Jelang Pilihan Ketua OSIS SMP Negeri 2 Gresik, Sekolah Hadirkan Anggota KPU Gresik Sosialisasi Belajar Berdemokrasi

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 Gresik (Spendagres) bakal menggelar Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (Pilkaos) pekan mendatang. Sebelum, pesta demokrasi pemilihan Ketua OSIS periode 2025-2026 dilaksanakan, sekolah menggelar sosialisasi dengan menghadirkan Ahmad Basyiron, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik pada Jumat, 19 September 2025.

Basyiroh mengapresiasi rencana Pilkaos UPT SMP Negeri 2 Gresik itu. Ia mengatakan, belajar berdedikasi untuk  murid SMP adalah salah satu aspek penting dalam pendidikan karena dapat membantu murid SMP mengembangkan kemampuan berpikir kritis, toleransi, dan kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara.

“Apa yang dilakukan oleh sekolah untuk Pemilihan Ketua OSIS bagian belajar berdemokrasi. Ini sangat baik,” ujar Basyiroh yang juga alumni  Spendagres 1996 ini. Basyiroh didampingi oleh Budi Harsoyo, yang juga alumni 1995.

Ia pun memberikan beberapa himbauan untuk murid SMPN 2 dalam belajar berdemokrasi, pertama adalah mengenal Hak dan Kewajiban dimana belajar tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara, mengerti pentingnya menghormati hak orang lain dan menjalankan kewajiban dengan baik.

Kedua, Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis dimana belajar menganalisis informasi dan membuat keputusan yang tepat dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi isu-isu sosial dan politik. Dan ketiga adalah Membangun Toleransi dan Empati yakni belajar menghargai perbedaan pendapat dan latar belakang dan mengembangkan kemampuan untuk bekerja sama dan berinteraksi dengan orang lain.

Berikutnya, Mengikuti Proses Demokrasi yaitu Belajar tentang proses demokrasi dan partisipasi dalam masyarakat dan Mengikuti pemilihan dan diskusi tentang isu-isu sosial dan politik. Dan terakhir adalah Mengembangkan Kemampuan Berbicara dan Berpendapat. Sini siswa bisa belajar menyampaikan pendapat dan gagasan dengan baik dan mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum dan berdiskusi dengan orang lain.

Apa manfaat Belajar Berdemokrasi, Bashiron menjlentrehkan, antara lain Meningkatkan kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara; Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan toleransi dan Membangun kemampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat dan proses demokrasi.

Sementara itu, tahapan penjaringan bakal calon ketua OSIS dalam Pilkoas SMP Negeri 2 Gresik memunculkan enam kandidat. Enam kandidat itu, yakni Muhammad Asyraf Bil Haqqi ; Nabilah Nurul Khusna ; Fairuz Abdul Ghoni ; Queensa Aliyah Rachmadhani ; Muhammad Hilal Sya’ban Novita Ruzki Ramadhani.

Munculnya kandidat perempuan dalam pesta demokrasi di sekolah berada di Jalan KH Kholil, Gresik menjadikan persaingan semakin ketat. Bahkan, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik itu memantau pelaksanaan coblosan alias pencontrengan ini. 

Menurut Ning Choiriyah, pembina OSIS SMP Negeri 2 Gresik, pemilihan Ketua OSIS SMP Negeri 2 Gresik periode 2025-2026 akan dilakukan pada Rabu, 24 September 2025. “Pemilihan dengan sistem elektronik contreng,” kata Ning Choiriyah. Sebelum H-pemilihan, kandidat melakukan kampanye pada Senin, 22 September 2025. “Hari Selasa masa tenang,” terangnya.

