Aslog Panglima TNI Pantau TMMD ke-124 di Gresik, Pekerjaan Fisik Sudah Capai 93,5 Persen

GRESIK,1minute.id – Mayjen TNI Chandra Wijaya melakukan kunjungan ke lokasi TMMD ke-124 di Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pada Jumat, 23 Mei 2025. 

Kedatangan Asisten Logistik Panglima TNI yang juga Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wanev) TMMD itu didampingi oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie, Aster Kasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi, dan Kasiter Korem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Harry Subarkah. 

Mereka disambut langsung oleh Plt Bupati Gresik Asluchul Alif, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kepala Kejaksaan Negeri atau Kejari Gresik Nana Riana, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu serta Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Mayjend TNi Chandra Wijaya mengatakan, bahwa program TMMD ke-124 memiliki dua fokus utama, yakni sasaran fisik dan non-fisik. Sasaran fisik meliputi rehabilitasi kantor desa, pavingisasi halaman, pembangunan tanggul penahan tanah (TPT), drainase, jalan usaha tani (JUT), serta renovasi dua unit rumah tidak layak huni (rutilahu). 

“Untuk sasaran fisik, kita telah melihat langsung pelaksanaannya: kantor desa di rehabilitasi, pavingisasi berjalan, pembangunan TPT, drainase, JUT, dan rutilahu juga dilakukan,” jelas Mayjen Chandra Wijaya.

Adapun sasaran non-fisik, imbuhnya, mencakup kegiatan penyuluhan dan sosialisasi, pelayanan serta pemeriksaan kesehatan, khitanan massal gratis, dan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat. “Sasaran non-fisik ini penting karena menyentuh langsung kebutuhan dasar warga, seperti kesehatan, edukasi, dan bantuan sosial,” tambahnya.

Sebelumnya, Komandan Komando Distrik Militer atau Dandim 0817/Gresik sekaligus Dansatgas TMMD ke-124, Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, melaporkan bahwa hingga 22 Mei 2025, progres pelaksanaan program TMMD telah mencapai 93,5 persen. Capaian ini menandakan efektivitas pelaksanaan serta kekuatan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Sementara itu, Plt Bupati Gresik Asluchul Alif mengpresiasi atas pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Banter, Kecamatan Benjeng ini. Ia  menilai pelaksanaan kegiatan berjalan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, terutama antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan TNI, dalam mewujudkan pembangunan yang merata hingga pelosok desa.

“Ini menunjukkan komitmen kuat dari TNI dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah pedesaan seperti Desa Banter. Apresiasi yang sama juga saya sampaikan atas kolaborasi TNI dan Pemkab Gresik, termasuk di wilayah Pulau Bawean,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Plt Bupati juga mengapresiasi capaian fisik program TMMD, seperti rehabilitasi infrastruktur dan peningkatan pelayanan dasar. Ia menilai pelaksanaan kegiatan berjalan disiplin, mencerminkan semangat gotong royong sebagai kekuatan utama pembangunan desa.

“Saya melihat kualitas pengerjaan cukup baik dan hampir rampung. Ini adalah hasil kerja sama dan komitmen semua pihak. Kami berharap kegiatan TMMD dapat terus dilaksanakan di Kabupaten Gresik,” tambahnya. (yad)

Aslog Panglima TNI Pantau TMMD ke-124 di Gresik, Pekerjaan Fisik Sudah Capai 93,5 Persen Selengkapnya

Lepas Jemaah Haji, Plt Bupati Gresik Titip Doa untuk Gresik Semakin Maju dan Sejahtera

GRESIK,1minute.id –  Sebanyak 147 calon jemaah haji atau CJH asal Gresik yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Nurul Jannah mengikuti prosesi pamitan keberangkatan haji di Gedung Olahraga (GOR) Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Kamis, 22 Mei 2025.

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyematan jaket secara simbolis oleh pelaksana tugas (Plt) Bupati Gresik Asluchul Alif, kepada perwakilan jemaah  didampingi Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo.

Dalam sambutannya, Asluchul Alif mengucapkan selamat kepada para jemaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima. Ia mengingatkan agar kesempatan berhaji disyukuri dan dijadikan momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ibadah.

“Kesempatan berhaji adalah nikmat dan anugerah luar biasa karena para jemaah menjadi tamu Allah. Maka manfaatkanlah kesempatan ini sebaik-baiknya,” ujar pria yang akrab disapa dokter Alif itu.

