GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memberikan diskon pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB P2) hingga 80 persen. Diskon yang berlaku selama sebulan, mulai 17 Agustus sampai 17 September 2025, bagai hadiah bagi masyarakat Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik ini.
Selain PBB, Pemkab Gresik juga memberikan diskon yang sama, sampai 80 persen untuk Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, stimulan Pemkab Gresik untuk PBB-P2 dan BPHTB sudah diberlakukan sejak 2023. Namun, stimulan yang diberikan tidak sebesar tahun 2025. Pada 2023 itu, stimulan untuk Niaga sebesar 50 persen, sedangkan untuk masyarakat sebesar 30 persen.
Akan tetapi, “kehadiran” Pemkab Gresik dalam pemberian stimulan tidak familier di masyarakat berpenduduk 1,3 juta ini ditengarai kurang sosialisasi. “Nah, di HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, kami berikan lagi stimulan yang lebih besar hingga 80 persen,” ujarnya usai Resepse Kenegaraan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Ruang Mandala Bhakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Ahad, 17 Agustus 2025.
Berikut skema stimulan yang diberikan Pemkab Gresik kepada masyarakat Gresik yang berlaku mulai 17 Agustus hingga 17 September 2025 ;
Diskon PBB-P2
• Ketetapan hingga Rp 1 juta : diskon 80%
• Rp. 1 juta–Rp. 5 juta : diskon 50%
• Rp. 5 juta–Rp. 10 juta : diskon 30%
• Rp. 10 juta–Rp. 15 juta : diskon 20%
• lebih dari Rp 15 juta pengurangan dapat diberikan berdasarkan permohonan sesuai ketentuan yang berlaku.
Diskon BPHTB
Jual beli, tukar-menukar, akta pembagian hak bersama, putusan hakim, penggabungan usaha, pemekaran, hadiah, PTSL, dan hibah selain dari orang tua ke anak:
GRESIK,1minute.id – Kabar gembira bagi warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Di HUT ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memberikan diskon Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) hingga 80 persen.
Wajib pajak tidak perlu mengajukan permohonan sebab stimulan yang diberikan pada masa kepemimpinan Fandi Akhmad Yani- Asluchul Alif ini sudah tersistem. Selain diskon PBB P-2, Pemkab Gresik juga membebaskan denda pajak daerah itu. Program diskon pajak ini berlaku sebulan, mulai 17 Agustus sampai September 2025.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, sebenarnya stimulan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P-2) sudah diberlakukan sejak 2023 lalu. “Akan tetapi, stimulan ini belum falimier di masyarakat,” kata Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani usai acara Resepsi Kenegaraan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Ahad, 17 Agustus 2025.
Gus Yani didampingi oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik Andhi H. Wijaya melanjutkan, dalam kurun selama 20 tahun terakhir atau dua dekade Pemkab Gresik Gresik tidak menaikkan pajak daerah, antara lain, PBB P2. “Pada 2023, Pemkab Gresik menaikkan pajak untuk niaga sebesar 50 persen dan masyarakat sebesar 30 persen,” terang Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini.
“Akan tetapi, saat itu juga mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) memberikan stimulan terkait diskon pajak tersebut. Tetapi kan, perbup belum falimiler di masyarakat karena kurang sosialisasi,” ujar Mantan Ketua DPRD Gresik itu. Nah, di momen Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemkab Gresik kembali memberikan stimulan berupa diskon pajak daerah hingga 80 persen.
“Stimulan diskon PBB P2 dan NOP (Nomor Objek Pajak) hingga 80 persen berdasarkan Perbup tahun 2023,” tegasnya. Diskon PBB P2 tidak gebyah uyah alias pukul rata. Pemkab Gresik memberikan sejumlah kriteria. “Mudah-mudahan ini untuk masyarakat Gresik silakan dimanfaatkan Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk masyarakat Gresik,” kata Gus Yani.
Ia menjlentrehkan, untuk PBB P2 sebesar Rp 0 hingga Rp 1 juta diskon 80 persen. “Dari jumlah penduduk total 98,31 persen wajib pajak. Masyarakat bisa dapat diskon 80 persen,” tegasnya. Kemudian, PBB P2 sebesar Rp 1 juta – Rp 5 juta diskon 50 persen ; PBB P2 sebesar Rp 5 juta – Rp 10 juta diskon 30 persen dan PBB P2 Lebih dari Rp 10 juta – 15 juta diskon 20 persen.