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim memberikan apresiasi proses pilkaos. “Mengapresiasi kreatifitas kesiswaan dalam pilkaos tahun ini yang mempunyai ide bagus ini semoga membawa hasil baik untuk pendidikan berdemokrasi murid Spenda,” kata Salim. (yad)

Jelang Pilihan Ketua OSIS SMP Negeri 2 Gresik, Sekolah Hadirkan Anggota KPU Gresik Sosialisasi Belajar Berdemokrasi Selengkapnya

Kejari Gresik Dalami Dugaan Korupsi Anggaran Pilkada Rp 64 Miliar di KPU Gresik  

GRESIK,1minute.id – Pengembalian dana hibah sebesar Rp 7,8 miliar dari total anggaran Pilkada Gresik 2024 sebesar Rp 64 miliar menjadi pintu masuk Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik untuk menyelisik dugaan korupsi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik. 

Sebab, Pengembalian sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) dilakukan tatkal korp Adhyaksa berkantor di Jalan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu melakukan penggumpulan bahan keterangan atau bisa disebut Pulbaket memanggil Ketua KPU, bendahara, dan sejumlah anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK).

“Dengan demikian, Kejaksaan telah berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp7 miliar,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana dalam konferensi pers di kantor Kejaksaan Negeri pada Rabu, 16 Juli 2025.

Nana yang didampingi oleh Kepala Seksi Pidana khusus (Pidsus) Gresik Alifin Nurahmana Wanda dan Kasi Barang Bukti Kejaksaan Negeri Gresik melanjutkan, pengembalian uang tidak bisa menghapus pidana. Kejaksaan Negeri akan terus menyelisik perkara dugaan korupsi di institusi penyelenggara coblosan itu. “Kami akan terus melakukan pendalaman. Saat ini, masih tahap pulbaket,” tegas Nana Riana. 

Sumber 1minute.id menyebutkan sisa lebih anggaran sebesar Rp 7,8 juta itu awalnya tidak dilaporkan dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ) 2024. Sisa lebih baru dikembalikan setelah Kejaksaan melakukan pulbaket. 

Pada Pilkada 2024, KPU Gresik mendapatkan alokasi hibah anggaran dari Pemkab Gresik sebesar Rp 64 miliar (bukan Rp 67 miliar yang diberikan sebelumnya). Anggaran tersebut dicairkan tiga termin. Meski, anggaran cukup besar, tapi, partisipasi pemilih di pesta demokrasi itu tergolong minim. 

Data KPU Gresik, tingkat partisipasi pemilih dalam pemilihan Gubernur Jatim sebesar 66,90 persen dan pemilihan bupati lebih sedikit lagi yakni 66,85 persen. Ada tengara minimnya partisipasi pemilih itu dikarenakan komisi kurang all out dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat. 

Terpisah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gresik Nanang Setiawan membenarkan KPU Gresik telah mengembalikan anggaran Pilkada Gresik sebesar Rp 7,8 miliar. “Pengembalian langsung ke rekening kas Umum Daerah,” kata Nanang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Kamis, 17 Juli 2025. Komisi Pemilihan Umum, imbuhnya, mengembalikan sisa anggaran pada 30 April 2025. (yad)

Kejari Gresik Dalami Dugaan Korupsi Anggaran Pilkada Rp 64 Miliar di KPU Gresik   Selengkapnya

Kejari Gresik Selidiki 3 Dugaan Korupsi, Dana Hibah Jatim untuk Ponpes hingga KPU Gresik 

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik mulai memanasi “mesin” seksi pidana khusus (Pidsus). Sebanyak tiga perkara yang sedang dipelototi oleh seksi pidsus yang dikomandoi oleh Arifin Nurahmana Wanda itu.

Tiga perkara dugaan korupsi adalah dana hibah dari Provinsi Jawa Timur untuk pondok pesantren (Ponpes) di Kecamatan Manyar pada 2019. Perkara ini memasuki tahapan penyidikan. “Belum ada tersangka karena kami masih menunggu hasil audit kerugian negaranya,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana dalam konferensi pers di kantor Kejaksaan Negeri di Jalan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu, 16 Juli 2025.

