Libur Nataru, Pantai Delegan Padat , Satpolair Polres Gresik Pantau Aktivitas Wisatawan Mandi Air Laut

GRESIK,1minute.id – Pantai Delegan masih menjadi favorit masyarakat. Di liburan Natal dan Tahun (Nataru) destinasi pasir putih di Pantai Utara (Pantura) Gresik tepatnya di Desa Delegan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik ramai.

Ratusan bahkan ribuan wisatawan berkunjung ke salah satu destinasi wisata di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik itu. Polres Gresik melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolair) meningkatkan pengamanan di kawasan wisata Pantai Dalegan itu. Kegiatan pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Polair Polres Gresik AKP I Nyoman Ardita, bersama sejumlah personel, yakni Aiptu Pudji Santoso, Aipda Saji, dan Brigpol Machfudhi. 

Fokus pengamanan diarahkan pada pengawasan aktivitas wisatawan yang memadati kawasan pantai selama masa libur panjang. Petugas melakukan pemantauan secara intensif, khususnya terhadap pengunjung yang beraktivitas mandi di laut.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap potensi kecelakaan laut, mengingat tingginya jumlah wisatawan yang datang saat libur Nataru. Selain pengawasan, personel Satpolair juga aktif memberikan imbauan kepada wisatawan agar selalu waspada, mengutamakan keselamatan diri, serta mematuhi batas aman pantai yang telah ditetapkan dan diberi tanda oleh pengelola wisata.

Kasat Polair Polres Gresik turut mengedukasi para orang tua agar senantiasa mengawasi anak-anaknya saat beraktivitas di area pantai. Tak hanya itu, perhatian juga diberikan kepada pengelola perahu wisata dengan menegaskan pentingnya penerapan standar keselamatan pelayaran, termasuk kewajiban penggunaan life jacket bagi seluruh penumpang.

“Melalui pengamanan yang intensif ini, Polres Gresik berharap seluruh rangkaian kegiatan wisata selama libur Natal dan Tahun Baru di Pantai Dalegan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menikmati liburan dengan rasa nyaman dan tenang,” ujar Kasat Polair AKP I Nyoman Ardita. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Libur Nataru, Pantai Delegan Padat , Satpolair Polres Gresik Pantau Aktivitas Wisatawan Mandi Air Laut Selengkapnya

3 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Gresik,  Nomor 2 ada Mirip Flower Dome di Singapura

GRESIK,1minute.id – Ini tiga wisata alam dan wisata buatan yang layak untuk dikunjungi para wisata. Tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Tiga destinasi wisata itu, yakni, Pantai Pasir Putih di Desa Delagan ; Wisata alam Gosari atau Wagos di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah dan wisata Lontar Sewu di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti. 

Ketiga destinasi wisata itu berada di Kabupaten Gresik. Selama libur Lebaran Idul Fitri 1446 hijriah, ratusan bahkan ribuan wisatawan mengalir bagai air ketiga destinasi wisata yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes Masing-masing desa itu. 

1. Destinasi Wisata Lontar Sewu

Waka Polres Gresik Kompol Danu Anandhito Kuncoro Putro, bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik melakukan pemantauan di kawasan wisata Lontar Sewu pada Kamis, 3 April 2025. Pemantauan dilakukan bertujuan memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang berwisata di libur lebaran. 

Kunjungan wisatawan ke Lontar Sewu pada H+4 lebaran ini sekitar seribu pengunjung. Kunjungan wisatawan di prediksi mencapai puncak pada H+7 lebaran atau warga Gresik biasa menyebut Lebaran Ketupat.

Pada kesempatan itu,  Kompol Danu Anandhito Kuncoro Putro, menghimbau agar masyarakat selalu menjaga barang bawaan, mengawasi anak-anak saat bermain, memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci, serta berhati-hati dalam menggunakan wahana wisata.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang berlibur merasa aman dan nyaman. Tetap waspada terhadap barang bawaan, pastikan kendaraan terkunci, dan awasi anak-anak saat bermain di wahana,” ujar Kompol Danu Anandhito.

