Tekan Emisi, SIG Pabrik Tuban Serap 400 Ton Sekam Padi Per Hari

TUBAN, 1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengoptimalkan biomassa sebagai bahan bakar alternatif di Pabrik Tuban, Jawa Timur. Langkah ini untuk menekan ketergantungan energi fosil sekaligus menurunkan emisi karbon.

Jenis biomassa yang digunakan beragam, mulai dari sekam padi, cocopeat, bonggol jagung, serbuk gergaji, hingga ampas tebu. Dari semuanya, sekam padi menjadi penyumbang terbesar.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengatakan penggunaan biomassa sejalan dengan Sustainability Roadmap SIG 2030 menuju industri hijau dan target Net Zero Emission.

“Penggunaan biomassa membantu kami mendapatkan energi alternatif untuk keandalan operasi dan memperkuat inisiatif semen hijau yang rendah emisi. Di saat bersamaan, ini juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi petani dan penggilingan padi,” ujar Indrieffouny.

Di Pabrik Tuban, konsumsi sekam padi mencapai 400 ton per hari. Pasokan berasal dari petani dan 10 perusahaan penggilingan padi di Tuban, Lamongan, Bojonegoro, hingga Rembang.

Salah satu pemasoknya adalah PT Pionir Nusantara Sukses. Direktur Pionir Nusantara Sukses, Irsan Yanuardi, menyebut pihaknya memasok 2.500 hingga 3.000 ton sekam padi per bulan ke SIG Tuban. Sejak awal 2025, total pasokan sudah mencapai sekitar 20.000 ton.

Limbah itu dikumpulkan dari pengepul dan petani di Tuban, Lamongan, dan Bojonegoro. “Pendapatan dari usaha ini rata-rata meningkat, meski sempat fluktuatif karena cuaca yang memengaruhi kualitas dan ketersediaan sekam,” kata Irsan.

Ia mengaku sejauh ini hanya memasok ke SIG Pabrik Tuban karena koordinasi yang baik, mulai dari penerimaan hingga pembayaran yang lancar. “Kami berharap kerja sama ini bisa terus berlanjut,” ujarnya. (yad)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Tekan Emisi, SIG Pabrik Tuban Serap 400 Ton Sekam Padi Per Hari Selengkapnya

Tinjau Langsung Pasokan Semen di Aceh, Direktur Utama SIG Pastikan Distribusi Berjalan Normal

GRESIK,1minute.id –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mempercepat langkah penanganan ketersediaan pasokan semen di Aceh melalui optimalisasi produksi dan distribusi dalam jaringan SIG Group. Langkah tersebut dipastikan langsung oleh Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra, dengan melakukan kunjungan kerja untuk memimpin koordinasi lapangan dan memastikan pasokan semen di tengah peningkatan kebutuhan pasar yang berdampak pada keterbatasan pasokan di sejumlah wilayah serta fluktuasi harga di toko.

Sebagai produsen bahan bangunan terbesar di Indonesia, Indrieffouny Indra menegaskan komitmen SIG untuk menjaga keberlangsungan pasokan semen bagi masyarakat dan pembangunan di wilayah Sumatra. Selama kunjungan di Aceh, Indrieffouny Indra meninjau operasional PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga, mengevaluasi kesiapan fasilitas produksi, distribusi, dan logistik, serta memimpin rapat koordinasi bersama jajaran manajemen untuk mempercepat pemulihan pasokan. 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan meninjau jaringan distribusi dan berdialog bersama distributor utama guna memastikan ketersediaan semen di pasar. “Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan setiap hambatan dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan. Prioritas kami adalah memastikan kebutuhan masyarakat dan pembangunan tetap terpenuhi melalui pasokan semen yang memadai dan distribusi yang semakin lancar,” kata Indrieffouny Indra.

Untuk mempercepat pemulihan kondisi pasar, SIG menyiapkan sejumlah langkah strategis, antara lain:

·        Mengoptimalkan produksi dan pengeluaran dari Pabrik Lhoknga dan Packing Plant Lhokseumawe, serta menambah pasokan ke pasar melalui Packing Plant Malahayati.

