Seri Lawan Persibo Bojonegoro, Bagaimana Nasib Gresik United di Liga 2 Indonesia?

GRESIK,1minute.id – Gresik United versus Persibo Bojonegoro berakhir imbang, 0-0 di Stadion pada Jumat, 21 Februari 2025. Raihan satu poin di akhir babak Play Off Degradasi Liga 2 Indonesia ini tidak sesuai harapan pelatih dan pemain Gresik United. 

Coach Gresik United Djajang Nurdjaman, menyebut biang kerok kegagalan tim berjuluk Laskar Joko Sanudro membawa pulang 3 poin adalah pengadil di lapangan alias wasit. “Lagi-lagi keputusan wasit sangat kami menyayangkan,” kata Coach Djanur pada sesi konfrensi pers usai pertandingan yang berlangsung di Stadion Letjend H. Soedirman pada Jumat, 21 Februari 2025.

Kegagalan mencuri 3 poin dari Persibo Bojonegoro ini menjadi Gresik United mendapatkan 12 poin dan nangkring di posisi 3 klasemen sementara grup J. Sedangkan, Persibo Bojonegoro di urutan ke-4 dengan 10 poin. Akan tetapi, Persibo Bojonegoro menyisakan satu pertandingan ke kandang Persiwar Waropen yang sudah pasti terdegradasi ke liga 3 Indonesia. 

“Hasil tidak kami inginkan hasil seri, target kami membawa pulang 3 poin sehingga secara otomatis bisa bertahan di Liga 2. Masih punya peluang di play off nanti,” tegas Djanur.

Kini, suporter setia Gresik United, Ultras Gresik lebih banyak berdoa dengan harapan Renan da Silva dkk bangkit dan bisa tetap bertahan di kasta kedua sepak bola Indonesia. Sebab, target awal masuk ke Liga 1 Indonesia di musim 2025/2026 sudah harus di kubur dalam-dalam. (yad)

Seri Lawan Persibo Bojonegoro, Bagaimana Nasib Gresik United di Liga 2 Indonesia? Selengkapnya

Gagal Raih 3 Poin Menjamu Persekat Tegal. Bagaimana Peluang Gresik United Bertahan di Liga 2 Indonesia ?

GRESIK,1minute.id – Coach Gresik United Djajang Nurdjaman tertunduk lesu. Target tiga poin gagal diraih saat menjamu Persekat Tegal di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Ahad, 9 Februari 2025.

Bermain dihadapan 2.029 suporter fanatik, Ultras Gresik, tim berjuluk Laskar Joko Samudro hanya bisa meraih 1 poin. Keunggulan 2-1 di babak pertama tidak bisa dipertahankan oleh Renan da Silva dkk sehingga bisa dibobol oleh Felipe De Figueiredo di menit ke-48. Pertandingan berakhir 2-2. 

Kegagalan Renan Da Silva dkk meraih 3 poin ini membuat arsitek Gresik United Djajang Nurdjaman terlihat kecewa. Sementara itu, pelatih Persekat Tegal I Putu Gede memberikan apresiasi kepada para pemainnya meskipun hasil pertandingan tidak sesuai ekspektasi. Gagal membalas kekalahan saat laga sebelumnya di awal babak Play Off Degradasi Liga 2 Indonesia.

Kompetisi kasta kedua Liga Indonesia yang berlangsung ketat ini mendapatkan penjagaan ketat dari aparat kepolisian Resor Gresik. Sebanyak 400 personel keamanan gabungan di kerahkan untuk menjaga keamanan selama 2 x 45 menit. Pertandingan berlangsung aman. Presiden klub Gresik United Fandi Akhmad Yani menyaksikan langsung laga pekan kelima ini.

Usai pertandingan Djanur berjalan tertunduk karena mendapat hasil mengecewakan. “Target kami menang.

Sangat menyesalkan, banyak peluang yang tercipta tapi hanya dua yang bisa di konversi menjadi gol,” ujar Djanur didampingi Muhammad Putra Pradananta

saat Konfrensi Pers usai pertandingan pada Ahad, 9 Februari 2025.

