Aslog Panglima TNI Pantau TMMD ke-124 di Gresik, Pekerjaan Fisik Sudah Capai 93,5 Persen

GRESIK,1minute.id – Mayjen TNI Chandra Wijaya melakukan kunjungan ke lokasi TMMD ke-124 di Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pada Jumat, 23 Mei 2025. 

Kedatangan Asisten Logistik Panglima TNI yang juga Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wanev) TMMD itu didampingi oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie, Aster Kasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi, dan Kasiter Korem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Harry Subarkah. 

Mereka disambut langsung oleh Plt Bupati Gresik Asluchul Alif, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kepala Kejaksaan Negeri atau Kejari Gresik Nana Riana, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu serta Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Mayjend TNi Chandra Wijaya mengatakan, bahwa program TMMD ke-124 memiliki dua fokus utama, yakni sasaran fisik dan non-fisik. Sasaran fisik meliputi rehabilitasi kantor desa, pavingisasi halaman, pembangunan tanggul penahan tanah (TPT), drainase, jalan usaha tani (JUT), serta renovasi dua unit rumah tidak layak huni (rutilahu). 

“Untuk sasaran fisik, kita telah melihat langsung pelaksanaannya: kantor desa di rehabilitasi, pavingisasi berjalan, pembangunan TPT, drainase, JUT, dan rutilahu juga dilakukan,” jelas Mayjen Chandra Wijaya.

Adapun sasaran non-fisik, imbuhnya, mencakup kegiatan penyuluhan dan sosialisasi, pelayanan serta pemeriksaan kesehatan, khitanan massal gratis, dan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat. “Sasaran non-fisik ini penting karena menyentuh langsung kebutuhan dasar warga, seperti kesehatan, edukasi, dan bantuan sosial,” tambahnya.

Sebelumnya, Komandan Komando Distrik Militer atau Dandim 0817/Gresik sekaligus Dansatgas TMMD ke-124, Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, melaporkan bahwa hingga 22 Mei 2025, progres pelaksanaan program TMMD telah mencapai 93,5 persen. Capaian ini menandakan efektivitas pelaksanaan serta kekuatan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Sementara itu, Plt Bupati Gresik Asluchul Alif mengpresiasi atas pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Banter, Kecamatan Benjeng ini. Ia  menilai pelaksanaan kegiatan berjalan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, terutama antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan TNI, dalam mewujudkan pembangunan yang merata hingga pelosok desa.

“Ini menunjukkan komitmen kuat dari TNI dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah pedesaan seperti Desa Banter. Apresiasi yang sama juga saya sampaikan atas kolaborasi TNI dan Pemkab Gresik, termasuk di wilayah Pulau Bawean,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Plt Bupati juga mengapresiasi capaian fisik program TMMD, seperti rehabilitasi infrastruktur dan peningkatan pelayanan dasar. Ia menilai pelaksanaan kegiatan berjalan disiplin, mencerminkan semangat gotong royong sebagai kekuatan utama pembangunan desa.

“Saya melihat kualitas pengerjaan cukup baik dan hampir rampung. Ini adalah hasil kerja sama dan komitmen semua pihak. Kami berharap kegiatan TMMD dapat terus dilaksanakan di Kabupaten Gresik,” tambahnya. (yad)

Aslog Panglima TNI Pantau TMMD ke-124 di Gresik, Pekerjaan Fisik Sudah Capai 93,5 Persen Selengkapnya

TMMD Wujud Sinergi TNI dan Pemkab Gresik Percepat Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional 

GRESIK,1minute.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun 2025 dipusatkan di Desa Banter,  Kecamatan Benjeng resmi dibuka pada Selasa, 6 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam rangka mempercepat pembangunan di wilayah tertinggal.

