Petrokimia Gresik Istikamah Salurkan Bantuan Operasional sebesar Rp 723 Juta ke-146 Tempat Ibadah dan Lembaga Sosial agar Ibadah Ramadan Lebih Khusyuk

GRESIK,1minute.id –  Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, memberikan bantuan operasional untuk 146 masjid, musala, pondok pesantren (ponpes), dan panti asuhan yang ada di sekitar perusahaan. 

Bantuan senilai Rp 723,5 juta ini didistribusikan tepat di hari pertama puasa Ramadan di Gresik pada Kamis, 19 Februari 2026 untuk mendukung ibadah lebih khusyuk dan nyaman.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob usai penyerahan bantuan secara simbolis menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan secara istakamah setiap bulan Suci Ramadan. Ia berharap dukungan operasional tersebut dapat membantu pelaksanaan ibadah, seperti tarawih, tadarus, maupun salat berjamaah, berlangsung khusyuk dan penuh khidmat.

“Kami menyadari kegiatan di tempat ibadah, baik masjid maupun musala, termasuk di ponpes dan panti asuhan, semakin banyak di bulan puasa ini. Karena itu, Petrokimia Gresik berinisiatif memberikan dana operasional agar para jamaah bisa fokus menjalankan ibadah, dan momen Ramadan pun bisa berlangsung dengan lancar dan penuh keberkahan,” ujar Daconi.

Bantuan tersebut diberikan kepada 17 masjid dan 80 musala di sekitar perusahaan, yaitu di Desa Roomo, Kelurahan Karangpoh, Karangturi, Kroman, Lumpur, Ngipik, Sukorame, Tlogoojok, dan Kelurahan Sukodono. Setiap masjid menerima bantuan sebesar Rp 7,5 juta dan setiap musala sebesar Rp 5 juta. Bantuan juga disalurkan kepada 21 ponpes dan 28 panti asuhan dengan nilai masing-masing sebesar Rp 4 juta.

“Selain memberikan bantuan, melalui program Safari Ramadan kami juga akan mengikuti kegiatan buka puasa dan salat tarawih berjamaah secara bergiliran di masjid-masjid sekitar perusahaan. Tidak hanya melalui bantuan materi, kami juga secara langsung hadir membersamai masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadan di sekitar perusahaan,” tandas Daconi.

Ia menambahkan, bantuan ini sekaligus menjadi bentuk terima kasih perusahaan atas dukungan dan doa masyarakat kepada Petrokimia Gresik, sehingga perusahaan dapat menjalankan tugas dari pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pupuk bagi jutaan petani di seluruh Indonesia. Dukungan ini juga menjadi bagian dari upaya bersama melanjutkan swasembada pangan nasional.

“Petrokimia Gresik sejak berdiri memiliki komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat. Kemajuan perusahaan harus selaras dengan kebermanfaatannya bagi masyarakat. Saya berharap dukungan yang selama ini diberikan bisa terus ditingkatkan untuk ketahanan pangan nasional,” ujar Daconi.

Sementara itu, Didi, perwakilan Masjid Nurul Huda Kelurahan Karangturi, menyampaikan terima kasih atas bantuan operasional yang diberikan Petrokimia Gresik. Dengan dukungan tersebut, takmir masjid dapat menyelenggarakan kegiatan Ramadan lebih meriah dan jamaah beribadah dengan lebih nyaman.

“Terima kasih kepada Petrokimia Gresik yang senantiasa peduli terhadap masjid dan musala di sekitar perusahaan. Bantuan ini rutin diberikan setiap Ramadan. Semoga membawa keberkahan sehingga Petrokimia Gresik semakin tumbuh dan maju,” ujar Didi. (yad) 

Editor : Chusnul Cahyadi 

Petrokimia Gresik Istikamah Salurkan Bantuan Operasional sebesar Rp 723 Juta ke-146 Tempat Ibadah dan Lembaga Sosial agar Ibadah Ramadan Lebih Khusyuk Selengkapnya

Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman Jelang Ramadan, Pemkab Gresik Geber Gerakan Pangan Murah

GRESIK,1minute.id – Pemrov Jatim berkolaborasi dengan Pemkab Gresik menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di depan Pendapa rumah Dinas Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Alun-alun Gresik pada Jumat, 13 Februari 2026.