Ia berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental selama menjalankan ibadah haji. Ia menekankan pentingnya mengikuti arahan pembimbing dan petugas agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan lancar.

“Perbanyak minum air putih, jaga pola makan, dan bantu sesama, terutama jemaah lansia. Jangan lupa, ikuti semua arahan dari pendamping maupun petugas haji selama di Tanah Suci,” pesannya. Ia pun mendoakan seluruh jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan lancar, kembali dalam keadaan sehat, serta meraih predikat haji mabrur.

Ia juga mengajak para jemaah untuk mendoakan Kabupaten Gresik agar menjadi daerah yang semakin maju dan sejahtera. “Semoga Gresik menjadi kabupaten yang gemah ripah loh jinawi dan masyarakatnya hidup sejahtera,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, turut menyampaikan pesan kepada para jemaah haji. Ia menegaskan bahwa ibadah haji adalah perjalanan lahir dan batin yang menuntut kesiapan fisik dan mental.

“Jaga kekompakan dan tanamkan rasa empati antarsesama. Semoga semua doa-doa jemaah di Tanah Suci dikabulkan Allah SWT, dan seluruh jemaah kembali ke tanah air dengan selamat serta menjadi haji yang mabrur,” ujar Dwi Satriyo. (yad)

Lepas Jemaah Haji, Plt Bupati Gresik Titip Doa untuk Gresik Semakin Maju dan Sejahtera Selengkapnya

Plt Bupati Gresik Resmikan Tempat Penitipan Anak untuk Pekerja Kurang Mampu, Gratissss!

GRESIK,1minute.id – Pekerja rentan tak perlu lagi pusing tujuh keliling mencari tempat menitipkan buah hatinya. Sebab, Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik kini menyediakan fasilitas tempat penitipan anak atau TPA secara gratis. 

Fasilitas ini ditujukan bagi keluarga kurang mampu yang bekerja di sektor informal dan belum memiliki akses terhadap layanan pengasuhan anak yang layak. TPA yang menempati gedung eks UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Gresik itu diberi nama TPA Masundari alias Amanah Generasi Muda untuk Masa Depan Gresik.

Plt Bupati Gresik Asluchul Alif menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada warga yang paling membutuhkan.

“Tempat Penitipan Anak ini kami tujukan bagi ibu-ibu yang benar-benar kurang mampu dan tidak memiliki alternatif lain dalam mengasuh anaknya,” kata dokter Alif-sapaan-Asluchul Alif saat meresmikan TPA Masmundari pada Rabu, 21 Mei 2025.

“Kami ingin memastikan anak-anak mereka tetap mendapatkan pengasuhan yang baik, meski orang tuanya harus bekerja keras demi menyambung hidup. Ini adalah bagian dari visi besar kami untuk menyejahterakan masyarakat Gresik secara menyeluruh,” imbuhnya. 

Tampak hadir di peresmian TPA Masmundari itu, antara lain, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali; Ketua Gerakan Organisasi Wanita atau GOW Gresik Shinta Puspitasari dan Ketua II TP PKK Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga Siti Qomariyah.

Sementara itu, Kepala Dinas KBPPPA  Gresik Titik Ernawati, menjelaskan bahwa TPA Masmundari dirancang untuk menjawab kebutuhan perempuan pekerja yang tidak memiliki dukungan pengasuhan di rumah. “Ini bukan sekadar tempat penitipan, tetapi juga sarana yang mendukung tumbuh kembang anak melalui tenaga pengasuh terlatih dan fasilitas edukatif yang aman,” jelasnya.

Fasilitas ini diperuntukkan bagi anak-anak usia di atas 2 tahun, dengan kapasitas awal sebanyak 20 anak. Saat ini, baru 7  anak yang terdaftar untuk mengikuti layanan secara rutin. TPA Masmundari dilengkapi dengan ruang bermain edukatif, sistem keamanan, dan didampingi oleh pengasuh profesional. Seluruh layanan diberikan secara gratis bagi keluarga yang memenuhi kriteria.

