Capaian Kinerja 2025, KSOP Kelas III Sampit Lampaui Target Nasional, PNBP Realisasi 135 %

SAMPIT, 1minute.id – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit, Kalimantan Tengah mencatatkan kinerja gemilang sepanjang tahun 2025 dengan capaian yang melampaui target nasional. 

Pada Tahun Anggaran (TA) 2025, realisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) mencapai 99,94%. Melampaui target yang diberikan Kementerian Perhubungan sebesar 98%. Sementara itu, capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencatatkan rekor tertinggi dengan realisasi mencapai 135%. 

Berbagai indikator kinerja menunjukkan peningkatan signifikan sebagai wujud komitmen KSOP Kelas III Sampit dalam meningkatkan keselamatan pelayaran, kualitas pelayanan publik, serta tata kelola kepelabuhanan yang professional, humanis dan berkelanjutan.

Kepala KSOP Kelas III Sampit Hotman Siagian menyampaikan terima kasih kepada pejabat struktural, karyawan dan karyawati KSOP Kelas III Sampit yang bekerja keras, bersatu, kompak, melayani dengan humanis sehingga pada tahun 2025 kita mencapai target yang gemilang. 

“Keberhasilan ini sebagai wujud nyata dan bukti nyata bahwa kita meningkatkan integritas pelayanan, sinergi dan kolaborasi serta komitmen dalam memberikan pelayanan prima kepada stakeholder terkait dan masyarakat,” kata Hotman dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Kamis, 8 Januari 2026.

Pada 2025, digitalisasi layanan kepelabuhanan melalui sistem Inaportnet, SIMKAPEL, SIMAKESPEL, SIMPADU, MARITIM-HUB, serta dokumenpelaut.dephub.go.id. Pihaknya akan mempertahankan capaian gemilang dan akan terus memfokuskan pada peningkatan pelayanan, pengawasan keselamatan dan keamanan pelayaran, perlindungan lingkungan maritim, percepatan dan kepastian pelayanan, peningkatan PNBP, tata kelola aset BMN yang baik, serta penguatan sinergi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder maritim.

Dari sisi pelayanan teknis, sepanjang tahun 2025 bahwa KSOP Kelas III Sampit telah menerbitkan sebanyak 2.954 sertifikat kapal, meningkat 56% dibandingkan tahun 2024. Sementara itu, pada kegiatan keluar masuk kapal dan kegiatan bongkar muat tahun 2025 mencapai 16.206.406 ton, meningkat 55,73% dibandingkan tahun 2024. 

Kunjungan dan keberangkatan kapal tercatat sebanyak 9.493.390, meningkat 34,33%. Meski jumlah penumpang naik-turun kapal mengalami penurunan sebesar 17,63%, total keseluruhan layanan meningkat sebesar 46,57% dibandingkan tahun sebelumnya.

Tahun ini, KSOP Sampit telah menyiapkan sejumlah strategi ebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan publik. Antara lain, akan meluncurkan inovasi melalui SI-JELAWAT (Sistem Jaringan Layanan dan Wadah Aspirasi Terpadu). Aplikasi ini sebagai media monitoring dan evaluasi pelayanan yang transparan, responsif, dan akuntabel. 

“Prestasi gemilang ini baru tercapai pada Tahun 2025, maka agar kita pertahankan dan tingkatkan pada Tahun 2026,” tegas mantan KSOP Gresik ini. Capaian tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pemangku kepentingan dan insan maritim di Pelabuhan Sampit. 

Hal ini sebagai bukti dan wujud nyata solidnya tim KSOP Kelas III Sampit yang mampu berkolaborasi, humanis serta bersinergi dengan seluruh Instansi terkait, Masyarakat dan Insan Maritim di Wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur. Apresiasi kinerja KSOP Sampit itu, antara lain, 

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur Raihansyah ; General Manager Pelayanan Terminal PT Pelindo Regional Sampit Tri Purbo Waluyojati ;  Kepala Cabang PT PELNI Sampit Siti Nafila ; Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama Cabang Sampit Hendrik Sugiarto ; dan Ketua Asosiasi TUKS/Tersus Pelabuhan Sampit H. Rusdi. 

Kemudian, Ketua DPC Pelayaran Rakyat Sampit Reza Febrian Nur ; Direktur PT Semangat Mandiri Indonesia Doni ; dan Ketua DPW ISAA dan DPW APBMI Kalimantan Tengah Bambang Widjanarko. Apresiasi itu diberikan saat acara penutupan Posko Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. 

