SIG dan BRIN Kembangkan Beton Hijau Tahan Sulfat dan Klorida, Percepatan Infrastruktur Kawasan Pesisir dan Laut

GRESIK,1minute.id – aPT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan Penandatanganan Kerja Sama Pengembangan Beton Hijau untuk Infrastruktur Kawasan Pesisir dan Laut.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Operasi SIG Reni Wulandari dan Kepala Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika BRIN, Teguh Muttaqie di Gedung The East, Jakarta pada pekan lalu.

Direktur Utama SIG Donny Arsal mengatakan, di tengah persaingan ketat, SIG senantiasa menjaga komitmen dalam memproduksi bahan bangunan ramah lingkungan yang merupakan bagian dari upaya dekarbonisasi yang konsisten dijalankan oleh Perusahaan. 

Melalui penggunaan bahan baku dan bahan bakar alternatif, efisiensi energi, hingga penggunaan energi terbarukan, saat ini semen hijau SIG lebih rendah emisi karbon hingga 38% dibandingkan semen konvensional. Setelah berhasil memproduksi semen hijau untuk kawasan pesisir, kerja sama dengan BRIN ini mewujudkan intensi SIG untuk memperluas pengembangan dalam produksi beton hijau untuk kawasan pesisir.

“Kami telah berkolaborasi dengan BRIN untuk berbagai kegiatan penelitian terapan, dan saat ini kami kembali bekerja sama dalam pengembangan beton hijau untuk mendukung pembangunan infrastruktur kawasan pesisir dan laut. Semoga ikhtiar ini dapat mendukung program pembangunan pemerintah melalui penggunaan produk yang andal dan ramah lingkungan,” kata Donny Arsal.

Produk bahan bangunan rendah karbon semakin dibutuhkan dalam urgensi penanganan dampak perubahan iklim dan kebutuhan pembangunan berkelanjutan. Hal ini pun sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk melanjutkan pengembangan infrastruktur.

Di lingkungan ekstrem seperti kawasan pesisir dan laut, struktur beton berisiko lebih mudah keropos. Kerja sama antara SIG dan BRIN bertujuan untuk menghasilkan beton dengan ketahanan tinggi terhadap sulfat, termasuk gelombang, pasang surut, dan korosi akibat ion klorida. 

Beton ini akan memiliki formulasi khusus untuk lingkungan laut dengan peningkatan kepadatan, daya tahan dan masa layan beton, sehingga mengurangi biaya perawatan dan kokoh dalam jangka panjang. 

Sementara itu, Direktur Operasi SIG Reni Wulandari menyampaikan, dalam riset ini SIG bersama BRIN akan mengembangkan produk beton hijau yang memiliki ketahanan tinggi di lingkungan ekstrem seperti kawasan pesisir dengan memperhatikan aspek infrastruktur pesisir dan kekhususan bahan baku yang dipakai, sehingga lebih unggul dari beton konvensional. Selain berkualitas tinggi, beton hasil pengembangan ini juga lebih ramah lingkungan karena menggunakan material rendah karbon.

“Kami berharap hasil riset ini menjadi solusi atas kebutuhan konstruksi di daerah-daerah pesisir, terutama yang telah mengalami peningkatan level permukaan air. Karena itu, kami menggandeng BRIN untuk mengakselerasi dengan riset menyeluruh untuk menghasilkan produk beton berkualitas tinggi tetapi tetap memperhatikan aspek keberlanjutan,” kata Reni Wulandari.

Kepala Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN Cuk Supriyadi Ali Nandar menyambut baik inisiatif SIG untuk berkolaborasi dalam pengembangan beton hijau untuk infrastruktur di kawasan pesisir dan laut. Beton hijau ini diharapkan lebih ramah lingkungan dibandingkan beton konvensional karena lebih rendah emisi, diproduksi dengan energi yang lebih efisien, namun tetap berkualitas tinggi.

“BRIN dan SIG memiliki kesamaan visi untuk memajukan bangsa dan negara. Indonesia adalah negara kepulauan, maka kerja sama ini menjadi kontribusi untuk melindungi pantai-pantai dari abrasi dengan memberi lapis lindung. Bersama SIG, BRIN akan membuat lapis lindung menggunakan teknologi beton yang ramah lingkungan tanpa mengesampingkan kualitas dan sesuai dengan peruntukan di wilayah Indonesia,” kata Cuk Supriyadi Ali Nandar.  