“Waris hibah dari orang tua kepada anak atau hibah wasiat juga mendapatkan diskon 80 persen,” katanya. Kreterianya, Nilai Objek Pajak (NOP) antara Rp 0 sampai Rp 1 miliar diskon sampai 80. ” NOP antara Rp 1 Miliar sampai Rp 2 Miliar diskon 25 persen dan NOP diatas Rp 2 Miliar diskon sebesar 15 persen,” urai suami Nurul Haromaini Ali itu.
Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menambahkan, stimulan berupa diskon pajak daerah ini juga diberikan kepada masyarakat yang menunggak bayar pajak antara 2023 hingga 2024. “Kami membebaskan denda pajak. Jadi, ayo segera bayar pajak,” tegasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Festival Nasi Krawu Vol. 3 yang diselenggarakan oleh Komunitas Wartawan Gresik (KWG). Acara rutin tahunan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional dipusatkan di kawasan Wisata Alam Gosari (Wagos), Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik pada Ahad, 1 Juni 2025.
Sebanyak 1.000 bungkus nasi krawu disiapkan dan disusun membentuk tumpeng setinggi tiga meter, sebagai simbol kekayaan kuliner khas Gresik. Pada Desember 2020, Nasi Krawu ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda atau WBTB oleh Kemenristek RI.
Plt Bupati Gresik Asluchul Alif, dalam sambutannya menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tahunan ini. Ia mendorong agar ke depan Festival Nasi Krawu dapat diselenggarakan di berbagai destinasi wisata desa lainnya di Gresik, sebagai upaya mengenalkan potensi lokal ke tingkat regional hingga nasional.
“Ini adalah kali ketiga KWG mengadakan Festival Nasi Krawu, dan kali ini dilaksanakan di Wagos. Pemkab Gresik sangat mengapresiasi semangat teman-teman wartawan. Semoga tahun depan, festival ini bisa digelar di lokasi wisata desa lainnya di Kabupaten Gresik, agar potensi daerah kita semakin dikenal luas,” jelasnya.
Senada dengan Plt Bupati, Ketua DPRD Gresik, Muhammad Syahrul Munir, turut mengapresiasi inisiatif KWG. Ia menilai kegiatan ini mampu memperkuat identitas budaya lokal dan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Gresik yang semakin maju dan berperadaban.
“KWG telah menjalankan peran penting dalam menyajikan informasi yang valid dan faktual. Festival ini adalah bentuk nyata upaya merawat tradisi di Kabupaten Gresik, yang menjadi fondasi menuju Gresik yang lebih maju dan berperadaban,” tuturnya.
Sebelumnya, Ketua KWG, Miftahul Arif, dalam sambutannya menyampaikan bahwa festival ini merupakan bentuk kontribusi wartawan tidak hanya dalam pemberitaan, tetapi juga dalam menyampaikan ide-ide kreatif yang mampu mengangkat potensi lokal.
“Festival Nasi Krawu ini merupakan bagian dari peringatan Hari Pers Nasional. Kami ingin menunjukkan bahwa wartawan juga bisa berkontribusi dalam promosi budaya dan pariwisata. Dengan semangat kolaborasi dan cinta terhadap budaya lokal, Festival Nasi Krawu menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara media dan pemerintah dapat melahirkan kegiatan yang bermanfaat, edukatif, dan menghibur masyarakat,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan Festival Nasi Krawu ini, KWG juga bekerja sama dengan sejumlah pihak. Di antaranya Dispendukcapil yang memberikan layanan pembuatan akta kelahiran serta rekam dan cetak KTP/KIA, Polres Gresik yang menggelar sosialisasi SIM Internasional, PMI yang menyediakan layanan cek kesehatan gratis, serta Yayasan Fajar Trilaksana, sebuah lembaga bantuan hukum. (yad)
GRESIK,1minute.id – Sebanyak 50 karya lukis dari sepuluh pelukis asal Gresik dipamerkan di gedung DPRD Gresik mulai Rabu, 14 Mei 2025. Art Exhibition yang dibuka oleh Ketua DPRD Muhammad Syahrul Munir itu di gelar hingga Jumat, 16 Mei 2025.
