Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Ingatkan Jaga Kesehatan, Disiplin Protokol Kesehatan

GRESIK,1minute.id –  Pengurus Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Gresik menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik pada Selasa, 12 Oktober 2021. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Fandi Akhmad Yani berpesan agar dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, diisi dengan kegiatan yang positif dan tentu saja harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Hal ini dilakukan dalam rangka ikhtiar besar kita bersama untuk menjaga kesehatan. “Kuncinya adalah kesehatan, karena kesehatan adalah modal awal kita untuk melakukan ibadah,”ujar GusYani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Pandemi Covid-19 belum berakhir. Momen Maulid Nabi, imbuhnya, merupakan pengingat bagi kita, untuk terus menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan. Selain itu, juga untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, dengan lebih mendekatkan diri kepada Allah seraya tetap berusaha dan bersabar dalam menghadapi segala ujian. “Pandemi Covid-19 sejatinya juga merupakan ujian sekaligus peringatan bagi kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,”ujar Bupati Fandi Akhmad Yani dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dihadiri Ketua PC Muslimat NU Gresik Hj. Nafiatus Saadah dan undangan Muslimat NU se-Kabupaten Gresik dengan penceramah Hj. Nurul Abidah itu.

Gus Yani kembali mengingatkan kembali tentang kondisi pandemi Covid-19 sekitar 2 bulan yang lalu. Dimana setiap hari ada saudara-saudara kita yang terinfeksi Covid-19, hingga hampir setiap hari ada berita duka. “Mudah-mudahan kita bisa benar-benar menjaga dan mendukung, karena disiplin protokol kesehatan adalah kunci keselamatan bersama dalam menghadapi pandemi. Sehingga pandemi bisa terus mereda dan Covid-19 hilang dari sekitar kita,”sambungnya. 

Dalam kesempatan ini,Gus Yani, menyampaikan ucapan terima kasih atas terselenggaranya acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dimana acara ini merupakan bentuk kecintaan kita terhadap Nabi Besar Muhammad SAW. (yad)

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Ingatkan Jaga Kesehatan, Disiplin Protokol Kesehatan Selengkapnya

Bantu Pemerintah Mencegah Penularan Covid-19, PC Fatayat NU Gresik Gelar Rapid Test Masal.

GRESIK,1minute.id – Pimpinan Wilayah Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur bersama Kementerian Ketenagakerjaan RI, PC Fatayat NU Gresik dan Rumah Sakit Islam (RSI) Ahmad Yani Surabaya menggelar rapid test gratis di halaman kantor PC Fatayat Gresik di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo, Kebomas, Minggu, 20 September 2020.

Kegiatan kali pertama ini diikuti 200 orang . Mereka dari berbagai kalangan. Ketua PW Fatayat NU Jawa Timur Dewi Winarti mengatakan, kegiatan rapid test ini sebagai bentuk ikhtiar untuk memutus rantai Covid-19. Sehingga bisa diantisipasi sedini mungkin. “Bagi masyarakat yang hasilnya reaktif, pihak kementerian akan menfasilitasi pemeriksaan lanjutan untuk PCR Test jika yang bersangkutan bersedia atau memilih isolasi mandiri,”ujar Dewi Winarti dalam rilis yang diterima 1minute.id, Minggu, 20 September 2020.

RAPID TEST : Antisipasi terjadinya penyebaran Covid-19. PC Fatayat NU Gresik menggelar rapid test masal gratis, Minggu, 20 September 2020. (foto : PC Fatayat NU Gresik)

Kegiatan rapid test di Gresik ini, kali pertama digelar. Setelah itu, akan dilanjutkan ke Kediri, Sidoarjo dan Surabaya. ”Selain pelayanan rapid gratis, peserta juga mendapatkan suvenir dan konsumsi,”ujarnya. 

Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Ainul Farodisa mengatakan, rapid test ini merupakan bagian dari kepedulian Fatayat Gresik kepada masyarakat dalam pencegahan Covid 19. “Alhamdulillah, partisipasi masyarakat Gresik terhadap kegiatan ini luar biasa, dan mampu membantu pemerintah dalam upaya pencegahan penularan Covid-19,” jelasnya.

Direktur Bina Keselamatan dan Kesehatan Tenaga Kerja Kementerian Tenaga Kerja Mohammad idham  menambahkan, program ini merupakan jaringan penanganan Covid-19 dalam pengujian kesehatan dan lingkungan tenaga kerja.  Di Jawa Timur dan sekitarnya seperti Bali, imbuhnya, ada 7.500 tenaga kerja yang di cover rapid test. Kemudian, 1.300 yang di PCR sebagai tindak lanjut jika ada yang reaktif.

“Di sini kami dibantu Fatayat dan Muslimat dalam  menyukseskan program rapid masal ini. Harapannya, seluruh masyarakat Indonesia, khususnya para pekerja sehat dan ekonomi kembali pulih,” harap Idham. (*)

Bantu Pemerintah Mencegah Penularan Covid-19, PC Fatayat NU Gresik Gelar Rapid Test Masal. Selengkapnya