Wabup Gresik dr Asluchul Alif, Pimpin 500 Guru PPPK Tanam Pohon di Islamic Center

GRESIK,1minute.id – Suasana masjid KH Robbach Ma’sum di Kompleks Islamic Center lebih riuh dari biasanya pada Senin, 24 Februari 2025. Sebanyak 500 orang pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK dari unsur guru untuk berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon.

Bila satu guru satu pohon. Ada sebanyak 500 batang pohon yang tertanam di kompleks Islamic Center di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabapaten Gresik. Bila satu pohon hidup berusia setahun bisa menghasilkan sekitar 2-5 kilogram oksigen. Dalam sehari satu dapat menyediakan oksigen untuk sekitar 2-4 orang per hari (tergantung pada jumlah oksigen yang dihasilkan dan kebutuhan oksigen manusia). 

Bila total 500 pohon yang ditanam semua hidup bisa menyediakan oksigen sebanyak 4 orang sama dengan 2.000 jiwa mendapatkan oksigen gratis. Artinya, kebutuhan oksigen untuk warga sekitar Islamic Center terpenuhi. Selain oksigen, halaman Islamic Center yang menjadi salah satu tempat destinasi edukasi berbasis teknologi akan ijo royo-royo. Semakin ciamik dan sejuk.

Penanaman pohon ini merupakan implementasi Peraturan Bupati Gresik Nomor 39 Tahun 2024, yang mewajibkan berbagai pihak untuk turut serta dalam penghijauan. Kewajiban ini tidak hanya berlaku bagi CPNS dan calon PPPK, tetapi juga bagi PNS yang menerima kenaikan pangkat serta individu atau badan yang mengajukan izin mendirikan bangunan atau persetujuan bangun gedung (IMB/PBG) dan dokumen lingkungan.  

Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan kawasan yang hijau dan asri di sekitar Islamic Center Balongpanggang. Ia berharap kawasan ini nantinya menjadi destinasi wisata edukasi yang dapat dinikmati oleh masyarakat, terutama generasi muda Gresik.  

“Kami ingin kompleks Islamic Center ini penuh dengan pohon yang rindang, rapi, asri, dan nyaman. Ini akan menjadi destinasi baru di Gresik Selatan, yang kami sebut Gresik Universal Sains and Art,” ujarnya dalam sambutan pada Senin, 24 Februari 2025. Penanaman pohon ini, adalah hari keempat dokter Alif menjabat sebagai Wakil Bupati Gresik.

Pada kesempatan tersebut, Asluchul Alif juga berpesan kepada peserta PPPK agar menjadi teladan bagi murid-murid mereka.  “Guru adalah panutan bagi siswa. Perilaku baik dari guru akan menginspirasi siswa untuk meniru nilai-nilai positif,” tutupnya.  

Dalam kegiatan penanaman pohon ini, dokter Alif didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik Sri Subaidah, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau CKPKP Gresik Ida Lailatul Sa’diyah, dan Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Gresik Agung Endro D.S. Utomo dan Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen Pemkab Gresik dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus menciptakan ruang yang mendukung perkembangan pendidikan dan budaya di daerah ini.  (yad)

Wabup Gresik dr Asluchul Alif, Pimpin 500 Guru PPPK Tanam Pohon di Islamic Center Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Resmikan Masjid KH Robbach Ma’sum di Kompleks Islamic Center 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan Masjid KH Robbach Ma’sum pada Jumat, 29 Maret 2024. Masjid tiga lantai itu berada di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Peresmian masjid dalam kompleks Islamic Center itu diawali buka puasa, Salat Maghrib dan Isya kemudian dilanjutkan Salat Tarawih kemudian ditutup peringatan Nuzul Quran.

Ribuan warga tumplek-blek dalam pengajian KH. Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah ini. “Hari ini (Jumat) bersama-sama kita saksikan peresmian bangunan prasasti yang tahun lalu mulai kita bangun. Semoga kedepan bisa memberikan manfaat dan bisa dipergunakan masyarakat Balongpanggang dan sekitarnya,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya pada Jumat malam, 29 Maret 2024.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad mengenang, kala itu dirinya bersama jajaran melakukan tinjauan terhadap struktur bangunan yang tidak tuntas di Desa Kedungpring. Berikutnya, diawali dengan konsultasi dengan aparat penegak hukum, didapatkan kesimpulan bahwa struktur bangunan tersebut bisa dilanjutkan pembangunannya.

“Kami kemudian mengubah rancangannya untuk menjadi sebuah simbol atau identitas bangunan ikonik yang bisa menjadi kebanggaan masyarakat. Kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik bersama-sama dengan DPRD terus berusaha mewujudkan pemerataan pembangunan di berbagai wilayah di Kabupaten Gresik,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Penyematan nama KH. Robbach Ma’sum pada masjid bukan tanpa makna. Ia mengungkapkan, penamaan nama tersebut merupakan bentuk dedikasi dan penghormatan kepada Bupati Gresik dua periode yakni 2000 – 2010 tersebut. Bupati Gresik yang mengusung tagline “Membangun Desa, Menata Kota” itu. “Beliau (almarhum KH Robbach Ma’sum, Red) adalah tokoh masyarakat, ulama, kiai sekaligus pernah menjadi pemimpin kita semua,” pungkasnya.

MASJID KH ROBBACH MA’SUM: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika memberikan sambutan dalam peresmian Masjid KH Robbach Ma’sum, Bupati Gresik dua periode 2000-2010 di kompleks Islamic Center di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik pada Jumat malam, 29 Maret 2024 (Foto : Diskominfo Gresik untuk 1minute.id)

Kegiatan peresmian ini menjadi momen yang sangat istimewa. Hal ini lantaran bertepatan dengan peringatan malam Nuzulul Quran 1445 H, sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT ke-50 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-537 Kota Gresik. “Pada tahun ini Insya Allah kita lanjutkan pembangunan kompleks Islamic Center dengan pembangunan museum Digital dan Perpustakaan berupa Gresik Universal Sains (GUS). “Lalu, akan dibangun juga aula dan pujasera yang akan mengakomodir pelaku UMKM,” sambungnya.

Untuk diketahui, Kompleks Islamic Center di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang ini menempati lahan seluas 21.673  meter persegi. Dalam kompleks itu terdapat 3 bangunan, yakni masjid bernama KH Robbach Ma’sum ; Gresik Universal Sain (GUS) atau perpustakaan digital dan gedung serba guna. Untuk tahap awal yang selesai dibangun adalah bangunan Masjid KH Robbach Ma’sum. Masjid tiga lantai ini berdiri atas lahan seluas 1.900 meter persegi. Lantai 1 dan 2 untuk jamaah pria, lantai 3 untuk jamaah perempuan dan lantai atas alias rooftop untuk kuliner. 

Islamic Center di Desa Kedungpring ini, diharapkan bisa menjadi khazanah baru, tempat destinasi baru di perbatasan Gresik-Mojokerto itu. Legasi baru masa kepemimpinan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ini. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Resmikan Masjid KH Robbach Ma’sum di Kompleks Islamic Center  Selengkapnya