Djanur merasa kecewa hasil imbang 2-2 ini. Sebab, raihan satu poin menjadikan kans Gresik United berpotensi bakal semakin berat untuk bisa bertahan di liga kasta kedua di Indonesia. Babak play off degradasi menyisakan tiga pertandingan yakni dua kali tandang dan sekali kandang.

Laga pekan kelima ini, Gresik United baru mengantongi 8 poin dari dua kali menang, dua kali seri dan sekali kalah. Sedangkan, Persekat Tegal berada di puncak klasemen sementara di grup J dengan mengantongi 10 poin (3 kali menang, 1 kali seri dan 1 kali kalah). 

“Sebagai pelatih saya tetap optimistis Gresik United bisa bertahan di Liga 2 Indonesia,” tegas Coach Djanur. Untuk bisa bertahan di Liga 2 Indonesia, ia meminta Renan Da Silva dkk untuk bekerja lebih ekstrakeras. “Kerja keras harus ditingkatkan lagi kalau ingin tetap (Liga 2 Indonesia,Red). Dan, saya minta kepada suporter dan warga Gresik,” katanya dengan nada suara lirih.

Sementara itu, pelatih Persekat Tegal I Putu Gede memberikan apresiasi kepada Taufiq dkk. Meski, hasil imbang 2-2, tidak sesuai ekspektasinya. Ia mengaku kedatangannya ke home base Gresik United untuk membalas kekalahan sebelumnya. Putu Gede sempat semringah setelah gol cepat Chrystna Bhagasraca di menit ke-16.

“Gol cepat, sempat membuyarkan skenario awal, segi psikis dan mental. Sehingga bermain bertahan. Padahal kita butuh poin menang bukan bertahan,” tegasnya. Bermain bertahan membuat Gresik United mengobok-obok pertanahan Persekat. Dua gol Gresik United diciptakan oleh Alif Jselani menit ke-24  dan Renan Da Silva di menit 45. Babak pertama skor 2-1. 

Memasuki babak kedua, I Putu Gede mengubah strategi dan berhasil menyamakan kedudukan 2-2 lewat kaki Felipe De Figueiredo di menit ke-48. “Pertandingan sangat bagus.Hanya saja Gresik belum beruntung. Kami belajar dari kekalahan pertama di Tegal,” tegasnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi | Foto : Gresik United Official

Gagal Raih 3 Poin Menjamu Persekat Tegal. Bagaimana Peluang Gresik United Bertahan di Liga 2 Indonesia ? Selengkapnya

Laga Play Off Degradasi, Coach Gresik United Waspadai Kebangkitan Persekat Tegal di Stadion G-JOS

GRESIK,1minute.id – Gresik United akan menjamu Persekat, Tegal di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Ahad, 9 Februari 2025. Arsitek Gresik United Djajang Nurdjaman mengatakan situasi tiada pilihan, yakni harus menang. 

Sementara itu, pelatih Persekat Tegal Putu Gede menyatakan, berharap bisa membayar hutang kekalahan pada pertandingan sebelumnya. Lanjutan babak Play Off Degradasi Liga 2 Indonesia antara Gresik United versus Persekat Tegal di Stadion G-JOS diprediksi akan berlangsung ketat.

Pelatih Gresik United Djajang Nurdjaman mengatakan, laga lanjutan babak Play Off Degradasi Liga 2 Indonesia semua penting. “Situasi tiada pilihan, yakni harus menang,” tegas Coach Djanur sapaan akrab-Djajang Nurdjaman dalam Pre Match di Stadion G-JOS pada Sabtu, 8 Februari 2025.

Saat ini, para pemain tim berjuluk Laskar Joko Samudro masih menjalani tahap recovery dari lawatan ke kandang Persiwar Waropen, Papua yang berkesudahan berbagi kacamata, 0-0 itu. “Tim baru pulang dari Papua, masih tahap recovery, semoga besok semua sudah bugar kembali,” ujarnya didampingi salah satu pemain Gresik United Pradananta.