Tahun ini, KSOP Sampit telah menyiapkan sejumlah strategi ebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan publik. Antara lain, akan meluncurkan inovasi melalui SI-JELAWAT (Sistem Jaringan Layanan dan Wadah Aspirasi Terpadu). Aplikasi ini sebagai media monitoring dan evaluasi pelayanan yang transparan, responsif, dan akuntabel. “Prestasi gemilang ini baru tercapai pada Tahun 2025, maka agar kita pertahankan dan tingkatkan pada Tahun 2026,” tegas mantan KSOP Gresik ini. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi

Capaian Kinerja 2025, KSOP Kelas III Sampit Lampaui Target Nasional, PNBP Realisasi 135 % Selengkapnya

Wabup Kotim Kunjungi Kantor KSOP Sampit, Bawa Aspirasi Nelayan dan Wacana Pembangunan Pelabuhan Bongkar Muat Perikanan 

GRESIK,1minute.id – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Kepelabuhanan (KSOP) Kelas III Sampit kedatangan tamu istimewa. Tamu istimewa itu adalah Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati.

Kedatangan orang nomor dua di Kotawaringin Timur disambut langsung oleh Kepala KSOP Sampit Hotman Siagian bersama jajarannya. Menurut Hotman, kunjungan kerja tersebut adalah dalam rangka silaturahmi sekaligus menyampaikan secara langsung aspirasi dan dukungan KSOP Kelas III Sampit terhadap para nelayan di Kabupaten Kota Waringin Timur yang selama ini mengalami kendala dalam pengurusan izin berlayar kapal ikan pengangkut yang berlokasi jauh di Kabupaten Seruyan.

Ia melanjutkan di wilayah Kotim saat ini belum tersedia pelabuhan bongkar muat khusus kapal perikanan. Kondisi ini yang mengakibatkan para nelayan Kotim harus melakukan aktivitas bongkar muat di Kabupaten Seruyan. “Hal ini yang tentu menjadi tantangan tersendiri dalam jarak tempuh yang lumayan jauh, waktu, biaya operasional, dan kelengkapan perizinan para nelayan,” kata mantan Kepala KSOP Gresik, Jawa Timur itu.

Wabup Kotim Irawati, kata Hotman, menyampaikan bahwa nelayan Kotim berharap adanya kemudahan dalam proses perizinan untuk kapal kapal nelayan dari Syahbandar Perikanan, serta memohon dukungan agar Kabupaten Kotim dapat memiliki pelabuhan bongkar muat perikanan sendiri, sehingga kegiatan perikanan masyarakat Kotim dapat berjalan lebih efektif dan efisien tanpa harus bergantung ke daerah lain.

Ia mengatakan, pembangunan pelabuhan bongkar muat perikanan melibatkan Dinas Perikanan, Provinsi Kalimantan Tengah dan Instansi terkait lainnya untuk dapat bersama-sama dan bersinergi dalam mencari alternatif dan solusi yang tepat, termasuk melalui koordinasi tugas langsung dengan Kepala KSOP Kelas III Sampit sebagai pihak yang berwenang dalam perizinan pelayaran, serta agar kiranya dapat memfasilitasi kebutuhan nelayan dan memperjuangkan kepentingan mereka agar dapat melaut dan melakukan bongkar muat hasil tangkapan ikan di wilayah Kotim.

Hotman dan jajarannya yakni Kasi KBPP Capt. Indra Novel ; Kasi Lala Muchlis, dan Kasubbag Tata Usaha Donny menyambut baik dan mengapresiasi atas kedatangan Wakil Bupati Irawati dengan menyampaikan beberapa aspirasi dari nelayan. Hotman menyampaikan berkomitmen secara bersama sama untuk mencari alternatif dan solusi terbaik dengan tetap berpedoman terhadap aturan serta mengedepankan keselamatan dan keamanan pelayaran dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. 

Hotman juga menyampaikan perlunya Pemda Kotim agar dapat mengajukan dan menyiapkan lokasi yang akan dijadikan Pelabuhan perikanan dan lokasi wajib memiliki izin sesuai dengan ketentuan. 