Ke depan, Pemkab Gresik menargetkan pembangunan TPA serupa di lima kecamatan, yakni Manyar, Menganti, Driyorejo, Wringinanom, dan Kecamatan Gresik. Hal ini bertujuan untuk menjangkau lebih banyak pekerja rentan yang membutuhkan layanan pengasuhan yang aman, layak, dan terjangkau.

Pemkab Gresik berharap, kehadiran fasilitas seperti TPA Masmundari ini menjadi cikal bakal lahirnya sistem perlindungan sosial yang adil, inklusif, dan berpihak pada mereka yang paling membutuhkan.

Program ini disambut antusias oleh masyarakat, khususnya para ibu yang selama ini mengalami keterbatasan dalam mengasuh anak sambil bekerja. (yad)

Plt Bupati Gresik Resmikan Tempat Penitipan Anak untuk Pekerja Kurang Mampu, Gratissss! Selengkapnya

Deklarasi SPMB 2025 Tanpa Pungli, Plt Bupati Gresik : Kami Tidak Segan Menindak Tegas

GRESIK,1minute.id – Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 segera di buka.  Pemerintah Kabupaten Gresik mulai melakukan SPMB bebas dari praktik suap, gratifikasi, dan pungutan liar (pungli). 

Acara yang digelar di Aula Ainul Yaqin Kantor Dinas Pendidikan Gresik di Jalan A.R.Hakim Gresik di buka  oleh Plt Bupati Gresik Asluchul Alif dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik S.Hariyanto dan kepala jenjang TK/PAUD, SD, hingga SMP negeri se-Kabupaten Gresik pada Kamis, 15 Mei 2025.

Plt. Bupati Gresik Asluchul Alif mewanti-wanti kepada para kepala sekolah agar menjaga integritas dalam proses penerimaan peserta didik baru. Ia mengingatkan seluruh pihak agar tidak melakukan pungutan dalam bentuk apa pun.

“Jangan sampai ada biaya tambahan dalam proses SPMB. Jika ditemukan pelanggaran, kami tidak akan segan mengambil tindakan tegas. Ini adalah tanggung jawab Dinas Pendidikan, dan saya bersama Pak Bupati siap mengawalnya,” tegas dokter Alif dihadapan ratusan kepala sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik menegaskan lima prinsip utama yang menjadi landasan pelaksanaan SPMB, yaitu objektivitas, transparansi, akuntabilitas, keadilan, dan tanpa diskriminasi.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mensosialisasikan mekanisme SPMB, tetapi juga mendeklarasikan komitmen bersama untuk menjalankan proses ini sesuai peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Selain pemaparan teknis pelaksanaan SPMB, acara ini juga diisi dengan pembacaan deklarasi bersama oleh seluruh peserta sebagai simbol komitmen menolak segala bentuk suap, gratifikasi, dan pungli dalam proses penerimaan murid baru.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap sistem pendidikan di daerah dapat berjalan lebih adil, bersih, dan bermartabat demi mencetak generasi penerus yang unggul dan berintegritas.

Dalam pantauan 1minute.idtahap SPMB Online 2025 bermuncul di laman gresik.demo.spmd.id. Saat di akses yang muncul adalah permintaan maaf. Bunyinya, Mohon Maaf, Demo SIAP PPDB 2025 di wilayah Kabupaten Gresik dinonaktifkan. (yad)

Deklarasi SPMB 2025 Tanpa Pungli, Plt Bupati Gresik : Kami Tidak Segan Menindak Tegas Selengkapnya

Di Musrenbang RPJMD, Pemkab Gresik Komitmen Pemerataan Pembangunan, Target Pertumbuhan Ekonomi 6,9 %

GRESIK,1minute.id – Wajah Gresik empat tahun ke depan seperti apa. Penasaran ? Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang RPJMD) 2025–2029 yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik ada lima misi utama bakal dicapai.

Lima misi utama itu, pertama adalah Memperkuat insan unggul yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berakhlakul karimah. Kedua, Mempercepat pembangunan ekonomi daerah berbasis potensi keunggulan lokal.

Ketiga, Menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan terintegrasi. Keempat, Meningkatkan sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima. Dan, kelima adalah Meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan pemenuhan kebutuhan dasar.

Pelaksana Tugas  Bupati Gresik Asluchul Alif, dalam sambutannya menyampaikan bahwa arah pembangunan ke depan tidak hanya terfokus pada infrastruktur, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelestarian lingkungan, dan penguatan daya saing daerah.