Upacara pembukaan dihadiri oleh Plt. Bupati Gresik Asluchul Alif, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Staf Korem 084 Kolonel Inf. Nico Reza Hardiman Dipura, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Saleh Rahanar, Forkopimda, serta perwakilan instansi terkait.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Gresik Asluchul Alif menyampaikan apresiasi atas kolaborasi seluruh pihak yang terlibat. Mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”.  Program ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan di Kabupaten Gresik.

“Melalui TMMD ke-124 ini, kita bersama-sama mewujudkan pemerataan pembangunan dan ketahanan nasional di wilayah Kabupaten Gresik. Program ini tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga aspek non-fisik yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

TMMD ke-124 akan berlangsung mulai 6 Mei hingga 4 Juni 2025 dengan dua sasaran utama, yakni pekerjaan  fisik dan non-fisik. Sasaran pekerjaan fisik meliputi pembangunan infrastruktur seperti Jalan Usaha Tani (JUT), Tembok Penahan Tanah (TPT), perbaikan jalan lingkungan, serta pembangunan drainase. Selain itu, terdapat program unggulan seperti ketahanan pangan, pertanian terpadu, pembangunan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH), penyediaan sanitasi (MCK), penurunan angka stunting, penanaman pohon, dan rehabilitasi tempat ibadah.

Di sisi lain, sasaran non-fisik mencakup penyuluhan bela negara, hukum, kewirausahaan, kesehatan, pemberdayaan PKK, perlindungan perempuan dan anak, serta layanan KB dan donor darah.

Program TMMD ke-124 melibatkan TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kegiatan ini dirancang sebagai upaya akselerasi pembangunan yang berkelanjutan, khususnya di wilayah-wilayah yang masih tertinggal.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-124 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Banter. Hasil pembangunan ini perlu dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya demi kemajuan bersama,” tambah dokter Alif-sapaan- Asluchul Alif. (yad) 

TMMD Wujud Sinergi TNI dan Pemkab Gresik Percepat Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional  Selengkapnya

Kuatkan Pertahanan Pangan Nasional, Petrokimia Gresik Dan Pangdam V Brawijaya Optimalkan Lahan Tidur di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia berkomitmen mendukung program Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya Mayjend TNI Rafael Granada Baay mengoptimalkan lahan tidur untuk peningkatan produktivitas pertanian Jawa Timur. Hal ini ditandai dengan kegiatan “Penanaman Padi, Jagung, dan Penghijauan antara Petrokimia Gresik bersama Pangdam V/Brawijaya” di Desa Wedoroanom, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, baru-baru ini.

Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih usai mengikuti acara menyampaikan bahwa ancaman krisis pangan telah menjadi perhatian Pemerintah. Untuk itu, Presiden Joko Widodo meminta semua stakeholder dan elemen masyarakat untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam mengupayakan kerberlanjutan pangan di masa mendatang.

“Pemanfaatan lahan tidur TNI menjadi lahan pertanian produktif merupakan hal yang positif. Pengolahan lahan tidur ini menjadi salah satu strategi bersama untuk menjaga ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan. Program ini selaras dengan tanggung jawab Petrokimia Gresik sebagai BUMN yang memproduksi dan menyalurkan pupuk ke seluruh Indonesia dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” ujar Digna.

Luas lahan tidur seluas 15 hektar aset TNI di Desa Wedoroanom ini sudah dimanfaatkan untuk tanaman jagung. Tahap ini ditambah lagi seluas 5 Ha dengan rinciannya 1 Ha  ditanami padi dan 4 Ha untuk budidaya jagung.

Adapun dukungan Petrokimia Gresik dalam kegiatan TNI ini adalah menyediakan pupuk Urea, NPK Phonska Plus, dan pestisida untuk diaplikasikan pada lahan yang digunakan. Digna mengatakan, dukungan ini sekaligus memperkuat sektor pertanian dalam negeri secara berkelanjutan.

