Jelang Penutupan Pendaftaran, Hanya Paslon Yani-Alif Terdaftar di KPU Gresik

GRESIK,1minute.id – Komisi Pemilihan Umum Gresik masih membuka pendaftaran pasangan calon atau Paslon Bupati dan Wakil bupati Gresik sampai Kamis, 29 Agustus 2024 pukul 23.59 WIB. Tenda untuk menerima para tamu pun belum di bongkar. 

Hingga pukul 20.09 WIB tidak ada paslon lain yang melakukan pendaftaran. Bila sampai batas waktu berakhir tidak ada paslon lain yang melakukan pendaftaran, Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik pada 27 November 2024 hanya ada satu paslon Cabup dan Cawabup Gresik, Fandi Akhmad Yani – dr Asluchul Alif Maslikhan atau Yani-Alif. 

Paslon Yani yang diusung oleh PDI-Perjuangan dengan 9 kursi. Sedangkan, dokter Alif yang ketua DPC Partai Gerinda oleh partainya yang memiliki 10 kursi di parlemen di DPRD Gresik. Selain PDI-Perjuangan dan Gerindra. 

Paslon yang memiliki 19 kursi juga didukung enam partai lainnya yakni PKB dengan 14 kursi ; Golkar (6) ; Partai Demokrat (3), PPP (3) ; PAN (3) dan NasDem (2).  Artinya Yani-Alif mendapatkan dukungan delapan parpol atau seluruh anggota DPRD yang berjumlah 50 orang itu. 

Selain partai yang ada di parlemen, partai politik yang tidak memiliki perwakilan di DPRD Gresik juga merapat ke paslon Gus Yani-dokter Alif ini. Secara perhitungan matematika coblosan Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik pada 27 November 2024 hanya ada satu kandidat paslon yakni Gus Yani-dokter Alif. Paslon ini dimungkinkan akan melawan kotak kosong alias bumbung kosong. 

“Saat ini, semua parpol memberikan dukungan kepada Gus Yani-dokter Alif. Pendaftaran masih tersisa dua hari. Pendaftaran paslon sampai 29 Agustus,” ujar Ketua KPU Gresik Akhmad Taufik pada Selasa, 27 Agustus 2024. (yad) 

Jelang Penutupan Pendaftaran, Hanya Paslon Yani-Alif Terdaftar di KPU Gresik Selengkapnya

Ribuan Pasang Mata Saksikan Karnaval Politik, Antar Gus Yani-Dokter Alif Daftar Pilbup Gresik 2024

 GRESIK,1minute.id – Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif, mendaftar sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Gresik ke kantor Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik pada Selasa, 27 Agustus 2024.

Pendaftaran paslon yang diusung oleh PDI-Perjuangan dan Partai Gerindra dan didukung seluruh partai politik yang memiliki kursi di parlemen Gresik dan partai non kursi ini dikemas cukup apik. Memadukan Unsur religi dan budaya. Masyarakat berjubel karena merasa aman, nyaman dan menyenangkan.

Sebab, prosesi pendaftaran dikemas seperti karnaval Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Cabup Gresik Gus Yani bersama istri, Nurul Haromaini Ali dan dokter Alif bersama dr Shinta Puspitasari memakai busana khas Gresik. 

Busana laki-laki berdasarkan Peraturan Bupati atau Perbup nomor 12/2014 tentang Pakaian Dinas Pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk laki-laki yakni jas lengan panjang warna putih dengan kancing warna kuning keemasan; leher berdiri dan tertutup yang terdapat tiga saku, satu diatas sebelah kiri, dan dua di bawah kanan kiri. Kemudian, celana panjang warna putih ; memakai sarung 20 centimeter diatas lutut ; lipatan sarung bagian atas tertutup jas. Paslon Cabup dan Cawabup Gresik pun terlihat gagah.