Pada rapat tersebut, Capt Indra Novel menyampaikan, bahwa instansi yang menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) untuk kapal pengangkut ikan untuk saat ini di wilayah Kotim adalah Syahbandar Perikanan yang terletak di Kabupaten Seruyan. “Jika nanti ke depannya untuk Surat Persetujuan Kapal (SPB) kapal ikan diurus di KSOP

Kelas III Sampit, maka diharapkan agar dokumen kapal pengangkut Ikan agar dialihkan ke KSOP Kelas III Sampit, supaya bisa dilayani melalui sistem Inaportnet,” kata Novel. 

Sementara itu, Kasi Lala Gusti Muchlis menyampaikan jika Pemda Kabupaten Kotim mendorong adanya Pelabuhan Perikanan di Kabupaten Kotim, maka diharapkan Pemda Kotim agar mencari lahan dan tempat sebagai alternatif lokasi untuk dijadikan pelabuhan perikanan di wilayah Kabupaten Kotim, karena saat ini untuk lokasi pendaratan kapal ikan adalah di Kabupaten Seruyan. “Proses pelayanan bongkar muat adalah nantinya ke depannya adalah melalui sistem Inaportnet, jika semua regulasi telah dipenuhi,” ujar Muchlis.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kotim Ahmad Sarwo Oboi menyampaikan, apresiasi atas dukungan penuh dan aturan yang disampaikan oleh Kepala KSOP Kelas III Sampit dengan bersinergi dalam memfasilitasi kepentingan nelayan agar memperoleh kemudahan dalam pengurusan izin berlayar dan kegiatan bongkar muat ikan untuk ke depannya.

Wakil nelayan yang hadir dalam rapat juga menyampaikan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Wakil Bupati Kotim dan Kepala KSOP Kelas III Sampit Hotman yang telah menyampaikan arahan dan dukungan dalam rapat serta menyampaikan beberapa aturan serta beberapa alternatif sebagai angin segar kepada para nelayan. 

Sebagai langkah dan tindak lanjut, maka akan direncanakan melihat beberapa alternatif lokasi di wilayah perairan untuk dapat diajukan menjadi Pelabuhan kapal ikan di wilayah Kotim sesuai dengan ketentuan. Jika lokasi telah ditentukan, maka akan dapat dibahas dalam rapat lanjutan untuk rapat pertemuan berikutnya dengan mengundang Syahbandar Perikanan di Kalteng serta Instansi terkait lainnya. Rapat koordinasi berjalan dengan penuh hikmah atas kolaborasi dan sinergitas untuk mewudkan pelayanan prima kepada para nelayan. (yad)

Wabup Kotim Kunjungi Kantor KSOP Sampit, Bawa Aspirasi Nelayan dan Wacana Pembangunan Pelabuhan Bongkar Muat Perikanan  Selengkapnya

Perkuat Kolaborasi dan Sinergi untuk Wujudkan Pelayanan Prima, Kepala KSOP Sampit Hotman Siagian Silaturahmi ke Instansi/Lembaga 

SAMPIT1minute.id – Kepala Kantor KSOP Kelas III Sampit Hotman Siagian melakukan silaturahmi ke sejumlah instansi di instansi di wilayah Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah pada Senin, 2 Juni 2025.

Kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi dan perkenalan diri sebagai Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan yang baru, serta langkah strategis dalam memperkuat sinergi lintas Instansi/Lembaga guna mewujudkan dan mendukung kelancaran tugas dan pelayanan publik yang optimal. 

Kantor instansi/Lembaga yang dikunjungi antara lain, Kantor Unit Penyelenggara Bandara Udara ; Kejaksaan Negeri Kotim ; Kantor Ingrasi Sampit ; Polres Kotim ; Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sampit ; dan Balai Kekarantinaan Kesehatan.

Hotman Siagian mengatakan, silaturahmi dilakukan bertujuan untuk perkenalan diri sebagai Kepala Kantor KSOP Kelas III Sampit yang baru, tetapi juga menjadi pondasi awal yang kokoh untuk membangun kolaborasi, mempererat koordinasi, serta mendorong sinergi guna mewujudkan pelayanan prima di wilayah kerja KSOP Kelas III Sampit. “Silaturahmi juga mengharapkan dukungan lintas sektor ke depan serta potensi penguatan pelayanan publik pada sektor transportasi di wilayah kerja Pelabuhan Sampit,” kata Hotman pada Senin, 2 Juni 2025.