“Kita harus berbenah dan bersinergi agar pembangunan terasa nyata dan merata,” tegasnya. Ia juga menekankan bahwa Musrenbang RPJMD merupakan forum penting untuk menyatukan persepsi, merumuskan arah pembangunan, dan memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan.

“RPJMD ini adalah peta jalan yang akan menjadi panduan kita bersama. Kita ingin memastikan bahwa setiap kebijakan dan program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, tidak hanya menjawab tantangan saat ini, tetapi juga mempersiapkan masa depan Gresik yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujarnya.

Musrenbang RPJMD ini diikuti antara lain Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman ini digelar Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresk pada Kamis, 15 Mei 2025. 

Target-target pembangunan lima tahun ke depan dirumuskan dalam sejumlah indikator makro, antara lain:

1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM): meningkat dari 78,93 pada 2024 menjadi 83,18 pada 2029.

2. Pertumbuhan ekonomi: ditargetkan mencapai 6,9%.

3. Penurunan emisi gas rumah kaca: secara kumulatif ditargetkan mencapai 55.000 ton CO₂.

4. Pengurangan angka kemiskinan: hingga 8,3%.

5. Penurunan tingkat pengangguran terbuka: menjadi 5%.

6. Reformasi birokrasi: menyeluruh untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan publik.

Pemerintah Kabupaten Gresik juga menegaskan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam setiap proses pembangunan. “Dengan keterlibatan semua elemen, pembangunan tidak hanya menjadi milik pemerintah, tetapi juga menjadi gerakan bersama masyarakat Gresik menuju masa depan yang lebih baik,” ujar dokter Alif-sapaan-Asluchul Alif.

Musrenbang ini diharapkan menjadi fondasi perencanaan pembangunan lima tahun ke depan yang berpihak pada rakyat dan sejalan dengan visi pembangunan nasional serta Provinsi Jawa Timur. (yad)

Di Musrenbang RPJMD, Pemkab Gresik Komitmen Pemerataan Pembangunan, Target Pertumbuhan Ekonomi 6,9 % Selengkapnya

DMI Gresik Akan Optimalkan Pemberdayaan Masjid dan Perkuat Layanan Mualaf

GRESIK,1minute.id – Pengurus Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Gresik (DMI Gresik) Jawa Timur periode 2024-2029 siap mengoptimalkan pemberdayaan masjid serta memperkuat layanan mualaf.

Ketua PD DMI Gresik Zainal Abidin mengungkapkan, pada periode keduanya ini, ia akan mengoptimalkan sejumlah program yang telah disiapkan. Beberapa di antaranya meliputi pengembangan dakwah, pemberdayaan masjid, serta penguatan layanan bagi para mualaf.

“Nantinya, lembaga ini tidak hanya fokus pada isu-isu keislaman, tetapi juga menyentuh bidang ekonomi hingga teknologi,” ujar Zainal.

Dia menekankan bahwa program pemberdayaan masjid menjadi salah satu prioritas utama. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki potensi besar untuk memperkuat ekonomi jemaah. “Program pemberdayaan ini bahkan sudah berjalan di sejumlah masjid dan akan terus kami optimalkan,” tambahnya.

Selain itu, DMI Gresik juga akan melaksanakan program kaderisasi masjid melalui Perhimpunan Remaja Masjid (Prima) DMI. “Kami amanatkan program ini kepada Prima. Nantinya, mereka akan turun langsung berkeliling ke masjid-masjid di seluruh Gresik,” jelas Zainal.

Seperti diberitakan, Pelantikan bersama dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI), PD Korps Muballighah masa bhakti 2024 – 2029 dan PD Perhimpunan Remaja Masjid (Prima) masa bhakti 2024 – 2027, Badan Koordinasi Majelis Ta’lim Masjid (BKMM) serta Lembaga Mualaf Center (eLMC) di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim pada Ahad, 11 Mei 2025. Ketua PW DMI Jatim, KH M Sujak para pengurus lima organisasi tersebut. 

Pelantikan bersama itu dihadiri oleh Plt Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir, Pimpinan Pusat Korps Muballighah Hj. Rita Ariyani,  Mustasyar PD DMI Gresik KH Afif Ma’shum, Ketua MUI Gresik KH Ainur Rofiq, dan Wakil Bupati Gresik Periode 2021 – 2024 Hj. Aminatun Habibah.