Sedangkan, busana kaum hawa Khas Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yakni kebaya lengan panjang; sarung batik; jilbab;

kurosi panjang; dan alas kaki sandal selop kulit. Busana perempuan ini membuat Ny Nurul Haromaini, istri Gus Yani dan dr Shinta Puspitasari, istri dokter Alif terlihat anggun. 

Cabup dan Cawabup Gresik beserta istri masing-masing naik kereta kecana naga yang megah dan gagah yang didatangkan dari Pulau Madura. Kereta naga itu ditarik mobil Jeep. Dibelakang kereta naga, terdapat dua mobil pikal dengan patung berbentuk Banteng milik pendukung pasangan calon. 

Di barisan depan sejumlah komunitas melakukan konvoi sepeda motor dan sepeda onthel. Kostum yang mereka pakai pun beraneka ragam. Ada kostum Dayak, ada kostum pejuang kemerdekaan dan juga memakai baju adat. Gelaran itu membuat masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semringah. Karena mendapatkan hiburan gratis.

Sepanjang arak-arak dari depan Pendapa Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim sampai Kantor Komisi Pemilihan Umum Gresik sejauh 6 kilometer itu warga berjubel menikmati karnaval politik. 

Calon Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, memberikan apresiasi kepada seluruh partai politik yang memberikan dukungan untuk mengikuti konstestasi Pemilihan Kepala Daerah alias Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik 2024 serta masyarakat Gresik yang telah mendoakan kesuksesan pasangan calon mulai dari proses pendaftaran. 

“Kami mengusung tema karnaval, karena masih berada di bulan Agustus, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Gus Yani didampingi Cawabup Gresik dokter Alif di kantor KPU Gresik.

Gus Yani yang juga Bupati Gresik ini tradisi dan budaya khas Gresik bisa terus dilestarikan. “Saya dan Cawabup Gresik juga memakai busana khas Gresik,” katanya. (yad)

Ribuan Pasang Mata Saksikan Karnaval Politik, Antar Gus Yani-Dokter Alif Daftar Pilbup Gresik 2024 Selengkapnya

Ziarah ke Makam Waliyullah Dulu, Lalu Paslon Cabup Gus Yani-Cawabup Dokter Alif Daftar Pilbup Gresik ke KPU

GRESIK,1minute.id – Pasangan Calon Bupati atau Cabup dan Calon Wakil Bupati alias Cawabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif mendaftar ke kantor Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik pada Selasa, 27 Agustus 2024.

Paslon yang diusung oleh PDI-Perjuangan dan Partai Gerindra dan didukung oleh seluruh partai yang memiliki kursi di parlemen, DPRD Gresik dan partai yang tidak memiliki kursi di DPRD Gresik ini mendaftar di hari pertama, KPU membuka pendaftaran pada Selasa, 27 Agustus 2024. 

Pendaftaran di kemas cukup apik. Menyajikan unsur religi dan hiburan rakyat alias karnaval politik. Sebelum melakukan pendaftaran, paslon Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani dan dr Asluchul Alif atau dokter Alif melakukan ziarah ke makam Waliyullah yakni Sunan Maulana Malik dan Habib Abubakar Assegaf. 

Paslon mengenakan baju khas Gresik. Busana laki-laki berdasarkan Peraturan Bupati atau Perbup  nomor 12/2014 tentang Pakaian Dinas Pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk laki-laki yakni jas lengan panjang warna putih dengan kancing warna kuning keemasan; leher berdiri dan tertutup yang terdapat tiga saku, satu diatas sebelah kiri, dan dua di bawah kanan kiri. Kemudian, celana panjang warna putih ; memakai sarung 20 centimeter diatas lutut ; lipatan sarung bagian atas tertutup jas. Paslon terlihat gagah.

Sedangkan, busana kaum hawa Khas Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yakni kebaya lengan panjang; sarung batik; jilbab;

kurosi panjang; dan alas kaki sandal selop kulit. Busana perempuan ini membuat Ny Nurul Haromaini, istri Gus Yani dan dr Shinta Puspitasari, istri dokter Alif terlihat anggun. 

