Kakanim Surabaya Agus Winarto Siap Bersinergi dengan Media untuk Meningkatkan Pelayanan Keimigrasian

SURABAYA,1minute.id – Kepala Kantor Imigrasi atau Kakanim Kelas I YPI Khusus Surabaya Agus Winarto silaturahmi ke kantor PWI Jawa Timur pada Selasa, 18 Februari 2025. 

Silaturahmi untuk bersinergi meningkatkan pelayanan keimigrasian. Agus Winarto, siap menerima masukan serta kritikan dari berbagai pihak demi meningkatkan pelayanan keimigrasian. Untuk itu, pihaknya selalu terbuka dengan siapapun, untuk peningkatan pelayanan yang lebih baik.

“Masukan-masukan dan kritikan apapun akan kami terima untuk menjadi bahan bagi kami guna meningkatkan pelayanan keimigrasian,” ujar Kakanim Surabaya Agus Winarto saat berkunjung ke PWI Jawa Timur di Jl Taman Apsari, Surabaya pada Selasa, 18 Februari 2025.

Agus Winarto yang baru seminggu menjabat Kakanim Surabaya ini menyampaikan, dirinya juga mengintensifkan sinergitas bersama dengan mitra dan instasi lain, supaya instansinya bisa memberikan kinerja terbaik bagi masyarakat.

“Kedatangan kami ke PWI Jatim ini juga demi meningkatkan kemitraan yang selama ini telah terjalin. Kami berharap ada masukan dan saran dari teman-teman wartawan,” ujar Agus Winarto.

Dengan demikian, kata mantan Analis Keimigrasian Ahli Madya di Direktorat Jenderal Imigrasi ini, Kantor Imigrasi Surabaya bisa terus menjadi garda terdepan dalam pelayanan keimigrasian, inovasi, serta penegakan hukum yang lebih baik.

Sementara, Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim mengapresiasi kunjungan Kakanim Surabaya Agus Winarto. Cak Item, panggilan akrab Lutfil Hakim merasa yakin, di tangan Agus Winarto Kantor Imigrasi Surabaya bisa semakin melesat dalam berbagai hal. 

Apalagi, kata Cak Item, pengalaman Agus Winarto di jabatan-jabatan sebelumnya terbukti mampu meningkatkan kualitas layanan keimigrasian. “Saya yakin, Pak Agus akan membawa Kantor Imigrasi Surabaya semakin cemerlang,” ujar Lutfil Hakim didampingi jajaran pengurus PWI Jatim. (yad)

Kakanim Surabaya Agus Winarto Siap Bersinergi dengan Media untuk Meningkatkan Pelayanan Keimigrasian Selengkapnya

Ashadi Ikhsan Nakhoda baru PWI Gresik, Dipilih secara Aklamasi

 GRESIK,1minute.id – Konferensi III Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik akhirnya selesai digelar. Hasilnya, Ashadi Ikhsan terpilih sebagai ketua PWI periode 2021-2025. Ashadi mengantikan ketua sebelumnya yakni Sholahudin. 

Acara konfrensi yang digelar, di Hotel Saptanawa pada Jumat, 8 Oktober 2021. Konferensi dibuka Ketua PWI Jatim Ainurochim. Sedangkan, pimpinan sidang adalah Mahmud Suharmono, ketua Bidang Organisasi PWI Jatim. Ada 5 bakal calon mendaftar sebagai bakal calon. Satu bacalon gugur proses administrasi. Satu bacalon mengundurkan diri. Tiga calon lainnya melaju. Mereka ada Ashadi Ikhsan ; Rokim Edy Nurhasan dan Ratno Dwi Santo.

Sebelum pemilihan, Tiga calon melakukan lobi-lobi. Dalam pertemuan tertutup itu, ketiga kandidat sepakat aklamasi. Ashadi terpilih secara aklamsi. Ketua PWI Gresik terpilih Ashadi Ikhsan mengatakan, siap mengemban amanah  sebagai nahkoda baru di organisasi profesi.

Menurutnya, sesuai visi misi yang dibawa, yakni menjadikan PWI Gresik sebagai organisasi profesi yang progresif, kuat dan mandiri. “Amanat yang diberikan kepada saya cukup berat. Saya ingin membangun kolektifitas dan kekeluargaan sesama anggota PWI Gresik demi tercapainya kesatuan,”katanya di hadapan peserta konferensi. 

Ashadi merupakan wartawan Seputar Indonesia (Sindo) di Kabupaten Gresik. Ia merupakan wartawan senior di dunia kewartawanan. Antara lain, pernah bekerja di Surabaya Pagi area Gresik, Surabaya pagi area Surabaya, Bisnis Suarabaya area Surabaya, Nusa Bali area Denpasar Bali, Suara Indonesia area Surabaya, Seputar Indonesia area Gresik, Seputar Indonesia area Jalarta dan Seputra Indonesia area Pantura. (yad)

Ashadi Ikhsan Nakhoda baru PWI Gresik, Dipilih secara Aklamasi Selengkapnya

Wabup Apresiasi pelaksanaan UKW PWI Gresik

GRESIK, 1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-XXXII yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik. UKW k bisa menjadi standar menuju wartawan profesional. 

