KBA Pekayon, Kampung Peraih Predikat Proklim Lestari yang Mengintegrasikan Inisiatif Empat Pilar

JAKARTA,1minute.id – Pekayon, salah satu kampung di Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Kampung yang memiliki luas wilayah sekitar 17 hektar itu dihuni sekitar 800 kepala keluarga atau sekitar 3.300 jiwa. Meski berada di tengah perkotaan dengan gedung-gedung menjulang tinggi, kampung Pekayon Bekasi yang terbagi dalam 11 rukun warga atau RW itu sangat asri. 

Aneka jenis tanaman tumbuh subur di lahan tanah maupun metode tanam hidroponik di setiap halaman rumah milik warga setempat. Siapa saja yang masuk ke kampung Pekayon Bekasi ini akan merasakan hawa sejuk. Segar karena banyak aneka tanaman yang tumbuh sekaligus teduh menghadirkan rasa segar dan nyaman bagi pernapasan kita.

Langkah warga Kampung Berseri Astra Pekayon Bekasi memberikan bukti pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memberikan makna kepada generasi penerus tentang alam.

Sehingga Kampung Berseri Astra (KBA) Pekayon Bekasi, Provinsi Jawa Barat  memiliki tampilan berbeda dengan desa-desa atau kampung binaan PT Astra International Tbk. 

“Kampung Berseri Astra adalah salah satu inisiatif yang dijalankan perusahaan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan masyarakat secara berkelanjutan. Astra terus berkomitmen mendukung aksi peduli lingkungan yang dilakukan Kampung Berseri Astra termasuk KBA Pekayon, Bekasi, Jawa Barat,” kata Riza Deliansyah, Chief of Corporate Affairs Astra.

Kampung Berseri Astra (KBA) sendiri adalah program pengembangan masyarakat berbasis komunitas yang mengintegrasikan inisiatif empat pilar program kontribusi sosial berkelanjutan Astra dalam satu komunitas kampung.

Per 2023, Astra telah membina 194 Kampung Berseri Astra (KBA) dan 78 di antaranya adalah Kampung ProKlim (Program Kampung Iklim). Inilah komitmen Astra untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mitigasi perubahan iklim.

Selain itu, Astra memiliki 1.060 Desa Sejahtera Astra (DSA), yang bekerja sama dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat desa dalam pengembangan ekonomi pedesaan berbasis sumber daya lokal. 

Salah satu fokusnya adalah membina Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di KBA serta DSA yang berada di 34 provinsi Indonesia, dan telah menyandang prestasi berhasil melakukan ekspor. Antara lain sektor hasil pertanian seperti kopi, serta kerajinan atau cenderamata.

Sampai saat ini, KBA Pekayon, Bekasi yang terdiri dari sekira 800 Kepala Keluarga (KK) telah menorehkan sukses di sektor UMKM dengan memiliki lebih dari 50 unit UMKM aktif, dan terus bergerak mengawal kelestarian lingkungan yang dalam jangka panjang akan berguna bagi anak cucu atau generasi penerus.

Dibina Astra sejak 2015, Kampung Berseri Astra ini telah menerapkan edukasi Pola Hidup Bersih Sehat atau PHBS kepada warga sendiri mau pun sekitarnya. Kemudian, para ibu memiliki kegiatan membuat kain ecoprint atau pembuatan kain motif dedaunan dengan pewarna alami, tanpa menambahkan zat kimia sama sekali.

Selain itu dilakukan pengumpulan minyak jelantah untuk diolah menjadi lilin aromaterapi, kegiatan memilah sampah di mana sampah rumah tangga dikumpulkan untuk dibuat eco enzim atau pupuk cair non-kimiawi, sampai menggelar kegiatan wisata desa bertajuk Go Green Mini Tour KBA Pekayon Zona Hijau.

Tidak cukup sampai di situ, warga KBA Pekayon, Bekasi juga menggalakkan pemanfaatan lahan terbatas untuk ditanami aneka tumbuhan hias, tanaman konsumsi, sampai tanaman herbal di atap dan pekarangan rumah. 

Dari kegiatan ini, penghasilan warga ikut bertambah dengan produksi teh bunga telang, teh daun mint, jamu, serta beberapa kudapan, ditambah kain ecoprint yang dipasarkan dalam naungan UMKM. Hingga saat ini, KBA Pekayon memiliki sekira 50 UMKM yang aktif di KBA Pekayon yang memiliki kurang lebih 800 Kepala Keluarga (KK) ini.

Dalam program pengembangan masyarakat KBA Pekayon, dijalankan kampung berbasis komunitas khas Astra yang mengintegrasikan inisiatif empat pilar Public Contribution Roadmap. Yaitu Astra untuk Indonesia Sehat, Astra untuk Indonesia Cerdas, Astra untuk Indonesia Hijau, dan Astra untuk Indonesia Kreatif.

