Dua Dokter Spesialis Gugur, Saatnya Bersatu Cegah Penyebaran Pagebluk Covid-19

GRESIK,1minute.id – Warga Kota Santri kembali berduka. Satu lagi tenaga kesehatan (nakes) gugur. Ia adalah dr Maksum, Sp.OG. Dokter spesialis kandungan di Rumah Sakit Semen Gresik (RSSG) ini meninggal akibat terpapar Covid-19. Sehari sebelumnya, dr Zaynul Arifin Sp.OG. Dokter di RSUD Ibnu Sina Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ikut memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum yang dikenal sebagai sederhana, dan senang berbagi ilmu itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani  mewakili masyarakat Gresik dan Pemerintah Kabupaten Gresik menyampaikan terima kasih kepada keluarga almarhum atas jasa dan kebaikannya selama ini.

“Saya sebagai saksi bahwa beliau adalah orang baik. Semoga kebaikan yang telah diberikan kepada masyarakat selama ini menjadikan amal jariyah bagi almarhum, dan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kesabaran,”kata Gus Yani dengan nada lirih. 

Meninggalnya dua dokter spesialis menjadi perhatian serius Pemkab Gresik. Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddi Ghozali kembali mengajak masyarakat Kota Santri untum bersama-sama membendung persebaran wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok itu. Sebab, mencegah penyebaran virus tidak bisa dilakukan sendiri oleh tenaga kesehatan. 

“Saya sekali lagi menghimbau kepada masyarakat, ini (Covid-19) tidak bisa diselesaikan sendiri oleh nakes. harus diselesaikan bersama-sama oleh masyarakat untuk membuntu bagian hulu,”kata Ghozali disela acara Serbuan Vaksin digelar Kodim 0817 Gresik di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Selasa, 6 Juli 2021.

Ia bertekad sistem kesehatan di Gresik jangan sampai kolaps. Artinya kolaps, terjadi banyak nakes yang terpapar Covid-19 sehingga nakes tidak berdaya menangani Covid. 

Pagebluk Covid-19 telah mengakibatkan banyak nakes terpapar. Ghozali menganalogikan nakes sebuah aliran sungai ada di bagian hilir, menerima di akhir. Bila bagian hulu tetap mengalir. Berbagai upaya dilakukan nakes akan sia-sia.

“Kita siapkan 2000 tempat tidur pun tidak ada gunanya karena hulu tetap mengalir. Karena itu bagian hulu ayo kita buntuh bersama-sama, cegah bersama-sama. Karena bagian hilir kita sudah maksimal melakukan berbagai upaya,”kata Ghozali. (yad)

Dua Dokter Spesialis Gugur, Saatnya Bersatu Cegah Penyebaran Pagebluk Covid-19 Selengkapnya

Kodim 0817 Gresik Siap Lakukan Penyerbuan Vaksin untuk Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Komando Distrik Militer 0817 Gresik akan menyerbu warga Kota Santri dengan vaksin. Sebanyak 3 ribu dosis sudah disiapkan untuk memberondong peningkatan imun masyarakat Gresik. Vaksinasi masal dilakukan mulai Selasa sampai Kamis, 6 – 8 Juli 2021.

Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail mengatakan rencana penyerbuan 3 ribu dosis vaksin dilakukan selama 3 hari. Di mulai Selasa besok, 6 Juli 2021 di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik.

“Setiap hari kami alokasikan seribu dosis. Selama tiga,”kata Letkol Inf Taufik Ismail usai menghadiri Launching Gresik Jaman Now di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 5 Juli 2021. Letkol Inf Taufik Ismail didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Kasat Pol PP Gresik Abu Hasan.

Gresik Jaman Now adalah kependekan dari Jangan Kemana-mana, Nang Omah Wae. Gerakan anyar ini menyusul penetapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa – Bali mulai 3-20 Juli 2021.
Letkol Inf Taufik Ismail melanjutkan, serbuan vaksinasi ini kerja bareng dengan Pemkab Gresik dan Polres Gresik. (yad)

Kodim 0817 Gresik Siap Lakukan Penyerbuan Vaksin untuk Masyarakat Selengkapnya

Hari Ketiga PPKM Darurat, 500 Warga Mendapatkan Sanksi Teguran, RTH di Pol PP Line


GRESIK,1minute.id – Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat memasuki hari ketiga pada Senin, 5 Juli 2021. Petugas gabungan terdiri dari TNI, Polri dan Pol PP Gresik bakal semakin intensif melakukan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan (Prokes).