Djanur mengungkapkan, pihaknya telah mempersiapkan strategi khusus dalam menghadapi Persekat Tegal, Ahad besok, 9 Februari 2025. Strategi yang disiapkan itu, untuk mewaspada kebangkitan Persikat, Tegal. “Persikat Tegal, 4 kali laga, hanya sekali kalah dan 3 kali menang sehingga di puncak klasemen sementara. Karena itulah kami betul-betul aware, sangat mewaspadai,” tegasnya.

Karena itu, Djanur terus memompa semangat Dicky Kurniawan dkk. “Tidak kata lain anak-anak harus kerja ekstra keras, fighting spirit tinggi, motivasi,” tegasnya.

Ditempat sama, Pelatih Persekat Tegal I Putu Gede mengatakan, pihaknya tidak memiliki persiapan khusus dalam menghadapi Gresik United. Sebab, jadwal pertandingan di babak Play Off Degradasi Liga 2 Indonesia sangat padat.

“Tidak ada persiapan khusus . Karena jarak permainan sangat dekat. Sehingga hanya menginventarisasi pemain yang fit,” katanya. Meskipun tanpa persiapan khusus, Putu Gede memiliki misi khusus yakni memenangi pertandingan di kandang Gresik United. “Mudah-mudahan besok bisa membayar hutang atas kekalahan di pertandingan pertama,” katanya. 

Untuk diketahui, pada laga perdana babak Play Off Degradasi, Perseket Tegal keok di kandang saat menjamu Gresik United dengan skor 1-2. Pascakelalahan dari Gresik United itu, Persekat bangkit dan memenangi  3 laga lainnya di grup J sehingga meraih 9 poin. Sementara, Gresik United nangkring di posisi kedua dengan 7 poin dari dua kali menang, sekali seri dan sekali kalah. (yad)

Laga Play Off Degradasi, Coach Gresik United Waspadai Kebangkitan Persekat Tegal di Stadion G-JOS Selengkapnya

Berbagi Kacamata dengan Persiwar, 0-0 Gresik United Nangkring di Posisi Puncak Klasemen 

GRESIK,1minute.id – Gresik United berbagi kacamata, 0-0 saat ngeluruk ke kandang Persiwar Waropen di stadion Stadion Mandala, Jayapura pada Selasa, 4 Februari 2025.

Asisten Pelatih Gresik United Andik Ardiansyah masih optimistis tim berjuluk Laskar Joko Samudro bisa bertahan di kasta kedua Liga Indonesia. “Teman-teman pemain sudah maksimal, namun belum berhasil membawa pulang tiga poin. Optimistis masih bisa mempertahankan Liga 2,” kata Coach Andik Ardiansyah dalam sesi konferensi pers usai pertandingan pada Selasa, 4 Februari 2025.

Andik Ardiansyah yang di dampingi Dian Ardi, salah satu pemainnya melanjutkan semua tim yang berada di grup J babak Play Off Degradasi Liga 2 Indonesia masih memiliki peluang sama untuk tetap bertahan di kasta kedua Liga Indonesia. 

“Mengamankan posisi memang harusnya sesuai target kami (3 poin) sendiri yakni lolos babak play off. Sehingga semua harus kita manfaatkan. Optimis dan fokus. Namun, realitas di lapangan hasilnya seperti itu. Tapi, teman-teman sudah berjuang sangat keras,” katanya.

Dengan raihan satu poin ini, tim yang ber-home base di Stadion Joko Samudro atau G-JOS ini meraih 7 poin dari 4 kali pertandingan ( 2 menang, 1 seri dan 1 kalah) menempati posisi pertama klasemen sementara di grup J. Sedangkan di posisi kedua, ketiga dan keempat yakni Persibo Bojonegoro ; Persekat Tegal dan Persiku Kudus.