Di Kabupaten Gresik, GPM yang dilakukan secara serentak se-Indonesia ini dipimpin oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif. Gerakan ini sebagai bentuk komitmen daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Gerakan ini dibuka secara daring oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Dalam arahannya, Menteri Pertanian menegaskan bahwa seluruh pelaku usaha pangan tidak diperbolehkan menaikkan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Ia menyampaikan bahwa stok beras nasional saat ini mencapai 3,4 juta ton. Jumlah ini merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah untuk bulan Februari 2026. Pemerintah juga telah menyiapkan 1,5 juta ton beras SPHP dengan harga maksimal Rp 12.500 per kilogram serta 700 ribu ton minyak goreng dengan harga maksimal Rp15.700 per liter. Penindakan tegas akan dilakukan jika ditemukan pelanggaran, sesuai instruksi langsung Presiden.

Menindaklanjuti hal tersebut, Wabup Asluchul Alif menegaskan bahwa Pemkab Gresik tegak lurus dengan instruksi Presiden dalam menjaga kestabilan harga pangan. “Kami ingin memastikan masyarakat Gresik menjalani puasa dan merayakan Idul Fitri dengan tenang. Tidak boleh ada kelangkaan maupun lonjakan harga yang memberatkan. Pemerintah hadir untuk menjaga daya beli masyarakat,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Dalam kegiatan ini, berbagai komoditas dijual dengan harga di bawah pasar. Beras SPHP tersedia sebanyak 2,5 ton dengan harga Rp 11.000 per kilogram. Beras premium disediakan 500 kilogram dengan harga Rp 14.000 per kilogram. Minyak goreng Minyakita tersedia 360 liter dengan harga Rp 15.000 per liter.

Ada gula pasir, dan komoditas holtikultura seperti bawang merah, bawang putih, cabai rawit merah dan telur ayam ras. Semua harganya dibawah harga pasaran. 

Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Siti, warga Kecamatan Kebomas, mengaku sangat terbantu dengan adanya gerakan pangan murah ini. Ia mengantre untuk membeli beras dan minyak goreng.

“Menjelang puasa biasanya harga naik. Jadi kegiatan seperti ini sangat dinanti. Alhamdulillah bisa beli beras dan minyak dengan harga lebih terjangkau,” tuturnya.

Tak hanya menjaga keterjangkauan harga, kegiatan ini juga menghadirkan mobil Laboratorium Keliling Pengawasan Keamanan Pangan yang mampu melakukan pemeriksaan kandungan bahan pangan secara langsung di lokasi. Langkah ini memastikan produk yang dijual tidak hanya terjangkau, tetapi juga aman dan layak konsumsi. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman Jelang Ramadan, Pemkab Gresik Geber Gerakan Pangan Murah Selengkapnya

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Gresik Pastikan Stok Bapokting Aman, Harga Stabil

GRESIK,1minute.id – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Gresik melakukan pengecekan langsung ketersediaan stok dan stabilitas harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Pasar Baru Gresik, Jalan Gubernur Suryo, Gresik pada Jumat, 6 Februari 2026.

Kegiatan yang dipimpin oleh Kanit IV Pidana Ekonomi (Pidek) Satreskrim Polres Gresik Iptu Luthfi Hadi Nugroho, bersama sejumlah personel Satreskrim ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman serta mencegah terjadinya lonjakan harga menjelang bulan suci, Ramadan.

Dari hasil pemantauan di lapangan, Satgas Pangan memastikan stok Bapokting, dulu dengan istilah, sembilan bahan pokok (sembako) di Pasar Baru Gresik dalam kondisi aman dan tersedia. 

Adapun harga sejumlah komoditas pangan terpantau relatif stabil, di antaranya beras premium Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp 12.600 per kilogram, gula pasir Rp 16.500 per kilogram, minyak goreng MinyaKita Rp15.700 per liter, serta minyak goreng premium Rp 19.500 per liter.