“Kita tahu pemanfaatan lahan tidur TNI yang dilaksanakan Kodam V/Brawijaya tidak hanya di Gresik, tapi juga di beberapa daerah di Jawa Timur. Ini merupakan langkah nyata dan diharapkan juga bisa menginspirasi masyarakat untuk mengoptimalkan lahan yang dimiliki menjadi pertanian, karena intensifikasi pertanian dan perbaikan kualitas lahan menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman pangan di tengah ancaman krisis pangan,” tandas Digna.

Terakhir Digna menambahkan, selain kolaborasi bersama TNI, Petrokimia Gresik juga berperan aktif dalam dalam peningkatan produktivitas pertanian melalui Program Agro Solution dan Makmur, yang merupakan ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir, dengan melibatkan banyak stakeholder seperti perbankan, BUMN lain, lembaga asuransi, pemerintah daerah, dan offtaker.

“Melalui kedua program ini Petrokimia Gresik menjamin ketersediaan pupuk nonsubsidi dengan kualitas terbaik sebagai upaya membantu petani meningkatkan produktivitas pertanian sehingga pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia,” tutupnya.

Sementara itu, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Rafael Granada Baay dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung program pemerintah tentang ketahanan pangan dalam mencapai ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia khususnya di wilayah Jawa Timur.

“Kegiatan hari ini merupakan suatu bukti bahwa kita telah melaksanakan upaya-upaya yang lebih produktif dengan melakukan berbagai inovasi dan kreasi di sektor pertanian sehingga produksi pertanian dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri guna meningkatkan ketahanan pangan nasional,” ujar Pangdam Mayjend Rafael.

Menurutnya, untuk mencapai tujuan ketahanan pangan, peningkatan produktivitas sangat dibutuhkan, diantaranya melalui intensifikasi maupun ekstensifikasi dengan memanfaatkan lahan tidur milik TNI, BUMN maupun milik swasta. Selain itu juga dibutuhkan, penerapan teknologi pertanian yang tepat, penggunaan alat mesin pertanian (alsinta) yang modern dan penggunaan pupuk serta benih yang berkualitas.

“Jalinan kerjasama yang baik antara TNI AD khususnya Kodam V/Brawijaya dengan pemerintah daerah, BUMN, petani dan pihak swasta diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi yang maksimal dan memberikan kontribusi positif dalam pembangunan pertanian di masa depan,” ujar Jenderal dua bintang di pundak itu. (yad)

Kuatkan Pertahanan Pangan Nasional, Petrokimia Gresik Dan Pangdam V Brawijaya Optimalkan Lahan Tidur di Gresik  Selengkapnya

Demplot Dambaan, Produktivitas Hasil Panen Meningkatkan 35 Persen


GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik melaksanakan seremoni hasil panen atas program Demonstration Plot (Demplot) Dambaan pada Jumat,27 Agustus 2021. Demplot Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu  kerja sama dengan Kodim 0817/Gresik dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih menjelaskan bahwa Petrokimia Gresik melalui program Demplot Dambaan ini ingin memberikan Dampak Baik Berkelanjutan (Dampaan) bagi masyarakat pertanian di Kabupaten Gresik. Petrokimia Gresik berupaya mengoptimalkan peran pertanian Gresik yang merupakan homebase perusahaan di tengah pandemi Covid-19.

“Gresik dikenal sebagai kota industri, namun peranan sektor pertanian dalam pencapaian swasembada pangan juga cukup besar. Demplot ini merupakan dukungan Petrokimia Gresik agar sumbangsih pertanian di Gresik untuk ketahanan pangan nasional semakin optimal,”ujar Digna. Demplot Dambaan, lanjut Digna, digelar di 21 titik yang berada di 15 kecamatan di Kabupaten Gresik.

Lima belas kecamatan tersebut adalah Kebomas ; Cerme; Benjeng ; Wringinanom, Menganti dan Kedamean. Kemudian,  Manyar, Bungah;  Sidayu; Ujung Pangkah serta Panceng. Selanjutnya, Dukun ; Duduksampeyan ; Driyorejo dan Balongpanggang. 
Sedangkan luas lahan demplot mencapai 10,5 ha, dimana masing-masing titik seluas 0,5 ha.

