Hari Kedua, BPBD Gresik dan Polair Polres Gresik Belum Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kalimas 

GRESIK,1minute.id -Pencarian korban tenggelam di Sungai Kalimas, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik memasuki hari kedua pada Rabu, 16 April 2025.

Namun,  tim pencarian dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Gresik dan Satuan Polisi Air atau Sat Polair Polres Gresik belum berhasil menemukan korban. Pencarian dilakukan hingga radius 1 kilometer dari lokasi korban terjun di atas perahu tambangan pada Selasa, 15 April 2025.

Korban diketahui berinisial EW, 53 tahun.  Ia seorang ibu rumah tangga warga Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo.  Menurut kesaksian Roni, 24, seorang tukang tambangan yang berada di lokasi, korban sempat terlihat berjuang melawan arus sebelum akhirnya tenggelam. Roni mengaku sempat berusaha memberikan pertolongan dengan melempar pelampung, namun derasnya arus membuat upaya tersebut tidak berhasil.

Kejadian tersebut disaksikan pula oleh dua warga lainnya, Trisno, 61, dan Joko Slamet, yang bersama Roni segera melaporkan peristiwa itu kepada perangkat desa. Laporan tersebut lalu diteruskan ke Polsek Driyorejo untuk penanganan lebih lanjut.

Sumber lain menyebutkan, sebelum kejadian korban EW yang memakai daster terlihat menyeberang dari Bambe menuju Desa Krembangan,  Kecamatan Taman,  Sidoarjo.  Sekitar 30 menit kemudian korban kembali menyeberang dari arah sebaliknya, Desa Krembangan menuju Desa Bambe.  Ketika perahu tambangan mendekati sandar, korban melompat ke sungai. 

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu pihaknya langsung menginstruksikan jajarannya untuk bertindak cepat. “Kami langsung berkoordinasi dengan Satpolair Polres Gresik dan BPBD guna menggelar operasi SAR (Search and Rescue),” jelasnya.

Sejak saat itu, upaya pencarian intensif dilakukan oleh tim gabungan dari Satpolairud, BPBD Kabupaten Gresik, serta dibantu masyarakat setempat. Kapolres Gresik juga mengimbau kepada warga agar tetap tenang dan segera melapor apabila melihat tanda-tanda keberadaan korban. Warga dapat menghubungi polisi setempat atau menggunakan layanan hotline Lapor Kapolres.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan aparat kepolisian ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Hingga berita ini  diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung. Harapan besar tertuju pada tim SAR agar korban dapat segera ditemukan dan keluarga diberikan kekuatan menghadapi musibah ini. (yad)

Hari Kedua, BPBD Gresik dan Polair Polres Gresik Belum Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kalimas  Selengkapnya

Hilang Keseimbangan, Pengguna Jasa Perahu Penyeberangan Tercebur bersama Motornya di Sungai Kalimas

GRESIK,1minute.id – Seorang calon pengguna jasa perahu penyeberangan tercebut aliran Kalimas di Desa/Kecamatan Driyorejo, Gresik pada Minggu, 31 Januari 2021. Korban diduga bernama Hary Hermawan, 50, warga Desa/Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Tim SAR gabungan dari Polair Polres Gresik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik dan masyarakat sedang melakukan pencarian korban. Hingga pukul 15.15, korban belum ditemukan. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin dikonfirmasi mengatakan, pencarian masih terus dilakukan petugas gabungan. “Sampai saat ini belum ditemukan,”kata Kompol Wavek dikonfirmasi melalui Whatsapp pada Minggu, 31 Januari 2021.

Menurut Kapolsek Wavek berdasarkan keterangan sejumlah saksi menceritakan sekitar pukul 08.00 korban Hary Hermawan mengendarai sepeda hendak menyeberang ke desa sebelah, Desa Banjarpertapan, Kecamatan Taman, Sidoarjo. 

Hary lalu menggunakan jasa perahu penyeberangan yang ada di Desa/Kecamatan Driyorejo, Gresik itu. Operator perahu tambang adalah Ari Santoso, 57, warga Desa Pertapan Maduretno, Kecamatan Taman,  Sidoarjo.

Korban Hery menaiki sepeda motor naik perahu penyebrangan. Bagi Hery naik perahu penyeberangan sudah kerap dilakukan. Sehingga, tidak rasa kekhawatiran. Akan tetapi, entah mengapa pagi itu Hery seperti grogi. Sehingga tidak bisa menguasai kendaraannya. 

Akibatnya, Hery dan motornya kecebur ke aliran sungai Kali Mas itu.  Arus sungai yang kencang karena musim hujan ditengarai korban dan motornya hanyut. “Saat ini masih proses pencarian korban,”tegas Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin. (*)

Hilang Keseimbangan, Pengguna Jasa Perahu Penyeberangan Tercebur bersama Motornya di Sungai Kalimas Selengkapnya