Petro Agrifood Expo, Sensasi Petik Buah dan Sayuran di Kota Santri, Magnet bagi Generasi Muda

GRESIK,1minute.id – Ribuan buah melon di Kebun Percobaan (Buncob) Petrokimia Gresik itu ludes dalam waktu 30 menit. Buah berwarna kuning keemasan yang ranum itu menjadi buruan warga di ajang Petro Agrifood Expo (PAE) 2025 yang berakhir pada Ahad, 27 Juli 2025. PAE berlangsung mulai Jumat, 25 Juli 2025. Saking antusiasnya sehingga panitia membatasi setiap warga maksimal bisa membeli dua buah melon. Orang tua, remaja hingga anak-anak pun merasakan sensasi yang berbeda. Mereka senang bisa menikmati buah segar dari hasil memetik sendiri di kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Bagi Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, PAE menjadi media bagi perusahaan dalam memberikan customer experience untuk masyarakat melalui petik buah dan sayuran, sehingga menjadi magnet bagi generasi muda untuk turut mengembangkan sektor pertanian.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan bahwa, PAE merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) perusahaan yang tiap tahunnya ditunggu-tunggu masyarakat, begitu juga di momen HUT Ke-53 Petrokimia tahun ini. Pengunjung tidak hanya bisa berbelanja produk unggulan pertanian tapi bisa memperoleh customer experience di bidang pertanian.

PETIK BUAH : Pengunjung memetik melon di PAE 2025 Buncob Petrokimia Gresik pada Minggu, 27 Juli 2025 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Pengunjung paling favorit mengikuti agenda petik buah melon dan aneka sayuran yang ada di Buncob. Selain itu juga berbelanja hasil pertanian unggulan dan produk olahannya di stan bazar yang disediakan. Kegiatan ini sangat jarang ditemukan di wilayah perkotaan seperti di Gresik,” ujar Daconi.pada Minggu, 27 Juli 2025.

PAE diselenggarakan dengan tujuan untuk memperkenalkan hasil-hasil kegiatan riset yang telah dilakukan Petrokimia Gresik kepada masyarakat Gresik dan petani. Kegiatan riset di Petrokimia Gresik meliputi inovasi dan pengembangan varian jenis pupuk anorganik, organik, hayati, dan teknologi pertanian maupun sektor agribisnis.

Dalam tiga hari PAE, Petrokimia Gresik membuka kesempatan bagi masyarakat Gresik untuk mengenal Petrokimia Gresik dan Pupuk Indonesia Grup serta perkembangan dunia pertanian. Ada sebanyak 57 stan bazar meramaikan kegiatan ini, terdiri dari Pupuk Indonesia Group, perusahaan swasta yang bergerak di bidang agribisnis, produk unggulan dari petani binaan Petrokimia Gresik, Dinas Pertanian, dan entitas Petrokimia Gresik Group.

“Semua negara pasti memiliki kebutuhan pangan. Teknologi semaju apapun, pangan menjadi dasar. Mudah-mudahan PAE mengedukasi masyarakat, sehingga ke depannya pertanian kita semakin maju lagi,” ujar Daconi. Dengan terselenggaranya kegiatan PAE ini, tambah Daconi, diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi para praktisi dunia pertanian, baik di hulu, on farm, maupun hilir. “Kami juga berharap agar kegiatan ini dapat menjadi ajang pertukaran informasi tentang teknologi dalam bidang pertanian, dan agrifood pada umumnya,” tandas Daconi.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyambut baik PAE ini. Dan kegiatan ini paling ditunggu-tunggu masyarakat Gresik. Ia juga memberikan apresiasi atas program Beasiswa Petani Muda yang disalurkan untuk pelajar SMK pertanian. “Kaderisasi merupakan kunci kemajuan negara, termasuk sektor pertanian. Kita terus mendorong adanyanya program beasiswa ini untuk menjadikan pertanian semakin maju dan modern untuk produktivitas semakin optimal,” ujarnya saat menghadiri PAE.

Bagaimana antusiasme warga di PAE 2025? Marfuah terlihat begitu semangat memanen sayuran. Bagi nenek 82 tahun asal Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik itu memanen sayuran dan buah-buahan di Kebun Percobaan Petrokimia Gresik suatu pengalaman baru yang menyenangkan.

Sekitar pukul 06.00 WIB, nenek Marfuah bersama anak, menantu dan cucu pintu masuk PAE tahun ini. Marfuah, satu dari ratusan warga di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik dan warga Kabupaten lain, antara lain, Lamongan, Surabaya, Mojokerto dan Sidoarjo yang “menyerbu” penutupan PAE 2025. “Baru sekali ini bisa ikut petik buah dan sayuran. Remen! (Senang), ” kata Marfuah di Kebun Percobaan Petrokimia Gresik di event Petrokimia Agri Food (PAE) pada Minggu, 27 Juli 2025. (yad)

Petro Agrifood Expo, Sensasi Petik Buah dan Sayuran di Kota Santri, Magnet bagi Generasi Muda Selengkapnya

Ini Tiga Inovasi yang Diluncurkan Petrokimia Gresik Di Momen PAE

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik,  perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia meluncurkan tiga inovasi baru. Tiga inovasi itu yakni layanan Agro Technology Center, Pabrik Phonska Cair dan Mobil Uji Tanah Next Generation (MuGen). 