Ia berharap koordinasi dan kolaborasi antara lintas instansi untuk menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat akan transportasi yang terintegrasi dan efisien. “Pertemuan ini akan terus terbangun sinergi yang semakin solid dan kuat untuk mendukung pembangunan konektivitas nasional dan peningkatan kwalitas pelayanan transportasi yang prima,” tegasnya. (yad)

Perkuat Kolaborasi dan Sinergi untuk Wujudkan Pelayanan Prima, Kepala KSOP Sampit Hotman Siagian Silaturahmi ke Instansi/Lembaga  Selengkapnya

Hotman Siagian, Kepala KSOP Sampit Ajak Staf Bekerja dengan Hati Nurani, Sinergi, Kolaborasi untuk Tingkatkan PNBP

GRESIK,1minute.id – Hotman Siagian resmi menjabat sebagai Kepala Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan atau KSOP Kelas III Sampit, Kalimantan Tengah. Serah terima jabatan atau sertijab dari Capt Mohammad Hermawan kepada Hotman Siagian dilaksanakan halaman Kantor KSOP Sampit pada Selasa, 27 Mei 2025.

Sertijab menjadi momen perdana bagi Hotman bertemu dengan staf dan masyarakat maritim di Kalteng tersebut. “Hari ini (Selasa,Red) merupakan perjumpaan kita yang pertama kali dan penempatan tugas kami yang pertama di Kalimantan Tengah,” kata Hotman dalam sambutan tertulisnya. 

Pada kesempatan itu, mantan Kepala KSOP Gresik ini mengajak para staf untuk sinergi dan berkolaborasi untuk mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya insan maritim di wilayah Pelabuhan Sampit.

“Dalam pencapaian tugas antara lain : Meningkatkan Integritas Pelayanan, Bekerja dengan Hati Nurani, kerja sesuai aturan dan SOP, serta Meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak ( PNBP) adalah tujuan kita bersama karena masyarakat dan negara menginginkan pelayanan prima dan penerimaan pajak naik( PNBP),” kata Hotman.

Dalam pencapaian tugas antara lain : Meningkatkan Integritas Pelayanan, Bekerja dengan Hati Nurani, kerja sesuai aturan dan SOP, serta Meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak ( PNBP) adalah tujuan kita bersama karena masyarakat dan negara menginginkan pelayanan prima dan penerimaan pajak naik(PNBP). 

“Setiap rupiah yang kita kumpulkan (PNBP) tidak hanya menjadi sekedar penerimaan negara, namun menjadi jawaban untuk pembangunan Negara yang berkelanjutan . Penerimaan adalah andalan bagi negara, namun juga menjadi salah satu tantangan yang paling utama yaitu bagaimana caranya meningkatkan pelayanan dan PNBP, namun juga memberikan suatu pelayanan yang mudah, cepat, transparan. Yakinlah bahwa dengan bekerja melayani masyarakat dengan sunguh sungguh dan ikhlas disertai doa niscaya Tuhan Yang maha Kuasa akan memberikan kemudahan kepada kita semua,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Hotman menjabat sebagai KSOP Gresik selama 2,4 tahun. Sejumlah prestasi telah diraih oleh Hotman. Di antaranya,  Peringkat Satu Satker Tercepat dan Akurat Dalam Penyampaian Laporan Pertanggung Jawaban Periode 2023 Kategori 5 Miliar s.d. 15 Miliar pada Anugerah Penghargaan Satker Terbaik Tahun 2023 ; Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kantor KSOP Kelas II Gresik Tahun 2023 berhasil mencapai Rp. 63.783.244.802 atau 102% sehingga melebihi target yang telah ditetapkan pada tahun 2023.

Berikutnya; Pelabuhan Gresik masuk 10 Besar dari 46 Pelabuhan meraih Rapor Hijau dari Strategi Nasional Pencegahan Korupsi atau Stranas-PK atas layanan kepelabuhanan di Pelabuhan Gresik pada B15 tahun 2024 dan B 21 dari Stranas PK dan sebagai pilot project. “Semua itu, bisa kami laksanakan berkat sinergi dan kolaborasi dengan semua stakeholder,” kata Hotman dalam sambutannya pada Kamis, 22 Mei 2025. (yad)

Hotman Siagian, Kepala KSOP Sampit Ajak Staf Bekerja dengan Hati Nurani, Sinergi, Kolaborasi untuk Tingkatkan PNBP Selengkapnya