·        Memperkuat koordinasi dengan distributor, mitra logistik, dan pemerintah daerah untuk mempercepat penyaluran hingga tingkat pasar;

·        Melakukan pemantauan harian terhadap kondisi stok, distribusi, dan permintaan sebagai dasar pengambilan keputusan operasional secara cepat.

Menurut Indrieffouny Indra, tantangan distribusi di wilayah Aceh dan tingginya mobilitas permintaan memerlukan koordinasi yang erat antara perusahaan, pemerintah, distributor, dan mitra logistik. Oleh karena itu, SIG membentuk mekanisme koordinasi intensif lintas fungsi agar setiap perkembangan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dan para pelaku pembangunan memperoleh kepastian pasokan. Seluruh sumber daya SIG kami arahkan untuk mempercepat pemulihan distribusi sehingga kondisi pasar dapat kembali normal dalam waktu sesingkat mungkin,” ujarnya.

Selain memastikan kelancaran pasokan, SIG juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, jaringan distributor, dan pemangku kepentingan lainnya guna menjaga distribusi berjalan secara tertib dan efisien. Perusahaan mengimbau seluruh mitra penyalur untuk mengedepankan praktik distribusi yang sehat dan bertanggung jawab sehingga produk dapat diterima konsumen secara merata.

SIG meyakini bahwa sinergi seluruh pemangku kepentingan akan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan pasokan semen di Aceh, sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur, sektor perumahan, dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat terus berjalan tanpa hambatan. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Tinjau Langsung Pasokan Semen di Aceh, Direktur Utama SIG Pastikan Distribusi Berjalan Normal Selengkapnya

Catatkan Penjualan 18 Juta Ton, SIG Sasar Penguatan Penetrasi Pasar di Jawa Barat

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga momentum pertumbuhan dengan terus mencatatkan kinerja penjualan yang positif. Pada semester I / 2026, SIG berhasil mencatatkan volume penjualan total sebanyak 18,27 juta ton, atau naik 5,6% yoy dari periode sebelumnya sebanyak 17,3 juta ton.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, kinerja penjualan yang terus bertumbuh pada semester I/ 2026 tercapai melalui strategi penajaman fokus pada pengelolaan pemasaran dan penjualan, serta memastikan ketersediaan dan memperluas jangkauan pasar.

”Kinerja penjualan yang positif merupakan bukti konsistensi SIG menjalankan transformasi, khususnya dalam penguatan pengelolaan pasar mikro. Pencapaian ini juga sejalan dengan komitmen BP BUMN dan Danantara sehingga transformasi BUMN membuahkan hasil nyata dan menciptakan nilai untuk memberikan manfaat bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Vita Mahreyni.

Vita Mahreyni menambahkan, SIG terus berupaya meningkatkan kinerja penjualan retail yang menjadi kontributor utama pendapatan Perusahaan. Selama ini, penjualan retail berkontribusi sebesar 70% dari total pendapatan Perusahaan.

Ke depan, SIG akan menyasar pasar potensial di Jawa Barat. Langkah strategis SIG untuk menggarap pasar di Tanah Pasundan tersebut tak lepas dari permintaan semen di Jawa Barat yang naik 7,5% yoy pada semester I/2026.

”Penguatan pasar mikro di berbagai wilayah penjualan merupakan langkah strategis SIG untuk memenangkan persaingan dan menjadi motor penggerak pertumbuhan kinerja berkelanjutan dan semakin mengukuhkan posisi SIG sebagai market leader di Indonesia,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Catatkan Penjualan 18 Juta Ton, SIG Sasar Penguatan Penetrasi Pasar di Jawa Barat Selengkapnya

Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp 6,9 Miliar, Serap 2.100 Tenaga Kerja Lokal

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus memperkuat kontribusinya terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan melalui program Rumah BUMN (RB). Diantaranya RB Rembang yang berhasil mendorong ratusan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas. Sejak beroperasi pada 2020, RB Rembang yang dikelola anak usaha SIG, PT Semen Gresik, telah mendampingi 580 UMKM berkembang dengan nilai transaksi kumulatif mencapai Rp 6,9 miliar serta menyerap lebih dari 2.100 tenaga kerja lokal.