Kali pertama mereka ziarah ke makam Maulana Malik Ibrahim di Jalan Malik Ibrahim, Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik. Ziarah dilanjutkan ke makam Habib Abubakar Assegaf berada di Kompleks Masjid Jamik Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Alun-alun Gresik. 

ZIARAH : Paslon Cabup Gresik Fandi Akhmad Yani( kiril dan Cawabup Gresik dr Asluchul Alif (kanan ) usai ziarah ke Makam Habib Abubakar Assegaf sebelum mendaftar ke KPU Gresik pada Selasa, 27 Agustus 2024 (FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

Usai ziarah, paslon Gus Yani dan dokter Alif diajak dengan iringan rekana menuju depan Pendapa Bupati Gresik yang jarak sekitar 200 meter. Ribuan pasang mata memenuhi sepanjang jalan itu. Laki-laki maupun perempuan. Orang tua hingga anak-anak. Sesekali mereka meminta foto bersama maupun bersamaan dengan kedua tokoh muda di Kota Santri itu. Gus Yani dan dokter Alif melayani warga keinginan warganya tersebut. 

Antusiasme masyarakat itu, membuat Gus Yani dan dokter Alif merasa terharu. Senang hingga kelopak matanya berkaca-kaca. “Doakan Saya dan dokter Alif dalam menjalankan amanah kedepan semakin memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik,” kata Gus Yani didampingi dokter Alif.

Pada kesempatan, Gus Yani yang juga Bupati Gresik saat ini, juga memberikan apresiasi kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. ‘Beliau orang terbaik. Ibu kita. Semoga sehat terus, sukses , berkah seluruh keluarganya. Beliau saat ini berdoa untuk kita, untuk masyarakat Gresik,” katanya. 

Usai menyapa masyarakat, Gus Yani dan dokter Alif kemudian naik keatas kereta kencana naga yang didatangkan dari Pulau Madura. Sedangkan, Ning Nurul dan Shinta, naik kereta kencana naga lainnya. (yad)

Ziarah ke Makam Waliyullah Dulu, Lalu Paslon Cabup Gus Yani-Cawabup Dokter Alif Daftar Pilbup Gresik ke KPU Selengkapnya

Pascaputusan MK, DPC PDI-P Gresik Manut Kebijakan Pusat, Gus Yani-Alif atau Niat Jilid 2

GRESIK,1minute.id – Perkembangan politik di Kabupaten Gresik semakin dinamis. Pascaputusan Mahkamah Konstitusi, partai politik atau parpol atau gabungan parpol yang tidak memiliki kursi di parlemen bisa mengusung calon bupati alias Cabup dan wakil bupati atau Cawabup dalam pemilihan kepala daerah serentak 2024.

Ada tiga orang kandidat bakal calon bupati Gresik yang sudah digadang-gadang maju  dalam konstestasi pesta demokrasi lima tahunan ini. Tiga bacabup itu, yakni dr Asluchul Alif dan M. Syahrur Munir dan inkumben Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Di sejumlah jaring pertemanan seperti WhatsApp yang sedang viral saat ini maupun sejumlah media sosial mulai melakukan otak-atik dengan  memasangkan pasangan bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup). Ada yang memasangkan Fandi Akhmad Yani dengan Aminatun Habibah atau Niat Jilid 2. Dan, terbaru adalah memasangka. pasangan Fandi Akhmad Yani dengan dr Asluchul Alif. 

Fandi Akhmad Yani adalah Bupati Gresik saat ini bakal maju lewat PDI-Perjuangan. Sedangkan, dr Asluchul Alif diusung oleh partainya, Gerindra. Sedangkan, bacabup M.Syahrul Munir, kandidat dari PKB. 