Kajari Nana Riana didampingi Kasi Pidsus Alifin Nurahmana Wanda, Kasi Barang Bukti,  dan Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Siari. Perkara kedua, adalah pemanfaatan lahan sepadan di Sungai Brantas dan Sungai Bengawan Solo yang berada di wilayah Kabupaten Gresik. “Perkara ini, kami tingkatkan ketahapan penyelidikan karena ada dugaan kuat unsur pidananya,” tegasnya. 

Berikutnya, perkara dugaan korupsi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik terkait hibah dari Pemkab Gresik sebesar Rp 67 miliar untuk Pemilihan Kepala Daerah serentak pada 2024 lalu. “Perkara ini masih tahapan pengumpulan data dan keterangan,” ujar Nana Riana. Saat puldata dan pulbaket ini, imbuhnya, telah berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp 7 miliar. “KPU telah mengembalikan uang ke Kas Daerah melalui Kesbangpol,” jelas Nana Riana. 

Akan tetapi, pengusutan perkara di Komisi penyelenggara coblosan Presiden, Gubernur dan Bupati Gresik itu akan terus dilanjutkan. “Kami akan terus lakukan penyelidikan,” tegas Nana. (yad)

Kejari Gresik Selidiki 3 Dugaan Korupsi, Dana Hibah Jatim untuk Ponpes hingga KPU Gresik  Selengkapnya

Malam ini, KPU Gresik Tetapkan Gus Yani-dr Alif sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik

GRESIK,1minute.id – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik bakal menggelar rapat pleno Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih pada Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik pada Kamis malam, 6 Februari 2025. Paslon terpilih itu adalah Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2025-2030 

Penetapan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik itu dilakukan pasca Mahkamah Konstitusi atau MK menolak gugatan perselisihan hasil pemilihan umum atau PHPU Pilkada 2024 yang diajukan kubu kotak kosong yang diwakili oleh M Ali Murtadho alias Ali Candi itu.

Atas putusan tersebut, pasangan Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif atau Yani-Alif sah menjadi pemenang dalam pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik periode 2025-2030 yang diselenggarakan serentak pada 27 November 2024 itu. 

Penetapan paslon bupati dan wakil bupati Gresik yang dilakukan karena KPU Gresik telah menerima rilis pemberitahuan putusan Mahkamah Konstitusi atau MK itu. 

Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut berperan dalam penyelenggaraan Pilkada Gresik 2024. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua jajaran KPU dan Bawaslu Gresik. Termasuk aparat TNI – Polri yang turut menjaga kondusifitas selama pilkada serentak,” ujar Gus Yani -sapaan akrab – Fandi Akhmad Yani kepada wartawan.

Dia melanjutkan  kemenangan ini adalah milik semua pihak yang telah mendukung proses demokrasi yang adil dan transparan. Ia mengucapkan terima kasih kepada Majelis Hakim MK yang telah menjalankan tugasnya dengan baik.

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara yang dilakukan oleh KPU Gresik, pasangan calon atau Paslon nomor urut #1, Fandi Akhmad Yani – dr. Asluchul Alif meraih 366.944 suara atau 59,72 persen. Sedangkan. nomor urut #2, kolom kosong atau kotak kosong mendapatkan 247.479 suara atau 40,28 persen. (yad)

Malam ini, KPU Gresik Tetapkan Gus Yani-dr Alif sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik Selengkapnya

Rekapitulasi KPU Gresik, Paslon Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif Unggul, Raih 59,72 Persen

GRESIK,1minute.id – Satu tahapan pemilihan kepala daerah atau Pilkada 2024 yakni rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilihan Gubernur atau Pilgub Jawa Timur dan Pemilihan Bupati alias Pilbup Gresik kelar. 

Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik melakukan rekapitulasi perhitungan suara Pilgub Jawa Timur dan Pilbup Gresik tingkat kabupaten di helat di Hotel Santika Gresik. Rekapitulasi hasil suara dilakukan selama dua hari, yakni Selasa dan Rabu, 3-4 Desember 2024. 

Rekapitulasi hasil coblosan 27 November 2024 itu mendapat penjagaan ketat aparat kepolisian Resor Gresik. Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan yang memimpin langsung pengamanan tersebut.

Bagaimana hasil rekapitulasi suara Pilbup Gresik yang dilakukan oleh KPU Gresik? Pasangan calon atau Paslon nomor urut #1, Fandi Akhmad Yani – dr. Asluchul Alif meraih 366.944 suara atau 59,72 persen. Sedangkan. nomor urut #2, kolom kosong atau kotak kosong mendapatkan 247.479 suara atau 40,28 persen.

Dengan hasil perolehan suara itu, paslon Fandi Akhmad Yani – dr Asluchul Arif, bakal menjadi Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2024-2029.

Ketua KPU Gresik Akhmad Taufik, dalam keterangannya mengapresiasi peran aktif semua elemen yang terlibat. Mulai dari PPK, PPS, KPPS, hingga seluruh elemen masyarakat yang turut serta mensukseskan pelaksanaan Pilkada 2024.

“Kolaborasi semua pihak sangat penting untuk mensukseskan Pilkada ini. Tanpa dukungan mereka, tahapan ini tidak akan terwujud dengan baik,” ujar Taufik pada Rabu, 4 Desember 2024. 

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan, menegaskan bahwa langkah pengamanan yang ketat tersebut merupakan upaya menjaga stabilitas keamanan dan memastikan transparansi dalam setiap tahapan Pilkada.

“Kami menerapkan pengamanan maksimal untuk memastikan rapat pleno rekapitulasi suara berjalan aman, kondusif, dan sesuai aturan. Integritas proses demokrasi menjadi prioritas utama kami,” tegas AKBP Arief Kurniawan pada Rabu, 4 Desember 2024

Setiap peserta yang memasuki area Hotel Santika diwajibkan menggunakan ID Card resmi. Selain itu, pengawasan ketat diterapkan melalui pemeriksaan dengan metal detector guna mengantisipasi potensi ancaman. “Pengawasan ini dilakukan untuk mendeteksi sedini mungkin hal-hal yang dapat mengganggu jalannya pleno,” imbuh mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu. (yad)

Rekapitulasi KPU Gresik, Paslon Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif Unggul, Raih 59,72 Persen Selengkapnya

H-2 Pilkada, Polres Gresik Intensifkan Patroli hingga Cek Gudang Logistik di PPK

GRESIK,1minute.id -H-2 pemilihan kepala daerah atau Pilkada Serentak, 27 November 2024. Aparat kepolisian semakin intensif melakukan patroli. Patroli tidak hanya di jalan raya. Juga, menyasar gudang logistik Panitia Pemilihan Kecamatan atau PPK dan kantor Komisi Pemelihan Umum atau KPU Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan yang memimpin langsung memantau keamanan dan ketertiban masyarakat atau sitkamtibmas di wilayah Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan menegaskan pentingnya memastikan keamanan logistik Pemilu hingga ke tahapan pergeseran dari Panitia Pemungutan Suara atau PPS ke PPK di 18 kecamatan. Ia juga mengingatkan petugas kepolisian dan jajaran PPK agar memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam menjaga situasi kondusif selama tahapan Pemilu.

“Patroli ini merupakan bentuk komitmen Polres Gresik untuk memastikan kelancaran dan keamanan proses Pemilu 2024,” ujar AKBP Arief Kurniawan. Perwira dua melati di pundak itu juga menambahkan bahwa kerja sama yang baik antara semua pihak, termasuk penyelenggara Pemilu dan aparat keamanan, sangat diperlukan untuk menyukseskan agenda demokrasi ini.