Capaian tersebut mempertegas peran Rumah BUMN SIG sebagai inkubator bisnis berbasis desa yang tidak hanya memperkuat kapasitas usaha pelaku UMKM, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara inklusif dan berkelanjutan. Melalui pendampingan terintegrasi, RB Rembang membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, hingga memperkuat daya saing di tengah pasar yang semakin kompetitif.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan bahwa pengembangan UMKM merupakan bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan dalam menciptakan nilai bersama (creating shared value) bagi masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasional perusahaan.

“UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi daerah dan pencipta lapangan kerja. Karena itu, SIG terus menghadirkan program pemberdayaan yang adaptif dan berkelanjutan agar UMKM dapat tumbuh lebih kompetitif, memiliki daya saing lebih kuat, dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Vita Mahreyni.

Hingga 2025, RB Rembang telah menyelenggarakan 203 program pelatihan yang mencakup pengembangan kualitas produk, standardisasi, digitalisasi usaha, penguatan branding, hingga strategi pemasaran. Pendampingan dilakukan secara komprehensif untuk membantu UMKM menjawab tantangan pasar sekaligus membuka peluang penetrasi ke pasar yang lebih luas.

Salah satu pelaku UMKM binaan yang merasakan dampak program tersebut adalah Bella Ayu Paramitha, pemilik Batik Sekar Mulyo asal Rembang. Berkat pendampingan RB Rembang, usahanya kini berkembang dengan omzet mencapai sekitar Rp100 juta per bulan serta mampu menyerap puluhan tenaga kerja dan ratusan pekerja lepas dari berbagai desa di Kabupaten Rembang.

SIG menegaskan bahwa Rumah BUMN Rembang tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelatihan, tetapi juga menjadi ekosistem bisnis yang mengintegrasikan pembinaan usaha, jejaring kolaborasi, hingga akses pemasaran berbasis digital.

Pendekatan tersebut sejalan dengan komitmen keberlanjutan SIG untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat struktur ekonomi daerah berbasis potensi lokal.

Dengan berbagai capaian tersebut, RB Rembang kini berkembang menjadi salah satu model pemberdayaan UMKM berbasis kolaborasi antara BUMN dan masyarakat desa. Ke depan, SIG akan terus memperluas dampak program melalui pengembangan kapasitas UMKM, peningkatan daya saing produk lokal, serta pembukaan akses pasar nasional hingga global bagi para pelaku usaha binaan. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp 6,9 Miliar, Serap 2.100 Tenaga Kerja Lokal Selengkapnya

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, Padukan Olahraga dan Heritage Industri di Kawasan Pabrik Gresik

GRESIK,1minute.id – Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 telah berlalu. Namun, gabung event yang diikuti 1.111 peserta masih terasa hingga kini. Sebab, event yang mengusung tema “From Heritage to Finish Line”, event ini menghadirkan pengalaman berolahraga yang berbeda bagi ribuan peserta yakni dengan menyusuri kawasan bersejarah di area pabrik pertama di Indonesia yang diresmikan oleh presiden Soekarno itu.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PT Semen Gresik dalam mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan olahraga, sekaligus mengenalkan nilai sejarah kawasan heritage industri perusahaan. Para peserta diajak menyusuri rute yang melintasi sejumlah area bersejarah di lingkungan pabrik yang memiliki peran penting dalam perkembangan industri semen nasional.

Direktur Utama PT Semen Gresik, Gatot Mardiana bersama Direktur Operasi Benny Ismanto dan Direktur Keuangan dan SDM Fardhi Sjahrul Ade turut melakukan flag off sebagai tanda dimulainya kegiatan running di Wisma Jenderal Ahmad Yani, area Gedung Utama Semen Indonesia (GUSI) Gresik pada Minggu lalu, 10 Mei 2026. Pelepasan peserta berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para runners yang berasal dari berbagai daerah.

