Ditinggal ke Gereja, Rumah Warga di Perumahan Menganti Permata Indah Terbakar

GRESIK,1minute.id – Rumah Ny Liauw di Kompleks Perumahan Menganti Permata Indah di Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik ludes terbakar pada Minggu, 14 Desember 2025. Tidak ada korban jiwa dalam musibah yang diduga dipicu korsleting listrik itu. Saat kejadian, pemilik rumah sedang ibadah ke gereja. Kerugian ditaksir sebesar Rp 100 juta. 

Menurut Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono, sekitar pukul 08.40 WIB, pihaknya menerima laporan dari Ny. Meylan, warga Kompleks Perumahan Menganti Permata Indah, Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Gresik. Pelapor melihat ada asap dari dalam rumah Ny. Liauw, tetangganya. 

“Rumah dalam kondisi kosong. Karena pemilik rumah sedang ibadah ke gereja,” ujar Suyono pada Minggu, 14 Desember 2025. Warga yang khawatir, api merembet ke rumah tetangga lainnya kemudian melaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran.  Sebanyak empat personel Damkar Pos Menganti menggunakan satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 08.51 WIB atau hanya 11 menit. 

“Kesigapan petugas, api bisa cepat kami padamkan. Sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya,” katanya. Dinas Damkarmat Gresik mencatat hingga 14 Desember 2025 terdapat enam kejadian kebakaran. (yad)

Ditinggal ke Gereja, Rumah Warga di Perumahan Menganti Permata Indah Terbakar Selengkapnya

Ditinggal Ngantar Tamu, Rumah Warga Panglima Sudirman Gresik Terbakar, 2 Motor dan 1 Onthel Hangus 

GRESIK,1minute.id – Musibah rumah terbakar kembali terjadi Kabupaten Gresik. Tadi siang, Senin, 15 April 2024, rumah milik Solon Harsono di Jalan Panglima Sudirman, Gresik ludes menjadi arang. Tidak ada korban jiwa dalam musibah yang terjadi pukul 14.10 WIB itu. Namun, kebakaran itu menghanguskan dua unit sepeda motor dan satu sepeda onthel.

Sehari sebelumnya, kebakaran terjadi di rumah produksi roti, Papa Cookies Bakery di Jalan Ikan Gurami, Kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi Kulon (BPK) yang mengakibatkan sepuluh pekerja dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka bakar.

Informasi yang dihimpun Senin, 15 April 2024 sekitar pukul 13.30 WIB Solon Harsono kedatangan tamu. Unjung-ujung di hari lebaran Idul Fitri. Setelah berbincang santai Harsono bersama tamunya tersebut keluar rumah. Rumah semipermanen alias berdinding kayu itu kosong. Selang 30 menit kemudian muncul asap dan berubah menjadi bara api dari dalam rumah milik kakek 70 tahun berada di Jalan Panglima Sudirman III, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu. Diduga korsleting.

Rumah dengan tembok terbuat dari kayu alias gebyok itu membuat si jago merah cepat membesar. Warga pun panik. Mereka berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air dengan wadah ember, bak mandi dan lainnya. Akan tetapi api tidak bisa padam dan semakin membesar. Ny. Erma, salah satu tetangga Solon Harsono meminta bantuan pemadaman kebakaran Pemkab Gresik. 

Kebakaran di kawasan padat penduduk itu membuat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik mengerahkan dua tim untuk menjinakkan api. Petugas damkar membutuhkan waktu tidak lebih 60 menit untuk memadamkan api. “Kami kerahkan dua grup untuk mencegah api merambat. Dan, Alhamdulillah api cepat kami padamkan,” ujar Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono. (yad)

Ditinggal Ngantar Tamu, Rumah Warga Panglima Sudirman Gresik Terbakar, 2 Motor dan 1 Onthel Hangus  Selengkapnya

Lupa Matikan Obat Antinyamuk, Rumah Warga Di Dukun Ludes Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Wajah Zainal Arifin pucat. Lelaki 62 tahun itu baru saja kehilangan asetnya, rumah semi permanen di Jalan Raya Desa Mentaras, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik ludes menjadi arang. Beruntung, petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik cekatan. Sehingga, kebakaran yang terjadi pada Jumat, 16 Februari 2024 pukul 06.30 WIB tidak merembet ke rumah tetangga. 