Patroli dan pengecekan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polres Gresik dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang Pemilu 2024, sekaligus memberikan rasa tenang kepada masyarakat dalam menyongsong pesta demokrasi. (yad)

H-2 Pilkada, Polres Gresik Intensifkan Patroli hingga Cek Gudang Logistik di PPK Selengkapnya

Paslon Nomor Urut 1 Bersalawat dan Doa bersama Gus Azmi, Jemaah Doakan Pilbup Gresik Aman dan Gus Yani-dr. Alif Menang

GRESIK,1minute.id – Pasangan Calon atau Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – dr Asluchul Alif menggelar Salawat dan Doa bersama Muhammad Ulul Azmi Askandar al Abshor atau Gus Azmi pada Jumat malam, 22 November 2024.

Ribuan jemaah dan pendukung paslon nomor urut #1 dalam Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik tumblek-blek memenuhi lapangan GKB Convex itu. Mereka berdoa dan bersalawat dengan Syubbanul Muslimin.

Bersalawat dan doa bersama memohon kepada sang Khaliq agar pelaksanaan Pilkada 2024 berjalan kondusif, aman, lancar dan menang. Hari H Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Serentak bakal digelar pada Rabu, 27 November 2024. Ribuan jemaah dan pendukung paslon Gus Yani-dr Alif pun larut dalam doa bersama yang dihadiri oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik itu.

Paslon Gus Yani dan dr Alim memakai baju warna putih dan memakai kopyah kaji warna putih terlihat terharu antusias masyarakat untuk mengikuti gelaran bersalawat dan berdoa dipenghujung masa kampanye itu. 

KHUSYUK : Jemaah Bersholawat dan Doa Bersama Gus Azmi dengan Paslon Cabup-Cawabup Gresik, Gus Yani – dr. Alif di Lapangan GKB Convex pada Jumat malam, 22 November 2024 ( Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Cabup Gresik Fandi Akhmad Yani pada kesempatan itu mengajak seluruh masyarakat di kabupaten Gresik untuk mendoakan agar pelaksanaan Pilkada 2024 berjalan kondusif, aman, lancar. “Pasangan Gus Yan-dr Alif menang,” kata Gus Yani-sapaan akrab- Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

“Jangan lupa nanti tanggal 27 November datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara). Coblos Nomor 1 Yani – Alif,” ujar Magister Mitigasi Bencana dari Universitas Airlangga Surabaya itu.

Gus Yani yang malam itu didampingi oleh Cawabup Gresik dr Alif juga meminta doa masyarakat agar bisa amanah dalam mengemban tugas sebagai Bupati dan Wakil Bupati saat terpilih nanti.

“Doakan kami agar bisa menjadi pemimpin yang amanah, bertanggung jawab, bisa memperhatikan masyarakat dan peduli kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gresik,” ungkapnya.

Sementara itu, Sabtu malam, 23 November 2024, paslon Gus Yani – dr. Alif akan memungkasi masa kampanye bersalawat dan doa bersama dengan KH. Ahmad Anwar Zahid di Lapangan Sunan Giri, Desa Manyar Sidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. (yad)

Paslon Nomor Urut 1 Bersalawat dan Doa bersama Gus Azmi, Jemaah Doakan Pilbup Gresik Aman dan Gus Yani-dr. Alif Menang Selengkapnya

Paslon Gus Yani-dr Alif Komitmen akan Melanjutkan Normalisasi Kali Lamong

GRESIK,1minute.id – Pasangan Calon atau Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – dr Asluchul Alif menegaskan komitmen melanjutkan mitigasi bencana hidrometeorologi. Yakni, normalisasi Kali Lamong, Pembangunan embung air atau kolam retensi (retarding basin) dan kedepan pengendalian debit air Kali Lamong akan terus dilakukan.