Sementara untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi tercatat Rp108.000 per kilogram, daging ayam ras Rp 39.000 per kilogram, dan telur ayam ras Rp 27.000 per kilogram. Untuk komoditas sayuran, bawang merah dan bawang putih masing-masing berada di kisaran Rp35.000 per kilogram. Sedangkan harga cabai bervariasi, yakni cabai rawit merah Rp 78.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp 40.000 per kilogram, dan cabai merah besar Rp 25.000 per kilogram.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya menjelaskan, tingginya harga cabai rawit merah dipengaruhi oleh harga beli pedagang yang sudah berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP). Pasalnya, sebagian besar pasokan cabai di Pasar Baru Gresik didatangkan dari Pasar Keputran Surabaya dengan harga pembelian mencapai Rp 73.000 per kilogram.

Selain itu, kenaikan harga cabai dalam beberapa hari terakhir juga dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan cabai mudah busuk dan berdampak pada menurunnya hasil panen, sehingga pasokan menjadi terbatas. “Namun secara umum, stok Bapokting di Kabupaten Gresik masih aman dan tidak ditemukan adanya kelangkaan,” tegas AKP Arya Widjaya.

Polres Gresik melalui Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan tenang. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Gresik Pastikan Stok Bapokting Aman, Harga Stabil Selengkapnya

Baznas Gresik Gelar Syiar Zakat bersama Pekerja Informan dan Perempuan 

GRESIK,1minute.id –  Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik kembali menggelar kegiatan syiar zakat di Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik pada Jumat, 14 Maret 2025. Syiar zakat menyemarakkan bulan suci Ramadan ini berfokus pada pemberdayaan pekerja informal, terutama perempuan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, serta berbagai mitra, termasuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Petrokimia Gresik. 

Kegiatan bertajuk “Syiar Zakat dan Buka Puasa Bersama Ojol, Ojek Pangkalan Perempuan, Tukang Becak, dan Loper Koran” ini bertujuan tidak hanya untuk mengedukasi masyarakat tentang zakat, tetapi juga memberikan bantuan langsung kepada mereka yang membutuhkan.

Sebanyak 130 pekerja informal menerima paket sembako dan uang tunai. Bantuan tersebut disalurkan kepada 50 tukang becak, 50 ojek pangkalan perempuan, dan 30 loper koran.

Ketua Baznas Kabupaten Gresik, Muhammad Mujib, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen membantu para pekerja informal, terutama perempuan yang bekerja di sektor transportasi. 

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mereka, terutama para pekerja perempuan yang berjuang memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar Muhammad Mujib.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Baznas Gresik juga menggelar pawai kampanye zakat yang melintasi berbagai titik strategis di Kota Gresik. Pawai ini dimulai dari depan Kantor DPRD Gresik, melewati Alun-Alun Gresik, Jalan Malik Ibrahim, Bandar Grissee, dan beberapa jalan utama sebelum kembali ke Pendapa Rumah Dinas Bupati di depan Alun-Alun Gresik Kota Lama. 

Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat sebagai kewajiban agama sekaligus wujud kepedulian sosial.

Bupati Gresik.Fandi Akhmad Yani mengapresiasi inisiatif Baznas dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan. “Gerakan zakat ini harus terus berkembang agar semakin banyak masyarakat yang terbantu. Saya mengajak seluruh warga Gresik untuk menunaikan zakat sebagai bentuk kepedulian kepada sesama,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab – Fandi Akhmad Yani.

Mak Ninik, seorang ojek pangkalan perempuan, mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh Baznas Gresik. “Ini tahun kedua saya mengikuti acara ini, dan saya sangat berterima kasih atas bantuannya. Semoga ke depan semakin banyak kegiatan seperti ini,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Baznas Gresik tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama melalui zakat. Gerakan zakat ini diharapkan terus berkembang dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat agar manfaatnya semakin luas, terutama bagi pekerja informal yang berjuang memenuhi kebutuhan hidup di tengah tantangan ekonomi. (yad)

Baznas Gresik Gelar Syiar Zakat bersama Pekerja Informan dan Perempuan  Selengkapnya

Marhaban Yaa Ramadan, Polres Gresik Semakin Intensif Gelar Ops Penyakit Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Aparat kepolisian Resor Gresik bakal semakin intensif melakukan operasi penyakit masyarakat ketika bulan Suci Ramadan 2025 tiba. Marhaban Yaa Ramadan. Kode sandinya, Patroli Operasi Pekat Semeru 2025 dan telah dimulai Kamis malam, 27 Februari 2025.