Ketiga tim itu memiliki poin sama yakni 6 dari 3 kali pertandingan. Rabu besok, 5 Februari 2025,  Persekat Tegal vs Persibo Bojonegoro di Stadion Trisanja, Tegal. Sedangkan, Persiwar Waropen berada di juru kunci dengan meraih 1 poin dari 4 kali pertandingan. (yad)

Berbagi Kacamata dengan Persiwar, 0-0 Gresik United Nangkring di Posisi Puncak Klasemen  Selengkapnya

Ngeluruk ke Kandang Persiwar, Asisten Pelatih Gresik United  Bawa Kekuatan Penuh untuk Curi 3 Poin

GRESIK,1minute.id – Gresik United ngeluruk ke kandang Persiwar, Waropen. Asisten pelatik Andik Ardiansyah membawa kekuatan penuh untuk mengobrak-abrik kandang Persiwar dalam lanjutan laga Play Off Degradasi Liga 2 Indonesia.

Andik optimistis tim berjuluk Laskar Joko Samudro ini bisa mencuri tiga poin untuk dibawa sebagai oleh-oleh bagi  pecinta sepak bola di Gresik, Ultras Gresik. 

Target menang melawan Persiwar Waropen tidak semudah membalikkan tangan. Karena itulah, Andik Ardiansyah memboyong 18 pemainnya lebih awal untuk adaptasi cuaca disana. Laga Gresik United versus Persiwar Waropen akan dihelat pada Selasa besok, 4 Februari 2025. 

“Jauh-jauh hari kita ke tanah Papua, kita berusaha main semaksimal mungkin dari persiapan yang dilakukan menghasilkan poin positif pertandingan besok,” ucap Asisten Pelatih Gresik United Andik Ardiansyah.

Ia melanjutkan, kedatangan Gresik United ke kandang Persiwar dengan semangat optimistis. Sebab, laga sebelumnya, menjamu Persibo Bojonegoro bisa Gresik United menang secara dramatis dari tertinggal 2 gol dan membalik skor menjadi 4-2.

“Kita akan berusaha terus menjaga tren positif, meraih 3 poin,” kata Andik Ardiansyah dalam konfrensi Pers di Stadion Mandala, Jayapura, sehari menjelang laga pada Senin, 3 Februari 2025. Ia pun mewanti-wanti kepada skuadnya untuk konsentrasi. Sebab, di mata Andik Ardiansyah, pemain Persiwar memiliki kecepatan dan semangat juang yang tinggi.

“Secara individu pemain Waropen bagus, kecepatan mereka, fighting spirit,” ujarnya. Apalagi, laga play off degradasi kasta kedua Liga Indonesia di grup J semua tim memiliki kans sama untuk tetap berada di Liga 2 Indonesia. “Semua tim berpeluang sama, belum dipastikan siapa yang lolos. Kami akan berusaha sekuat tenaga tetap bertahan di Liga 2,” tegasnya.

Sementara itu, Kapten Gresik United Soni Setiawan menambahkan para pemain sudah siap dengan pertandingan besok. “Kondisi pemain yang datang lebih awal ke Papua, memiliki waktu istirahat yang cukup. Agar bisa menghasilkan poin di sini,” katanya. (yad)

Ngeluruk ke Kandang Persiwar, Asisten Pelatih Gresik United  Bawa Kekuatan Penuh untuk Curi 3 Poin Selengkapnya

Bangkitnya Akbar Firmansyah dan Jose Wilkson, Gresik United Libas Persibo Bojonegoro skor 4-2

GRESIK,1minute.id – Pemain Gresik United menetapi janji meraih 3 poin saat menjamu Persibo, Bojonegoro pada laga Play Off Degradasi Liga 2 Indonesia di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Selasa, 28 Januari 2025.

Sempat tertinggal dua gol, Gresik United bisa membalikkan kendaan menjadi 4-2 karena semangat pantang menyerah. Sebanyak 2.679 penonton memberikan aplaus kepada Renan da Silva dkk. 

“Kita akui kalau permain tim, kita kalah setengah strip dari Persibo. Pemain mereka berpengalaman. Tapi, kita bisa imbangi dengan semangat tinggi, itulah sepak bola. Siapa yang memiliki keinginan menang,” kata Pelatih Gresik United Djajang Nurdjaman usai pertandingan pada Selasa, 28 Januari 2025.