Gedung wakil rakyat di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu terasa beda. Gedung ikonik, peninggalan Kolonial Belanda itu bagai galeri lukis. Puluhan lukisan karya pelukis yang tergabung dalam Sanggar Lentera dibawa komando Kris Adji A.W., itu di pajang mulai teras hingga lorong menuju rapat paripurna.
Sejak di buka pukul 09.00 pagi hingga pukul 9 malam, seakan tidak pernah sepi pengunjung. Penikmat seni lukis bisa menikmati berbagaj aliran lukisan. Mulai Surialisme, abstraksi, kontemporer hingga realisme. Ukuran dan bentuk karya pun beraneka ragam.
Muhammad Riyanto, misalnya, memamerkan dua karya kaligrafinya yang berjudul Dzikir dan ayat Kursy (kolaborasi Asmaul Husna dengan ayat kursy). “Lukisan dengan piring yang bisa berputar nanti di koleksi oleh Ketua DPRD Gresik. Saya buat dadakan karena dipasang di ruang Ketua dewan,” kata Riyanto.
Sejumlah lukisan Riyanto telah dikoleksi sejumlah tokoh di Indonesia. Di antaranya, lukisan berjudul Ikan Bandeng menjadi koleksi Presiden Joko Widodo. Ada juga yang dikoleksi oleh mantan Ketua PBNU KH. Said Aqil Siradj ; KH. Afifudin Dimyati, putra KH. Dimyati Romli sekaligus Pengasuh Ponpes Hidayatul Quran Peterongan Jombang dan KH.Muammar ZA, qori International dari Indonesia. Riyanto mengaku belajar kaligrafi dari Ustad Faiz Abdur Rozzaq di Bangil, Pasuruan tersebut.
NALURI : Ahmad Fery dengan salah satu karya berjudul Naluri yang dipamerkan di gedung DPRD Gresik . Pemeran dibuka oleh ketua DPRD Gresik Syahrul Munir berlangsung mulai 14 Mei hingga 16 Mei 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Lalu, pelukis Ahmad Fery mempersembahkan dua karya abstraks yakni 5 Waktu dan Naluri. Naluri, lukisan berukuran 120 x 155 centimeter ini dipajang di teras depan bersebelahan dengan Dzikir. “Naluri tidak hanya dimiliki manusia. Hewan pun memiliki Naluri,” kata Feri ketika ditemui pada Rabu malam, 14 Mei 2025. Ia menceritakan, ada induk burung memberikan makan anaknya. Sementara ada anak burung kelaparan karena ditinggal induknya, burung lainnya tergerak untuk memberikan makan anak burung. “Begitu lah kehidupan. Coba sampeyan lihat agak jauh. Akan terlihat burungnya,” katanya.
Yayak, pelukis kelahiran Pekauman, Gresik melukis Damarkurung, yang dipopulerkan oleh maestro Mbah Masmundari. Akan tetapi, cerita yang disampaikan tentang kekinian. Orang sedang bersepeda skutik, bermain drone dan robotik. Akan tetapi, wajah orang lukisan damarkurung karya Yayak ini berwarna gelap. “Persepektif saya saja. Karena saya menganggap bayangan,” katanya.
Ketua DPRD Gresik, M Syahrul Munir, menyampaikan bahwa pameran ini merupakan bentuk dukungan DPRD terhadap pelestarian seni dan budaya daerah.
“Ini cara kami memberikan ruang kepada para seniman untuk berekspresi. Apalagi, gedung DPRD ini juga termasuk bangunan cagar budaya, sehingga sangat tepat dijadikan tempat kegiatan yang bersentuhan dengan kebudayaan,” ujar Syahrul.
Dia menambahkan, seni dan budaya merupakan aspek penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, Gresik memiliki banyak seniman potensial yang karyanya sudah dikenal hingga kancah internasional.