Sambil menyapa pengunjung, rombongan Wakapolres juga turut menikmati fasilitas wisata seperti menaiki kereta wisata dan perahu. Mereka juga mencicipi berbagai kuliner khas yang tersedia di lokasi, menunjukkan dukungan terhadap UMKM setempat. 

Di wisata Lontar Sewu inu, selain arena bermain anak-anak. Wisatawan bisa menikmati ayam panggang dengan minum legen khas Hendrosari. Wisatawan juga bisa langsung membeli legen yang baru di panen dari atas pohon lontar. 

2. Wisata Alam dan Edukasi Wagos

Tempat wisata Gosari atau Wagos ini berbeda dengan Lontar Sewu. Ada dua destinasi bisa dikunjungi oleh wisatawan. Yakni, Wisata Gosari (Wagos) dan Prasasti Gosari atawa Prasasti Gua Butulan. Kedua destinasi ini satu kawasan. Karena itulah,  Wagos biasa disebut wisata alam dan edukasi. 

Wisata ini menawarkan suasana berbeda dan destinasi wisata lainnya di Kota Santri-seratan lain-Kabupaten Gresik Suasana tanaman bunga yang beraneka warna. Warni-warni tanaman seakan membawa pengunjung ke taman bunga seperti di kawasan Batu, Malang, Jawa Tina Atau, Flower Dome di Singapura. Para pengunjung bisa betah berlama lama, karena ingin menikmati warna-warni bunga yang sula ditemui di kawasan perkotaan 

3. Wisata Pantai Pasir Putih Delegan 

Destinasi wisata alam ini, paling banyak menyedot minat wisatawan. Karena wisata pantai dengan ombak yang tidak terlalu besar sehingga sangat disukai anak-anak hingga emak-emak. Wisatawan bisa bermain air pantai di pantai utara atau Pantura Gresik dengan menyewa pelampung dari ban dalam kendaraan. Selain berenang di pantai juga bermain di pasir putih di pinggir pantai sambil main layang-layang. (yad)

3 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Gresik,  Nomor 2 ada Mirip Flower Dome di Singapura Selengkapnya

Boleh Berwisata, Tetapi Harus Patuhi Prokes

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengunjungi dua destinasi wisata di Gresik Utara pada Rabu, 4 Mei 2022. Dua destinasi yang dikunjungi oleh Kapolres Azis didampingi Waka Polres Gresik Kompol Ari Galang Saputro serta pejabat utama (PJU) Polres Gresik itu adalah Selo Tirta Giri (Setigi) di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah dan Pantai Delegan di Desa Delegan, Kecamatan Panceng. 

Kunjungan Kapolres Azis bukan untuk rekreasi. Tapi, kedatangannya untuk memastikan pengelola dan pengunjung di dua destinasi wisata itu tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Sebab, pagebluk coronavirus disease 2019 belum seratus persen sirna. “Hal ini kami lakukan untuk mencegah terjadinya klaster baru saat momen libur sekarang ini. Terlebih kondisi Kabupaten Gresik belum aman dari penyebaran COVID-19,”ujar Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis pada Rabu, 4 Mei 2022.

Mantan Kapolres Ponorogo ini juga membagi masker kepada pengujung yang tidak memakai masker demi kesehatan bersama. Selain itu, Perwira dua melati di pundak ini, memastikan kondisi kamtibmas aman dan kondusif di setiap tempat wisata serta fasilitas umum lainnya selama liburan ini. 

Sementara itu, Kapolsek Panceng AKP Didik Hariyanto maupun Kapolsek Ujungpangkah AKP Mutlakin juga menerjunkan personel  berjaga di area pintu masuk lokasi wisata dibantu personil BKO Polres Gresik. “Anggota kami mengecek setiap pengunjung yang akan masuk. Supaya, bisa diketahui apabila ada yang tidak menggunakan masker,” kata Didik. 

