Wabup Gresik Bagikan PKH Plus Jaslut Senilai Rp 1,66 Miliar untuk 3.335 KPM

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyerah bantuan sosial program Keluarga Harapan Plus Jaminan Sosial Lanjut (PKH Jaslut) di dua kecamatan yakni Menganti dan Balongpanggang pada Selasa, 13 September 2022.

PKH Plus Jaslut ini dialokasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik 2022. Pemkab Gresik mengalokasikan anggaran Rp 1,66 miliar untuk 3 335 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setiap penerima manfaat program ini mendapat Rp 2 juta pertahun. Pencarian dilakukan 4 tahap. Setiap tahap penerima manfaat mendapatkan bantuan Rp 500 ribu per KPM.

Syarat penerima PKH Plus Jaslut diantaranya berusia berusia 70 tahun dan kurang mampu ekonominya. Nah, Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah menyerah secara simbolis Bansos PKH Plus Jaslut ini pada tahap III. Penyaluran PKH Plus Jaslut ini dilakukan melalui Bank Jatim di 18 kecamatan se-Kabupaten Gresik. Dan untuk hari ini, diberikan di Kecamatan Menganti sebanyak 277 KPM dan Kecamatan Balongpanggang sebanyak 147 KPM.

Wabup Gresik Aminatun Habibah mengatakan, bantuan sosial yang diberikan hari ini hendaknya dimanfaatkan untuk kebutuhan-utama. Kebutuhan sehari-hari atau bahkan kebutuhan yang sifatnya produktif. Tujuan bantuan ini meningkatkan kualitas hidup para lansia penerima manfaat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

“Dengan besarnya manfaat yang didapat masyarakat, maka data yang ada baik data di Dinsos maupun data di tim pendamping PKH akan terus diupdate sehingga pemberian bansos tepat sasaran. Kepada masyarakat juga diharapkan kesediaannya melepas status penerima Bansos PKH jika dirasa dirinya sudah mampu, sehingga bisa dialihkan kepada orang lain yang membutuhkan,”ujar Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini.

Suwarno, salah satu warga Desa Jombangdelik, Balongpanggang yang hadir mewakili ibunya Sriati, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan yang diterima ini nantinya akan digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari ditengah naiknya harga BBM baru-baru ini.

Kehadiran Wakil Bupati Aminatun Habibah di dua Kecamatan wilayah Gresik Selatan ini tidak sendiri, bersamanya hadir pula Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh, Koordinator PKH Gresik Diana, serta masing-masing Camat di dua kecamatan tersebut.

Sebagai informasi, penyaluran Bansos PKH Plus Jaslut tahap III tahun 2022 ini dimulai hari Senin 12 September 2022 untuk Kecamatan Gresik, kemudian dilanjutkan hari ini untuk Kecamatan Menganti, Balongpanggang, Cerme, Manyar dan Tambak, 

Penyaluran berikutnya dilanjutkan hari Rabu 14 September 2022 untuk Kecamatan Benjeng, Duduksampeyan, Dukun, Ujungpangkah, Sangkapura dan Tambak. Kemudian hari Kamis 15 September 2022 untuk Kecamatan Bungah, Driyorejo, Kebomas, Kedamean, Wringinanom dan Sidayu. (yad)

Wabup Gresik Bagikan PKH Plus Jaslut Senilai Rp 1,66 Miliar untuk 3.335 KPM Selengkapnya

Update Data Objektif, PKH plus Jaslut Bisa Entas Kemiskinan di Gresik

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mendatangi rumah nenek Sri, 84 tahun. Ia warga Desa Sirnoboyo, Kecamatan Benjeng. Usia lanjut membuat nenek Sri mengalami gangguan penglihatan dan pikun. Nenek Sri hanya bisa berbaring di tempat tidur dirumah yang sederhana. 

Kedatangan Wabup Aminatun Habibah bersama Plt Kepala Dinas Sosial Gresik Mahfud Ahmadi ; Camat Benjeng Suryo Wibowo ; serta Koordinator PKH Kabupaten Gresik Lestari Widodo untuk menyampaikan bantuan. Bantuan Program Keluarga Harapan plus Jaminan Sosial Lanjut Usia (PKH plus Jaslut).

Penyaluran PKH dan Jaslut dipusatkan di Balai Desa Sirnoboyo. Sebanyak 203 orang termasuk nenek Sri yang mendapatkan program triwulanan senilai Rp 2 juta tersebut. Penerima manfaat  PKH plus Jaslut minimal berusia 70 tahun.

Aminatun Habibah mengatakan bantuan sosial untuk masyarakat lanjut usia ini merupakan salah satu bantuan sosial dari pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup para lansia agar tidak menjadi beban di keluarga yang tidak mampu. Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah mewanti-wanti kepada Kepala Desa dan tim pendamping PKH agar bantuan ini dikawal dan dipastikan tepat sasaran. Mulai dari tahap pendataan maupun ketika proses pencairan dana kepada penerima manfaat. 

“Kepada Kepala Desa dan minta agar pendataannya selalu update. Harus obyektif nggih. Benar-benar murni karena kondisi ekonomi calon penerima manfaatnya,” pesan Bu Min. Ketepatan data ini merupakan faktor yang penting dalam keberhasilan program bantuan sosial. Sebab, bantuan sosial ini ditujukan untuk masyarakat yang membutuhkan sehingga bisa memutus kemiskinan. “Kedepan, Kabupaten Gresik akan dijadikan proyek percontohan untuk pengentasan kemiskinan di wilayah,”kata Bu Min. 

PKH plus Jaslut kerja sama antara Pemerintah  Kabupaten (Pemkab) Gresik dengan Bappeda Provinsi Jawa Timur, dimana nanti akan diracik strategi yang pas bagaimana cara untuk mengurangi angka kemiskinan. “Semangatnya adalah, bagaimana semua masyarakat di Kabupaten Gresik ini bisa menjadi masyarakat yang sejahtera,”kata Bu Min. (yad)

Update Data Objektif, PKH plus Jaslut Bisa Entas Kemiskinan di Gresik Selengkapnya