Djanur, begitu sapaan, memberikan apresiasi kepada pemain yang telah bekerja keras luar biasa untuk bisa meraih 3 poin. ” Sempat tertinggal 2 gol. Dan, akhirnya mengubah menjadi 4-2. Ini luar biasa,” tegasnya.

Laga lanjutan, play off degradasi liga 2 Indonesia antara Gresik United menjamu Persibo, Bojonegoro di helat di stadion G-JOS. Laga kali ketiga di grup J ini disaksikan 2.679 penonton. Suporter fanatik Gresik United, Ultras Gresik.

Di awal.pertandingan, Gresik United langsung menyerang untuk mencetak gol cepat. Sehingga mendominasi permainan. Sayangnya, sejumlah peluang yang diperoleh Renan da Silva dkk tidak berbuah gol. Gresik United malah kebobolan di menit ke-40 lewat tendangan kaki kanan Ardi Maulana.

Babak kedua, Coach Djanur mengubah strategi dengan mengganti Renan da Silva dengan Akbar Maulana. Pada menit 49 tendangan Otavio Dutra di menit ke-49, membuat skor menjadi 2-0.

Pemain pengganti Akbar Firmansyah tampil gemilang dengan mencetak dua gol cepat pada menit ke-51 dan 66, menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Gresik United memastikan kemenangan melalui dua gol  Jose Wilkson pada menit ke-91 dan 95. Skor akhir 4-2 untuk kemenangan tuan rumah. 

“Ini pertandingan luar biasa. Semoga kemenangan ini terus membangkitkan semangat teman. Pantang menyerah,” kata Akbar Firmansyah. (yad)

Bangkitnya Akbar Firmansyah dan Jose Wilkson, Gresik United Libas Persibo Bojonegoro skor 4-2 Selengkapnya

Main di Kandang, Gresik United Antiklimaks, Kalah 0-1 dari Persiku Kudus

GRESIK,1minute.id – Gresik United mengalami antiklimaks. Tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu harus mengakui kekalahan saat menjamu Persiku Kudus dengan skor 0-1 di Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Jumat, 24 Januari 2025.

Meski kalah tipis, keoknya tim besutan Djajang Nurdjaman ini harus menjadi sinyal lampu kuning. Bila tidak segera bangkit bisa berpotensi melorot ke kasta ke Liga III Indonesia. 

Coach Djanur-sapaan-Djajang Nurdjaman mengakui hasil akhir yang tidak sesuai ekspektasi saat menjamu Persiku Kudus di lanjutan Play Off Degradasi Liga 2 Indonesia ini diluar prediksinya. 

Ia pun secara gentleman meminta maaf kepada para suporter Gresik United, Ultras Gresik. “Saya mohon maaf kepada Ultras Gresik,” ujar Djanur saat Konferensi Pers usai laga pada Jumat, 24 Januari 2025.

Gol semata wayang dari Antoni Putro Nugroho di menit ke-77 yang mengubah skor menjadi 0-1, tidak perlu diratapi. Tapi, menjadi introspeksi untuk berbenah agar lebih greng di laga-laga berikutnya.  “Kekalahan ini bukan berarti (Gresik United,Red) kiamat. Di laga berikutnya melawan Persibo Bojonegoro harus menang,” tegasnya. 

Kekalahan di kandang kali pertama tidak harus diratapi. Sebab, masih ada laga 6 ( 3 home dan 3 tandang) berikutnya. Di grup J ini, Gresik United bersama Persibo Bojonegoro ; Persiku Kudus ; Persekat Tegal dan Persewar Waropen.

Persaingan sangat ketat. Setiap laga bagai final. Pelatih dan pemain harus mampu meracik strategi dengan baik, serta menjaga konsentrasi tinggi untuk menghindari kegagalan yang dapat mengakhiri perjalanan mereka di Liga 2.