Berdasarkan putusan MK yang anyar nomor 60/PUU-XXII/2024 yang diajukan oleh Perta Buruh dan Partai Gelora mengubah syarat pencalonan kepala daerah. Yakni, parpol atau gabungan parpol dapat mendaftarkan cabup-cawabup dengan perolehan suara sah minimal 10 persen pada pemilu DPRD pada provinsi dengan daftar pemilih tetap atau DPT hingga 2 juta. 

Berdasarka putusan MK itu, ketiga partai yang telah ngelus-elus kandidatnya bisa mengusung bacabup sendiri-sendiri. PKB meraih 14 dari 50 kursi di DPRD Gresik hasil pemilihan legislatif atau Pileg lalu. Partai Gerindra meraup 10 kursi. Dan, PDI-Perjuangan mendapatkan 9 kursi. 

Ketua DPC PDI-Perjuangan Gresik Mujid Riduan menyatakan, putusan MK pada daerah tertentu  seperti DKI, Banten dan Jawa Barat sangat melegakan. Alhamdulillah. “Tapi untuk Kabupaten Gresik dengan putusan MK tersebut saya kira tidak terlalu signifikan,” kata Mujid dikonfirmasi melalui WhatsApp Voice pada Selasa, 20 Agustus 2024. 

DPP PDI-Perjuangan dan Gerindra telah menjalin komunikasi intensif. Bahkan, kata Mujid, Cabup Gus Yani-panggilan akrab-Fandi Akhmad Yani sudah menjalin komunikasi baik dengan Gerindra. “Sehingga untuk keputusan MK ini di Gresik tidak berdampak signifikan karena kedua partai sudah komunikasi dengan DPP masing-masing,” ujarnya. 

Bagaimana wacana menduetkan kembali, Niat Jilid 2? Mujid mengaku komunikasi antara DPP PDI-P dengan Gerindra yang sudah hampir final.  Ia tidak mengetahui secara pasti apakah tetap berlanjut. “Atau dengan adanya putusan MK, Niat Jilid 2 akan kembali dilanjutkan kami serahkan kepada DPP karena semua sudah diputuskan oleh DPP sehingga tinggal turun rekomendasi,” kata Mujid yang juga Wakil Ketua DPRD Gresik ini. 

“Akan tetapi, dengan adanya Putusan Mk Ini DPP PDI-P mempunyai pertimbangan lain y monggo karena sudah menjadi ranah atau wewenang dari DPP DPIP yang ada di Jakarta,” imbuhnya. (yad)

Pascaputusan MK, DPC PDI-P Gresik Manut Kebijakan Pusat, Gus Yani-Alif atau Niat Jilid 2 Selengkapnya

Polres Gresik Siap Amankan Pilbup Gresik 

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar simulasi sistem pengamanan kota alias Sispamkota menjelang pemilihan kepala daerah atau pilkada serentak 2024. Simulasi yang dilakukan adalah skenario terburuk. Pilkada atau Pemilihan Bupati alias Pilbup Gresik rusuh.

Tentu saja warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dengan jumlah penduduk 1,3 juta jiwa tidak mengharapkan skenario itu menjadi kenyataan. Pilbup kondusif adalah dambaan masyarakat.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan, memimpin langsung Sispamkota itu di halaman Markas Polisi Resor atau Mapolres Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Senin, 19 Agustus 2024.

Sebanyak 380 personel gabungan dari Polres Gresik, Kodim 0817 Gresik, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP menunjukkan kesiapan mereka dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan selama proses pemilu.

Simulasi ini dirancang mulai dari tahapan pengiriman kotak suara, pendistribusian logistik, kampanye, masa tenang, pemungutan suara, hingga perhitungan suara. Setiap tahapan dilalui dengan serius, mensimulasikan berbagai skenario yang mungkin terjadi di lapangan.