Dalam operasi yustisi ini, petugas bakal melakukan tindakan persuasif hingga represif yakni pembubaran setiap kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Gresik Abu Hasan mengatakan, memasuki hari ketiga, tindakan persuasif dengan melakukan pencerahan kepada masyarakat sudah mencapai angka 500-an. “Bila masih melakukan pelanggaran pihaknya akan melakukan tindakan lebih tegas yakni pemberian saksi sesuai dengan Perbup,”tegas Abu Hasan usai acara launching Gresik Jaman Now di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 5 Juli 2021.

Teguran yang dijatuhkan kepada masyarakat mayoritas tidak memakai masker secara benar. Dalam PPKM Darurat ini, imbuh mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, ini masyarakat disarankan untuk memakai masker double. 

Sementara itu, dalam pengamatan 1minute.id , sejumlah fasilitas umum (fasum) yang aset Pemkab Gresik telah dipasang pita warna kuning bertuliskan Satpol PP Gresik Dilarang Melintas, mirip Police Line. Fasum yang telah dipasang pita itu antara lain di ruang terbuka hijau (RTH) Bunderan Gresik Kota Baru dan Alun-alun Gresik.

Pita kuning Pol PP Gresik untuk mencegah masyarakat berkumpul yang berpotensi persebaran corona virus disease 2019. (yad)

Hari Ketiga PPKM Darurat, 500 Warga Mendapatkan Sanksi Teguran, RTH di Pol PP Line Selengkapnya

Warga Gresik Nang Omah Wae, Pelaku Usaha Membandel Sanksi Pencabutan Izin Usaha


GRESIK,1minute.id – Gresik Jaman Now resmi dilaunching oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 5 Juli 2021.

Orang Gresik Jangan Kemana-mana , Nang Omah Wae ini bertujuan untuk mencegah persebaran wabah Covid-19 yang semakin mengganas. Termasuk di Gresik. Gerakan anyar ini muncul setelah pemerintah memutuskan PPKM Darurat sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021 itu.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, Gresik Jangan Kemana-mana, Nang Omah Wae (Jaman Now) ini lahir diinisiasi oleh Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mencermati perkembangan pagebluk Covid-19 yang semakin mengganas secara nasional , termasuk di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Saya meminta kepada ASN Pemkab Gresik sebagai teladan bagi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan,”kata Wabup Bu Min-panggilan-Aminatun Habibah dalam sambutannya. Bila tidak ada keperluan mendesak, imbuh Bu Min, tetap stay di rumah saja.

GRESIK JAMAN NOW : Forkopimda Gresik dalam launching Gresik Jaman Nowo di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin. 5 Juli 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Launching Gresik Jaman Now ditandai dengan menempelkan stiker di kaca belakang mobil dinas Wabup Aminatun Habibah ini dihadiri forkopimda plus. Yakni, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kejari Gresik Heru Winoto, Ketua Pengadilan Negeri Gresik Wiwin Arodawanti, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir dan Pj Sekretaris Daerah Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno berlangsung tidak lebih 30 menit.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menambahkan, selama masa Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, pihaknya bersama TNI dan Pol PP akan semakin intensif melakukan operasi yustisi. Alumnus Akpol 2001 itu, memberikan warning kepada masyarakat maupun pelaku usaha untuk mematuhi aturan masa PPKM Darurat.

“Setiap ada kerumunan akan kami bubarkan,” tegas perwira dua melati di pundak itu. Sedangkan, bagi pelaku usaha yang membandel sudah disiapkan sanksi. “Bentuk sanksi mulai peneguran hingga pencabutan izin usaha,” tegasnya. Pencabutan izin usaha akan diusulkan kepada pemerintah kabupaten. (yad)

Warga Gresik Nang Omah Wae, Pelaku Usaha Membandel Sanksi Pencabutan Izin Usaha Selengkapnya

Gresik Jaman Now, PPKM Darurat Operasi Yustisi dan Lakukan Penyekatan di Tiga Titik