Sekretaris DMI Gresik Abdullah Farih, menambahkan bahwa sejak periode awal kepemimpinan Zainal, pihaknya telah membentuk Lembaga Mualaf Center pada 21 Januari 2023.

Layanan itu ternyata sangat bagus, bahkan satu-satunya DMI daerah yang berhasil mewujudkan program tersebut sehingga akan direplikasi DMI wilayah maupun pusat.

“Untuk embrionya jauh sebelum itu. Namun baru dijadikan sebagai banom tahun 2023. Hadirnya Lembaga Mualaf Center sangat diapresiasi oleh DMI pusat dan diadopsikan ke DMI lainnya,” ujar Farih.

Dia menjelaskan, sejak 2023 sudah ada 12 orang yang masuk Islam melalui Lembaga Mualaf Center. Tak hanya mengislamkan, DMI Gresik juga melakukan bedah rumah mualaf dan membantu kepengurusan berkas di Dispendukcapil. “Kami juga berikan bantuan UMKM untuk mualaf sehingga mereka bisa berdaya secara ekonomi,” tuturnya. 

Sementara itu, Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia atau PITI Gresik Muhammad Devan Gunawan mengapresiasi program DMI Gresik yang telah memfasilitasi para mualaf di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.  

Pria yang mualaf sejak 2019 itu berharap, pemerintah juga turut memberikan perhatian kepada para mualaf dalam pemberdayaan secara ekonomi dan religi sehingga ke depannya nanti akan lebih semangat untuk menjalankan ibadahnya. (yad)

DMI Gresik Akan Optimalkan Pemberdayaan Masjid dan Perkuat Layanan Mualaf Selengkapnya

Ini Pesan Plt Bupati Gresik Asluchul Alif kepada Pengurus Dewan Masjid Indonesia 

GRESIK,1minute.id –  “Sebagai wadah strategis dalam membina dan memakmurkan masjid. DMI memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung program pemerintah daerah. Khususnya dalam aspek spiritual, sosial dan pemberdayaan masyarakat,” Plt Bupati Gresik Asluchul Alif di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim pada Ahad,  11 Mei 2025.

Dokter Alif-sapaan akrab-Asluchul Alif menghadiri pelantikan bersama dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI), PD Korps Muballighah masa bhakti 2024 – 2029 dan PD Perhimpunan Remaja Masjid (Prima) masa bhakti 2024 – 2027, Badan Koordinasi Majelis Ta’lim Masjid (BKMM) serta Lembaga Mualaf Center (eLMC).

Acara itu dihadiri di antaranya, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Pimpinan Wilayah DMI Jawa Timur KH. M Sudjak, Pimpinan Pusat Korps Muballighah Hj. Rita Ariyani, Ketua Mustasyar PD DMI Kabupaten Gresik KH Afif Ma’shum, Ketua MUI Gresik KH Ainur Rofiq, Wakil Bupati Gresik Periode 2021 – 2024 Hj. Aminatun Habibah serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Gresik Imam Basuki. 

Menurutnya, peran DMI juga harus ikut menangkal ataupun mencegah kenakalan remaja juga angka perceraian di Kabupaten Gresik. Ini bisa dicegah dengan aktif menggelar kajian kajian kekinian, pelatihan digital, hingga kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan generasi muda saat ini. 

Pihaknya menambahkan, penanganan kenakalan remaja dan angka perceraian perlu menjadi perhatian utama. Penyebab utama kenakalan remaja dan perceraian yang sering disebutkan adalah pernikahan dini dan kurangnya pemahaman nilai nilai agama dan moral. 

“Pentingnya membekali anak muda dengan nilai nilai agama yang kuat, bukan hanya sebagai penindakan, tetapi juga sebagai upaya pencegahan. Masjid dapat dirancang sebagai ruang ekspresi anak muda yang islami, kreatif dan produktif, tanpa kehilangan nilai nilai ketaqwaan,” ujarnya. 

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik atau BPS tahun 2023, jumlah masjid di Kabupaten Gresik sebanyak 1.213 yang tersebar di 18 kecamatan. Ia berharap kedepan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah ritual tetapi juga sebagai pusat pembinaan akhlak, pengembangan ilmu pengetahuan serta pemberdayaan ekonomi umat. 

