Tiga Saksi Perundungan Pelajar Diperiksa Polisi

GRESIK,1minute.id – Perban warna putih itu masih “menyelimuti” kelopak mata bagian kiri pelajar sekolah menengah pertama di Kecamatan Driyorejo, Gresik. Kelopak mata bagian kiri pelajar kelas VIII itu mengalami luka robek dan lebam akibat perundungan yang mengarah kekerasan fisik dilakukan oleh sekelompok orang. 

Terduga pelaku perundungan adalah para senior korban di sekolah. Aksi brutal dilakukan sejumlah pelajar itu ditandatangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik setelah pihak keluarga korban melaporkan ke Polres Gresik. Penyidik PPA telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. 

“Sudah tiga saksi yang kami mintai keterangan. Antara lain saksi korban dan orang tua korban,”kata Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro melalui Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik Ipda Happy.

Informasi yang dihimpun perundungan atawa bullying kepada korban berinisial MI terjadi sekitar pukul 09.00 pada Senin lalu, 17 Januari 2022. Saat itu, jam istrahat sekolah. Korban MI didatangi kakak kelas berinisial AR. Korban diajak oleh terduga ke samping sekolah. Di lokasi tidak jauh dari sekolah itu sudah berkumpul 6-8 anak lainnya. Korban lalu dikeroyok tanpa mengetahui penyebabnya. Pelaku menendang, memukul korban hingga nyaris kelenger.  Setelah puas, para pelaku meninggalkan korban sendirian yang mengerang kesakitan. (yad)

Tiga Saksi Perundungan Pelajar Diperiksa Polisi Selengkapnya

Serbuan Vaksinasi Sasar Pelajar, Penyandang Disabilitas hingga Diatas Perahu Nelayan

GRESIK,1minute.id – Serbuan vaksin terus dilakukan oleh Satgas Covid-19 Gresik. Meski,  herd immunity sebesar 70 persen telah tercapai.  Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pun masuk zona kuning. Hari ini, Jumat, 15 Oktober 2021, serbuan vaksin dilakukan untuk pelajar SMP 4 Muhammadiyah Kebomas, penyandang disabilitas dan vaksin untuk nelayan di Kecamatan Manyar. 

Serbuan vaksinasi untuk pelajar dan disabilitas dihadiri oleh Kapolres Gresik AKBP Muchamad Nur Azis dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Sedangkan, vaksinasi untuk nelayan diatas perahu dipimpin Satgas Covid-19 Kecamatan Manyar. 

Ratusan vaksin disuntikkan kepada ribuan pelajar dan nelayan. Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan serbuan vaksinasi Covid-19 guna mendorong percepatan terbentuknya herd Immunity atau kekebalan komunal.

“Angka penyebaran Covid-19 sudah mengalami penurunan menuju level 3. Kita patut bersyukur namun kami ingatkan harus selalu melaksanakan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, ini adalah yang terpenting bisa melindungi kita dari terpaparnya Covid-19 sehingga kasus sudah turun,”kata alumnus Akpol 2002 itu.

Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail memberikan  apresiasi dan berterima kasih serta rasa bangganya kepada masyarakat Gresik karena antusias untuk mengikuti kegiatan vaksinasi sangat luar biasa.  “Terima kasih atas kerjasamanya TNI, Polri, pemerintah daerah, Dinkes dan relawan. Saya dapat laporan dari pimpinan pusat juga bahwa banyak relawan yang ikut dalam pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Gresik, terima kasih atas kerjasamanya,”kata Taufik Ismail. 

Sementara itu, vaksinasi untuk nelayan dilakukan oleh petugas diatas perahu. Satgas Covid-19 Kecamatan Manyar bersama vaksinator menyusuri jalan setapak area tambak menuju dermaga nelayan. Ada dua dermaga yang didatangi oleh petugas Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Nakes Puskesmas Manyar yakni Kalimireng dan Leran, Kecamatan Manyar. 

Untuk vaksinasi nelayan ini, petugas memberikan sepaket sembako berisikan 2 kilogram beras, minyak goreng satu liter, gula pasir satu kilogram, teh celup dan biskuit. Kepala Desa Leran Abdul Manan mengapresiasi kegiatan vaksinasi diatas perahu nelayan tersebut. “Atas nama pemerintahan Desa Leran kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Manyar, Puskesmas Manyar, Koramil Manyar dan Kecamatan Manyar. Atas pemberian dosis vaksin dan paket sembako kepada nelayan.” katanya. (yad)

Serbuan Vaksinasi Sasar Pelajar, Penyandang Disabilitas hingga Diatas Perahu Nelayan Selengkapnya