Di Gresik, PGN Gratiskan Pemasangan Jargas SR, Belum Semua Rumah Tangga Berlangganan. Ini Alasannya!

GRESIK,1minute.id  – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk ngebut melakukan pemasangan jaringan transmisi gas bumi (Jargas) sambungan rumah tangga (SR). Tahun ini, PGN menargetkan bisa memasang 30 ribu sambungan rumah (SR) baru untuk wilayah Surabaya dan Gresik.

Di Kabupaten Gresik, Jawa Timur jargas SR, antara lain, di Kelurahan Pekauman, Kecamatan Gresik. Sayangnya, dalam pengamatan  1minute.id pada Ahad, 9 November 2025, pekerja penggalian dan pemasangan pipa jargas berwarna kuning itu seakan tanpa ada pengawasan. Misalnya, kebutuhan alat pengukur atau meteran pekerja kesulitan. Para pekerja pun harus telepon sejumlah pekerja lainnya untuk mendapatkan meteran. 

Alat meteran itu mungkin remeh-temeh tapi pekerja sangat membutuhkan untuk mengukur panjang pipa sebelum di potong dari satu titik ke titik lainnya. Jarak satu titik galian ke titik lainnya bervariasi antara 8 meter sampai 10 meteran. Ada puluhan titik yang sudah digali kemudian dilanjutkan pengeboran miring (horizontal) secara manual. Kedalaman bervariasi mulai 1 meter sampai 1,5 meter. 

Belum kebutuhan pekerja lain. Air minum, misalnya. Untungnya, warga setempat peduli terhadap para pekerja tersebut. Bahkan, ada warga yang menyediakan air minum dalam kemasan untuk mereka. “Kasihan. Beberapa ini, saya tidak melihat ada mandor (pengawas) pekerja,” ujar seorang warga di Kampung Pekauman pada Minggu, 9 November 2025. 

Satriyo, salah satu warga Kampung Pekauman, tidak seharusnya pekerjaan tanpa pengawasan. “Mandor seharusnya ada di lokasi,” kata lelaki 78 tahun itu pada Minggu, 9 November 2025. Tugas mandor, selain mengawasi para pekerja, juga turut melakukan pengawasan material hasil galian. 

Sejumlah warga menceritakan, bahwa belum semua warga di Kelurahan Pekauman berlangganan jargas SR ini. Meski, penyambungan jargas hingga ke titik akhir yakni dapur dengan panjang pipa maksimal 15 meter gratis. Waktu sosialisasi, pemasangan jargas dikenakan biaya Rp 1,5 juta per SR. “Karena promo pemasangan digratiskan. Tapi, harus deposit Rp 300 ribu per SR,” katanya. 

Deposit, katanya, untuk keperluan pembayaran langganan saban bulan. Harga langganan Rp 40 ribuan per bulan. “Saya lupa tarif itu untuk pemakaian maksimal berapa meter kubik. Kayak langganan air PADM gitu. Ketika pelanggan tidak bayar, deposit akan di kurangi. Kalau deposit habis, ya di segel,” ujarnya. 

Informasi dihimpun 1minute.id tarif PGN untuk rumah tangga sebesar Rp 4.250 per meter kubik (m³) untuk rumah tangga golongan 1 alias rumah sederhana. Dan, Rp 6.000 per m³ untuk rumah tangga golongan 2 alias rumah mewah. Tarif ini berlaku sejak 1 Agustus 2021. 

Satriyo mengaku belum mengisi formulir berlangganan jargas SR itu. Sebab, hitungan lelaki 77 tahun itu harga langganan terlalu tinggi.  Ia menceritakan,  kebutuhan gas untuk memasak saat ini tidak banyak. “Satu tabung gas melon bisa digunakan sampai 3 bulan. Karena di rumah hanya berdua,” terangnya. 

Harga gas melon di Gresik berkisar Rp 19 ribu sampai Rp 22 ribu. Ia memasak nasi menggunakan majic jar. “Lauk sering beli di luar,” katanya. Dengan perhitungan itu, selama 3 bulan pengeluaran sebesar Rp 22 ribuan. Kalau berlangganan, Satriyo harus merogoh kocek Rp 120 ribuan ( Rp 40.000 x 3 bulan). “Karena itulah, Saya belum mengisi formulir berlangganan,” katakan. 

Terpisah, Direktur Utama Gresik Migas Priest Jabbar ketika dikonfirmasi terkait keluhan masyarakat itu mengaku tidak mengetahuinya. “Pekerjaan itu langsung dari PGN,” ujarnya melalui seluler pada Minggu, 9 November 2025. (yad)

Di Gresik, PGN Gratiskan Pemasangan Jargas SR, Belum Semua Rumah Tangga Berlangganan. Ini Alasannya! Selengkapnya

4 Ribu SR Jargas PGN dan Gresik Migas Tersambung, Bupati Gresik Dorong Warga Gunakan Jargas

GRESIK,1minute.id – Ribuan rumah warga di enam desa di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik telah terpasang jaringan pipa gas (jargas) program Perusahaan Gas Negara (PGN) dengan Gresik Migas, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Gresik. 

Enam desa yakni Desa Cagak Agung ; Desa Ngabetan ; Desa Betiting ;  Desa Cerme Lor, Desa Cerme Kidul ; dan Desa Iker Iker Geger. Jumlah total 4 ribu sambungan rumah (SR).

Untuk kali pertama jargas PGN bersinergi dengan Gresik Migas berkolaborasi memasang sambungan rumah ini. Era kepemimpinan duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Bupati-Wakil Bupati Gresik. Tahun ini, program jargas PGN itu hanya diperuntukkan kepada sebelas kabupaten/kota di Indonesia. Kabupaten Gresik, diantaranya. 

Bupati Fandi Akhmad Yani memantau langsung jargas PGN dengan Gresik Migas ke Desa Cagak Agung pada Kamis lalu, 24 November 2022. Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu mendatangi sejumlah rumah warga yang telah terpasang jargas PGN dengan Gresik Migas itu. Pada kesempatan itu, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengajak masyarakat untuk bermigrasi menggunakan jargas. Sebab, biaya pemakaian bisa lebih efisien dan hemat. Irit dibandingkan menggunakan tabung gas elpiji. 

Saat bertemu dengan warga, Gus Yani menanyakan terkait biaya pembayaran tiap bulan, juga perbedaan saat menggunakan tabung elpiji melon dan jaringan pipa gas. “Berapa biaya yang di bayar tiap bulan? irit mana pakai pipa gas ini sama elpiji,”tanya Gus Yani.

Arsat yang memiliki usaha warung kopi ini menjawab lugas, jika biaya yang dikeluarkan  untuk membayar hanya Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu tiap bulan. Dengan jumlah pembayaran tersebut, dia menilai lebih praktis pipa gas tanpa harus bongkar pasang selang tabung elpiji.”Lebih irit sekarang (jargas),”kata Arsat. 

Bupati Fandi Akhmad Yani berharap jaringan pipa gas ini, segera dapat digunakan. “Selain 6 desa yang sudah mendapat layanan jargas, desa lainnya yang ada di Kecamatan Cerme juga segera merasakan manfaatnya dari salah satu BUMD milik Pemkab Gresik tersebut, yakni Gresik Migas,”katanya. (yad)

4 Ribu SR Jargas PGN dan Gresik Migas Tersambung, Bupati Gresik Dorong Warga Gunakan Jargas Selengkapnya