Gus Yani-sapaan akrab-Fandi Akhmad Yani menyebut, selama ini dalam penangganan Kali Lamong di Gresik selatan selalu terkendala dan saling melempar kewenangan. Namun dengan pendekatan dan berkomunikasi intens dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Balai Besar Wilayah Sungai atau BBWS Bengawan Solo akhirnya bisa menemukan solusi pengerjaanya.

”Dengan menurunkan ego sektoral dan berkomunikasi dengan instansi terkait akhirnya bisa saling sinergi dalam pengendalian banjir akibat luapan kali Lamong yang selama ini menjadi kendala,” kata Gus Yani dalam Debat Publik Pemilihan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Gresik di Hotel AstonInn pada Rabu malam, 20 November 2024.

Debat publik kali kedua atau kali terakhir yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik ini, paslon nomor urut #1 ini memakai setelan batik khas Gresik. Selama 3,5 tahun masa kepempinan pertama, Fandi Akhmad Yani bersama Wabup Aminatun Habibah telah melakukan normalisasi lebih dari 40 kilometer.

Data yang didapat 1minute.id Sungai Kali Lamong memiliki luas Daerah Aliran Sungai atau DAS lebih kurang 720 kilometer persegi (km²) dengan panjang alur sungai lebih kurang 103 kilometer serta memiliki 7 anak sungai. Lebih kurang 58 kilometer dari 103 kilometer panjang alur Sungai Kali Lamong itu melintas di Kabupaten Gresik. Panjang alur sungai Kali Lamong mengalir jauh mulai dari Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme, hingga Kecamatan Kebomas berbatasan dengan Kota Surabaya.

Daerah Aliran Sungai Kali Lamong melewati 4 kabupaten dan satu Kotamadya, yaitu Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang dan Kota Surabaya. 

Data Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Gresik pada 2022, Kabupaten Gresik memiliki persentase 44 persen cakupan dengan luas 310,12 kilometer persegi, diikuti dengan Kabupaten Lamongan dengan persentase 39 persen yang memiliki luas 276 kilometer persegi, Kabupaten Mojokerto dengan persentase 11 persen yang memiliki luas 80,56 kilometer persegi. Kemudian, Kabupaten Jombang dengan persentase 4 persen yang memiliki luas 26,06 kilometer persegi yang terkecil ada pada wilayah Kota Surabaya dengan persentase 3 persen yang memiliki luas wilayah 18,06 kilometer persegi.

Gus Yani akan melanjutkan normalisasi Kali Lamong ini bila mendapatkan amanah dari warga Kota Santri-srbutan lain-Kabupaten Gresik dalam pemilihan bupati atau Pilbup Gresik pada 27 November 2024. Usai debat publik, Gus Yani dan dr Alif mengatakan, pada hari coblosan meminta masyarakat Gresik untuk tidak golput. Dan, menentukam pilihan serta menitipkan harapan kepada paslon Yani – Alif. 

Sebab, pasangan Yani-Alif telah menjadi satu untuk mengabdi untuk kemajuan dan melayani masyarakat Kabupaten Gresik. “Kami Yani-Alif berkomitmen dan siap mengemban amanah, doakan kami terus konsisten dan istikomah mengabdi demi kemajuan Kabupaten Gresik,” ujar Gus Yani didampingi Cawabup Gresik dr Asluchul Alif. (yad)

Paslon Gus Yani-dr Alif Komitmen akan Melanjutkan Normalisasi Kali Lamong Selengkapnya

Pengasuh Ponpes Langitan Restui Paslon Yani-Alif di Pilbup Gresik. Ini Pesannya

GRESIK,1minute.id –  Dukungan kepada Pasangan calon atau Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-dr. Asluchul Alif terus mengalir. Dukungan kepada paslon nomor urut #1 itu tak hanya dari kalangan masyarakat dan politisi. Pun, para ulama. 