GRESIK, 1minute.id – Masa PPKM Darurat Jawa Bali memasuki hari kedua pada Minggu, 4 Juli 2021. Tim gabungan terdiri dari TNI. Polri dan Pol PP masif melakukan operasi yustisi. Pada Sabtu malam, 3 Juli 2021 operasi yustisi dilakukan serentak di wilayah hukum Polres Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kasat Pol PP Gresik Abu Hasan memimpin operasi yustisi di Gresik Kota yakni Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar. Sasaran operasi adalah warung kopi, kafe hingga mal serta tempat fasilitas umum yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Petugas dalam operasi yustisi ini masih persuasif. Melakukan himbauan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan mensosialisasikan pemberlakuan jam malam pukul 20.00. Petugas melakukan himbauan secara humanis.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, pemerintah telah menggulirkan PKKM Darurat. Polres Gresik mempelopori Gerakan Gresik “Jaman Now,” atawa JANgan keMANa-mana Nang Omah Wae. “Gerakan ini untuk mengurangi mobilitas masyarakat Gresik. Sehingga harapannya tidak terjadi kerumunan dan mencegah penyebaran Covid-19,”kata Alumnus Akpol 2001 disela operasi yustisi hari pertama pada Sabtu malam, 3 Juli 2021. 

Selain operasi yustisi, Polres Gresik kembali memberlakukan penyekatan di perbatasan Gresik dengan Surabaya ditempatkan di simpang empat Segoromadu ; Gresik dengan Lamongan di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan dan exit Tol Manyar. “Melalui operasi yustisi ini, kami ingin mengingatkan masyarakat Gresik bahwa PPKM Darurat telah dimulai,”tegas AKBP Arief Fitrianto. 

Sebelumnya, Sabtu pagi sejumlah petugas gabungan membubarkan kerumanan massa di salah satu kafe di Jalan DR Soetomo, Gresik. Massa mayoritas kaum milenial memakai kaus hitam adalah peserta games online, Mobile Legends. (yad)

Gresik Jaman Now, PPKM Darurat Operasi Yustisi dan Lakukan Penyekatan di Tiga Titik Selengkapnya

Petugas Penggali Kubur Pun Kewalahan, Ayo Bersatu Lindungi Diri dan Keluarga


GRESIK,1minute.id –  Suwito terlihat sibuk. Petugas sekretariat Makam Islam Tlogopojok bolak-balik dari kantor sekretariat menuju tempat pemakaman. Kesibukan lelaki 65 tahun itu meningkat akibat banyaknya orang meninggal dunia.

“Senin lalu sampai 10 orang. Kami kuwalahan,” ujar Suwito ditemui 1minute.id di depan kantor Sekretariat Makam Islam Tlogopojok di Jalan Gubernur Suryo, Gresik pada Sabtu, 3 Juli 2021. Makam Islam Tlogopojok adalah tempat pemakaman terluas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Di makam Tlogopojok ini ada enam orang yang “mengabdi” menjadi penggali kubur. Mereka bekerja selama 24 jam nonstop.

Diduga melonjaknya angka penularan corona virus disease 2019 membuat aktivitas lelaki berjengot putih lebih sibuk. Pada Sabtu, 3 Juli 2021 pukul 10.15 tercatat empat jenazah menunggu untuk dimakamkan.

Suwito mengatakan, pihaknya harus menjadwal kedatangan jenazah. Sebab, ia tidak ingin petugas penggali kubur kelelahan kemudian sakit. 
“Satu tenaga penggali sedang sakit karena kelelahan. Sekarang hanya lima orang yang bekerja,”ungkapnya. Ia tidak memastikan banyaknya jenazah yang dimakamkan akibat terpapar Covid-19 atau penyebab lainnya.

Bila di rata-rata sepekan terakhir sekitar 5 jenazah dimakamkam di Makam Islam Tlohopojok, Gresik itu. Saking banyaknya jenazah yang hendak dimakamkan itu, Suwito mengaku sangat senang bila keluarga duka membawa petugas penggali kubur sendiri.

“Kondisi saat ini, bila ada keluarga duka membawa petugas penggali sendiri sangat membantu kami,”katanya.  Sementara itu, data Satgas Covid-19 Gresik pada Jumat, 2 Juli 2021, mencatat ada penambahan kasus baru sebanyak 23 orang sehingga terakumulasi menjadi 6.045 kasus ; sembuh bertambah 11 orang menjadi 5.425 kasus ; isolasi berjumlah 247 orang dan meninggal dunia tambah satu menjadi 373 orang.