Operasi ini bertujuan untuk memberantas penyakit masyarakat atau pekat seperti peredaran minuman keras, perjudian, dan potensi tindak kriminal lainnya demi menjaga ketertiban dan keamanan selama bulan suci Ramadan.

Hari pertama Ops Pekat Semeru 2025 dipimpin oleh Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindhita Kuncoro Putro. Hadir dalam apel tersebut sejumlah pejabat utama, termasuk Kabag Ops Kompol Yusis Budi Krismanto, Kapolsek Kebomas Kompol Gatot Setyo Budi, Kasat Lantas AKP Rizki Julianda Putera Buna, Kasat Reskrim AKP Abid Uais Al-qarni Aziz, dan Kasat Intelkam Iptu Bagas Indra Wicaksono. Selain itu, apel juga diikuti oleh personel gabungan yang akan bertugas dalam operasi tersebut.

Dalam apel itu, Waka Polres Kompol Danu menekankan pentingnya pelaksanaan tugas sesuai standar operasional prosedur atau SOP serta memastikan kelengkapan administrasi dalam setiap tindakan. Ia juga menginstruksikan pembagian tim secara efektif guna meningkatkan efisiensi patroli serta mengutamakan keselamatan personel.

Usai apel, patroli langsung digelar dengan menyasar beberapa titik rawan, termasuk warung remang-remang di Desa Karangkiring, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemeriksaan dan penggeledahan. Hasilnya, ditemukan 21 botol minuman keras yang kemudian disita sebagai barang bukti. Pemiliknya dikenakan tindak pidana ringan (tipiring) sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kompol Danu Anindhita menegaskan bahwa Operasi Pekat Semeru ini akan terus dilakukan untuk menciptakan suasana kondusif selama bulan Suci Ramadan.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan aman. Oleh karena itu, patroli akan terus dilakukan guna mencegah gangguan kamtibmas. Jika masyarakat mengetahui adanya pelanggaran hukum, kami mengimbau untuk segera melaporkan ke kantor kepolisian terdekat atau melalui hotline Lapor Kapolres,” ujar Wakapolres.

Polres Gresik berkomitmen untuk terus menggelar operasi serupa secara berkala guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya, terutama selama momentum Ramadan yang diharapkan berjalan dengan penuh ketenangan dan khusyuk. (yad)

Marhaban Yaa Ramadan, Polres Gresik Semakin Intensif Gelar Ops Penyakit Masyarakat Selengkapnya

The Jumping City, Pameran Lukisan Damar Kurung sambut Ramadan di Galeri Loteng Kemasan

GRESIK,1minute.id – Dua seniman muda asal Gresik yakni Anhar dan Suef menggelar pameran bertajuk “The Jumping City” di di Galeri Loteng Kemasan Jalan Nyai Ageng Arem-Arem Gg. II No. 20, Kampung Kemasan Gresik.

Pameran seniman lintas generasi ini memilih medium lukisan Damar Kurung. The Jumping City yang dikuratori oleh Hidayatun Nikmah ini diselengarakan oleh Yayasan Gang Sebelah. Pameran ini dimulai 22 Februari sampai 22 Maret 2025.  

Bagi warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, mendengar kata Damar Kurung tidak lepas dari sosok almarhumah Mbah Masmundari. Selain sosok sang maestro  itu, damar kurung kala itu identik menjelang datangnya bulan suci, Ramadan. 

Damar Kurung biasanya dipasang menjelang bulan Ramadan sebagai lentera yang menjadi penanda menuju ke jalan-jalan pemakaman. Lentera khas Gresik ini yang nantinya menjadi ”penerang” jalan bagi orang-orang yang mulai melakukan ritus padusan atau ziarah ke makam sanak keluarga sebagai pembuka babak Ramadan. 

Secara kultural damar kurung juga dipasang di depan rumah, maupun tempat penting lain, misalnya di jalan kampung yang dilalui warga. Di sekujur permukaan lentera itu cerita-cerita masyarakat Gresik seperti tradisi Pasar Bandeng, Perayaan Idul Fitri, suasana warung kopi hingga keramaian Alun-alun dinarasikan melalui lukisan. Damar Kurung menjadi semacam kanvas tradisional berisi ingatan-ingatan warga untuk dituturkan.