Kepala Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika BRIN Teguh Muttaqie menjelaskan, dalam kerja sama ini BRIN dan SIG akan memformulasikan material baru, contohnya waste material seperti fly ash dan slag nikel, dalam komposisi beton hijau sehingga tercipta desain baru yang dapat digunakan untuk proyek tanggul, infrastruktur pelabuhan dan kawasan pesisir lainnya.

“Beton konvensional membutuhkan banyak energi yang berdampak pada perubahan iklim. Saya yakin SIG memiliki strategi dan inisiatif untuk berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia, dengan menerapkan teknologi bersih dan hijau. Sinergi ini menjadi langkah nyata untuk menyongsong masa depan yang lebih rendah karbon, lebih bersih dan berkelanjutan,” kata Teguh Muttaqie. (yad)

SIG dan BRIN Kembangkan Beton Hijau Tahan Sulfat dan Klorida, Percepatan Infrastruktur Kawasan Pesisir dan Laut Selengkapnya

SIG Rencana Buyback Saham Rp 300 Miliar

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham SIG total senilai Rp 300 miliar. Aksi korporasi ini akan menjadi salah satu agenda untuk persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) yang akan diselenggarakan pada 23 Mei 2025, di mana waktu pelaksanaan buyback saham paling lama 12 bulan setelah RUPS, yaitu 24 Mei 2025 – 23 Mei 2026.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, SIG berencana menggunakan dana total senilai Rp 300 miliar, di mana nilai tersebut sudah termasuk dalam alokasi dana yang digunakan dalam pembelian kembali saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan yang dilakukan perusahaan pada 16 April 2025 – 23 Mei 2025 senilai Rp 200 miliar. 

Pelaksanaan buyback saham dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama adalah tanpa melalui persetujuan RUPS sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No13/2023 dan Surat OJK No. S-17/2025 tanggal 18 Maret 2025 perihal Kebijakan Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi secara Signifikan, dan tahap kedua adalah melalui persetujuan RUPS sesuai dengan POJK No 29/2023.

Buyback saham ini dijalankan karena SIG memiliki keyakinan dan kepercayaan atas fundamental kuat, yang dimiliki untuk meningkatkan kinerja dan mencapai pertumbuhan dalam jangka panjang. Pada saat yang sama, hal ini juga menjadi indikasi bagi investor bahwa harga saham saat ini tidak serta merta mencerminkan fundamental SIG yang sesungguhnya,” kata Vita Mahreyni.

Vita Mahreyni menambahkan, pelaksanaan buyback saham ini juga dilatarbelakangi oleh rencana SIG untuk melakukan program kepemilikan saham bagi Karyawan, Direksi dan Dewan Komisaris, dengan kriteria dan persyaratan yang akan ditentukan oleh SIG. Hal ini dilakukan dalam rangka mendorong engagement terhadap keberlanjutan peningkatan kinerja SIG dalam jangka panjang.

“SIG berkeyakinan, bahwa pelaksanaan transaksi buyback saham tidak akan memberikan dampak penurunan pendapatan yang bersifat material terhadap kegiatan usaha, mengingat SIG memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup untuk melakukan pembiayaan buyback saham bersamaan dengan kegiatan usaha. Transaksi buyback saham ini juga tidak memberikan dampak yang bersifat material atas biaya pembiayaan SIG sebagai akibat pelaksanaan buyback saham,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

SIG Rencana Buyback Saham Rp 300 Miliar Selengkapnya

Rumah BUMN SIG di Rembang Dampingi 495 UMKM Naik Kelas dan Serap 1.869 Tenaga Kerja 

GRESIK,1minute.id – Rumah BUMN (RB) Rembang yang dikelola oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bersama anak usahanya, PT Semen Gresik, telah memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan 495 UMKM dalam peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Selain pendampingan secara menyeluruh, RB Rembang tak hanya berhasil membantu ratusan pengusaha lokal sukses mengembangkan bisnisnya, tapi juga menciptakan lapangan kerja bagi 1.869 orang warga masyarakat.

Seperti yang dirasakan oleh Bella Ayu Paramitha, pemilik usaha Batik Sekar Mulyo asal Rembang, Jawa Tengah, yang mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari RB Rembang. Bagi wanita yang akrab disapa Bella ini, RB Rembang memainkan peranan penting dalam memajukan usaha batik tulisnya. Sejak bergabung pada 2020, RB Rembang telah menjadi wadah untuk mengasah kemampuannya dalam berbisnis, mulai dari branding produk, hingga perluasan pasar melalui digital marketing dan penjualan secara online di market place.