Persebaran pagebluk corona yang begitu cepat, pemerintah memutuskan melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat mulai hari ini, Sabtu, 3 Juli hingga Selasa, 20 Juli 2021 nanti. Tiga pilar yakni Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail bergandengan tangan untuk semakin mengintensifkan melakukan kegiatan operasi yustisi. 

Selain itu, tiga pucuk pimpinan di Kota Santri akan menggeber sosialisasi bertajuk Gresik Jaman Now (JAngan keMANa-mana, NAng Omah Wae). Gerakan bertujuan menekan persebaran Covid-19, Protokol kesehatan wajib dijalankan. Kini saatnya, lindungi diri sendiri dan keluarga tercinta. (yad)

Petugas Penggali Kubur Pun Kewalahan, Ayo Bersatu Lindungi Diri dan Keluarga Selengkapnya

PPKM Darurat, Ini Cara Gresik Jaman Now

GRESIK,1minute.id – Pemerintan akan melakukan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai Sabtu besok, 3 Juli 2021. Bagaimana pengusaha mal dan pelaku industri menyikapi rencana PKKM Darurat itu.

Ini penjelasan para pengusaha mal maupun pengelola industri pariwisata di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Mereka menyatakan kesiapan untuk mendukung kebijakan pemerintah kabupaten Gresik dalam upaya mencegah persebaran corona virus disease 2019 (Covid-19). 

1. Iconmall Gresik

MARCOMM & Tenant Iconmall Agva Angelita menyatakan, manajemen telah memutuskan melakukan penyesuaian operasional selama PPKM Darurat diberlakukan mulai 3 – 20 Juli 2021. Mal berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas itu akan buka mulai pukul 10.00 hingga 20.00.

Namun, tidak semua gerai beroperasi. Dia mencontohkan, supermaket, farmasi, food and beverage (FnB) serta ATM Center. “Untuk FnB hanya take away dan delivery,”kata Lita-sapaan-Agva Angelita dikonfirmasi 1minute.id pada Jumat, 3 Juli 2021. 

2. Destinasi Wisata Religi Maulana Malik Ibrahim

WISATA RELIGI : Suasana Makam Maulana Malik Ibrahim pada Jumat malam. 2 Juli 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

WISATA religi berlokasi di Jalan Malik Ibrahim Desa Gapura Sukolilo, Kecamatan Gresik selama masa PPKM Darurat akan menutup kunjungan para peziarah. “Pengurus sudah memutuskan untuk menutup aktivitas ziarah,”kata Sobirin, salah satu petugas kebersihan di Makam Maulana Malik Ibrahim ditemui pad Jumat malam, 2 Juni 2021.

Meski rencana penutupan tempat wisata rohani belum secara resmi dipasang. Namun, woro-woro secara lisan telah dilakukan oleh pengurus makam Wali Songo, penyebar agama Islam di Pulau Jawa kepada masyarakat dan peziarah.

3. Destinasi Wisata Selo Giri Tirta (Setigi) dan Wagos

SETIGI : Salah satu spot instagramable di destinasi wisata Setigi di Desa Sekapuk,Kecamatan Ujungpangkah, Gresik ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

DUA destinasi berlokasi di Kecamatan Ujungpangkah ini telah menyatakan kesiapannya untuk turut serta membantu pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik untuk mengerem laju perseberanan pagebluk berawal dari Wuhan, Tiongkok yang memasuki tahun kedua 

Purwadi, perwakilan dari Setigi mengatakan pihaknya tetap akan mendukung pemerintah untuk mengerem laju persebaran Covud-19 di Gresik. Ia menyatakan di masa pandemi ini jumlah kunjungan wisatawan turun drastis. Pada 2020, katanya, pemasukan dari sektor pariwisata Setigi berkisar Rp 5 miliar. Dia memperkirakan pendapatan tahun ini semakin menurun. 

“Semester pertama 2021 hanya mendapat Rp 2 miliar,”kata Purwadi dalam rakor PPKM dipimpin Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 1 Juli 2021. Rakor dihadiri Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto serta Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail serta pelaku industri pariwisata itu.