Menurut Hidayatun Nikmah, Damar Kurung bukan hanya sebagai lentera dengan lukisan dekoratif semata, tetapi merupakan media untuk menggambarkan dinamika kehidupan kota dan manusia yang berjumpalitan di dalamnya. “Setiap gambar pada Damar Kurung yang dibuat oleh Anhar dan Suef mengandung cerita dan pesan yang mengajak pengunjung untuk melihat Kota Gresik dari berbagai sudut pandang yang berbeda,” ujar Hidayatun Nikmah.

Terdapat delapan program pameran The Jumping City yang bisa diakses publik, seperti Ziarah Damar Kurung, Merangakai Damar Kurung, Workshop, Artist Talk, Screening Film, Curator Talk, Teater, dan Lomba Mewarnai. Tajuk The Jumping City dipilih karena karya-karya Anhar dan Suef banyak menyoal kehidupan kota yang dinamis—yang progresif sekaligus regresif dalam satuan waktu yang sama dalam perkembangan kota,” ujar Hidayatun Nikmah selaku Kurator.

”Harapan kami tidak muluk-muluk, semoga karya kami layak untuk dinikmati sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat bahwa di Gresik masih ada seniman yang terus menjaga dan mengembangkan Damar Kurung sebagai bagian dari warisan budaya,” ujar Suef.

Sedangkan, Anhar juga menyatakan tentang harapannya agar masyarakat Gresik terus melestarikan lentera berbentuk kubus tersebut. ”Semoga para pengunjung pameran ini, bisa mendapatkan sesuatu dari karya yang kami sampaikan. Sekaligus sebagai ajakan untuk melestarikan budaya, dalam hal ini seni Damar Kurung.”

Sebagaimana tradisi padusan, pameran The Jumping City sengaja diselengarakan untuk menyambut bulan suci Ramadan. Pameran dibuka setiap hari, mulai pukul 16.00 – 22.00 WIB dan berlangsung selama satu bulan. (yad)

The Jumping City, Pameran Lukisan Damar Kurung sambut Ramadan di Galeri Loteng Kemasan Selengkapnya

Bupati Gresik Berikan Subsidi Tiket Kapal hingga Antar Jemput Gratis bagi Santri Mudik Ramadan

GRESIK,1minute.id – Bulan suci Ramadan yang paling di tunggu segera tiba. Marhaban Ya Ramadan. Ribuan santri asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mulai pualng ke rumah. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menginstruksikan jajarannya untuk memfasilitasi kepulangan santri asal Pulau Bawean dengan memberikan subsidi tiket kapal cepat.

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya para santri yang ingin kembali ke kampung halaman untuk merayakan Ramadan bersama keluarga.  

Kebijakan antar dan jemput santri saat menjelang Ramadan dan Idul Fitri sudah dilakukan sejak awal Fandi Akhmad Yani menjabat sebagai Bupati Gresik periode pertama, 2021-2024. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa Pemkab Gresik berkomitmen untuk terus menjalankan program-program yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat. “Program mudik gratis ini akan tetap berjalan, terutama bagi masyarakat Bawean yang ingin merayakan Ramadan di kampung halaman. Kami pastikan kuota mudik gratis tidak berubah, dan informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Dinas Perhubungan,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan semangat para santri dalam menuntut ilmu di pondok pesantren serta memberikan kemudahan bagi mereka untuk mudik.  

Dalam kesempatan terpisah, sebanyak 209 santri dari berbagai pondok pesantren di Gresik dan wilayah Jawa Timur lainnya memanfaatkan layanan kapal cepat Express Bahari 3F untuk pulang ke kampung halaman. Sebagai bentuk dukungan terhadap program mudik ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik memberikan potongan harga tiket kapal cepat, yang disambut positif oleh para santri.  

Salah satu santri, Maulani, 18, asal Kecamatan Sangkapura, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kebijakan tersebut. “Ini tentu kejutan bagi kami. Ada potongan harga khusus bagi santri yang hendak mudik. Semoga ke depan ada tiket gratis,” ujarnya penuh harap.  