Semen Gresik Grissee Running Festival terbagi dalam dua kategori, yakni 5K dan 10K. Untuk kategori 5K, peserta melewati kawasan heritage dan area operasional pabrik, sedangkan kategori 10K menempuh rute yang lebih luas dengan melintasi area perkotaan Kabupaten Gresik, termasuk kawasan Alun-Alun Gresik.

Selain menghadirkan pengalaman olahraga, kegiatan ini juga memberikan nilai edukatif bagi peserta. Para runners melintasi kawasan bangunan bekas pabrik yang kini telah direvitalisasi menjadi Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), sebagai bentuk transformasi kawasan industri menjadi pusat pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia.

Konsep “From Heritage to Finish Line” merepresentasikan perjalanan yang menghubungkan nilai sejarah perusahaan dengan semangat hidup sehat dan kolaborasi bersama masyarakat. Melalui kegiatan ini, PT Semen Gresik berupaya menghadirkan event yang tidak hanya berorientasi pada olahraga, tetapi juga memperkuat citra perusahaan dan mendukung pengembangan sport tourism di Kabupaten Gresik.

Direktur Utama PT Semen Gresik, Gatot Mardiana, menyampaikan bahwa melalui Semen Gresik Grissee Running Festival, perusahaan mengajak untuk berolahraga khusunya olahraga lari guna mendorong pola hidup sehat di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami mengajak masyarakat untuk hidup lebih sehat dengan berolahraga, sekaligus menikmati kawasan bersejarah di area pabrik Semen Gresik yang memiliki nilai historis bagi perkembangan industri nasional,” terang Gatot Mardiana.

Melalui penyelenggaraan Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, PT Semen Gresik terus berkomitmen menghadirkan program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat, mendukung gaya hidup sehat, serta memperkuat kontribusi perusahaan dalam pengembangan potensi daerah secara berkelanjutan. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, Padukan Olahraga dan Heritage Industri di Kawasan Pabrik Gresik Selengkapnya

Belanja Suku Cadang Lokal SIG Tembus Rp 809 Miliar

GRESIK,1minute.id –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mencatatkan peningkatan belanja suku cadang lokal mencapai Rp 809 miliar pada tahun 2025, meningkat 2,79% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp787 miliar, bahkan naik 164,3% dari baseline tahun 2020 sebesar Rp306 miliar. 

Langkah ini menjadi strategi kunci SIG dalam memperkuat rantai pasok nasional dan efisiensi operasi di tengah tekanan industri bahan bangunan.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni menegaskan bahwa peningkatan penggunaan produk dalam negeri bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi, melainkan bagian dari inisiatif strategis Perusahaan untuk mendorong solusi dan inovasi berkelanjutan yang menjadi salah satu pilar dalam Sustainability Road Map SIG 2030.

“Untuk mendukung peningkatan TKDN secara berkelanjutan, SIG secara aktif melakukan pengembangan komponen suku cadang melalui kegiatan Research and Development (R&D) bersama mitra industri dan pelaku UKM, untuk terus meningkatkan kapasitas produksi, inovasi teknologi, serta daya saing produk dalam negeri,” tutur Vita Mahreyni.

Vita Mahreyni menggaris bawahi langkah SIG dalam implementasi sustainable procurement yang diarahkan untuk memperkuat pemasok domestik sekaligus menjaga efisiensi dan daya saing. Pendekatan ini pun menjadi bagian dari transformasi berbasis ESG (Environmental, Social, Governance) yang mendorong penciptaan nilai ekonomi berkelanjutan.

Sebagai produsen bahan bangunan terbesar di Indonesia, SIG mengintegrasikan penggunaan produk dalam negeri mulai dari pengadaan bahan baku, suku cadang, hingga jasa penunjang industri. Strategi ini mendukung penguatan fundamental bisnis melalui efisiensi biaya dan optimalisasi rantai pasok berbasis sumber daya lokal, sebagai respons terhadap dinamika industri yang semakin kompetitif.