Salah satu momen yang paling menegangkan adalah saat simulasi kerusuhan. Kapolres Gresik langsung memerintahkan pergantian pasukan Dalmas Inti di bawah kendali Kasat Samapta. Dengan sigap, para personel Dalmas Inti membentuk formasi yang kokoh, menghadapi ancaman massa yang semakin beringas.

Di tengah chaos muncul sosok seorang polisi wanita muda mencuri perhatian. Dengan tenang dan penuh keberanian, ia memberikan pertolongan pertama kepada rekan yang terluka. Tatapan matanya yang tegas dan wajahnya yang pucat namun tegar menjadi simbol semangat juang seluruh personel yang bertugas. Setelah situasi berhasil dikendalikan, AKBP Arief Kurniawan memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh personel yang terlibat. 

“Saya bangga dengan dedikasi dan profesionalisme seluruh anggota. Simulasi ini telah membuktikan bahwa kita siap mengamankan jalannya Pemilu dengan sebaik-baiknya,” ujar AKBP Arief Kurniawan yang alumni Akpol 2004 itu.

Simulasi Sispamkota ini bukan hanya sekadar latihan, tetapi juga menjadi bukti kesiapan aparat keamanan dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pemilu. 

“Melalui simulasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat bekerja sama untuk menciptakan Pemilu yang damai, aman, dan demokratis,” tegas mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu. (yad)

Polres Gresik Siap Amankan Pilbup Gresik  Selengkapnya

Jelang Pilbup 2024, Polres Gresik Gelar Operasi Mantap Praja Semeru selama 135 Hari

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar Apel Operasi Mantap Praja Semeru 2024 di halaman Mapolres Gresik pada Senin, 19 Agustus 2024.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan. Operasi Mantap Praja Semeru digelar untuk memastikan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 berjalan aman, lancar, dan damai. 

AKBP Arief Kurniawan menyampaikan, Pilkada serentak 2024 adalah momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia. Ini adalah pesta demokrasi terbesar yang pernah kita selenggarakan. Presiden Joko Widodo telah mengingatkan akan pentingnya momen ini. Namun, di balik kegembiraan pesta demokrasi, kita juga harus waspada terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat menghambat jalannya pesta demokrasi.

“Kabupaten Gresik memiliki jumlah penduduk cukup banyak, tentu memiliki tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan pilkada serentak. Potensi kerawanan seperti hoaks, isu SARA, dan politik identitas harus kita antisipasi sejak dini,” ujar Arief Kurniawan.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, lanjut mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu, Polres Gresik bersama TNI, Pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait telah merumuskan strategi yang komprehensif dalam operasi “Mantap Praja Semeru 2024”. Operasi ini akan berlangsung selama 135 hari, mulai 19 Agustus sampai dengan 31 Desember 2024 yang melibatkan ribuan personel yang akan ditempatkan di seluruh tempat pemungutan suara.

“Sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, kita memiliki tugas yang sangat berat namun mulia,” katanya. 

Perwira dua melati di pundak itu juga mengingatkan kepada anggotanya dalam menjaga kondusifitas Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Diantaranya, menjaga netralitas, meningkatkan kewaspadaan, menjalin sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk mencapai keberhasilan operasi ini dan menegakkan hukum terhadap siapa pun yang mencoba mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Mari kita jadikan Pilkada 2024 sebagai pesta demokrasi yang damai dan bermartabat. Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi yang tinggi, saya yakin kita akan mampu mengatasi segala tantangan yang ada,” tutup alumnus Akpol 2004 Batalyon Tatag Trawang Tungga itu. (yad)

Jelang Pilbup 2024, Polres Gresik Gelar Operasi Mantap Praja Semeru selama 135 Hari Selengkapnya

Relawan Kecamatan Kedamean Deklarasi Dukungan ke Gus Yani. Ini Alasannya!

