. Kota Batu
12. Kabupaten Trenggalek
13. Kabupaten Malang
14. Kabupaten Lumajang
15. Kabupaten Bangkalan
16. Kabupaten Lamongan
17. Kabupaten Mojokerto

Ini Daftar PPKM Level 4 Di Jawa Timur yang Diperpanjang hingga 16 Agustus Selengkapnya

Nyaman dan Judul Buku Lengkap, Perpustakaan Ruang Waktu Kandidat Jawara di Jatim

GRESIK,1minute.id – Buku tetap penting dan perlu. Pun, keberadaan perpustakaan masih dibutuhkan. Apalagi di pedesaan.  “Perpustaakan Ruang Waktu”, diantaranya.  Perpustakaan ini berada di Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme, Gresik tergolong ciamik sehingga masuk nominasi juara perpustakaan desa tingkat Jawa Timur.

Ketua Dewan Juri Lomba Perpustakaan Jatim Hasto Hendarto melakukan penilaian perpustakaan Ruang Waktu itu pada Jumat, 21 Mei 2021. Tim juri lomba diterima Wakil Bupati Aminatun Habibah dan Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Gresik Siti Jaiyaroh.

Perpustakaan Desa Sukoanyar kandidat juara perpustakaan Desa tingkat Propinsi Jawa Timur. Dan calon wakil Jawa Timur menuju lomba perpustakaan desa tingkat Nasional. 

Pustakaan Mesin Waktu ini cukup asri. Buku-buku yang berjumlah sekitar 3000 unit tertata rapi. Perpustakaan ni juga menyimpan ratusan ribu naskah buku digital.Ruang pengunjung tertata apik sehingga nyaman dan menyenangkan berada di dalam perpustakaan. Apalagi dalam ruang perpustakaan ini ada kolam ikan sehingga pengunjung pun betah berlama-lama membaca.

Menurut Wabup Aminatun Habibah demam gadget seperti saat ini seakan sudah mengubah budaya masyarakat dari yang berbudaya membaca menjadi budaya mendengar. 

“Namun buku tetap unggul dibanding media baca yang lain. Fisik buku akan menjadi bukti otentik bagi ilmu yang pernah kita dapat dari membaca. Selain untuk diri sendiri, buku juga bisa dibaca oleh pihak lain yang tentu saja jumlahnya lebih dari seorang,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah memberi keyakinan kepada para pengunjung perpustakaan yang menghadiri penilaian lomba perpus desa tersebut.

Ia optimistis kondisi perpustakaan yang nyaman akan lebih banyak masyarakat yang suka membaca buku. Untuk itu penataan perpustakaan desa yang ada di Sukoanyar Cerme ini bisa di replikasi ditempat yang lain di Gresik.

Ketua Dewan Juri Hasto Hendarto saat menyampaikan sambutan mengatakan, satu hal yang penting perpustakaan desa harus berbasis inklusi sosial, yaitu menjadi pusat pemberdayaan dengan menyimpan buku-buku kebudayaan. Pusat Ilmu pengetahuan dan Pusat Pemberdayaan.

“Intinya perpustakaan saat ini harus bisa melayani segala jenis dan bentuk kebutuhan masyarakat terkait informasi. Tentu saja hal ini harus dilengkapi dengan berbagai fasilitas IT,”kata Hasto.

Kepala Dinas kearsipan dan Perpustakaan Gresik Siti Jaiyaroh bersama Camat Cerme Suyono selalu memantau keberadaan perpustakaan desa yang ada di wilayah Kecamatan Cerme tersebut. Suyono Camat Cerme melihat adanya kecenderungan masyarakat pelajar sekitar perpustakaan memanfaatkan tempat ini sebagai media untuk pembelajaran online.

“Selain sebagai sarana belajar daring dimasa pandemic ini, perpus desa juga bisa dipakai sebagai tempat pembelajaran dengan adanya kelengkapan buku-bukunya,”katanya. (yad)

Nyaman dan Judul Buku Lengkap, Perpustakaan Ruang Waktu Kandidat Jawara di Jatim Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gandeng BRI untuk Jamin Akses KUR Petani

GRESIK, 1minute.id – Petrokimia Gresik menggandeng Bank BRI Kantor Wilayah (Kanwil) Surabaya untuk menjamin akses permodalan petani di Jawa Timur. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilaksanakan di Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 15 April 2021.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskn Petrokimia Gresik melalui program Agro Solution berupaya mendongkrak produktivitas pertanian dan perkebunan rakyat, khususnya di Jawa Timur, sebagai provinsi sentra produksi pertanian nasional.

Meskipun secara agregat produksi komoditas pertanian mengalami peningkatan namun dari sisi produktivitas capainya masih belum stabil.“Ketidakstabilan produktivitas ini terjadi karena petani masih menghadapi sejumlah kendala, salah satunya kesulitan akses sarana produksi dan permodalan,”ujar Dwi Satriyo.

Selain akses permodalan, kendala lain yang dihadapi petani diantaranya, terbatasnya pendampingan kepada petani, harga jual hasil panen cenderung turun saat panen, serta belum terlindunginya petani dari risiko gagal panen. 

Untuk itu, Petrokimia Gresik melalui program Agro Solution yang diinisasi Pupuk Indonesia, ingin memfasilitasi petani agar dapat mengakses fasilitas permodalan dari lembaga keuangan. 
PT Petrokimia Gresik menggandeng Bank BRI Kantor Wilayah Surabaya untuk menyediakan fasilitas permodalan usahatani melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Petani.

“Melalui program Agro Solution, Petrokimia Gresik bekerja sama dengan berbagai stakeholder berupaya memberikan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi petani. Jika kendala pertanian tersebut terurai, maka peningkatan produktivitas hasil pertanian dalam rangka mendongkrak kesejahteraan petani dapat tercapai,”tandas Dwi Satriyo.

Dwi Satriyo melanjutkan dalam program ini Petrokimia Gresik bertugas menyediakan pupuk non-subsidi berkualitas, kawalan budidaya, kawalan pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman (HPT) melalui anak perusahaan, yaitu Petrosida Gresik dan Petrokimia Kayaku, serta layanan Mobil Uji Tanah (MUT) agar petani dapat memperoleh rekomendasi pemupukan sesuai dengan kondisi tanah dan kebutuhan tanaman.

Melalui program Agro Solution, Dwi Satriyo berharap petani dapat mengenal dan menggunakan pupuk non-subsidi produksi Petrokimia Gresik untuk mendongkrak produktivitas usahatani serta kualitas produk pertanian dan perkebunan, sehingga pendapatan dan kesejahteraan petani meningkat.

Sebelumnya, Petrokimia Gresik telah menandatangani MoU kerja sama program Agro Solution dengan Pabrik Gula (PG) Gempolkerep untuk pendampingan petani tebu di Jawa Timur, dengan target lahan yang akan digarap antara 8 ribu hingga 10 ribu hektare (ha).

Selain itu, Petrokimia Gresik juga menjalankan program Agro Solution bersama petani jagung di Lombok Timur, petani padi di Bojonegoro, dan petani komoditas lainnya di Jawa Barat, Jawa Tengah dan NTB. (yad)

Petrokimia Gresik Gandeng BRI untuk Jamin Akses KUR Petani Selengkapnya