“Keberadaan DMI Kabupaten Gresik menjadi mitra yang sangat strategis dalam menciptakan masyarakat yang bertaqwa dan sejahtera. Selamat kepada pengurus yang baru saja dilantik semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh keihklasan dan semangat pengabdian,” tutupnya. (yad) 

Ini Pesan Plt Bupati Gresik Asluchul Alif kepada Pengurus Dewan Masjid Indonesia  Selengkapnya

1.001 Bonsai Kelas Bintang Ramaikan Giri Kedaton Bonsai Dihelat Pemkab Gresik

GRESIK,1minute.id –  Giri Kedaton Bonsai 2025 di helat di halaman Kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Pameran bonsai kelas bintang berskala nasional ini dibuka oleh Plt Bupati Gresik Asluchul Alif pada Jumat, 9 Mei 2025.

Pameran berlangsung hingga 13 Mei 2025 mendatang menghadirkan  sebanyak 1.001 bonsai dari berbagai jenis, gaya, dan usia dipamerkan. 

Tak hanya dari Gresik, peserta datang dari seluruh penjuru Indonesia untuk ambil bagian dalam kontes bergengsi ini. Mereka terbagi dalam lima kategori: kelas bintang (12 peserta), kelas utama (23 peserta), kelas madya (64 peserta), kelas pratama (274 peserta), dan kelas prospek (628 peserta).

Dalam sambutannya, Plt Bupati Gresik Asluchul Alif, menekankan pentingnya pameran ini bukan hanya sebagai ajang seni, tetapi juga sebagai peluang ekonomi baru.

“Bonsai bukan sekadar hobi atau seni. Di tangan yang tepat, bonsai bisa menjadi solusi konkret untuk mengurangi pengangguran. Kami ingin mendorong masyarakat untuk menjadikan budidaya bonsai sebagai ladang usaha, sebagai gerakan ekonomi kreatif berbasis hortikultura yang menjanjikan,” tegasnya.

Langkah ini, menurut dokter Alif, sejalan dengan semangat Gresik sebagai daerah yang terus mencari terobosan dalam membuka lapangan kerja dan menumbuhkan wirausaha baru di sektor non-industri.

Animo peserta Pameran Bonsai ini sangat besar. Hal ini seperti yang disampaikan Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro. Dirinya menyebut peserta berasal dari wilayah di luar Pulau Jawa.

Giri Kedaton Bonsai 2025 menunjukkan bahwa Gresik mampu menjadi episentrum baru bagi perkembangan seni bonsai di Indonesia,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Pusat, Alex R. Tangkulung. Menurutnya, pameran kelas nasional semacam ini menjadi ajang _show off_ kualitas bonsai nasional.

“Pameran ini bukan hanya meningkatkan kualitas bonsai nasional, tapi juga membuka ruang baru bagi pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat,” katanya.

Tidak hanya kontes bonsai, rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai agenda lain seperti pelayanan kesehatan hewan dan vaksinasi gratis, gelar pangan murah, serta agrimart dan bazar UMKM binaan Dinas Pertanian. Dengan begitu, pengunjung bisa menikmati produk-produk UMKM Gresik sekaligus melihat bonsai yang dilombakan.

Dalam kegiatan ini, diberikan beberapa penghargaan-penghargaan penting di antaranya

• Desa Petung, Kecamatan Panceng: dinobatkan sebagai Desa Bonsai Kabupaten Gresik Tahun 2025, atas perannya dalam pengembangan bonsai di tingkat desa.

• Best in Show: diraih oleh Andre Sutanto dari Jakarta, dengan karya yang memukau dewan juri.

• Grand Champion: disabet oleh Chandra Wijaya, juga dari Jakarta.

• Bonsai Favorit pilihan Plt Bupati Gresik: diberikan kepada Toyo dari Gresik Kota atas keunikan media tanam yang menyatu harmonis dengan keindahan bonsai.