GRESIK,1minute.id – Dukungan kepada Fandi Akhmad Yani terus mengalir. Kali ini, dukungan kepada inkumben datang dari para relawan di Kecamatan Kedamean. Mengenakan kaos berwarna hitam dan bertuliskan bolone Gus’e, para relawan ini meminta Gus Yani menjadi Bupati dua periode.

Sebelumnya, dukungan serupa berasal dari relawan di Kecamatan Manyar, Cerme, Balongpanggang, Benjeng, Duduksampeyan serta Ujung Pangkah. Dukungan relawan Kecamatan Kedamean karena mereka menganggap kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani ateu Gus Yani dalam kurun waktu 3,5 tahun telah memberikan kemajuan di wilayah mereka.

Antara lain, pembangunan rumah sakit Gresik Sehati dan pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu atau TPST d Desa Belahanrejo.
“Dari total 15 Desa di Kecamatan Kedamean, ini semua relawan hadir dari masing-masing Desa. Kami sepakat Gus Yani harus dua periode karena di periode yang sekarang cuma 3,5 tahun sehingga perlu diberikan kesempatan lagi,” kata Ketua Relawan Gus Yani Kecamatan Kedamean Uman pada Jumat, 26 Juli 2024.

Dijelaskan Uman, saat awal menjabat Gus Yani sudah dihadapkan dengan penanganan Covid-19 dalam kurun dua tahun. Sehingga masa jabatan Gus Yani 3,5 tahun ini dinilai Uman relatif singkat hanya 1,5 tahun. Oleh karena itu, mantan anggota DPRD Gresik ini menganggap Gus Yani bisa berbuat lebih banyak di periode kedua.

“Kita harus punya cara pandang yang fair ya, dari masa jabatan 3,5 tahun, sementara hampir dua tahun untuk penanganan Covid-19, ada refocusing anggaran juga, berarti masa efektifnya membangun ya cuma 1,5 tahun, kan begitu kalkulasinya,” jelas Uman. 

Meski menganggap masa efektifnya hanya 1,5 tahun, Uman tak menampik jika Gus Yani sudah banyak melakukan pembangunan signifikan lebih-lebih di Kecamatan Kedamean. Di antaranya di Desa Slempit, telah diresmikan Gus Yani Rumah Sakit Gresik Sehati dengan kapasitas 100 kamar. 

Rumah Sakit Gresik Sehati berdiri di lahan seluas 11.570 meter persegi dengan luas bangunan 8.500 meter persegi. Rumah Sakit Gresik Sehati ini merupakan wujud nyata Nawa Karsa Bupati Gus Yani dan Wakil Bupati Bu Min. Berdirinya rumah sakit ini merupakan bentuk komitmen Gus Yani dalam memberikan pelayanan kesehatan. 

“Selain itu, ada juga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Belahanrejo yang telah diresmikan. Apalagi menggunakan mesin Refused Derived Fuel (RDF) yang bisa menghasilkan 8 ton olahan setiap harinya. Itu kan ide cemerlang Gus Yani menyelesaikan persoalan sampah di Kabupaten Gresik,” bebernya. 

Sementara relawan lainnya, Darmaji mengungkapkan alasannya mendukung kembali ke Gus Yani karena Gresik Selatan mendapatkan perhatian lebih dari Pemkab Gresik. Darmaji menyebut, sejumlah ruas jalan di Kecamatan Kedamean banyak dilakukan pembangunan hingga bisa dinikmati masyarakat. 

Misalnya jalan Sidoraharjo-Kesamben Kulon sudah direkonstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik untuk penunjang pertanian. Lalu pembangunan jembatan Sidoraharjo sebagai akses ke Rumah Sakit Gresik Sehati dan Exit Tol Kedamean, jalan ke TPST Belahanrejo dan beberapa ruas jalan lainnya. 