Rata-rata hasil panen mengalami peningkatan 30 persen hingga 35 persen dari produktivitas sebelumnya. Demplot dengan peningkatan hampir mencapai 100% terjadi di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang yaitu 98 persen yang mana hasil produktivitas sebelumnya hanya 5 ton/ha kini bisa mencapai 9,92 ton/ha.

“Penyediaan pangan menjadi semakin penting dan strategis di tengah pandemi Covid-19 untuk itu dibutuhkan peningkatan produktivitas sebagai langkah nyata, seperti Demplot Dambaan ini,”tandasnya.
Peningkatan hasil panen ini tidak lepas dari pendampingan Petrokimia Gresik yang mengajak petani menerapkan pemupukan berimbang dengan mengombinasikan penggunaan pupuk organik dan pupuk anorganik sesuai dosis yang dianjurkan. Hal ini bertujuan agar produktivitas meningkat dan kesuburan lahan pertanian tetap terjaga.

Pola pemupukan yang diaplikasikan antara lain NPK Phonska Plus (150 kg/0,5 ha), Petroganik (250 kg/0,5 ha), Urea (100 kg/0,5 ha) dan Phonska OCA 3 liter/0,5 ha. “Produtivitas tinggi juga akan dicapai jika semua pihak konsen terhadap pertanian seperti yang dilakukan pada Demplot Dambaan, mendapatkan pengawalan dari Petrokimia Gresik, Kodim 1817/Gresik, Pemkab Gresik melalui Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian, dan kelompok tani,” ujar Digna.

Ia menambahkan bahwa Demplot Dambaan ini melibatkan 20 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), 21 Kelompok Pertanian (Poktan), serta didampingi Perwira dan Staf Teritorial dari 15 Koramil dan 21 Babinsa. Sedangkan, Inspektur Kodam (Irdam) V/Brawijaya Brigjen TNI Arie Subekti yang hadir dalam seremoni mengapresiasi sinergitas yang telah dibangun Petrokimia Gresik dengan TNI AD, serta Pemkab Gresik. Ia manyampaikan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan produtivitas pangan dan kesejahteraan petani, sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian nasional.

“Jika demplot ini diduplikasi oleh pertanian nasional, maka ketahanan pangan juga akan semakin terjamin,”ujar Brigjen Arie. Di sisi lain, tambahnya, demplot ini tidak hanya berdampak pada hasil panen, tapi pemupukan berimbang yang direkomendasikan Petrokimia Gresik, dimana di dalamnya terdapat pupuk organik juga menjaga keberlanjutan pertanian di tanah air.

Selain itu, Kepala Dinas Pertanian Pemkab Gresik, Eko Anindito Putro berharap ada kelanjutan dari program Demplot Dambaan pasca penutupan. Karena telah terbukti adanya peningkatan. “Demplot ini penting karena banyaknya alih fungsi lahan di Gresik, sehingga dibutuhkan intensifikasi agar ketahanan pangan tetap terjaga,” tandasnya.

Sementara itu, melalui Demplot Dambaan ini, Petrokimia Gresik juga memperkenalkan langsung pupuk organik cair Phonska Oca kepada petani Gresik. Aplikasinya sebanyak 3 liter/0,5 ha dengan cara disemprotkan. Phonska Oca merupakan produk organik yang produksinya 100 persen menggunakan bahan baku dalam negeri. “Phonska Oca merupakan komplementer atau tambahan untuk melengkapi konsep pemupukan berimbang dengan peningkatan hasil mencapai 30 sampai 60 persen bergantung pada jenis komoditas. Phonska Oca bukan pupuk yang diaplikasikan secara mandiri,” jelas Digna.