Kapolsek Ujungpangkah AKP Mutlakin menambahkan bahwa bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker, akan langsung ditegur. “Kami mengingatkan walau sudah di vaksin bukan berarti tidak bisa tertular virus covid19,semoga pademi ini segera berlalu,” tambah Mutlakin. (yad)

Boleh Berwisata, Tetapi Harus Patuhi Prokes Selengkapnya

Khawatir Pengunjung Membludak, Destinasi Wisata Pilih Tutup di Lebaran Ketupat


GRESIK, 1minute.id – Sejumlah calon pengunjung destinasi di Kota Santri kecele pada Kamis, 20 Mei 2021. Pasalnya, lebaran ketupat tahun ini pengelola sejumlah tempat wisata itu memilih untuk tutup karena khawatir pengunjung membludak sehingga berpotensi terjadinya persebaran corona virus disease 2019 .

Destinasi wisata memilih tutup pada lebaran Ketupat itu adalah Wisata Indah Pasir Putih Delegan di Desa Delegan, Kecamatan Panceng ; Selo Tirta Giri (Setigi) di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah ; Edu wisata Lontar Sewu di Desa Hendrosari, Kecamatan Mengantu. Serta, Wahana air Dynasty Water World di Jalan Rantau GKB, Desa Sukomulyo, Manyar.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengapreasi keputusan pengelola destinasi untuk berperan serta melakukan ikhtiar mencegah persebaran corona virus disease 2019 di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Alumnus Akpol 2001 itu wanti-wanti meminta pengelola tempat wisata untuk tetap mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. “Lakukan pembatasan terhadap pengunjung dan perhatikan jam operasional, jangan melewati batas waktu yang telah ditetapkan,” tegas mantan Kapolres Ponorogo itu pada Kamis, 20 Mei 2021. 

Pihaknya, tambah perwira dua melati di pundak itu berjanji tetap akan terus mengawasi penerapan protokol kesehatan. “Mengingat masih didalam masa pandemi, masyarakat diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan, supaya mata rantai penyebaran Covid-19 dapat diputus penyebarannya,”katanya.(yad) 

Khawatir Pengunjung Membludak, Destinasi Wisata Pilih Tutup di Lebaran Ketupat Selengkapnya

Perketat Pengawasan Destinasi Wisata, Cegah Klaster Lebaran

GRESIK,1minute.id – Sejumlah destinasi di Gresik ramai dikunjungi wisatawan. Wisata Indah Pasir Putih Delagan, diantaranya. Petugas gabungan Polres Gresik dan Polsek Panceng mendatangi tempat wisata berlokasi di Desa Delegan, Kecamatan Panceng, Gresik pada Sabtu,15 Mei 2021.

Kunjungan itu, selain memastikan kondisi kamtibmas aman. Petugas kepolisian itu memantau pengunjung tempat wisata dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Delegan itu terkait protokol kesehatan (Prokes) karena pandemi belum berakhir.

Pemantauan tempat wisata itu dipimpin Kapolsek Panceng AKP D.Jannah. Mereka siaga di gerbang masuk wisata alam pantai yang memiliki pasir putih itu. Petugas berada digaris terdepan itu memastikan pengunjung hendak masuk kawasan pantai itu memakai masker dan menjaga jarak (physical distancing).

“Mencegah pengunjung bergerombol karena berpotensi persebaran Covid-19,”kata Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Panceng AKP D. Jannah pada Sabtu, 15 Mei 2021.

Sementara, personil lainnya berkeliling di sekitar pantai yang biasanya dimanfaatkan pengunjung sekadar berjemur atau menunggu anggota keluarga bermain air pantai tersebut.

“Anggota langsung memberikan teguran bagi pengunjung yang tidak memakai masker. Mengimbau mentaati prokes dengan cara melaksanakan 3M + 1T (memakai masker, menjaga jarak aman, mencuci tangan dan tidak berkerumun),”terang mantan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gresik itu. 

Ia mengatakan teguran dilakukan dengan simpatik dan persuasif tetap dikedepankan.”Tapi bila pengelola tidak mengindahkan imbauan untuk mematuhi protokol kesehatan, kepolisian bisa menutup.Hal tersebut perlu dilakukan guna mencegah terjadinya klaster baru saat momen libur sekarang ini,”tegas Jannah. (yad)

Perketat Pengawasan Destinasi Wisata, Cegah Klaster Lebaran Selengkapnya