Kejari Gresik Dalami Dugaan Korupsi Anggaran Pilkada Rp 64 Miliar di KPU Gresik  

GRESIK,1minute.id – Pengembalian dana hibah sebesar Rp 7,8 miliar dari total anggaran Pilkada Gresik 2024 sebesar Rp 64 miliar menjadi pintu masuk Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik untuk menyelisik dugaan korupsi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik. 

Sebab, Pengembalian sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) dilakukan tatkal korp Adhyaksa berkantor di Jalan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu melakukan penggumpulan bahan keterangan atau bisa disebut Pulbaket memanggil Ketua KPU, bendahara, dan sejumlah anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK).

“Dengan demikian, Kejaksaan telah berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp7 miliar,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana dalam konferensi pers di kantor Kejaksaan Negeri pada Rabu, 16 Juli 2025.

Nana yang didampingi oleh Kepala Seksi Pidana khusus (Pidsus) Gresik Alifin Nurahmana Wanda dan Kasi Barang Bukti Kejaksaan Negeri Gresik melanjutkan, pengembalian uang tidak bisa menghapus pidana. Kejaksaan Negeri akan terus menyelisik perkara dugaan korupsi di institusi penyelenggara coblosan itu. “Kami akan terus melakukan pendalaman. Saat ini, masih tahap pulbaket,” tegas Nana Riana. 

Sumber 1minute.id menyebutkan sisa lebih anggaran sebesar Rp 7,8 juta itu awalnya tidak dilaporkan dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ) 2024. Sisa lebih baru dikembalikan setelah Kejaksaan melakukan pulbaket. 

Pada Pilkada 2024, KPU Gresik mendapatkan alokasi hibah anggaran dari Pemkab Gresik sebesar Rp 64 miliar (bukan Rp 67 miliar yang diberikan sebelumnya). Anggaran tersebut dicairkan tiga termin. Meski, anggaran cukup besar, tapi, partisipasi pemilih di pesta demokrasi itu tergolong minim. 

Data KPU Gresik, tingkat partisipasi pemilih dalam pemilihan Gubernur Jatim sebesar 66,90 persen dan pemilihan bupati lebih sedikit lagi yakni 66,85 persen. Ada tengara minimnya partisipasi pemilih itu dikarenakan komisi kurang all out dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat. 

Terpisah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gresik Nanang Setiawan membenarkan KPU Gresik telah mengembalikan anggaran Pilkada Gresik sebesar Rp 7,8 miliar. “Pengembalian langsung ke rekening kas Umum Daerah,” kata Nanang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Kamis, 17 Juli 2025. Komisi Pemilihan Umum, imbuhnya, mengembalikan sisa anggaran pada 30 April 2025. (yad)

Kejari Gresik Dalami Dugaan Korupsi Anggaran Pilkada Rp 64 Miliar di KPU Gresik   Selengkapnya

H-1 Coblosan Pilkada, Polres Gresik Geser Pasukan Pengamanan ke TPS

GRESIK, 1minute.id – Sebanyak 600 personil Polres Gresik bergeser ke tempat pemuungutan suara atau TPS pada Selasa, 26 November 2024. Pergeseran pasukan pengamanan dalam Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada (Pemilihan Gubernur atau Pilgub Jawa Timur dan Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik usai apel di halaman Mapolres Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan yang memimpin Apel Pergeseran Pasukan Pam Pilkada 2024 ini dihadiri pejabat utama Polres Gresik, para Kapolsek jajaran, jajaran Forkopimda Gresik, Kodim 0817/Gresik, Sub Denpom V/4-2 Gresik, Satpol PP, Dishub, dan unsur terkait lainnya. 

Pasukan pengamanan terdiri dari beberapa satuan, termasuk personil Kodim 0817, Denpom/Garnisun, Polsek jajaran, Satpol PP, dan Dishub. 

Dalam amanatnya, Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan menyampaikan, pentingnya sinergi dan koordinasi antar-instansi demi menciptakan situasi yang kondusif selama pelaksanaan Pilkada. 

“Tahapan pungut dan hitung suara merupakan momen krusial yang harus kita persiapkan secara matang. Pengamanan yang optimal di TPS akan menjadi kunci untuk memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan aman, tertib, dan damai, serta memperkuat persatuan di tengah perbedaan pilihan masyarakat,” tegas Arief Kurniawan.

Berdasarkan analisa dan evaluasi atau anev, Polres Gresik telah mengidentifikasi 1.866 TPS di wilayah Kabupaten Gresik. Berdasarkan anev itu, Polres Gresik telah melakukan klasifikasi tingkat kerawanan. Yakni, sebanyak 1.640 TPS tergolong kurang rawan dan 228 TPS rawan dan tidak ada TPS yang masuk kategori sangat rawan. 