Plt Bupati Alif mengajak seluruh masyarakat untuk turut menikmati keindahan dan nilai seni tinggi dari karya-karya bonsai yang dipamerkan. “Silakan datang dan nikmati. Pameran ini terbuka untuk umum hingga 13 Mei 2025. Siapa tahu, dari sekadar melihat, tumbuh minat, lalu muncul usaha baru dari bonsai,” pungkasnya. (yad)

1.001 Bonsai Kelas Bintang Ramaikan Giri Kedaton Bonsai Dihelat Pemkab Gresik Selengkapnya

Haul ke-126 KH. M. Sholih Tsani, Pemangku ke-5 Ponpes Qomaruddin Bungah, Ajang Silaturahmi Santri dan Warga

GRESIK,1minute.id – Ribuan jemaah memadati Lapangan SMA Assa’adah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Jemaah yang tidak hanya dari Gresik. Namun, mereka dari berbagai kota di Indonesia.

Ribuan jemaah itu tumplek-blek untuk ngalap berkah mengikuti Haul ke-126 KH. M. Sholih Tsani. Haul ulama kharismatik , salah satu agenda tahunan yang ditunggu umat muslim di Indonesia. Kehadiran jemaah dari berbagai kota di Indonesia mengikuti Haul Bungah-biasa warga menyebut-Haul K.H. M. Sholih Tsani menjadi berkah bagi para UMKM. 

Puncak acara digelar selama dua hari yakni, Rabu dan Kamis, 20-21 November 2024. Namun, rangkaian kegiatan berlangsung hingga nyaris sebulan. Mengutip dari  smadah.gresik.sch.id, Pondok Pesantren Qomaruddin didirikan oleh Kiai Qomarudin pada 1747 Masehi. Awalnya, nama yang disematkan ketika didirikan adalah “Pesantren Sampurnan” namun dalam perkembangannya, sekitar 1960-an dilakukanlah musyawarah untuk kebijakan perubahan nama pesantren menjadi “Pesantren Qomaruddin”. 

KH. M. Sholih Tsani, ulama kharismatik itu adalah pemangku ke-5 yang dalam perjalanannya mendedikasikan diri mengembangkan pendidikan agama Islam. Berikut  ini adalah daftar para pemangku Pondok Pesantren Qomaruddin sepanjang perjalanannya sejak didirikan sampai sekarang yang telah dipimpin oleh sepuluh tokoh pemangku, yakni:

1. K.H. Qomaruddin : 1747-1757

2. K.H. Mohammad Sholih Awwal : 1757-1838

3. K.H. Mohammad Basyir : 1838-1860

4. K.H. Musthofa : 1860-1862

5. K.H. Mohammad Sholih Tsani : 1862-1902

6. K.H. Ismail : 1902-1948

7. K.H. Mohammad Sholih Musthofa : 1948-1982

8. K.H. Ahmad Muhammad Al-Hammad : 1982-2013

9. K.H. Mohammad Iklil Sholeh, M.Pd.I. : 2013-2023

10. K.H. Ala’uddin, Lc. M.SEI. : 2023-sekarang

Dalam sambutannya, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah mengucapkan terima kasih kepada Pondok Pesantren Qomaruddin dalam perannya membentuk SDM yang berkualitas. “Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan terima kasih kepada Pondok Pesantren Qomaruddin karena telah membantu pemerintah mendidik anak-anak kita menjadi SDM yang berkualitas,” tutur Bu Min -sapaan akrab-Aminatun Habibah.

Ia melanjutkan, harapannya agar lembaga pendidikan pondok pesantren dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat tanpa adanya pertikaian. “Saya berharap agar pendidikan di lembaga ini bisa berlangsung terus tidak ada pertikaian antar keluarga maupun perebutan kekuasaan yang tidak ada manfaatnya bagi pesantren,” harapnya.

Bu Min adalah putri pertama dari pemangku Pondok Pesantren Qomaruddin yang kedelapan, yakni K.H. Ahmad Muhammad Al-Hammad atau yang lebih dikenal masyarakat luas dengan “Romo Yai Mad”.

Seiiring perkembangan zaman, dengan pembentukan Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin, dibangun pula saran-prasarana yang semakin baik di lingkungan Pondok Pesantren Qomaruddin untuk pendidikan formal dan non-formal.

Secara umum dapat digambarkan bahwa pengembangan pembangunan saat ini terbagi menjadi dua kompleks, yakni kompleks selatan dan kompleks utara. Kompleks selatan meliputi gedung/bangunan dan sarana pondok pesantren, musala, unit pendidikan TK-KB, MTs Assaadah II, MI Assaadah, SMP Assaadah, MTs Assaadah I, MA Assaadah, dan SMA Assaadah. 