Kendati demikian, bukan berarti Demplot Dambaan tidak menghadapi kendala. Tantangan yang terjadi mayoritas adalah hama tikus, namun ada beberapa yang diterpa angin dan hama lainnya seperti sundep, burung, keong, dan asem-aseman.  “Tapi hampir semua lahan mampu bertahan dengan baik dan tetap melakukan panen,” ujarnya. 

Digna memastikan Demplot Dambaan ini merupakan percontohan, sehingga kedepan akan ditularkan kepada kelompok tani lainnya sehingga semakin banyak petani yang merasakan dampak baiknya. “Demplot Dambaan merupakan wujud sinergitas. Saya berharap demplot ini mampu memberikan energi positif. Para petani dapat merasakan manfaatnya dalam hal kesejahteraan, khususnya di tengah pandemi Covid-19,”tutup Digna. (yad)

Demplot Dambaan, Produktivitas Hasil Panen Meningkatkan 35 Persen Selengkapnya

Petrokimia Gresik Salurkan Bantuan Tempat Tidur Passen Covid-19 RST dr Soepraoen Malang


GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik,  memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 20 tempat tidur pasien senilai Rp 204 juta untuk Rumah Sakit Tentara (RST) dr. Soepraoen di Kota Malang, Jawa Timur (Jatim). 

Bantuan dari perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu secara simbolis  diserahkan oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo kepada Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto di Markas Kodam V/Brawijaya Surabaya pada Selasa, 10 Agustus 2021. 

Dwi Satriyo menyatakan, bantuan ini merupakan bagian dari program “Petrokimia Gresik Peduli & Berbagi” sebagai wujud kepedulian dan pemenuhan tanggung jawab sosial perusahaan kepada stakeholder, dalam hal ini Kodam V/Brawijaya, yang telah berkontribusi aktif dalam penanggulangan Covid-19 di Jatim. Mulai dari penyediaan layanan vaksinasi hingga penambahan tenaga bantuan untuk tenaga kesehatan di RS Rujukan Covid-19. 

Seperti diketahui, untuk mengatasi keterbatasan tempat tidur bagi pasien Covid-19, TNI AD mendirikan rumah sakit lapangan di RST dr. Soepraoen yang diperuntukkan bagi pasien Covid-19 di wilayah Jatim. “Dengan penambahan tempat tidur pasien ini, kami berharap BOR (Bed Occupancy Rate) di RST dr. Soepraoen dapat menurun, sehingga dapat melayani lebih banyak pasien Covid-19. Dengan demikian kasus penularan Covid-19 dapat segera ditangani dan tingkat kesembuhan pasien pun diharapkan meningkat,”ujar Dwi Satriyo.

Lebih lanjut Dwi Satriyo mengatakan bahwa bantuan ini juga selaras dengan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim yang saat ini terus berupaya menambah ketersediaan tempat tidur pasien di berbagai rumah sakit di Jatim untuk melayani pasien Covid-19. Terlebih, berdasarkan data Satgas Covid-19 Provinsi Jatim, sebagian besar wilayah di Jatim hingga hari ini masih berstatus Zona Merah atau Risiko Tinggi.

“Untuk itu Petrokimia Gresik sebagai Koordinator Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jatim akan terus melakukan berbagai upaya untuk membantu pemerintah dan Forkopimda Pemprov Jatim dalam percepatan penanganan Covid-19, khususnya di Jatim,”tandas Dwi Satriyo.

Sebelumnya, Petrokimia Gresik bersama Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jatim juga telah menyalurkan bantuan oksigen medis sebanyak 46,61 ton untuk RS di Jatim melalui BPBD Provinsi Jatim. Kemudian bantuan 11.812 paket imun senilai Rp1,2 miliar untuk masyarakat sekitar perusahaan, dan terdekat akan melakukan reaktivasi unit Air Separation Plant (ASP) berkapasitas 23 ton oksigen liquid per hari. Pabrik ini nantinya akan menyuplai kebutuhan oksigen medis untuk rumah sakit di Jatim pada khususnya, dan Jawa-Bali pada umumnya.