Untuk mencukupi kebutuhan personel pengamanan, Polres Gresik telah mengerahkan tambahan personel BKO sebanyak 60 anggota ke wilayah yang memerlukan.

Kapolres juga mengingatkan bahwa peningkatan tensi politik jelang pemungutan dan penghitungan suara perlu diantisipasi dengan kewaspadaan tinggi. Ia menekankan pentingnya deteksi dini, profesionalisme, netralitas, serta pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas.

“Personel harus memahami karakteristik wilayah pengamanan dan menjaga sikap profesional tanpa arogansi,” ujar mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu.

Pada kesempatan itu, perwira dua melati di pundak itu mewanti-wanti kepada seluruh anggotanya, antara lain pentingnya sinergitas antar-nstansi, deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, pelaksanaan tugas sesuai prosedur, serta pendekatan persuasif kepada masyarakat guna meningkatkan partisipasi dalam Pilkada.

Ia juga mengingatkan agar seluruh personel menjaga kesehatan dan menerapkan sistem kerja berpasangan (buddy system) untuk memastikan pengamanan berjalan maksimal. “Kamtibmas yang kondusif tidak akan terwujud tanpa proses persiapan matang dan kerja sama seluruh pihak,” pungkasnya. (yad)

H-1 Coblosan Pilkada, Polres Gresik Geser Pasukan Pengamanan ke TPS Selengkapnya

Paslon Nomor Urut 1 Bersalawat dan Doa bersama Gus Azmi, Jemaah Doakan Pilbup Gresik Aman dan Gus Yani-dr. Alif Menang

GRESIK,1minute.id – Pasangan Calon atau Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – dr Asluchul Alif menggelar Salawat dan Doa bersama Muhammad Ulul Azmi Askandar al Abshor atau Gus Azmi pada Jumat malam, 22 November 2024.

Ribuan jemaah dan pendukung paslon nomor urut #1 dalam Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik tumblek-blek memenuhi lapangan GKB Convex itu. Mereka berdoa dan bersalawat dengan Syubbanul Muslimin.

Bersalawat dan doa bersama memohon kepada sang Khaliq agar pelaksanaan Pilkada 2024 berjalan kondusif, aman, lancar dan menang. Hari H Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Serentak bakal digelar pada Rabu, 27 November 2024. Ribuan jemaah dan pendukung paslon Gus Yani-dr Alif pun larut dalam doa bersama yang dihadiri oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik itu.

Paslon Gus Yani dan dr Alim memakai baju warna putih dan memakai kopyah kaji warna putih terlihat terharu antusias masyarakat untuk mengikuti gelaran bersalawat dan berdoa dipenghujung masa kampanye itu. 

KHUSYUK : Jemaah Bersholawat dan Doa Bersama Gus Azmi dengan Paslon Cabup-Cawabup Gresik, Gus Yani – dr. Alif di Lapangan GKB Convex pada Jumat malam, 22 November 2024 ( Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Cabup Gresik Fandi Akhmad Yani pada kesempatan itu mengajak seluruh masyarakat di kabupaten Gresik untuk mendoakan agar pelaksanaan Pilkada 2024 berjalan kondusif, aman, lancar. “Pasangan Gus Yan-dr Alif menang,” kata Gus Yani-sapaan akrab- Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

“Jangan lupa nanti tanggal 27 November datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara). Coblos Nomor 1 Yani – Alif,” ujar Magister Mitigasi Bencana dari Universitas Airlangga Surabaya itu.

Gus Yani yang malam itu didampingi oleh Cawabup Gresik dr Alif juga meminta doa masyarakat agar bisa amanah dalam mengemban tugas sebagai Bupati dan Wakil Bupati saat terpilih nanti.

“Doakan kami agar bisa menjadi pemimpin yang amanah, bertanggung jawab, bisa memperhatikan masyarakat dan peduli kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gresik,” ungkapnya.

Sementara itu, Sabtu malam, 23 November 2024, paslon Gus Yani – dr. Alif akan memungkasi masa kampanye bersalawat dan doa bersama dengan KH. Ahmad Anwar Zahid di Lapangan Sunan Giri, Desa Manyar Sidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. (yad)

Paslon Nomor Urut 1 Bersalawat dan Doa bersama Gus Azmi, Jemaah Doakan Pilbup Gresik Aman dan Gus Yani-dr. Alif Menang Selengkapnya

Paslon Gus Yani – dr Alif Silaturahmi ke Tokoh Muhammadiyah, Paparkan Strategi, Pendidikan, Kesehatan hingga Kesejahteraan

GRESIK,1minute.id – Pasangan calon atau Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – dr. Asluchul Alif melakukan silaturahmi ke jajaran pengurus dan tokoh Muhammadiyah. Sebelumnya, silaturahmi dengan warga dan tokoh Nahdlatul Ulama di 18 kecamatan di Gresik.