Senada disampaikan Mudarrisah dan Abdur Rahman Wahid, perwakilan pengurus santri Putra Ponpes Sidogiri Pasuruan. Menurutnya, subsidi tiket sangat membantu para santri untuk pulang saat liburan menjelang Ramadan. “Biasanya, menjelang Ramadan, tiket sudah habis. Tapi Alhamdulillah, kami diberikan fasilitas ini yang sangat memudahkan santri Bawean,” ungkapnya.  

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Gresik Khusaini, menjelaskan bahwa para santri dijemput menggunakan 5 hingga 6 bus dari berbagai pondok pesantren, termasuk yang berada di daerah terjauh seperti Situbondo. Penjemputan ini disesuaikan dengan jadwal keberangkatan kapal.  

“Kami memfasilitasi penjemputan santri dari beberapa pondok pesantren di Jawa Timur ke Gresik dengan armada bus secara gratis. Kemudian, bagi santri yang pulang ke Pulau Bawean, kami sediakan angkutan kapal dari Pelabuhan Gresik dengan harga tiket yang terjangkau,” jelas Khusaini. (yad)

Bupati Gresik Berikan Subsidi Tiket Kapal hingga Antar Jemput Gratis bagi Santri Mudik Ramadan Selengkapnya

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Gresik Sidak Bapokting, AKBP Rovan : Bahan Pokok Penting Aman

GRESIK,1minute.id – Satuan Tugas atau Satgas Pangan Polres Gresik melakukan inspeksi mendadak atau sidaknke Pasar Baru Gresik dan Superindo Gresik pada Kamis, 13 Februari 2025. Sidak dalam rangka menjaga ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok penting atau Bapokting menjelang Bulan Suci Ramadan dan Idul Fitri 1446 H.

Sidak ini dipimpin Kanit IV Pidek Satreskrim Polres Gresik Ipda Lutfi Hadi Nugroho, bersama perwakilan dari Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan atau Diskoperindag Gresik Zaini.

Berdasarkan hasil pengecekan, stok bahan pokok di Pasar Baru Gresik dan Superindo Gresik dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Maret 2025. Berikut beberapa temuan terkait stok dan harga bahan pokok:

* Beras Medium: 2 ton (Rp 12.800 – Rp 13.000/kg)

* Beras Premium: 3 ton (Rp 14.000 – Rp 17.000/kg)

* Minyak Goreng (Minyak Kita): 100 liter (Rp 17.000/liter)

* Gula Pasir: 1,5 ton (Rp 17.000/kg)

* Bawang Merah: 1,3 ton (Rp 25.000/kg)

* Bawang Putih: 1,2 ton (Rp 40.000/kg)

* Cabai Besar: 5 kwintal (Rp 50.000/kg)

* Cabai Keriting: 50 kg (Rp 50.000/kg)

* Cabai Rawit: 5 kwintal (Rp 50.000/kg)

* Daging Ayam: 3 ton (Rp 33.000 – Rp 35.000/kg)

* Telur Ayam: 4 kwintal (Rp 26.900 – Rp 28.000/kg)

* Daging Sapi: 3,5 ton (Rp 105.000 – Rp 132.000/kg)

Salah satu temuan penting dari sidak ini adalah penurunan harga beberapa komoditas, seperti:

* Cabai Rawit dari Rp 70.000/kg menjadi Rp 50.000/kg

* Cabai Merah Besar dari Rp 80.000/kg menjadi Rp 50.000/kg

* Bawang Merah, dari Rp 45.000/kg menjadi Rp 25.000/kg

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menyatakan bahwa hingga saat ini stok bahan pokok di wilayah Gresik masih aman, dan harga relatif stabil.

“Kami terus memantau perkembangan harga serta ketersediaan barang, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengecekan berkala guna mencegah potensi praktik penimbunan atau spekulasi harga oleh pihak tertentu yang dapat merugikan masyarakat.