“Di RB Rembang, kami juga dibekali pengetahuan metode administrasi yang efektif dan manajemen keuangan. Bahkan, kami dibantu membangun jaringan dengan sesama pegiat UMKM. Semua itu membuat kami lebih termotivasi untuk terus maju dan memberikan dampak positif bagi komunitas di sekitar kami,” kata Bella.

Bella mengungkapkan, usaha yang dimulai pada 2009 dengan modal awal sebesar Rp 35 juta dan dibantu 5 orang karyawan itu kini telah banyak mengalami perkembangan. Tidak hanya menjual produk dalam bentuk kain, Batik Sekar Mulyo juga menyediakan produk pakaian jadi dengan harga berkisar dari Rp 250 ribu hingga Rp 15 juta. Dari  sisi omzet, sedikitnya Bella bisa meraup Rp100 juta per bulan. 

Dalam menjalankan usahanya, Bella turut melibatkan banyak warga setempat yang memiliki keahlian di bidang produksi batik. Saat ini, Batik Sekar Mulyo tercatat memiliki 35 karyawan yang bekerja di workshop, di mana 5 di antaranya merupakan disabilitas. Selain itu Bella juga memperkerjakan 150 pekerja lepas untuk produksi di luar workshop. Mereka tersebar di sejumlah desa di Rembang, Jawa Tengah, antara lain Desa Babagan di Kecamatan Lasem, serta Desa Tuyuhan, Desa Karaskepoh, Desa Gemblengmulyo dan Desa Pandan, di Kecamatan Pancur.

“Terima kasih untuk SIG dan Semen Gresik. Kehadiran RB Rembang sangat membantu UMKM untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing sehingga dapat maju dan berkembang. Semoga sukses selalu agar dapat membantu lebih banyak lagi pengusaha-pengusaha lokal, serta membantu ekonomi masyarakat luas,” ujar Bella.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengapresiasi pencapaian yang diraih oleh Batik Sekar Mulyo sehingga dapat menjadi bagian dari solusi peningkatan ekonomi masyarakat dengan menyerap ratusan pekerja. Dengan program pendampingan UMKM yang adaptif dan inovatif, kami meyakini keberadaan RB Rembang akan menjadi pendorong kemajuan UMKM sebagai penggerak ekonomi yang membawa dampak positif bagi masyarakat.

“Sejak beroperasi pada 2020, Rumah BUMN SIG di Rembang telah mendampingi 495 UMKM naik kelas yang diikuti dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 1.869 orang. Pencapaian ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan lapangan kerja dan mendorong kewirausahaan, serta membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Rumah BUMN SIG di Rembang Dampingi 495 UMKM Naik Kelas dan Serap 1.869 Tenaga Kerja  Selengkapnya

Pererat Silaturahmi dan Harmoni, SIG Memberikan Bantuan Sembako hingga THR Guru TPQ di Gresik

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memberikan beragam bantuan kepada masyarakat mulai dari sembako, santunan anak yatim dan duafa, hingga sarana ibadah. 

Berbagi dan mempererat silaturahmi menjadi pilihan manajemen dalam menyemarakkan Bulan Suci Ramadan 1446 H di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh General Manager of CSR SIG, Edy Saraya di Masjid Manbaul Falah, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, pada Senin pekan lalu, 17 Maret 2025.

Sebanyak 430 warga yang berasal dari 6 kelurahan/desa, meliputi Desa Sidorukun, Desa Kramat Inggil, Desa Segoromadu, Kelurahan Sidomoro, Kelurahan Singosari, dan Kelurahan Gending menerima bantuan berupa, yakni,  60 paket sembako dan tunjangan hari raya bagi 60 guru TPQ ; santunan dan peralatan sekolah bagi 170 anak yatim, serta 200 paket sembako dan tunjangan hari raya bagi penyandang disabilitas. 

Bantuan juga diberikan kepada 8 masjid dan musala di Kecamatan Kebomas, Gresik dan Manyar, untuk mendukung pelaksanaan kegiatan Ramadan dan Idulfitri.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, Bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat wilayah operasional Perusahaan, sehingga tercipta keharmonisan yang menjadi energi bagi Perusahaan untuk maju dan berkembang. 

“Dengan berbagi, SIG menyampaikan niat tulus kami untuk hadir dan memberikan banyak manfaat dan keberkahan bagi kita semua, khususnya kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan saat Ramadan dan menjelang Idulfitri,” kata Vita Mahreyni.

Kepala TPQ Mujahadah di Kecamatan Gresik Nur Qona’ah, menyampaikan rasa syukur terima kasih kepada SIG karena telah berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh rahmat ini. 