Politisi muda PKB ini juga meminta dinas terkait serta Komisi yang membidangi untuk ikut serta aktif dalam pelestarian kebudayaan di Kota Pudak. “Ada lukisan karya seniman Gresik yang sudah keliling 50 negara. Ini menunjukkan potensi besar yang perlu terus kita dukung dan fasilitasi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana M Syarifuddin, menyampaikan apresiasi kepada legislatif khususnya Ketua DPRD, yang telah memberikan ruang dan dukungan terhadap kegiatan seni ini.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Pameran ini bukan hanya ajang menampilkan karya, tapi juga menghidupkan kembali semangat berkesenian di Gresik,” ujarnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, akan digelar sarasehan bertema “Lentera Bersinar Lagi: Arus Balik Kebudayaan Gresik sebagai Kota Perdagangan dan Peradaban” pada hari terakhir pameran. (yad)
GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik resmi menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google atau SKRG. Satuan pendidikan yang berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik, Jawa Timur itu menggelar Inagurasi penerimaan Plakat KSRG dari Google kepada pihak sekolah pada Jumat, 25 April 2025.
Inagurasi di halaman sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu berlangsung meriah. Sebab, acara tersebut berbarengan dengan kegiatan project penguatan profil pelajaran Pancasila atau P5 siswa yang menumbuhkan kapasitas dan potensi peserta didik di bidang kuliner khas Gresik dan seni tari.
Prosesi Penyerahan plakat SKRG dari Google Indonesia melalui Country Lead Google for Education itu diserahkan kepada sekolah yang diwakili oleh M. Syahrul Munir yang juga Ketua DPRD Gresik dan saksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S. Hariyanto, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim serta ratusan pasang mata lainnya. Hadir dalam acara itu, antara lain, perwakilan Google di Indonesia Rose Wanodya, serta Perwakilan dari Hello Indonesia.
Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Gresik M.Syahrul Munir mengajak sekolah terus berinovasi dengan pembelajaran berbasis digital yang aman untuk anak. Ia juga memberikan apresiasi kepada semua guru, komite, pengawas yang sudah semangat menciptakan suasana belajar yang luar biasa.
Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto menyampaikan selamat kepada UPT SMP Negeri 2 Gresik atas pencapaiannya sebagai kandidat Sekolah Rujukan Google. “Semoga UPT SMP Negeri 2 Gresik menjadi kebanggaan Kabupaten Gresik sebagai sekolah berbasis teknologi digital dan menjadi percontohan bagi sekolah lain,” ujarnya.
Perwakilan Google Indonesia Rose Wanodya, mengungkapkan bahwa inagurasi di UPT SMP Negeri 2 Gresik ini adalah yang paling heboh banget di antara KSRG sekolah di Indonesia. “Sudah saatnya (UPT SMP Negeri 2 Gresik,Red) naik ke level 2 dan menciptakan trainer Google,” kata Kak Rose, begitu ia biasa disapa.
FOTO BERSAMA ,: Antusiasme para guru dan para undangan inagurasi penerimaan plakat kandidat sekolah rujukan Google di SMP Negeri 2 Gresik (Foto : SMP N 2 Gresik untuk 1minute.id)
Gelaran inagurasi Spenda Gresik sebagai pioner KSRG di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini menandai langkah besar menuju digitalisasi pendidikan sehingga disambut suka cita oleh semua guru dan siswa.
Untuk diketahui, UPT SMP Negeri 2 Gresik, sebagai pioner dan satu-satunya satuan pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menyandang label Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG. Status ini, menjadikan sekolah berlokasi di Jalan K.H. Kholil, Kelurahan Kebungson, Kecamatan / Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini mendapatkan bantuan alias pinjam pakai 30 unit chromebook dari Hello Indonesia untuk pembelajaran.
Serah terima puluhan unit laptop yang menggunakan sistem operasi ChromeOS yang dikembangkan oleh Google itu secara simbolis diserahkan oleh Rose Wanodya, Perwakilan Google Indonesia kepada M. Syahrul Munir, Ketua DPRD Gresik untuk selanjutnya digunakan oleh UPT SMPN 2 Gresik sebagai sarana pembelajaran Google for education oleh peserta didik pada Selasa, 4 Maret 2025.
Sejak saat itu, siswa kelas VIII Spenda Gresik dalam kegiatan belajar mengajar menggunakan Chromebook. Siswa sangat antusias dalam mengikuti proses pembelajaran. (yad)