Komitmen tersebut dibuktikan dengan total realisasi belanja produk dalam negeri (PDN) Perusahaan pada 2025 yang mencapai Rp21,79 triliun atau setara 93,47% dari total belanja barang dan jasa sebesar Rp23,32 triliun. Capaian ini merupakan wujud kontribusi SIG terhadap upaya Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional di tengah situasi global yang menantang.

SIG juga memperkuat daya saing produk lokal melalui inovasi, termasuk pengembangan semen rendah karbon yang memanfaatkan bahan baku domestik dan mendukung efisiensi energi serta penurunan emisi.

Vita Mahreyni menegaskan bahwa keberlanjutan dan efisiensi menjadi fondasi utama operasional perusahaan. “Kami memastikan setiap proses bisnis tidak hanya efisien, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi penguatan industri nasional dan keberlanjutan lingkungan,” ujar Vita Mahreyni.

Dengan strategi tersebut, SIG tidak hanya meningkatkan penggunaan produk dalam negeri, tetapi juga memperkuat ketahanan industri nasional di tengah tekanan pasar. Ke depan, perusahaan akan terus memperluas kolaborasi dengan pelaku industri domestik guna membangun rantai pasok yang lebih tangguh, inklusif, dan berdaya saing global. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Belanja Suku Cadang Lokal SIG Tembus Rp 809 Miliar Selengkapnya

Konsisten Jalankan Strategi Transformasi, SIG Berhasil Jaga Tren Positif Industri 

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengambil langkah strategis untuk meningkatkan peluang pertumbuhan di tengah kondisi perlambatan. Dalam SIG FY25 (Audited) Results Call di Jakarta, 13 April 2026, Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra menyampaikan bahwa keputusan manajemen pada paruh kedua tahun 2025 untuk melakukan transformasi yang berfokus pada daya saing, menyasar peningkatan pangsa pasar dan penguatan profitabilitas, telah menunjukkan hasil positif.”

Transformasi bisnis sejak Juli 2025 yang berfokus pada tiga strategi utama yaitu peningkatan pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk turunan semen dan portofolio, terus membuahkan hasil positif. Kinerja Perusahaan meningkat secara konsisten, khususnya pada semester II tahun 2025 dengan momentum yang kuat pada kuartal IV tahun 2025,” kata Indrieffouny Indra.

Permintaan semen domestik 2025 yang mengalami kontraksi sebesar 1,5% yoy, turut berdampak pada penurunan penjualan domestik SIG. Namun begitu, SIG mampu menunjukkan kemampuannya untuk pulih lebih kuat. Sepanjang tahun 2025, SIG mencatatkan volume penjualan sebanyak 37,93 juta ton. Salah satu indikator perbaikan signifikan yaitu volume penjualan sebesar 10,47 juta ton pada kuartal IV tahun 2025 yang berkontribusi pada total volume penjualan yang tumbuh 1,1% yoy. Capaian ini membuktikan efektivitas strategi transformasi yang dijalankan SIG, khususnya di pasar-pasar utama dengan marjin tinggi.

Secara umum pada semester kedua 2025 sejak menjalankan strategi transformasi bisnis, SIG terus mengalami tren kenaikan penjualan dari kuartal III ke kuartal IV. Bahkan pada kuartal IV, volume penjualan semen kantong SIG tumbuh pesat sebesar 5,7% yoy, secara signifikan melampaui pasar yang hanya tumbuh 2% yoy.Di sisi lain, penjualan ekspor turut menjadi pilar penting dalam mendukung total volume SIG di tengah melemahnya permintaan domestik.

Volume ekspor meningkat secara signifikan sebesar 14,9% yoy hingga mencapai sekitar 6,4 juta ton.Tren positif terus berlanjut. Pada dua bulan pertama tahun 2026, SIG berhasil mencatatkan peningkatan penjualan domestik sebesar 9,7%, di mana pertumbuhan yang cukup signifikan terjadi di segmen semen kantong sebesar 14,6%.