“Dengan adanya sidak ini, diharapkan harga bahan pokok tetap terkendali dan pasokan tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dengan tenang tanpa khawatir akan lonjakan harga atau kelangkaan bahan pokok,” imbuhnya. (yad)

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Gresik Sidak Bapokting, AKBP Rovan : Bahan Pokok Penting Aman Selengkapnya

GPAI SMPN  dan MUI Gresik Sinergi Cegah Kemaksiatan dan Perundungan di Gresik

GRESIK,1minute.id – Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam atau MGMP PAI Sekolah Menengah Pertama Negeri atau SMP Negeri se-Kabupaten Gresik menggelar bincang santai dengan Pengurus Majelis Ulama Indonesia atau MUI Gresik.

Dalam bincang santai di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, Jawa Timur dalam rangka pencegahan perundungan, kemaksiatan, judi online dikalangan pelajar SMP pada Kamis, 13 Februari 2025.

Acara diikuti sebanyak 60 Guru Pendidikan Agama Islam atau GPAI berdiskusi tentang peran guru agama sebagai bentuk dukungan dalam pendidikan ramah anak. Sekretaris MUI Gresik Makmun memberikan apresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Pengurus MGMP ini.

Menurut Makmun, dalam Rangka mencegah kemaksiatan dikalangan pelajar tentunya tugas mulia yang harus banyak mendapat dukungan dari semua pihak tak terkecuali orang tua dan masyarakat wajib mengawasi aktifitas lingkungan pertemanan pergaulan anaknya agar tidak terlibat kegiatan negatif khususnya pada saat bulan Suci Ramadan.

Menurut ketua MGMP PAI Suhadak, kegiatan ini akan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Agama di sekolah terlebih GPAI adalah vigur teladan di sekolah. 

Sementara itu, Pembina MGMP PAI juga Kepala UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik Mohammad Salim mengharapkan kegiatan tidak terhenti hanya di forum diskusi. ” Kami berharap setelah diskusi ini semua guru PAI langsung eksen praktik langsung untuk menciptakan Suasana Belajar yang aman nyaman dan menyenangkan di SMP masing-masing,” harap Salim yang juga pengurus MUI bidang Pendidikan dan Kaderisasi ini. (yad)

GPAI SMPN  dan MUI Gresik Sinergi Cegah Kemaksiatan dan Perundungan di Gresik Selengkapnya

Kolaborasi Siswa, Guru sampai Alumni Spenda Santuni Anak Yatim

GRESIK,1minute.id– Dinas Pendidikan Gresik menetapkan masa libur sekolah selama lebaran Idul Fitri 1445 hijiriah mulai 5 Aprill sampai 17 April 2024. Sebelum liburan tiba, UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik menggelar santunan anak yatim pada Jumat, 5 April 2024.
Sebanyak 52 anak yatim yang mendapatkan santunan dari siswa, guru dan alumni sekolah angkatan 1995 keatas serta sumbangan infaq dari Badan Amill Zakat Nasional (Baznas) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekolah berada di Jalan KH Kholil, Gresik itu. 

“Senang bisa berbagi untuk adik adik ini kita lakukan setiap tahun nantinya, semoga bisa bermanfaat buat mereka,” kata Vera, alumni 1998 ini.  Santunan kepada anak yatim ini, sebagai agenda penutupan kegiatan selsma bulan suci Ramadan. 

Sebelumnya, sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu, menggelar berbagai kegiatan sosial, seperti berbagi takjil dan zakat dari anak OSIS, Pramuka Garuda, Suporter Spenda kepada abang becak, petugas kebersihan, masyarakat sekitar sekolah ; Pesantren Ramadan dengan tema “Love Ramadhan” selama 9 hari dimulai  27 Maret sampai 5 April 2024 dan ditutup Peringatan Nuzulul Quran dan santunan anak yatim dari alumni dan Baznas serta UPZ sekolah. Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim memberikan apresiasi kegiatan yang dilakukan oleh siswa, guru dan para alumni. “P

anitia, OSIS dan guru yang luar biasa semangat kegiatan Ramadan,” kata Mohammad Salim pada Sabtu, 6 April 2024. Ia juga tidak lupa mengingatkan kepada para siswa selama dua pekan libur untuk melakukan kegiatan yang positif. “Saya mengingatkan anak-anak untuk berlebaran dengan bahagia, aman dan tetap menjaga nama baik sekolah dan keluarga,” pesan Salim. (yad)

Kolaborasi Siswa, Guru sampai Alumni Spenda Santuni Anak Yatim Selengkapnya