“Sejauh ini Gus Yani sudah membangun secara signifikan, kita akui memang belum tuntas makanya Gus Yani butuh diberikan kesempatan lagi untuk melanjutkan apa yang sudah dibangun ini. Jadi kami akan mendukung dan memangkan Gus Yani kembali, agar bisa memberikan perhatiannya lagi,”pungkas Darmaji. (yad)

Relawan Kecamatan Kedamean Deklarasi Dukungan ke Gus Yani. Ini Alasannya! Selengkapnya

Besok, 5 Komisioner baru KPU Gresik Dilantik.

GRESIK,1minute.id – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia atau KPU RI merilis hasil penetapan calon anggota KPU terpilih di 36 Kabupaten/Kota di Jawa Timur, diantaranya, Kabupaten Gresik. 

Pengumuman penetapan anggota komisioner penyelenggara pemilu periode 2024-2029 diteken oleh Ketua KPU RI Hasyim Asy’Ari pada Rabu, 12 Juni 2024 itu bernomor 70/SDM.12-Pu/04/2024.

Siapa saja lima anggota komisioner KPU Gresik anyar itu, yakni Ahmad Bashiron, Akhmad Taufik, Andri Agus Susilo, Kholyatul Mudznibah dan Zuhri Firdaus. Artinya, empat anggota komisioner adalah wajah baru, dan satu wajah lama yakni Kholyatul Mudznibah.

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia berencana akan melantik mereka pada Jumat besok, 14 Juni 2024. 

Tugas mereka terdekat adalah meneruskan tahapan Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik. Pilbup 2024 ini, diprediksi ada tiga calon yang bakal ikut kontestasi. Tiga kandidat itu adalah Fandi Akhmad Yani, inkumben Bupati Gresik ; dr Asluchul Alif, Ketua DPC Gerindra Gresik dan Syahrul Munir, ketua Fraksi PKB DPRD Gresik. (yad)

Besok, 5 Komisioner baru KPU Gresik Dilantik. Selengkapnya

PDI-Perjuangan Merekomendasi NIAT Jilid 2 di Pilbup Gresik 

GRESIK,1minute.id – Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau DPP PDI-P telah mengeluarkan 58 rekomendasi calon wali kota/bupati dan tiga calon gubernur dalam pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak 2024.

Sebanyak 15 dari 58 calon itu mendapatkan rekomendasi berpasangan. Diantara 15 calon berpasangan itu adalah Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah, yang saat ini menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Pasangan inkumben itu, melanjutkan NIAT jilid 2. 

Ketua DPC PDI-P Gresik Mujid Riduan membenarkan, Pimpinan Pusat PDI-P sudah mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan NIAT (Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah).

“Ya, sesuai isi surat yang dikirim ke bakal calon,” kata Mujid Riduan dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp pada Jumat, 31 Mei 2024. Pada pemilihan legislatif atau Pileg 2024, partai banteng moncong putih ini meraih 9 kursi dari 50 kursi yang ada di parlemen DPRD Gresik. 

PDI-P Gresik masih membutuhkan partai lain untuk berkoalisi dalam pemilihan bupati atau Pilbup 2024. Mujid belum mau menjlentrehkan parpol akan menjadi mitra koalisinya. “Masih komunikasi dengan baik, partai-partai yang ada di parlemen dan sudah kami sampaikan ke DPP,” ujar Mujid yang juga Wakil Ketua DPRD Gresik itu.

Untuk diketahui, daftar nama-nama yang mendapatkan rekomendasi dari PDIP tertuang dalam surat bernomor 6165/IN/DPP/V/2024, perihal instruksi dan undangan pemantapan batch-1 tim pemenangan daerah Pilkada serentak 2024. 

Dalam  surat rekomendasi  tertanggal 30 Mei 2024 itu ditujukan kepada calon kepala daerah dan atau wakil kepala daerah serta ditandatangani Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDI Perjuangan Bambang Wuryanto. 