Indrieffouny Indra menambahkan, capaian kinerja positif di pembuka tahun menjadi pijakan kokoh bagi SIG untuk melalui tahun 2026 dan memperkuat optimisme pada keberlanjutan strategi transformasi yang berfokus pada penguatan model bisnis semen, efisiensi biaya, percepatan pertumbuhan ekosistem bisnis derivatif dan solusi bangunan, serta peningkatan tata kelola dan sumber daya Perusahaan.

”Kami yakin bahwa SIG saat ini berada pada jalur yang tepat. Karena itu, kami berkomitmen penuh untuk melanjutkan transformasi secara disiplin dan konsisten untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan nilai kepada para pemegang saham dan pelanggan,” ujar Indrieffouny Indra. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Konsisten Jalankan Strategi Transformasi, SIG Berhasil Jaga Tren Positif Industri  Selengkapnya

Konsisten Jalankan Transformasi, SIG Bukukan Pendapatan Rp 35,24 Triliun di Tengah Tantangan Industri pada 2025

GRESIK,1minute.id –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengumumkan kinerja keuangan konsolidasian tahun 2025 yang telah diaudit (audited) dengan ringkasan sebagai berikut:

●   Volume penjualan sebanyak 37,93 juta ton

●   Pendapatan sebesar Rp35,24 triliun

●   Beban pokok pendapatan sebesar Rp28,17 triliun

●   EBITDA tercatat sebesar Rp4,49 triliun

●   Laba sebelum pajak sebesar Rp 602 miliar

●   Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp 191 miliar           

Merespon tantangan industri bahan bangunan yang mengalami perlambatan pada tahun 2025, Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, SIG secara konsisten menjalankan transformasi bisnis sejak Juli 2025 yang berfokus pada tiga strategi utama yaitu peningkatan pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk turunan semen dan portofolio. 

Hingga akhir 2025, strategi transformasi tersebut telah menunjukkan hasil positif di mana pada kuartal tiga dan empat tahun 2025, penjualan domestik SIG menunjukkan perbaikan yang berkontribusi terhadap total penjualan sepanjang tahun 2025.

Selain melakukan transformasi dalam pengelolaan pasar domestik, SIG juga terus memaksimalkan potensi pasar regional untuk menjaga kinerja perusahaan tetap positif di tengah kondisi pasar semen dalam negeri yang masih menantang. Pada 2025, SIG berhasil mencatatkan penjualan regional sebesar 7,95 juta ton, atau meningkat 14,3% year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 6,96 juta ton.

Dari sisi biaya, efisiensi secara ketat dan peningkatan operational excellence secara berkelanjutan telah membantu Perusahaan menekan beban pokok pendapatan 0,3% dan beban usaha (di luar beban operasi lainnya) yang turun 1,1% yoy. Sementara itu, berkat penerapan tata kelola keuangan yang baik, biaya keuangan bersih juga tercatat lebih rendah 32,7% yoy, sehingga memperkuat kinerja keuangan secara keseluruhan.

“Disiplin menjalankan transformasi bisnis sejak Juli 2025 membuat SIG lebih berdaya saing dan adaptif terhadap dinamika industri yang menantang. Melalui sejumlah inisiatif strategis, SIG mampu mempertahankan profitabilitas yang membuktikan ketahanan Perusahaan dalam menghadapi kondisi pasar semen domestik yang masih melambat,” kata Vita Mahreyni.

Vita Mahreyni menambahkan, SIG optimis dapat terus menjaga momentum pertumbuhan melalui sejumlah inisiatif strategis dan inovasi. Salah satu langkah strategis tersebut yaitu proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi untuk ekspor semen di Tuban, Jawa Timur yang merupakan bagian dari kerja sama strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation.

”SIG menargetkan untuk mulai ekspor pada pertengahan tahun 2026 dari fasilitas di Tuban, Jawa Timur dengan kapasitas 500 ribu hingga 1 juta ton semen per tahun,” ungkap Vita Mahreyni. 