Pernyataan serupa disampaikan Djoko Supriyanto, yang juga meminta maaf kepada suporter, terutama Ultras Gresik. “Hasil ini sangat mengecewakan bagi kami dan suporter. Sekali lagi, kami minta maaf atas hasil ini,” katanya. (yad)

Main di Kandang, Gresik United Antiklimaks, Kalah 0-1 dari Persiku Kudus Selengkapnya

Besok, Gresik United Siap Jamu Persiku Kudus di Stadion G-JOS

GRESIK1minute.id – Babak Play off degradasi Liga 2 Indonesia berlanjut. Pada Jumat, 24 Januari 2025, Gresik United akan menjamu Persiku Kudus di Stadion Gelora Joko Samudro alias G-JOS.

Main di kandang, tim berjuluk Laskar Joko Samudro memiliki optimistis tinggi bisa meng-KO Persiku. Optimistis itu, bukan tanpa alasan. Pada laga perdana, play off Gresik United yang ngeluruk ke kandang Persekat Tegal bisa membawa pulang 3 poin. Memukul tim tuan rumah dengan skor 2-1. 

Nah, di laga pekan kedua, Jumat besok, 24 Januari 2025, tim yang diarsiteki oleh Djajang Nurdjaman – biasa disapa – Djanur  bakal bermain di hadapan suporter fanatiknya, Ultras Gresik akan meningkatkan adrenalin pemain Gresik United. Apalagi, selama babak penyisihan di liga kasta kedua Indonesia ini, Dicky Kurniawan dkk belum pernah kalah di stadion G-JOS.

Pelatih Gresik United Djajang Nurdjaman menyatakan, meski waktu persiapan mepet. Akan tetapi, pihaknya siap menghadapi Persiku Kudus. Semua pemain, katanya, dalam kondisi baik. 

Tidak ada pemain yang mendapatkan masalah akumulasi. “Semoga hasilnya nanti baik. Bisa meraih kemenangan,” ujarnya di sesi konfrensi pers menjelang Laga Play Off Degradasi di Stadion G-JOS pada Kamis, 23 Januari 2025.

Ia menegaskan, pihaknya menargetkan semua laga kandang di grup J sebanyak 4 kali pertandingan bisa menyapu bersih. “Agar Gresik United bisa bertahan di Liga 2 pada kompetisi selanjutnya,” tegas Djanur. Untuk mencapai terget menyapu bersih laga kandang, lanjut Djanur, tidak boleh memandang remeh lawan. 

Ia mencontohkan, Persiku Kudus pada laga perdana ke markas Persibo Bojonegoro kalah dengan skor tipis, 1-0. Di laga kedua, kata Djanur memprediksi Persiku Kudus akan ngotot karena tidak ingin mengalami dua kali kalah. “Kami tentu mewaspadai kebangkitan mereka,” tegasnya. 

Sementara salah satu pemain Gresik United, Ibnu Hajar melanjutkan, para pemain akan berjuang keras untuk mempertahankan tren menang 100 persen di kandang. “Tren 100 persen menang, akan kita pertahankan,” tegasnya. (yad)

Besok, Gresik United Siap Jamu Persiku Kudus di Stadion G-JOS Selengkapnya

Tekuk Persekat Tegal, Gresik United Nangkring di Puncak Klasemen Sementara Grup J Babak Play Off Liga 2 Indonesia

GRESIK,1minute.id –  Gresik United mulai menjalani laga play off Liga 2 Indonesia pada Senin, 20 Januari 2025. Pada laga pekan pertama, tim berjuluk Laskar Joko Samudro ini “ngeluruk” ke  markas Persekat Tegal di Stadion Tri Sanja, Slawi.

Anak asuh Djajang Nurdjaman bisa membawa pulang tiga poin dengan menundukkan tuan rumah Persekat Tegal dengan skor 1-2. Dua gol Gresik diciptakan oleh penyerang asal Brasil, Jose Wilkson pada menit ke-26. 

Pada menit ke-49, giliran Dicky Kurniawan membobol gawang tuan rumah. Sementara gol balasan Persekat dicetak Riki menit 90+7.

Kemenangan perdana ini menempatkan Gresik United di posisi teratas klasemen sementara grup J babak play off degradasi. Pasalnya, pesaingnya terdekat Persibo Bojonegoro hanya menang tipis, 1-0 atas Persiku Kudus.