Dalam surat tersebut, DPP PDIP juga meminta agar nama-nama yang terdaftar dalam survey rekom mengirimkan tim pemenangan yang terdiri dari 9 orang. Tim pemenangan ini akan mendapatkan pelatihan khusus pada 5 sampai 7 Juni di Bogor. (yad)

PDI-Perjuangan Merekomendasi NIAT Jilid 2 di Pilbup Gresik  Selengkapnya

Politisi Muda PKB Syahrur Munir Berikan “Mahar” Vespa ke Pengurus PAN Gresik 

SYAHRUR Munir memberikan kado berupa satu unit motor Vespa warna biru kepada pengurus DPD Partai Amanat Nasional atau PAN Gresik pada Rabu, 29 Mei 2024.

Motor lawas yang lagi ngetren itu di terima langsung oleh Ketua DPD PAN Gresik Faqih Usman. “Motor ini kami taruh sini saja. Ini STNK dan surat lainnya menyusul,” kata politisi 33 tahun dari Partai Kebangkitan Bangsa Gresik itu.

Syahrur mengatakan motor Vespa ini simbolnya santai dan serius. Meski jalan samtai tapi tetap serius dalam menyelesaikan permasalahan. “Saya datang ke PAN ini, kita mengajak bersama-sama membangun Gresik kedepan,” katanya.

Bagaimana dengan hadir relawan dari petambak? Ia menyatakan, hadirnya teman-teman petambak istilahnya di Gresik, nenglek yang tugasnya mengantar ikan dari satu tambak ke tambak yang lain. “Kita punya pesan dan gagasan kedepan untuk lebih serius memikirkan nasib para petambak ini,” kata ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Gresik itu.

“Apalagi kita ketahui, pupuk subsidi untuk petambak dan perikanan di cabut  Kita punya program prioritas ketersediaan pupuk bersubsidi untuk petambak dan pertanian secara umum,” imbuhnya. 

“Mahar” motor Vespa diluar dugaan pengurus partai berlambang matahari itu. Faqih Usman pun menyatakan, dalam proses penjaringan bakal calon bupati atau Bacabup dan bakal calon wakil bupati atau Bacawabup Gresik dalam Pilbup Gresik 2024 tidak ada mahar alias gratis. “Ini pemberian secara murni. Nanti akan digunakan pengurus untuk operasional kantor,” katanya. 

Faqih mengaku tidak menduga bila Syahrur Munir yang koleganya di parlemen DPRD Gresik itu memberikan hadiah motor Vespa kepada partai. “Mungkin ini arti mimpi malam sebelumnya. Naik sepeda motor,” selorohnya. 

Ia kembali menegaskan, bahwa rekomendasi terhadap Bacabup dan Bacawabup Gresik dalam Pilbup Gresik 2024 menjadi kewenangan dari DPP PAN. “Dua Bacabup yang sudah mendaftar memiliki peluang sama,” kata Faqih Usman pada Rabu, 29 Mei 2024.

Dalam proses penjaringan ini, pihaknya hanya sebagai penyelenggara. Keputusan tetap berada di pimpinan pusat di Jakarta. Kapan penjaringan di tutup? Faqih menegaskan, saat ini proses penjaringan Bacabup dan Bacawabup Gresik masih dibuka. “Tapi, kalau DPP PAN memberikan instruksi untuk menyerahkan daftar nama, Saya langsung kita serahkan,” ujarnya. 

Selama penjaringan ada dua orang yang mendaftar sebagai bakal calon bupati melalui PAN Gresik. Dua kandidat itu adalah Ketua DPC Gerindra Gresik dr Asluchul Alif Maslichan dan ketua Fraksi PKB di DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir. Keduanya mendaftarkan sebagai bacabup Gresik. 

Bagaimana dengan Bacawabup ? “Kami saat ini belum ada yang mendaftar sebagai Bacawabup,” ujar Faqih Usman. (yad)

Politisi Muda PKB Syahrur Munir Berikan “Mahar” Vespa ke Pengurus PAN Gresik  Selengkapnya