“Saya baru tahu kalau wartawan itu ada uji kompetensinya, sebab saya kadang takut kalau ketemu wartawan. Namun, dengan melihat kalau ada uji kompetensinya maka saya semakin yakin kalau ada wartawan profesional, sebab biasanya itu ada wartawan bodrek,” kata Bu Min-sapaan akrab – Aminatun Habibah saat membuka pelaksanaan UKW di Hotel Horison GKB Gresik pada Rabu, 25 Agustus 2021. 

Bu Min berharap, dengan adanya UKW, para wartawan di Gresik bisa semakin profesional dan membangun Kota Santri ini lebih baik melalui informasi yang diberitakan. 

Sementara Ketua PWI Jatim Ainur Rohim mengatakan pelaksanaan UKW yang digelar PWI  Gresik adalah kali pertama yang digelar di masa pandemi Covid-19, sebab syarat untuk menyelenggarakan kegiatan sangat susah. 
Ainur mengapresiasi PWI Gresik yang menyelenggarakan UKW dengan protokol kesehatan (prokes) ketat, sebagai bagian agar tidak menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19. 

Ia menjelaskan, dasar pelaksanaan UKW diatur dalam Peraturan Dewan Pers No. 1/Peraturan-DP/II/2010 tentang Standar Kompetensi Wartawan, Peraturan Dewan Pers, serta UU Pers No 40 tahun 1999. 

Ketua PWI Gresik Sholahuddin mengatakan, pelaksanaan UKW Angkatan ke 32 ini digelar dengan sangat hati-hati karena dilaksanakan di masa pandemi Covid-19.  Sehingga peserta terbatas. Total 18 peserta yang berasal dari Surabaya, Gresik, Lamongan, Tuban dan Bojonegoro itu wajib melakukan tes PCR sebelum pelaksanaan. 

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung, khususnya PT Smelting yang menjadi sponsor utama dalam UKW kali ini, diharapkan bisa lulus dengan profesional,” katanya.  Manager General Affairs PT Smelting Indra Satya Wibowo menyambut baik UKW yang dilaksanakan PWI Gresik. Melalui kegiatan seperti ini diharapkan lahir wartawan kompeten dan profesional. Pihaknya mendukung wartawan untuk bisa menyajikan berita yang layak.  

“Harapannya materi yang diberikan kepada peserta nanti susah. Sehingga peserta mendapat materi yang menyeluruh terkait industri jurnalistik juga membangun spirit jiwa jurnalistiknya,” kata Indra.  Untuk diketahui, UKW angkata ke XXXII akan berlangsung selama dua hari, 25-26 Agustus 2021. Opening ceremony dihadiri langsung Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua PWI Gresik Ainur Rohim. (yad)

Wabup Apresiasi pelaksanaan UKW PWI Gresik Selengkapnya

Pemkab Segera Menyiapkan Perbup PTM

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, segera menerbitkan peraturan bupati (Perbup) terkait pelaksanaan pertemuan tatap muka (PTM). Persiapan PTM itu sering menurun status Kota Santri menjadi zona oranye di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

“Hari ini akan saya konsultasikan dengan Pak Bupati terkait perlunya kembali menerbitkan surat edaran PTM, mengingat turunnya status penyebaran Covid-19,”kata Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah usai membuka pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-37 PWI Gresik pada Rabu, 25 Agustus 2021. 

Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah mengatakan terbitnya perbup atau surat edaran juga akan dibarengi dengan gencarnya pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar. 
“Untuk hari ini, pelaksanaan vaksinasi pelajar digelar di tempat saya dibantu TNI juga, yakni di Pondok Pesantren Qomarudin sehingga nantinya ketika terbit aturan bupati, pelaksanaan PTM bisa segera dilakukan,” katanya. 

Ia mengatakan, penerbitan aturan baru PTM perlu dilakukan karena aturan lama yang tertuang dalam Perbup Gresik Nomor 50/2020 yang ditetapkan pada 3 Desember 2020 kurang sesuai dengan kondisi saat ini. 
Perbup itu tentang Pedoman Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di masa transisi menuju tatanan Normal Baru pada kondisi Covid-19 di Gresik.

Dalam aturan baru itu, kata Bu Min, nantinya akan tetap mengacu pada aturan yang telah ditentukan Satgas Covid-19 yakni dengan protokol kesehatan yang ketat, disertai jumlah kehadiran siswa maksimal 50 persen. 
“Pak bupati juga telah berkoordinasi dengan sejumlah kepala sekolah terkait aturan baru itu, dan diharapkan secepatnya bisa dikeluarkan aturan itu sebagai panduan PTM nantinya,” katanya. 

Sebelumnya, tren perkembangan Covid-19 di Gresik tercatat terus menurun. Data Dinkes Gresik per Senin, 23 Agustus 2021 mencatat Bed Occupancy ratio (BOR) rumah sakit sudah berada di angka 16,27 persen atau hanya 88 pasien. Dan kasus aktif menyisakan 490 orang. (yad)

Pemkab Segera Menyiapkan Perbup PTM Selengkapnya