Selain ekspor, kerja sama strategis dengan Taiheiyo juga dilakukan untuk mengembangkan lini bisnis soil stabilization (stabilisasi tanah). Kolaborasi dua perusahaan bahan bangunan terkemuka di Asia ini bertujuan untuk menjawab tantangan di industri konstruksi sekaligus menciptakan pasar baru guna membuka peluang pertumbuhan. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Konsisten Jalankan Transformasi, SIG Bukukan Pendapatan Rp 35,24 Triliun di Tengah Tantangan Industri pada 2025 Selengkapnya

Wapres Gibran Kunjungi Proyek Pengembangan Dermaga dan Fasilitas Produksi SIG di Tuban untuk Tingkatkan Ekspor dan Daya Saing Industri

GRESIK,1minute.id – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming menyusuri proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Jumat, 6 Maret 2026. 

Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran Rakabuming turut didampingi Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, serta Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra bersama jajaran manajemen Perusahaan.

Proyek yang dikelola oleh anak usaha SIG yaitu PT Solusi Bangun Indonesia Tbk tersebut, akan menjadi fasilitas ekspor semen berkapasitas besar yang mengadopsi teknologi modern terkini untuk mendukung operasional ekspor yang efisien dan berkelanjutan.

Wapres Gibran Rakabuming menyampaikan apresiasinya atas perkembangan proyek yang kini telah mencapai 99%, dan berharap Perusahaan terus menjaga dan bahkan meningkatkan standar dan kepatuhan pengelolaan lingkungan. 

”Semoga segera operasional dan mendukung peningkatan kapabilitas bangsa di kancah global serta agenda pembangunan berkelanjutan, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di mancanegara,” kata Gibran Rakabuming.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Wapres Gibran Rakabuming meninjau fitur-fitur dermaga yang diproyeksikan mampu mengirim 500 ribu hingga 1 juta ton semen ke pasar internasional. 

Proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi tersebut, merupakan bagian dari kerja sama strategis antara SIG melalui anak usahanya, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dan Taiheiyo Cement Corporation yang telah terjalin sejak tahun 2021 silam.

Dengan nilai investasi sebesar Rp1,4 triliun, proyek ini mencakup sejumlah pengembangan fasilitas dermaga maupun pabrik. Salah satunya adalah peningkatan kapasitas Terminal Khusus dari 15.000 Deadweight Ton (DWT) menjadi 50.000 DWT.

Penambahan kapasitas ini dilakukan dengan membangun jetty trestle dan jetty platform baru yang terhubung dengan existing jetty. Sedangkan untuk mendukung produksi, proyek ini juga mencakup pembangunan fasilitas seperti blending silo system dengan kapasitas 8.000 ton, clinker silo system berkapasitas 15.000 ton, dan 2 cement silo system masing-masing berkapasitas 18.000 ton.

Selain itu, proyek ini juga melibatkan pemasangan fasilitas transport berupa tube conveyor sepanjang 4,1 km, tripper conveyor, dan ship loader dengan kapasitas 1.000 tons per hour (tph) yang berfungsi mengirim semen curah dari pabrik menuju kapal yang bersandar di dermaga.

Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra, mengatakan proyek ini diharapkan segera rampung untuk siap beroperasi secara optimal pada pertengahan tahun 2026. Proyek sinergi dengan Hutama Karya ini, diproyeksikan untuk dapat mengirim 450 ribu ton semen pada tahun ini, dari kapasitas pemenuhan hingga 1 juta ton semen per tahun.