Kemudian untuk kompleks utara meliputi unit SMK Assaadah dan Universitas Qomaruddin dan bangunan masjid yang masih dalam proses pembangunan. 

Rangkaian Haul Bungah ke-126 digelar kegiatan Tadarus Al-Qur’an bil Ghoib dan Lailatul Qiroah menjadi pembuka pada rangkaian haul di hari pertama. Selanjutnya Tahlil serta Mauidhah Hasanah yang disampaikan oleh Gus Ghofur Maimun Zubair dari Rembang. Ini menjadi kegiatan inti pada puncak peringatan haul di hari kedua. Acara haul ditutup dengan salawat hadrah yang menghadirkan jemaah ISHARI Gresik dan Lamongan.

Acara haul ini memiliki makna yang sangat penting bagi warga Pondok Pesantren Qomaruddin dan masyarakat Gresik pada umumnya. Selain sebagai penghormatan kepada KH. M. Sholih Tsani, haul ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara warga pesantren, alumni, dan masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan ini mengingatkan akan pentingnya pendidikan agama dan pengamalan ajaran Islam yang diteruskan oleh generasi berikutnya.

“Memperingati Haul dari KH. M. Sholih Tsani ada banyak hal yang dapat kita ambil pelajaran, terutama pada perjuangan beliau mulai dari beliau menuntut ilmu sampai mengabdikan ilmunya di Pondok Pesantren Qomaruddin Sampurnan ini,” imbuh Kiai Mudlofar Usman dalam pembacaan Manaqib KH. M. Sholih Tsani. (yad)

Haul ke-126 KH. M. Sholih Tsani, Pemangku ke-5 Ponpes Qomaruddin Bungah, Ajang Silaturahmi Santri dan Warga Selengkapnya

Bu Min : Lembaga Pendidikan Berbasis Agama di Gresik Berkomitmen Jadi Ruang Aman dan Nyaman bagi Anak

GRESIK1minute.id – Pelaksana tugas atau Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah kembali mengingatkan lembaga pendidikan berbasis agama harus menjadi ruang aman dan nyaman bagi anak dalam menempuh pendidikan.

“Hadirnya anak-anak ini bukan hanya tanggung jawab orangtua, tetapi juga tanggung jawab bersama masyarakat. Sinergi dan kolaborasi antara berbagai pihak ditekankan untuk mewujudkan pesantren yang bebas dari kekerasan dan bullying,” tegas Bu Min-sapaan akrab- Aminatun Habibah saat membuka Advokasi dan Inisiasi Pencegahan Kekerasan pada Perempuan dan Anak di Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Al Mustofa, Desa Sidoraharjo, Kecamatan Kedamean pada Senin, 18 November 2024.

Ia berharap, melalui sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman mengenai perlindungan anak. Serta menjadikan kegiatan ini sebagai komitmen bersama mengenai perlindungan anak di Kabupaten Gresik. 

“Kegiatan advokasi dan inisiasi pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak ini sudah dilaksanakan di beberapa tempat. Maksud dari Pemkab Gresik yaitu meminimalisir kekerasan pada anak tidak terjadi di kota santri (sebutan lain Kota Gresik),” harapnya. 

Selain itu, lanjut Bu Min, diperlukan komitmen bersama. Baik pendidik, pimpinan, pengasuh dan santri bahwa pendidikan berasrama berbasis agama ini harus memberi ruang aman dan nyaman bagi anak dalam menempuh pendidikan. 

“Upaya ini untuk memperkuat orientasi dan komitmen para pihak dalam rangka memajukan, memenuhi, melindungi serta menghormati hak-hak anak,” tutur Bu Min yang berlatar pendidik ini.

Para guru, katanya, diharapkan bisa memiliki kedekatan hubungan emosional yang lebih terhadap para santrinya. Agar dalam proses transfer ilmu yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar. 

“Anak-anak adalah masa depan kita, dan perempuan adalah tiang keluarga. Kita harus memastikan bahwa mereka terlindungi dari segala bentuk kekerasan,” pungkasnya. (yad)

Bu Min : Lembaga Pendidikan Berbasis Agama di Gresik Berkomitmen Jadi Ruang Aman dan Nyaman bagi Anak Selengkapnya