Pertemuan paslon nomor urut #1 dengan tokoh Muhammadiyah bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah di Jalan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Selasa, 12 November 2024.

Dalam silaturahmi itu, Gus Yani – dr Alif, memaparkan program Nawa Karsa, 9 Navigasi untuk mewujudkan “Gresik Baru Lebih Maju” bila mendapatkan amanah dari warga Kota Santri-sebutan lain – Kabupaten Gresik dalam Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik pada Rabu, 27 November 2024.

Pada kesempatan, Gus Yani, cabup inkumben itu, lebih fokus membahas perbaikan sektor pendidikan, bantuan operasinal sekolah daerah atau BOSDA dan kesejahteraan masyarakat. “Kesejahteraan masyarakat akan menjadi prioritas kami. Akses kesehatan dan pendidikan harus mudah dan merata,” ujar Gus Yani.

Sementara itu, Cawabup dokter Alif tentang peningkatan layanan kesehatan melalui optimalisasi BPJS. Ia mengatakan, bahwa sinergi dengan Muhammadiyah akan menjadi kekuatan penting dalam implementasi program-program tersebut. “Muhammadiyah memiliki peran besar dalam mendukung pembangunan, dan kami ingin terus berkolaborasi untuk kemajuan Gresik,” ujarnya.

Pasangan calon yang diusung seluruh parlemen dan non parlemen itu  berharap dukungan dari organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah dapat memperkuat perjuangan mereka dalam membangun Gresik yang lebih sejahtera. (yad)

Paslon Gus Yani – dr Alif Silaturahmi ke Tokoh Muhammadiyah, Paparkan Strategi, Pendidikan, Kesehatan hingga Kesejahteraan Selengkapnya

KPU Gresik Siap Melayani Pemilih Pindah Pilih Sampai H-7 Coblosan, Ini Alasannya

GRESIK,1minute.id – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik, Jawa Timur menggelar sosialisasi Layanan Daftar Pemilih Pindahan (DPTb), Pemilihan Gubernur Jatim dan Pemilihan Bupati Gresik 2024 di Hotel Santika Gresik pada Senin, 21 Oktober 2024. 

Sosialisasi ini diikuti para ketua Asosiasi Kepala Desa atau AKD, pengawas pemilu independen, serta para kepala organisasi perangkat daerah menghadirkan dua narasumber yakni Zuhri Firdaus, Divisi Pengolahan Data dan Informasi KPU Gresik dan Habibur Rohman, Koordinator Divisi Pencegahan, Humas, Parmas Bawaslu Gresik.

“Sosialiasasi salah satu ikhtiar optimalkan informasi sehingga meningkatkan partisipasi pemilih,” kata Zuhri Firdaus. Dalam Pilgub Jatim dan Pilbup Gresik digelar pada 27 November 2024, penyelenggara pemilu telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap atau DPT sebanyak 971.740. Rinciannya, pemilih laki-laki 484.071 dan perempuan 487.669 orang. Sedangkan jumlah tempat pemungutan suara atau TPS 1.868.  “DPT ini telah ditetapkan oleh KPU Gresik pada 18 September 2024,” terang Firdaus.

Pascapenetapan DPT ditetapkan, kata Firdaus, penyelenggara pemilu membuka layanan kepada pemilih untuk pindah tempat mencoblos. Per 18 Oktober 2024 berdasarkan data yang didapat 1minute.id  sejak KPU Gresik membuka layanan DPTb masuk sebanyak 14 orang dan DPTb keluar 28 orang. “Perpindahan pemilih antarkabupaten/kota dalam satu provinsi mendapatkan 1 surat suara untuk Pemilu Gubernur,” katanya. “Sedangkan, perpindahan antardesa/kelurahan dalam satu kabupaten tetap dapat dua surat suara yakni Pulgub dan Pilbup,” imbuhnya.

KPU Gresik masih membuka layanan DPTb sampai 28 Oktober 2024 di kantor komisi di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik mulai pukul 08.00 WIB – 16.00 WIB. “KPU juga berkolaborasi dengan Didukcapil Gresik membuka layanan DPTb di Gressmall mulai 23-26 Oktober 2024 pukul 10.00 sampai 20.00 WIB,” terang Firdaus. 