Terakhir, Dwi Satriyo berharap semakin banyak sinergi yang dapat dilakukan Petrokimia Gresik dengan TNI AD pada umumnya dan Kodam V/Brawijaya pada khususnya, terlebih di tengah pandemi Covid-19, mengingat keduanya memiliki sasaran yang sama yaitu mendukung ketahanan pangan nasional, utamanya di Jatim. 

Berbagai program kolaboratif antara Petrokimia Gresik dengan TNI AD telah dilaksanakan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani, salah satunya adalah program “Demplot Dambaan” sinergi antara Petrokimia Gresik dengan Kodim 0817/Gresik dan Dinas Pertanian Kab. Gresik, dimana peran Babinsa juga berkontribusi besar turut memberikan penyuluhan pertanian di tingkat desa. Program ini telah terbukti mampu meningkatkan hasil panen hingga 30 persen.

“Kami berharap program ini dapat disinergikan dengan seluruh Kodim di wilayah Jawa Timur, sehingga penerima manfaatnya pun semakin luas,” ujar Dwi Satriyo. Bantuan tempat tidur pasien ini diamini Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto, sebagai ikhtiar bersama dan wujud sinergi antara BUMN bersama Forkopimda dalam menanggulangi pandemi Covid-19 terutama di wilayah Jatim dengan semangat keberanian dan gotong royong.

“Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang sangat berharga yang diberikan oleh Petrokimia Gresik melalui Kodam V/Brawijaya dan semoga bantuan tersebut dapat dioptimalkan oleh rumah sakit tentara yang tersebar di Jawa Timur,”tandasnya. (yad)

Petrokimia Gresik Salurkan Bantuan Tempat Tidur Passen Covid-19 RST dr Soepraoen Malang Selengkapnya

Jaga dan Pelihara Hasil TMMD untuk Kesejahteraan Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 di Desa Silawan, Kecamatan Panceng, Gresik resmi ditutup pada Rabu, 14 Juli 2021. Penyerahan hasil program TMMD dilakukan oleh Kepala Staf Kodam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiyawan di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik.

 Selama sebulan, seluruh program TMMD kelar seratus persen. Program itu diantaranya renovasi rumah tidak layak huni, pengadaan penerangan jalan umum, pembangunan tembok jalan untuk penahan longsor, perbaikan akses transportasi warga. Sedangkan, kegiatan non fisik diantaranya penyemprotan desinfektan dan penyuluhan vaksinasi dilakukan bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik.

Kepala Staf Kodam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiyawan mengatakan, TMMD merupakan sinergitas TNI, Polri, Pemda, dan stakeholder yang dapat meningkatkan solidaritas dalam membangun negeri yang sasarannya adalah sasaran fisik maupun nonfisik. 

“Program TMMD diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap percepatan pencapaian target pembangunan melalui pemberdayaan ekonomi di daerah, meningkatkan taraf hidup masyarakat, menurunkan kemiskinan serta menempatkan desa sebagai subjek pembangunan, dimana desa dapat merencanakan sendiri, melaksanakan sendiri, dan memberdayakan sendiri masyarakatnya,” katanya.

Brigjend Agus Setiyawan menghimbau kepada masyarakat untuk merawat dan menjaga hasil pembangunan ini. “Mari sama-sana jaga, peliharan sehingga nilai manfaat berlangsung lama. Meningkatkan perekonomia, taraf hidup masyarakat,”kata jenderal bintang satu ini.

Penyerahan hasil TMMD ke-111 dilakukan sederhana dan prokes ketat ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail serta forpimda lainnya.

Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang telah dilakukan TNI dalam pelaksanaan TMMD. Terlebih, ditengah pandemi Covid-19 saat ini, Kodim 0817 Gresik tetap berkarya untuk masyarakat. 
“Kami selaku pemerintah daerah memberikan apresiasi yang sangat luar biasa terhadap program TMMD yang telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Gus Yani berharap, pembangunan yang sudah dilaksanakan selama pelaksanaan TMMD harus dipelihara dan dijaga dengan baik oleh masyarakat. Serta dipergunakan sesuai dengan peruntukannya. “Mari bersama-sama kita jaga dan pelihara. Prorgam ini jangan hanya bersifat sementara saja, namun kita selaku pemerintah daerah juga siap meneruskan pembangunan yang sudah dilaksanakan ini,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik ini.

Ia berharap pembangunan yang dilakukan para prajurit bangsa ini dapat bermanfaat  besar untuk menunjang aktivitas kegiatan ekonomi masyarakat sehingga akan dapat mendukung kesejahteraan masyarakat. 

Sementara itu, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail melaporkan capaian kegiatan fisik dan non fisik yang telah rampung seratus persen. “Untuk kegiatan fisik seperti, renovasi rumah tidak layak huni, pengadaan penerangan jalan umum, pembangunan tembok jalan untuk penahan longsor, perbaikan akses transportasi warga sudah rampung seratus persen,”ujarnya.  Kegiatan lainnya penyemprotan disinfektan dan bersama Dinas Kesehatan melaksanakan vaksinasi dan berbagai penyuluhan kepada masyarakat.  

Untuk kegiatan non fisik, meliputi penyuluhan atau sosialisasi tentang peran serta UMKM, 10 program pokok PKK, penyuluhan stunting dan perbaikan gizi, wawasan kebangsaan hingga penyuluhan bahaya narkoba juga sudah rampung seratus persen. (yad)

Jaga dan Pelihara Hasil TMMD untuk Kesejahteraan Masyarakat Selengkapnya

TMMD, Wujudkan Sinergi Membangun Negeri

GRESIK,1minute.id – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2021 dipusatkan di Desa Siwalan Kecamatan Panceng, Gresik, Jawa Timur. TMMK ke-111 itu dibuka oleh Asisten I Pemprov Jatim Ardo Sahak di ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 15 Juni 2021.

“TMMD ini merupakan wujud bakti TNI kepada masyarakat dalam percepatan dan pemerataan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat,”ujar Ardo Sahak membacakan sambutan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansah.  Ardo Sahak menambahkan, TMMD ini bisa menghemat anggaran APBD sebesar Rp 310 juta.

Pembukaan TMMD itu dihadiri oleh Irdam Kodam V Brawijaya Brigjen TNI Arie Subekti ;  Irwasda Polda Jatim Kombespol Sungkono mewakili Kapolda ; Kasitek 084/Bhaskara Jaya Kolonel Syamsul Hadi dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

SIMBOLIS : Brigjend Arie Subekti memberikan cangkul dalam pembukaan TMMD ke-111 di Gresik pada Selasa. 15 Juni 2021. ( foto : ist )

Irdam Kodam V Brawijaya Brigjen Arie Subekti mengingatkan agar seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD ini harus melaksanakan protokol Kesehatan secara ketat. “Seluruh Prajurit yang terlibat sebelumnya harus di test swab atau rapid antigen. Mereka setiap hari juga harus melaksanakan protokol Kesehatan dan selalu menghindari kerumunan,”tegas Brigjend Arie membacakan sambutan tertulis Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto. 

Tema yang diusung tahun ini, adalah “TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri”. “Semoga tema ini dapat menjadi sumber inspirasi, motivasi dan inovasi bagi semua yang terlibat pada TMMD dalam membantu pemerintah melakukan percepatan pembangunan disegala bidang,”harapnya.

Senada, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan agar program ini harus kita dukung penuh karena disinilah pemerintah hadir ditengah masyarakat. “Kita harus bersinergitas dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Dimasa Pandemi Covid-19 yang belum berakhir ini. Beban masyarakat sangat berat. Kita harus berkomitmen untuk meringankan beban masyarakat tersebut,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Sementara Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail menjelaskan bahwa TMMD berlangsung di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng berlangsung selama satu bulan, mulai 15 Juni – 14 Juli 2021.