Teranyar, Pengasuh Pondok Pesantren atau Ponpes Langitan Tuban KH. Ubaidillah Faqih memberikan restu dan dukungan untuk paslon Yani-Alif di Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik. Doa dan dukungan dari kiai kharismatik itu tatkala Cawabup Gresik dokter Alif – begitu sapaan – Asluchul Alif melakukan silaturahmi ke Ponpes Langitan di Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban pada Ahad, 10 November 2024.

Pasangan Cabup Gresik Fandi Akhmad Yani itu didampingi oleh Pengasuh Ponpes Annuriya Johar Kembar Sidayu Gresik KH Ahmad Syaikhu dan Pengasuh Ponpes Kapulogo Sidayu Gus Ahsip Nuri Arif. 

Syaifudin, santri KH Ubaidillah Faqih asal Kecamatan Sidayu Gresik mengatakan bahwa, Pengasuh Ponpes Langitan sangat merestui dan mendukung sekali pasangan Yani-Alif untuk bisa membawa Gresik yang lebih maju lagi. 

“Tadi beliau berpesan agar Yani-Alif memperhatikan sektor pendidikan, khususnya dibidang agama atau Ponpes,” ungkap Syaifudin. Dia menyebut, saat ini peran pendidikan sangat penting ditengah perkembangan teknologi. “Penanaman akhlak kepada anak-anak harus terus diperhatikan,” kata Syaifudin menirukan pesan KH Ubaidillah Faqih. 

Sementara itu, Cawabup Gresik Alif mengaku bersyukur dan senang atas dukungan dari Pengasuh Ponpes Langitan Tuban KH. Ubaidillah Faqih. “Alhamdulillah dapat banyak masukan dari KH. Ubaidillah Faqih terutama di suruh menjaga pendidikan agama,” ujar Alif. 

Ia menjelaskan, pasangan Yani-Alif telah berkomitmen dalam memajukan lembaga pendidikan dan keagamaan yang ada di Gresik.  “Jika Yani-Alif terpilih, ada beberapa program pendidikan yang sudah kami siapkan mulai Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) untuk SD/MI dan SMP/MTs, Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk TPQ dan Madrasah Diniyah hingga Ponpes,” terang Ketua DPC Partai Gerindra Gresik tersebut.

Ia melanjutkan, bahwa Yani-Alif di Nawa Karsa 9 Navigasi ada program Gresik Cermelang akronim dari cerdas, efisien, menang, relevan dan global. Di dalamnya ada peningkatan kualitas guru, beasiswa guru dan peningkatan kuantitas, kualitas sarana dan prasarana lembaga pendidikan. 

“Kami juga ada peningkatan insentif guru baik swasta maupun negeri yang non sertifikasi. Komitmen kami di pendidikan adalah nomor satu,” tegasnya. (yad)

Pengasuh Ponpes Langitan Restui Paslon Yani-Alif di Pilbup Gresik. Ini Pesannya Selengkapnya

Percepat Penyerapan Naker, Paslon Gus Yani-dr Alif, Perbanyak Pelatihan Bersertifikat dan Job Fair Gresik Kerja

GRESIK,1minute.id – Calon Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan penyerapan aspira ke masyarakat di Kecamatan Manyar pada Jumat, 8 November 2024. Ada ratusan warga yang bertemu langsung dengan Cabup nomor urut #1 dalam Pemilihan Bupati Gresik 2024 itu.

Cabup Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani memakai sarung dan kopyah saat melakukan penyerapan aspirasi yang dikemas dengan silaturahmi secara lesehan di Pujasera Manyar dalam kompleks Lapangan Sunan Giri di Desa Manyar Sidomukti itu. Acara itu dihadiri ratusan warga. Baik laki-laki,  emak-emak, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Selain bidang kesehatan, aspirasi yang banyak muncul adalah terkait ketenagakerjaan. “Info loker (lowongan kerja) Gus !