“Alhamdulillah tidak sampai merembet ke rumah tetangga,” kata Zainal Arifin kepada petugas Damkarmat Posko Kecamatan Dukun usai berhasil menjinakkan amuk si jago merah. Informasi yang dihimpun, pagi itu Zainal Arifin berangkat Salat Subuh di masjid terdekat. Ia ditengarai lupa mematikan obat antinyamuk. 

Badal Salat Subuh, Zainal tidak langsung pulang. Sekitar pukul 06.10 WIB, tetangga korban, Ny Hayin melihat ada asap dalam rumah Zainal Arifin itu. Asap cepat berubah bara api. Sekejab warga riuh karena api cepat membesar. Warga khawatir lidah api menjilat rumah tetangga sehingga meminta bantuan pemadaman kebakaran. “Laporan Masuk sekitar pukul 06.30 WIB. Anggota tiba di lokasi kejadian 10 menit kemudian,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Suyono.

Sebanyak tujuh personil diterjunkan ke tempat kejadian kebakaran untuk memadamkan. Setelah sejam akhirnya api bisa dipadamkan. “Ini kejadian kebakaran kelima di bulan Februari ini,” katanya. (yad)

Lupa Matikan Obat Antinyamuk, Rumah Warga Di Dukun Ludes Terbakar  Selengkapnya

Ditinggal ke Sawah, Rumah Petani di Kricak Ludes Terbakar

GRESIK,1minute.id – Matahari baru setinggi tombak. Pardi, 70, warga Dusun Kricak, Desa Karangan, Kecamatan Benjeng,  Kabupaten Gresik sudah berada di sawah. Kakek dua cucu  itu bertani ditemani  istrinya, Ika, 60. Rumah sederhana berdinding gebyok itu kosong. 

Pardi baru satu jam berada di sawah mendapatkan kabar rumahnya terbakar. Saat itu, sekitar pukul 07.30 WIB. Pardi bergegas pulang. Namun, api yang diduga berasal dari bagian dapur itu terus membesar. Tiuapan angin dan bangunan rumah terbuat dari kayu dan bambu semakin mempercepat api membesar. Sejumlah warga setempat berusaha memadamkan amuk si jago merah itu. 

Mereka menggunakan ember, bak mandi berisi air untuk menjinakkan api. Namun, ikhtiar warga belum berhasil memadamkan api. Husen, salah satu warga setempat  berinisiatif meminta bantuan petugas Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik. Api terus membesar dan melahap seluruh bangunan rumah milik Pardi tersebut. Bangunan rumah pun ambruk, rata dengan tanah. Beruntung api tidak sampai merebet ke rumah warga lainnya. Ketika api mulai padam, petugas Damkar Gresik tiba di lokasi kebakaran. 

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, petugas damkar mendapatkan laporan kebakaran sekitar pukul 07.28 WIB. Petugas tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 08.00 WIB. Ada sejumlah penyebab petugas tidak bisa cepat datang ke lokasi kebakaran. Pertama, lokasi tempat kejadian kebakaran (TKK) cukup jauh. Selain itu, imbuhnya, ketika laporan masuk api sudah besar dan nyaris menghabiskan bangunan rumah. “Rumah cepat terbakar habis dikarenakan terbuat dari kayu dan bambu,” tegasnya. 

Informasi yang dihimpun keluarga Pardi masih menggunakan tungku pemasak bahan bakar kayu. Diduga, saat meninggalkan rumah, api di tungku pemasak belum mati total. Tiuapan angin membuat api di tungku membesar. Api kemudian membakar rumah. Benarkah? “Belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Masih dalam penyelidikan,” imbuhnya.

Musibah kebakaran rumah Pardi ini menambah panjang jumlah kebakaran di awal tahun ini. Catatan Dinas Damkar Gresik selama Januari 2023 terjadi 6 kali kebakaran. (yad)

Ditinggal ke Sawah, Rumah Petani di Kricak Ludes Terbakar Selengkapnya