Di pilar Indonesia Sehat, KBA Pekayon dilengkapi Pos Pelayanan Terpadu (posyandu), dan Pos Pembinaan Terpadu (posbindu) yang dilakukan secara door to door secara berkesinambungan. Ditambah kegiatan rutin senam bersama.

Kemudian di pilar Indonesia Cerdas, KBA Pekayon sudah dilengkapi taman bacaan dan pemberian beasiswa dari Astra yang diseleksi secara ketat, sekaligus mendapatkan pembinaan sekolah sekitar agar bisa menjadi sekolah adiwiyata.

Berlanjut ke pilar Indonesia Hijau, sebagai kampung dengan predikat proklim lestari, kegiatan yang dilakukan warga KBA Pekayon mencakup mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan lingkungan, melalui kegiatan pembuatan kompos, bank sampah, penghijauan, energi terbarukan, kegiatan hemat energi dan penghijauan kota.

Dan untuk pilar Indonesia Kreatif, KBA Pekayon telah memiliki koperasi yang difungsikan sebagai wadah UMKM di lingkungan RW 08, 09, 10, sampai 11 untuk mempromosikan sekaligus menjual dagangan para pelaku UMKM. (yad)

KBA Pekayon, Kampung Peraih Predikat Proklim Lestari yang Mengintegrasikan Inisiatif Empat Pilar Selengkapnya

Pemkab Gresik Sabet Penghargaan Proklim  Lestari dari KLHK

GRESIK,1minute.id – “Gresik Kota Industri”. Julukan itu tidak menyurutkan tekad duet Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah wujudkan lingkungan dan iklim yang nyaman bagi warganya.

Buktinya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau KLHK memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik dalam Program Kampung Iklim atau Proklim kategori Lestari. Kategori Lestari ini, strata tertinggi di ProKlim ini. Penghargaan Proklim Lestari ini kali pertama di raih oleh Pemkab Gresik karena sebelumnya “hanya” mendapatkan penghargaan Kategori Utama.

Ada empat kategori dalam Proklim ini. Yakni, Proklim Pratama dengan nilai sampai dengan 50 persen ; Proklim Madya 50-80 persen dan Proklim Utama nilai 81persen keatas. Dan, Proklim Lestari adalah proklim utama yang melakukan pembinaan kepada minimal 10 lokasi lain yang selanjutnya didaftarkan sebagai kampung iklim.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang menerima langsung penghargaan itu pada 

Festival LIKE (Lingkungan, Iklim, Kehutanan dan Energi) yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta Convention Center pada Jumat, 9 Agustus 2024.

Aminatun Habibah atau Bu Min mengatakan, penghargaan ini diberikan sebagai wujud nyata upaya Pemkab dalam pengendalian perubahan iklim dan memberikan pembinaan dengan baik pada Proklim di Kabupaten Gresik

“Program Kampung Iklim ini merupakan salah satu upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Sehingga nantinya diharapkan masyarakat mampu dan tangguh menghadapi perubahan iklim secara ekonomi dan pelestarian hidup,” kata Bu Min yang didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik Sri Subaidah dan Lurah Sukorame Ni’mah. 

Selain Tropi Proklim Lestari, Bupati Gresik yang diwakili Wabup Aminatun Habibah juga dinobatkan sebagai penerima apresiasi Pembinaan Proklim Nasional. Pada September 2023, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dinobatkan sebagai Pembina terbaik Proklim di Jawa Timur. Tidak hanya itu, perusahaan pendukung Proklim 2024 juga diberikan kepada PT Petrokimia Gresik dan Pertamina Lubricant. 

Bu Min mengajak semua pihak untuk berkolaborasi, baik perusahaan, masyarakat, swasta dan pemangku kepentingan. Strategi ini supaya terus melakukan penguatan kapasitas adaptasi dalam upaya pengendalian dampak perubahan iklim.

“Dengan raihan yang sudah kita dapatkan hari ini semoga menjadi motivasi lebih banyak lagi desa maupun kelurahan yang melaksanakan program kampung iklim,” tutup Wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sri Subaidah mengatakan, tahun lalu kita mendapatakan Proklim kategori utama saat masih mengusulkan 23 lokasi. Tahun ini kita naikkan menjadi 30 lokasi, dan alhamdulillah tujuh tambahan usulan tersebut diterima dan sudah bersertifikat. 

“Karena syarat untuk naik dari kategori Proklim Utama ke Lestari harus mengusulkan dan membina 10 lokasi. Alhamdulillah tahun ini kita mendapatkan kategori tertinggi yaitu Lestari,” pungkasnya. (yad)

Pemkab Gresik Sabet Penghargaan Proklim  Lestari dari KLHK Selengkapnya