”Proyek ini akan menjadi tonggak penting tidak hanya dalam memperkuat kapasitas distribusi, tetapi juga berkontribusi terhadap daya saing pasar ekspor dan memperkuat jaringan distribusi global Perseroan di tengah tantangan pasar domestik yang semakin kompetitif, serta kondisi overcapacity yang dihadapi industri semen domestik. Semoga kerja sama dengan Taiheiyo ini membawa hasil optimal dan berkontribusi pada pertumbuhan kinerja kedua grup. Dan yang paling penting, memperluas layanan karya anak bangsa di kancah dunia,” ujar Indrieffouny Indra. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Wapres Gibran Kunjungi Proyek Pengembangan Dermaga dan Fasilitas Produksi SIG di Tuban untuk Tingkatkan Ekspor dan Daya Saing Industri Selengkapnya

Kinerja Ekspor Optimal, SIG Catatkan Volume Penjualan Semester III/2025 sebesar 27,46 Juta ton.

GRESIK,1minute.id –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melaporkan kinerja keuangan konsolidasi tidak diaudit (unaudited) periode Januari s.d. September 2025, dengan ringkasan sebagai berikut: 

·        Volume penjualan sebanyak 27,46 juta ton.

·        Pendapatan tercatat sebesar Rp 25,30 triliun. 

·        Beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp 20,31 triliun. 

·        EBITDA tercatat sebesar Rp 3,28 triliun.

·        Laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 114,84 miliar. 

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni, menyampaikan bahwa selain melakukan transformasi dalam pengelolaan pasar domestik, SIG juga terus memaksimalkan potensi pasar regional untuk menjaga kinerja perusahaan tetap positif di tengah kondisi pasar semen dalam negeri yang terkontraksi.

Hingga kuartal III/2025, SIG mencatatkan penjualan regional sebesar 6,08 juta ton, meningkat 18% year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,16 juta ton.

SIG juga berkomitmen memperkuat posisi di industri semen domestik melalui pengelolaan pasar mikro serta kepemimpinan dalam berbagai proyek nasional. Upaya tersebut menunjukkan hasil positif, tercermin dari peningkatan penjualan yang konsisten pada kuartal III dan berkontribusi terhadap total penjualan domestik sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.

Dari sisi biaya, langkah strategis SIG dalam menjalankan efisiensi secara ketat dan meningkatkan operational excellence secara berkelanjutan berhasil menekan beban pokok pendapatan turun 0,6% yoy serta beban operasional (di luar pendapatan dan beban operasional lainnya) turun 2,3% yoy.

Berkat penerapan tata kelola keuangan yang baik, SIG juga berhasil mencatatkan biaya keuangan bersih lebih rendah 35,5% yoy, sehingga memperkuat kinerja keuangan secara keseluruhan.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni, menyampaikan bahwa berbagai inisiatif strategis yang dijalankan telah membantu SIG mencatatkan profitabilitas pada sembilan bulan pertama tahun 2025. Pencapaian ini membuktikan kemampuan dan ketahanan Perusahaan dalam menghadapi kondisi pasar semen domestik yang masih melambat.

“Dengan terus bersikap adaptif dan inovatif, SIG optimistis dapat mempertahankan profitabilitas dan terus memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Vita Mahreyni.

Lebih lanjut, Vita menambahkan bahwa SIG secara konsisten mempromosikan penggunaan semen rendah karbon dan produk turunannya sebagai bagian dari komitmen mendorong terwujudnya pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

“SIG memiliki beragam solusi bahan bangunan yang inovatif dan ramah lingkungan untuk berbagai jenis pembangunan, sehingga memberikan fleksibilitas bagi pelanggan dalam menentukan pilihan sesuai kebutuhan,” jelas Vita.

Selain itu, SIG juga menyambut positif berbagai program pemerintah yang berpotensi menjadi katalis bagi peningkatan permintaan semen dan bahan bangunan lainnya, seperti program pembangunan 3 juta rumah, proyek giant sea wall, serta pembangunan fasilitas Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, dan Sekolah Rakyat.

“Dengan beragam produk semen dan turunannya yang inovatif serta dukungan jaringan distribusi yang luas, SIG siap berkontribusi dalam mendukung kesuksesan proyek-proyek pembangunan di seluruh wilayah Indonesia,” tutup Vita Mahreyni. (yad)

Kinerja Ekspor Optimal, SIG Catatkan Volume Penjualan Semester III/2025 sebesar 27,46 Juta ton. Selengkapnya