“Dilapangan, pelaksanaan TMMD ini sudah dilaksanakan sejak Mei 2021 lalu. Ada 2 sasaran yaitu fisik dan non fisik,”terang Letkol Inf Taufik Ismail. Kegiatan yang dikerjakan antara lain renovasi rumah tidak layak huni; pengadaan penerangan jalan umum, pembangunan tembok jalan untuk penahan longsor dan perbaikan akses transportasi warga. Kemudian, melaksanakan penyemprotan desinfektan, vaksinasi dan penyuluhan kesehatan bersama Dinas Kesehatan Gresik. (yad)

TMMD, Wujudkan Sinergi Membangun Negeri Selengkapnya
Pangdam

Pangdam Pantau Posko PPKM Skala Mikro, Gresik Sudah Mendirikan 306 Posko di Desa/Kelurahan

GRESIK,1minute.id – Panglima Daerah Militer (Pangdam) V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto mengunjungi posko PPKM skala Mikro di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas pada Jumat, 19 Februari 2021.

Kunjungan itu untuk melihat dari dekat penerapan Posko PPKM skala Mikro di desa yang dipimpin Fatkhur Rokhman itu. Posko PPKM ini salah satu upaya pencegahan penularan coronavirus disease 2019 (Covid-19). Jenderal dua bintang itu tiba di desa hasil bedhol desa itu sekitar pukul 09.00.

Sekitar 60 menit Jenderal Suhariyanto di desa mayoritas penduduk berprofesi sebagai nelayan. Desa Sukorejo, satu diantara ratusan desa/kelurahan di Kota Santri yang mendirikan Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro di Kota Santri ini. 

Posko berdiri di depan pos satpam. Pangdam Mayjend TNI Suhariyanto terkesan dengan penerapan Posko PPKM skala Mikro di desa itu. Pangdam Suhariyanto disambut Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Plh Bupati Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno, Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali serta Kades Sukorejo Fatkhur Rokhman.

Pangdam Jenderal TNI Suhariyanto dalam sambutannya mengatakan persebaran Covid-19 di Jawa Timur menduduki peringkat empat di Indonesia. Program Pemerintah terkait PPKM skala Mikro sudah memasuki hari kesepuluh. ” Hasil Program PPKM Berskala Mikro tersebut sangat baik, terbukti semula berada pada zona oranye menurun drastis menjadi zona kuning,”katanya.

Disisi lain, program vaksinasi terus digeber pemerintah. Saat ini, tambanya, sudah memasuki tahap kedua. “Vaksin yang datang di Indonesia sudah teruji sangat aman dan halal bagi masyarakat, program ini merupakan langkah utama bagi pemerintah untuk memerangi Covid-19,”ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail menambahkan, jumlah posko PPKM skala Mikro di Kabupaten Gresik sebanyak 306 desa/kelurahan. Untuk anggaran, tambahnya, tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melancarkan program pemerintah. 

“Sehingga Kabupaten Gresik dapat membantu dalam memutus penyebaran virus Covid-19 ini. Kodim juga bersinergi bersama 3 pilar untuk selalu melaksanakan patroli prokes dan PPKM di masing -masing wilayah binaan,” jelas Dandim Gresik.

Terpisah, Kepala Desa Sukorejo Fatkhur Rokhman mengatakan Posko PPKM skala Mikro ini di jaga masyarakat 24 jam nonstop. “Selama ada posko ini, motor milik warga keleleran di kampung tetap aman. Cegah persebaran sekaligus siskamling,”kata Fatkhur usai acara pada Jumat, 19 Februari 2021. Fatkhur juga mengucapkan terima kasih apresiasi kepada masyarakat. (*)

Pangdam Pantau Posko PPKM Skala Mikro, Gresik Sudah Mendirikan 306 Posko di Desa/Kelurahan Selengkapnya