GPAI SMPN  dan MUI Gresik Sinergi Cegah Kemaksiatan dan Perundungan di Gresik

GRESIK,1minute.id – Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam atau MGMP PAI Sekolah Menengah Pertama Negeri atau SMP Negeri se-Kabupaten Gresik menggelar bincang santai dengan Pengurus Majelis Ulama Indonesia atau MUI Gresik.

Dalam bincang santai di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, Jawa Timur dalam rangka pencegahan perundungan, kemaksiatan, judi online dikalangan pelajar SMP pada Kamis, 13 Februari 2025.

Acara diikuti sebanyak 60 Guru Pendidikan Agama Islam atau GPAI berdiskusi tentang peran guru agama sebagai bentuk dukungan dalam pendidikan ramah anak. Sekretaris MUI Gresik Makmun memberikan apresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Pengurus MGMP ini.

Menurut Makmun, dalam Rangka mencegah kemaksiatan dikalangan pelajar tentunya tugas mulia yang harus banyak mendapat dukungan dari semua pihak tak terkecuali orang tua dan masyarakat wajib mengawasi aktifitas lingkungan pertemanan pergaulan anaknya agar tidak terlibat kegiatan negatif khususnya pada saat bulan Suci Ramadan.

Menurut ketua MGMP PAI Suhadak, kegiatan ini akan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Agama di sekolah terlebih GPAI adalah vigur teladan di sekolah. 

Sementara itu, Pembina MGMP PAI juga Kepala UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik Mohammad Salim mengharapkan kegiatan tidak terhenti hanya di forum diskusi. ” Kami berharap setelah diskusi ini semua guru PAI langsung eksen praktik langsung untuk menciptakan Suasana Belajar yang aman nyaman dan menyenangkan di SMP masing-masing,” harap Salim yang juga pengurus MUI bidang Pendidikan dan Kaderisasi ini. (yad)

GPAI SMPN  dan MUI Gresik Sinergi Cegah Kemaksiatan dan Perundungan di Gresik Selengkapnya

Satu Terduga Pelaku Perundungan Diamankan?

GRESIK,1minute.id –  Polisi bertindak cepat. Sumber menyebutkan salah satu pelaku dugaan perundungan di selasar Alun-alun Gresik itu telah diamankan.  

Sayangnya, polisi masih belum membuka identitas pelakunya tersebut. “Masih dikembangkan,”kata sumber meminta identitasnya tidak disebutkan itu. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatreskrim Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayoga dikonfirmasi belum menjawab. Konfirmasi 1minute.id dikirim melalui Whatsapp sudah centang dua warna biru.

KUNGFU : satu tendangan ala kungfu dilakukan terduga pelaku perundungan di selasar Alun-alun Gresik kini diselidiki polisi (foto : tangkapan layar)

Seperti diberitakan vidoe dugaan perundungan viral di media sosial (medsos). Dalam vpideo berdurasi 23 detik itu seorang anak perempuan diperkirakan usia belasan tahun menjadi korban perundungan sejumlah remaja putri di selasar Alun-alun Gresik. 

Dalam video itu, anak memakai kaus bercorak garis-garis horisontal di tampar, di tendang sejumlah remaja putri. Meski, korban kekerasan itu sudah terjatuh sambil menutupi wajahnya dengan jilbab warna hitam, pelaku seakan tidak mau memaafkan. Remaja-remaja putri itu semakin beringas. (*)

Satu Terduga Pelaku Perundungan Diamankan? Selengkapnya