Duel tim sesama kontestan di kasta kedua sepak Indojesia ini berjalan menarik. Kendati secara statistik 57 persen tuan rumah Tegal lebih dominan menguasai permainan. Sebaliknya Gresik United yang mengandalkan serangan balik hanya 42 persen.

Bermain di kandang lawan, Dicky Kurniawan dkk mampu melakukan tembakan ke arah gawang sebanyak 7 kali. Sementara tuan rumah Persekat hanya 3 kali.

Menanggapi kemenangan perdana ini, pelatih Gresik United Djajang Nurjaman mengatakan, dirinya mengapresiasi kerja keras pemainnya di lapangan. Sebab, tidak mudah mengawali laga perdana.

“Mudah-mudahan dengan kemenangan ini terus berpihak ke kami mengingat masih ada laga berikutnya yang harus dijalani Gresik United,” ujarnya usai pertandingan pada Senin, 20 Januari 2025.

“Saya respek terhadap pemain tidak terburu-buru dalam bermain maupun mencetak gol. Hasilnya, kami bisa menang di kandang Persekat,” pungkasnya.(yad)

Tekuk Persekat Tegal, Gresik United Nangkring di Puncak Klasemen Sementara Grup J Babak Play Off Liga 2 Indonesia Selengkapnya

Tekuk Persela, Lamongan, Gresik United Fokus Play Off & Jadikan Stadion G-JOS Angker bagi Lawan

GRESIK,1minute.id – Gresik United versus Persela Lamongan berakhir 2-1. Tiga poin yang diraih tim berjuluk Laskar Joko Samudro di laga pamungkas Pegadaian Liga 2 Indonesia ini berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Sabtu, 11 Januari 2025. 

Raihan tiga poin di kandang menjadikan Gresik United nangkring di posisi 6 dari 8 tim yang berada di grup C dengan 21 poin. Gresik United harus menjalani babak play off degradasi untuk bisa bertahan di Liga 2 Indonesia. Di babak play off ini, tim yang di arsiteki oleh Djajang Nurdjaman ini berada di Grup J bersama Persipura, Jayapura ; Persiwar, Waropen ; Persekat Tegal dan Persiku Kudus.Pelatik Gresik United Djajang Nurdjaman bersyukur bisa meraih 3 poin menjamu Persela Lamongan. “

Syukur Alhamdulillah doa kita dikabulkan oleh Allah SWT bisa meraih 3 poin, sesuai dengan target. Saya apresiasi kepada pemain yang mematuhi instruksi sehingga mengungguli Persela 2 – 1,” kata Djanur-sapaan-Djajang Nurdjaman di sesi konfrensi pers usai pertandingan di Stadion G-JOS pada Sabtu, 11 Januari 2025.

Menurutnya, jalannya pertandingan sangat menarik, berimbang. Dua tim silih berganti menyerang. Sehingga pertandingan cukup menarik. “Selamat kepada pemain. Hari ini, main ketiga home dan menang. Mudah-mudahan stadion G-JOS menjadi home yang angker bagi lawan,” ujar Djanur.

Ia berharap raihan 3 poin menghadapi Persela, Lamongan yang menempati pimpinan klasemen sementara grup C di Pegadaian Liga 2 Indonesia bisa membuat lawan yang akan bermain di stadion G-JOS keder alias ciut nyali. Pada babak play off nanti, ada 8 pertandingan yang harus dijalani Gresik United. Rinciannya, 4 laga home dan 4 laga away.  Djanur menargetkan 4 laga home bisa di sapu bersih. Sedangkan, 4 pertandingan away bisa mencuri poin. Ia menyebut ada dua laga tandang cukup berat yakni ke Papau. 

Ia mengatakan, perjalanan yang jauh. Masing-masing butuh waktu 4 hari. “Itu yang memberatkan. Kita nanti stay hingga target kita bisa mencuri poin away dan menang di home,” tegas Djanur. (yad)

Tekuk Persela, Lamongan, Gresik United Fokus Play Off & Jadikan Stadion G-JOS Angker bagi Lawan Selengkapnya