Satgas Pangan Polres Gresik dan Diskoperindag Gresik Sidak Pasar, Stok Kebutuhan Pokok Aman selama Ramadan

GRESIK,1minute.id – Puasa Ramadan memasuki hari pertama pada Sabtu, 1 Maret 2025. Bagaimana harga bahan pokok di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Merujuk data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok atau Siskaperbapo Jawa Timur di Pasar Baru Gresik dan Pasar Kota Gresik, harga belum terupdate hingga pukul 15.33 WIB.

Harga kebututuhan masih sama dengan sehari sebelumnya, Jumat, 28 Februari 2025. Antara lain, beras premium seharga Rp 14.000/kg ; gula kristal Rp 17.000/kg ; migor kemasan sederhana Rp 20.000/liter ; Daging Sapi paha belakang Rp 105 ribu/kg ; dan Telur ayam Ras Rp 30 ribu/kg.

Bila dibandingkan, hasil inspeksi mendadak atau sidak yang dilakukan oleh Satgas Pangan Polres Gresik bersama Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan atau Diskoperindag Gresik di Pasar Baru Gresik dan Swalayan Sarikat Jaya pada Jumat, 28 Februari 2025 harga masih stabil. Fluktuatif. Ada harga yang naik, juga ada harga yang turun. 

Sidak ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok bahan pokok serta mengontrol harga agar tetap stabil menjelang meningkatnya permintaan selama Ramadan. Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Perdagangan Diskoperindag Gresik Yoedi Setiyono serta jajaran Polres Gresik, termasuk Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz, dan beberapa personel dari Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres Gresik.

Sidak pertama dilakukan di Pasar Baru Gresik Jalan Gubernur Suryo, Gresik. Dari hasil pengecekan, stok kebutuhan pokok dinyatakan masih mencukupi. Beberapa komoditas, seperti cabai dan bawang, mengalami penurunan harga.

Sidak kemudian berlanjut ke Swalayan Sarikat Jaya. Meskipun stok bahan pokok masih aman, ditemukan kenaikan harga pada beberapa komoditas, terutama beras, meskipun masih dalam batas yang dapat dijangkau masyarakat.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa sidak ini dilakukan untuk memantau stok dan fluktuasi harga bahan pokok menjelang Ramadhan. Dari hasil sidak, ditemukan adanya kenaikan dan penurunan harga pada beberapa bahan pokok, tetapi secara umum masih dalam kategori wajar.

“Jika masyarakat menemukan harga yang tidak sesuai atau terjadi lonjakan harga yang tidak wajar, mereka bisa melaporkan ke Satgas Pangan atau melalui hotline Lapor Kapolres,” ujar AKBP Rovan. Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz, yang juga bertugas sebagai Kasatgas Sidik, menyampaikan bahwa stok kebutuhan pokok di Kabupaten Gresik masih dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

Dengan adanya sidak ini, diharapkan kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok dapat tetap terjaga, sehingga masyarakat Gresik bisa menjalani ibadah puasa dengan tenang dan nyaman. (yad)

Satgas Pangan Polres Gresik dan Diskoperindag Gresik Sidak Pasar, Stok Kebutuhan Pokok Aman selama Ramadan Selengkapnya

Hilal Tak Terlihat di Bukit Condrodipo Gresik

GRESIK,1minute.id –  Hilal tidak terlihat di Bukit Condrodipo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, dalam penentuan 1 Ramadan 1446 Hijriyah. Hal itu berdasarkan pantuan Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama atau  LFNU Gresik pada Jumat, 28 Februari 2025.

“Tim kami sudah melakukan pengamatan dengan berbagai alat manual maupun canggih seperti teodolit, teleskop binokular dan monokular tetapi hilal tidak terlihat karena kondisi langit hujan,” kata Sekretaris LFNU Gresik Angga Purwancara.

Berdasarkan metode hisab tadqiqi, mulai matahari terbenam ketinggian hilal 3 derajat 21 menit 27 detik dengan elongasi 5 derajat 54 menit 23 detik. “Berdasarkan kriteria Inkamnur Rukyah Nahdlatul Ulama tinggi hilal minimal 3 derajat dan sudut elongasi minimal 6,4 derajat. Secara kriteria wilayah Gresik belum memenuhi Inkamnur Rukyah,” ujarnya.

Laporan itu, kata dia, akan dilaporkan ke PBNU dan Kemenag Kabupaten Gresik untuk dijadikan landasan sidang isbat bersama Kementerian Agama RI.

Sementara untuk kepastian 1 Ramadan 1446 Hijriyah, pihak LFNU Gresik akan menunggu keputusan bersama Menteri Agama selaku pimpinan sidang itsbat. “Kami di sini hanya pelaksana melakukan pemantauan dan melaksanakan laporan. Untuk keputusannya, kami serahkan ke Menteri Agama,”ujarnya.

Hadir dalam Rukyatul Hilal antara lain Sekda Gresik Achmad Wasil, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Kepala Kanwil Kemenag Jatim Akhmad Sruji Bahtiar, Kepala Kantor Kemenag Gresik Pardi, Hakim Pengadilan Agama (PA) Gresik, Jafar M. Naser, Wakil Ketua PCNU Gresik, Syifaul Qulub, dam Forkopimcam Kebomas Gresik. (yad)

Hilal Tak Terlihat di Bukit Condrodipo Gresik Selengkapnya