Peluncuran dilakukan langsung oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi didampingi Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyoqa Annurogo dan Komisaris Utama T. Nugroho Purwanto dalam pembukaan Petro Agrifood Expo atau PAE 2024 di Kebun Percobaan di Jalan Noto Prayitno, Gresik akhir pekan lalu.

Rahmad Pribadi menyampaikan bahwa, kontribusi Petrokimia Gresik untuk pertanian di Indonesia dari waktu ke waktu semakin bagus. Termasuk inovasinya untuk pertanian di Tanah Air.

“Petrokimia Gresik banyak menginspirasi Pupuk Indonesia Group. Contohnya alat uji tanah terbaru, jika sebelumnya dilakukan dengan cara manual, sekarang Petrokimia Gresik mengembangkan alat yang dapat mengeluarkan hasil secara digital. Ini bisa diimplementasikan (di Pupuk Indonesia Group, Red),” tandasnya.

Sementara, Dwi Satriyo Annurogo menambahkan, peresmian satu pabrik dan dua fasilitas layanan ini merupakan upaya Petrokimia Gresik untuk memperkuat komitmennya sebagai perusahaan Solusi Agroindustri, khususnya dalam menghadirkan pertanian modern di Tanah Air. Selain itu juga menjadi instrumen untuk mewujudkan visi perusahaan sebagai “Dominant Global Player in Integrated Agrosolution and Industrial Chemicals.”

Adapun Agro Technology Center, tambah Dwi Satriyo, dibangun dengan memanfaatkan lahan nonproduktif menjadi lahan teknologi. Fasilitas ini akan menjadi pusat edukasi pertanian yang menerapkan teknologi Internet of Things (IoT). 

Berikutnya, Petrokimia Gresik juga menyempurnakan Mobil Uji Tanah menjadi MuGen. Mobil yang akan disebar ke berbagai daerah di Indonesia ini dibekali alat uji tanah digital, drone, serta videotron untuk mendukung kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada petani di seluruh Indonesia.

“Petrokimia Gresik saat ini tidak hanya berkomitmen menjadi perusahaan dengan fokus utama sebagai produsen pupuk, tapi juga melakukan pengembangan bisnis dengan menyediakan layanan pertanian. Sektor jasa tersebut sejatinya dihadirkan untuk menguatkan produk-produk yang sudah dimiliki Petrokimia Gresik,” ujar Dwi Satriyo.

Terakhir, Petrokimia Gresik juga meluncurkan Pabrik Phonska Cair dengan kapasitas 1 juta liter per tahun. Pupuk ini akan memudahkan para petani dalam pengaplikasian pemupukan, cukup dengan penyemprotan. Selain itu juga mendukung pertanian modern dengan memanfaatkan teknologi drone pada pengaplikasiannya.

“Kami berharap Agro Technology Center, Pabrik Phonska Cair, dan Mobil Uji Tanah Next Generation dapat menjadi garda terdepan dalam pemanfaatan teknologi di bidang pertanian yang dapat mendukung kemajuan pertanian di Indonesia,” ujar Dwi Satriyo.

Berbagi Beasiswa Petani Muda

Di momen yang sama, Petrokimia Gresik menyerahkan Beasiswa Petani Muda. Beasiswa ini diperuntukan pelajar kelas XI SMK jurusan rumpun pertanian di Jawa Timur. Tahun 2024, Petrokimia Gresik memberikan bantuan pendidikan sebesar Rp 500.000/bulan selama 12 bulan untuk 50 orang penerima dengan nilai Rp 300 juta.

Pemberian beasiswa ini merupakan bentuk dukungan Petrokimia Gresik untuk menumbuhkan ketertarikan generasi muda pada bidang pertanian dan untuk menciptakan regenerasi petani muda. Adapun realisasi Beasiswa Petani Muda dari tahun 2022 hingga 2024 mencapai Rp 900 juta.

PAE Tampilkan Produk Unggulan

Sementara itu, PAE merupakan agenda tahunan, dimana tahun ini dilaksanakan dalam rangkaian HUT Ke-52 Petrokimia Gresik. PAE 2024 yang digelar selama tiga hari mulai tanggal 19-21 Juli 2024 ini menampilkan 75 stan bazar yang menampilkan berbagai produk unggulan pertanian dan agribisnis. Stand tersebut diisi oleh Pupuk Indonesia Group, perusahaan swasta yang bergerak di bidang agribisnis, petani binaan Petrokimia Gresik, Dinas Pertanian, dan anak perusahaan  Petrokimia Gresik Group.

PAE 2024 membuka kesempatan kepada masyarakat Gresik untuk dapat melihat lebih dekat berbagai upaya Petrokimia Gresik dalam memberikan layanan terbaik bagi konsumennya. Pengunjung juga dapat berbelanja berbagai produk pertanian unggulan.

“Dengan terselenggaranya kegiatan PAE ini, kami berharap dapat  memberikan manfaat yang besar bagi para praktisi pertanian, baik di hulu, on farm, maupun hilir. Kami juga berharap agar kegiatan ini dapat menjadi ajang pertukaran informasi tentang teknologi dalam bidang pertanian, dan agrifood pada umumnya,” pungkas Dwi Satriyo. (yad)

Ini Tiga Inovasi yang Diluncurkan Petrokimia Gresik Di Momen PAE Selengkapnya