WAGOS : Destinasi wisata ini berada di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara, Dawan , pengelola Wisata Gosari lebih all out untuk membantu bersana-sama dengan Pemkab Gresik dalam upaya mencegar persebaran Covid-19 di Gresik ini. Dawan menyatakan, sebelum adanya keputusan PPKM Darurat telah diputuskan menutup lokasi wisata.“Warga Gosari meminta agar Wagos ditutup sementara mengingat jalan menuju Wagos adalah pemukiman warga. Daripada menimbulkan ekses yang tidak baik, maka kami menutup Wagos,”katanya. 

JAMAN NOW : Tiga Pilar terdiri dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengajak masyarakat tetap dirumah untuk mengerem persebaran Covid-19 di Gresik

Sementara itu, tiga pilar di Kota Santri mulai gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat selama PPKM Darurat. Diantaranya, kampanye Gerakan Gresik Jaman Now (JAngan keMANa-mana, Nang Omah Wae) (yad)

PPKM Darurat, Ini Cara Gresik Jaman Now Selengkapnya

PPKM Darurat, Pengelola Destinasi Wisata di Gresik Sepakat Tutup

GRESIK,1minute.id – Industri pariwisata di Kota Santri sepakat untuk tutup selama 17 hari. Keputusan itu diambil setelah forkopimda bertemu dengan pengelola wisata di ruang pertemuan Dynasty Water World di Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) pada Kamis, 1 Juli 2021.

Pertemuan itu dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail untuk mendukung penetapan PPKM mikro darurat Jawa dan Bali. 

“Mohon maaf undangan kami yang terasa mendadak ini, tapi Alhamdulillah saudara berkenan hadir dan semuanya 100 persen hadir,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya.

Bupati mengajak semua pihak untuk mendukung keputusan Pemerinta tentang pemberlakuan PPKM Mikro darurat Jawa Bali ini.  “Perkembangan paparan Covid-19 di Indonesia trennya selalu naik. Hampir di semua kabupaten/ kota di Jawa dan Bali, tak terkecuali di Kabupaten Gresik. Hampir semua rumah sakit sudah mulai menolak pasien. Faktanya akhir-akhir ini banyak yang meninggal,”jelas Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani menambahkan dalam waktu 4 hari penambahan 200 tempat tidur saat ini sudah penuh. Bupati juga mendapat laporan bahwa pemakaman di suatu wilayah di Gresik sudah penuh. “Kami harus mengambil sikap dan sudah memerintahkan Asisten untuk mencari lahan tanah negara dan merupakan asset Pemkab Gresik untuk pemakaman umum baru. Alhamdulillah sudah mendapat lahan untuk makam baru,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

RAKOR PPKM DARURAT : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam rakor PPPKM Darurat pada Kamis, 1 Juli 2021 ( foto : ist )

Terkait pelaksanaan PPKM mikro darurat di Gresik, Bupati yang sudah disetujui oleh Forkopimda dan pengelola tempat wisata akan menutup tenpat wisata. Tak hanya tempat wisata, Bupati juga akan menutup tempat-tempat umum yang lain misalya Alun-alun, taman dan lain-lain yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa.

Pengetatan protokol kesehatan di semua tempat akan diberlakukan dengan dukungan Kodim 0817 Gresik dan Polres Gresik.

Dimasa PPKM darurat ini, Bupati juga telah memerintahkan Dinas Kesehatan untuk menggenjot dan melakukan percepatan vaksinasi. “Kita sudah melaksanakan vaksinasi terbesar di Jawa Timur. Meski demikian kami akan terus melaksanakan vaksinasi ini kepada seluruh masyarakat,”tegas Bupati berusia 36 tahun ini.

Sementara itu, perwakilan pengelola Destinasi Wisata Selo Tirta Giri (Setigi) Ujungpangkah Purwadi mengatakan pihaknya tetap akan mendukung pemerintah di masa pandemi ini. 

Dawam, pengelola wisata Gosari setali tiga uang dengan Purwadi. Dawan mengatakan, pihaknya, sebelum adanya keputusan PPKM Mikro Darurat telah diputuskan telah menutup lokasi wisata.“Warga Gosari meminta agar Wagos ditutup sementara mengingat jalan menuju Wagos adalah pemukiman warga. Daripada menimbulkan ekses yang tidak baik, maka kami menutup Wagos,”katanya. (yad)

PPKM Darurat, Pengelola Destinasi Wisata di Gresik Sepakat Tutup Selengkapnya