Ia pun berharap masyarakat di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bisa menggunakan kesempatan layanan DPTb sehingga tidak kehilangan hak pilih. “Meski, KPU Gresik juga tetap melayani DPTb pada H-7 pemungutan suara,” tegasnya. Layanan DPTb pada H-7 atau 20 November 2024 untuk empat alasan yakni ; menjalani rawat di rumah sakit ;  tertimpa bencana alam ;  menjadi tahanan dan pemilih menjalan tugas saat pemungutan suara.  “Kita tidak memprediksi kejadian tersebut,” tegasnya.

KPU Gresik memberikan kemudahan pemilih kepada DPTb untuk bisa menyalurkan hak politik dalam Pilgub Jatim maupun Pilbup Gresik bertujuan meningkatkan partisipasi dalam hajatan 5 tahunan ini. Berdasarkan catatan 1minute.id pada Pilkada Serentak September 2020 partisipasi pemilih di Kabupaten Gresik mencapai 82 persen. Pada Pemilu Serentak 14 Februari 2024, yakni pemilihan legislatif dan pemilihan presiden partisipasi masyarakat lebih tinggi lagi mencapai 88 persen. Capaian partisipasi pemilih dalam dua pemilu itu menjadi pekerjaan rumah bagi komisioner pemilu di Kabupaten Gresik. 

Firdaus menyebut, pihaknya all out melakukan sosialiasasi kepada masyarakat Gresik. Sosialisasi dilakukan di sekolah-sekolah untuk pemilih pemula, pemasangan umbul-umbul bahan kampanye di setiap sudut di desa/kampung di Kabupaten Gresik. “Semoga nanti bisa mencapai target mengingat kalau kita tolak ukurnya di tahun 2020 tingkat partisipasi Kabupaten Gresik itu 82% ini menjadi PR berat bagi kami apalagi Pemilu 2024 kemarin 88%,” harapnya. (yad)

KPU Gresik Siap Melayani Pemilih Pindah Pilih Sampai H-7 Coblosan, Ini Alasannya Selengkapnya

Jelang Pilbup Gresik, Polres Gresik Semakin Intensif Patroli Kamtibmas

GRESIK,1minute.id – Tahapan pemilihan bupati atau Pilbup Gresik memasuki Pendaftaran Pasangan Calon atau Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Masih satu paslon yakni Fandi Akhmad Yani dan dr Asluchul Alif Maslichan atau Yani-Alif mendaftar ke KPU Gresik. 

Pendaftaran akan di tutup pada Rabu, 4 September 2024 pukul 23.59 WIB. Partai atau gabungan partai bisa mendaftarkan paslon  ke kantor komisi penyelenggara pemilihan bupati di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. 

Disisi lain,  Kepolisian Resor atau Polres Gresik semakin intensif melakukan patroli di beberapa tempat yang strategis. Antara lain,  kantor KPU Gresik, pasar, perkantoran, serta objek vital atau Obvit di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Patroli dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat atau Kamtibmas ini dipimpin oleh Kepala Sub Unit atau Kasubnit Pengendalian Massa atau Dalmas Polres Gresik Aipda Hari. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan mengatakan, kegiatan patroli merupakan bagian dari upaya Polres Gresik dalam menjaga kamtibmas di wilayah hukumnya. “Kami berkomitmen untuk menjaga kondusifitas wilayah demi terciptanya suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” ujar Arief Kurniawan pada Senin, 2 September 2024.

Dalam patroli tersebut, personil Sat Samapta juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar senantiasa bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga Kamtibmas, khususnya menghadapi Pemilu serentak 2024. 

“Kami berharap, masyarakat dapat bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan demi terwujudnya pesta demokrasi yang damai dan berintegritas,” ujar mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu. 

Perwira dua melati di pundak itu juga mengapresiasi kerja keras dan dedikasi personil Sat Samapta dalam melaksanakan kegiatan patroli tersebut. 

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Gresik dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjaga keamanan selama proses demokrasi, terutama menghadapi Pemilu tahun 2024,” lanjut alumnus Akpol 2004 itu. 

Ia juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024 ini. “Mari kita bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan kondusif demi suksesnya Pemilu tahun 2024,” pungkasnya. (yad) 

Jelang Pilbup Gresik, Polres Gresik Semakin Intensif Patroli Kamtibmas Selengkapnya

Hanya Satu Paslon, KPU Gresik Perpanjangan Masa Pendaftaran hingga 1 September 

GRESIK,1minute.id – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik memperpanjang masa pendaftaran pasangan calon atau paslon untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik 2024.