“Banyak harapan yang dititipkan pada pasangan Yani – Alif,” kata Gus Yani usai acara kepada wartawan pada Jumat, 8 November 2024. Ia memakluminya, pasalnya hanya pasangan memiliki tagline Gresik Baru Lebih Maju. Dalam Pilbup Gresik ini, Fandi Akhmad Yani – dr Asluchul Alif ditetapkan KPU Gresik sebagai pasangan tunggal. “Yang cerdas ya milih ada visi dan misinya,” katanya.

Terkait info lowongan kerja, Gus Yani mengatakan potensi penyerapan tenaga kerja masih cukup banyak di Gresik. Ia dan Cawabup Gresik dr Asluchul Alif telah membuat program untuk memperbanyak penyerapan tenaga untuk warga Gresik.  Diantaranya, adalah memperbanyak gelaran job fair dan pelatihan bersertifikat gratis. 

Ia menyebut Job Fair, Gresik Kerja dibuka  secara umum. Bagi warga Gresik memiliki kesempatan sama. “Kita pastikan transparan karena mekanisme yaitu Job Fair Gresik Kerja,” tegas Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini. 

“Kedepan, Yani – Alif, mudah-mudahan ditakdirkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Gresik atau periode kedua akan memperbaiki bagaimanq penyerapan tenaga kerja bisa bertambah banyak,” imbuhnya. 

Ia menyebut kurun waktu tiga tahun terakhir di masa pemerintahan periode pertama telah mampu menurunkan tingkat pengangguran terbuka atau TPT sampai di angka 6 koma sekian persen. “Mudah-mudah, kedepan kita turunkan semaksimal mungkin dengan intervensi secara langsung,” katanya. 

Dengan cara apa? Gus Yani menyebut diantaranya menambahkan anggaran di Dinas Tenaga Kerja atau Disnaker Gresik untuk pendampingan kompetensi anak muda di Kabupaten Gresik. “Keterampilannya ditambah, kompetensi ditambah agar pekerjaan yang didapat adalah pekerjaan yang memang berkualitas,” ujarnya. 

Suami Nurul Haromaini Ali ini menginginkan anak-anak muda Gresik bisa mendapatkan pekerjaan yang strategis. Bukan pekerjaan part time atau sifatnya kontrak kemudian setahun diputus karena keterampilan tidak ada. “Kami berharap tempat-tempat strategis di duduki oleh anak-anak Gresik,” tegasnya.

Menindaklanjuti perda 7/2022 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan dimana perusahaan wajib mempekerjakan 60 persen dari tenaga kerja lokal dan 1 persen disabilitas, ikhtiar paslon Gus Yani- dr Alif adalah mendorong Disnaker yang mampu bersinergi dengan dunia industri, dunia pendidikan terintegrasi dengan dunia industri yang ada.

Dunia pendidikan sinkronisasi atau link and match dengan dunia usaha bisa bersinergi dengan baik. “Menyakini kedepan kesempatan kerja. Terutama kita akan menambah job fair dua sampai 3 kali dalam setahun,” ujarnya.

Selain menambah acara job fair, Gresik Kerja, Paslon Gus Yani – dr Alif menambah intensitas pelatihan bersertifikasi dari Badan Nasional Sertiklfikasi Profesi atau BNSP gratis. Anggaran pelatihan peningkatan kompetensi dialokasikan sekitar Rp 6 miliar. “Saat ini, kita sudah memetakan industri yang ada di Manyar ini apa saja dan dibutuhkan skill apa saja,” katanya. Bila keterampilan sejajarkan dengan sertifikasi ini. “Maka anak-anak muda di Gresik kita latih, kita tambah keterampilan, kita tambah kompetensi dengan industri yang ada,” ujarnya.

Ia mencontohkan pelatihan ship crane. Kebutuhan tenaga ship crane untuk aktivitas di pelabuhan masih terbuka. (yad)

Percepat Penyerapan Naker, Paslon Gus Yani-dr Alif, Perbanyak Pelatihan Bersertifikat dan Job Fair Gresik Kerja Selengkapnya