Masa injuri time selama 3 hari, mulai Jumat, 30 Agustus hingga Ahad, 1 September 2024. Perpanjangan masa pendaftaran itu dilakukan dikarenakan sampai berakhir masa pendaftaran pada Kamis, 29 Agustus 2024 pukul 23.59 WIB hanya ada satu paslon yang mendaftar, yakni Fandi Akhmad Yani  dengan Asluchul Alif Maslichan

Menurut Ketua KPU Gresik Akhmad Taufik,  perpanjangan masa pendaftaran itu, merujuk pada Pasal 134 PKPU 2024. Jika hanya ada satu paslon maupun menyisakan partai politik peserta pemilu yang belum mengusulkan pasangan calon maka KPU mempertimbangkan untuk memperpanjang masa pendaftaran Pilbup Gresik.

“Sampai penutupan pendaftaran hanya Yani-Alif yang mendaftar. Sehingga, masa pendaftaran di perpanjangan selama 3 hari, sampai 1 September 2024,” kata Ketua KPU Gresik Akhmad Taufik kepada 1minute.id pada Jumat, 30 Agustus 2024. 

Berdasarkan hasil penelitian dan verifikasi berkas kelengkapan pendaftaran paslon Yani-Alif mendapatkan delapan rekomendasi dari parpol yang memiliki kursi di DPRD Gresik. Rinciannya, dua parpol pengusung dan enam parpol yang mendukung. “Yang masuk ke kami hanya 8 parpol kang,” tegasnya. 

Untuk diketahui,  kontestasi pemilihan legislatif atau Pileg 2024 diikuti 18 parpol di Gresik. Hasil coblosan yaitu, PKB dengan 14 kursi ; Gerindra (10) ! PDI-Perjuangan (9) ; Partai Golkar (6); Partai Demokrat (3), PPP (3) ; PAN (3) dan NasDem (2). Paslon Yani-Alif mendapatkan diusung dan didukung 8 parpol yang memiliki 50 kursi atau seluruh kursi di DPRD Gresik. Sedangkan, 10 parpol lainnya tidak mendapatkan kursi.  

Pada pendaftaran Pilbup Gresik pada 27 Agustus 2024, para ketua parpol non parlemen turut mengantarkan Yani-Alif mendaftar ke kantor KPU Gresik yang berada di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Bahkan, para ketua parpol berada dalam satu ruangan pendaftaran. (yad) 

Hanya Satu Paslon, KPU Gresik Perpanjangan Masa Pendaftaran hingga 1 September  Selengkapnya

Jalin Silaturahmi. Ini Harapan Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan kepada Toga dan Tomas

GRESIK,1minute.id – Kepala Kepolisian Resor GresikAjun Komisaris Besar Polisi atau Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan kembali melakukan silaturahmi pasca melakukan kunjungan kerja ke Pulau Bawean, Gresik.

Selama dua hari terakhir, 29 dan 30 Juli 2024, mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu melakukan road show untuk bersilaturahmi di tiga tempat. Pada Senin, 29 Juli 2024 Arief Kurniawan mengunjungi Kantor DPRD Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim,  Gresik. Arief disambut oleh pimpinan DPRD Gresik yakni Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir dan 3 wakil ketua yakni Achmad Nur Hamim, Mujid Riduan dan Nur Saidah.

Setelah itu, alumnus Akpol 2004 itu melanjutkan silaturahmi ke Pondok Pesantren atau Ponpes Darul Ihsan di Kecamatan Menganti. AKBP Arief Kurniawan yang didampingi Kabag SDM Dedi Winardi dan Kapolsek Menganti AKP Roni Ismullah ditemui langsung pemangku pondok yakni KH Mulyadi yang juga Ketua PCNU Gresik itu.

Kemudian, Selasa 30 Juli 2024, Kapolres Gresik yang baru menjabat itu bersilaturahmi ke Ponpes Qomaruddin di Kecamatan Bungah. Arief Kurniawan disambut oleh pengasuh Ponpes KH. Alauddin. Dalam silaturahmi itu, Kapolres AKBP Arief Kurniawan mengucapkan terimakasih atas sinergitas antara Polri dengan tokoh agama atau Toga dan tokoh masyarakat atau Tomas yang telah menjadi kondusivitas keamanan dan ketertiban di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik selama ini. 

Kapolres mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, terutama menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024.

“Kami berharap tokoh agama dapat berperan aktif dalam mencegah konflik sosial dan menjadi penengah jika terjadi permasalahan di masyarakat,” ujar Kapolres Arief Kurniawan. (yad)

Jalin Silaturahmi. Ini Harapan Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan kepada Toga dan Tomas Selengkapnya