Warga Kelurahan Bedilan, Kecamatan Gresik berusia 66 tahun ini mengaku telah mengabdi selama 40 tahun untuk TPQ Mujahadah yang berada di sekitar Perusahaan dan selama itu pula SIG selalu memberikan perhatian dan banyak manfaat baik untuk para guru maupun untuk sarana dan prasarana TPQ.

“Alhamdulillah, selama 40 tahun saya mengabdi, TPQ kami tidak pernah lepas dari perhatian SIG. Tidak hanya memberikan tunjangan bagi para guru, tapi juga ikut serta dalam membangun dan renovasi TPQ Mujahadah. Terima kasih SIG, mudah-mudahan ke depannya SIG semakin sukses dan jaya agar selalu bisa menebar manfaat untuk orang banyak tidak hanya di bulan Ramadan, khususnya bagi warga Gresik,” ujar Nur Qona’ah.

Hal senada disampaikan oleh Takmir Masjid Manbaul Falah, Bambang Trimono, 47 tahun. Pihaknya mengaku berencana menggunakan bantuan dari SIG ini untuk mengoptimalkan kegiatan keagamaan selama Ramadan, seperti buka puasa dan sahur bersama, tausiah agama, kajian rutin, tadarus, hingga kegiatan sosial seperti pembagian takjil.

“Alhamdulillah SIG senantiasa menaruh kepedulian pada warga sekitar Perusahaan, terutama di bulan Ramadan 1446 H ini kami bisa lebih optimal dalam menjalankan kegiatan keagamaan di Masjid. Semoga SIG semakin sukses, baik dalam kinerja bisnis maupun sosial, sehingga dapat memberikan manfaat lebih luas lagi untuk masyarakat,” ujar Bambang Trimono. (yad) 

Pererat Silaturahmi dan Harmoni, SIG Memberikan Bantuan Sembako hingga THR Guru TPQ di Gresik Selengkapnya

SIG Pasok Semen pada Proyek Strategis Nasional Pembangunan Bendungan Sidan, Bali 

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) turut berkontribusi dalam pembangunan Bendungan Sidan di Bali yang akan menjaga keamanan pasokan air bersih bagi jutaan masyarakat Denpasar dan sekitarnya. 

Sampai bulan Februari 2025, SIG telah memasok 76.000 ton bahan bangunan semen pada pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, Bendungan Sidan merupakan infrastruktur penting yang memberikan banyak manfaat dalam kehidupan sosial masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan aksi pelestarian lingkungan. 

“SIG bangga dapat terus berkontribusi dalam pembangunan nasional seperti Bendungan Sidan yang memiliki peranan strategis untuk mendukung terwujudnya swasembada air dan energi yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Hal ini juga sejalan dengan arahan Menteri BUMN, Erick Thohir agar BUMN turut berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Vita Mahreyni.

Bendungan Sidan yang terletak di Kabupaten Badung, Gianyar dan Bangli ini merupakan bendungan tipe zonal dengan inti tegak aspal yang memiliki panjang 197 meter dan tinggi 68 meter dengan sumber airnya berasal dari Sungai Ayung.

Bendungan berkapasitas 3,82 juta m3 itu nantinya akan menyediakan air baku sebanyak 1.750 liter per detik untuk empat daerah di Bali, meliputi Denpasar, Badung, Gianyar, hingga Tabanan, dengan perkiraan total penerima manfaat sejumlah 1,3 juta jiwa masyarakat.

Selain untuk penyediaan air baku, Bendungan Sidan juga akan difungsikan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMh) berkapasitas 0,65 MW, serta memiliki potensi PLTS terapung 20% dari luas genangan dengan kapasitas hingga 8 MW. Bendungan Sidan juga dilengkapi terowongan pengelak yang berfungsi sebagai pengendali banjir.

Vita Mahreyni menegaskan produk semen dari SIG memiliki keunggulan yang sudah terbukti pada sejumlah proyek strategis nasional. Keunggulan-keunggulan tersebut antara lain mudah diaplikasikan dan memiliki daya rekat tinggi, sehingga mempermudah proses pengerjaan konstruksi dengan hasil akhir beton yang kuat. 

Semen SIG ini juga terkategori semen hijau dengan tingkat emisi hingga 38% lebih rendah dibandingkan semen konvensional, serta tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang tinggi mencapai 96,95%.

“Sebagai penyedia solusi bahan bangunan terdepan di Indonesia, SIG memiliki variasi produk bahan bangunan inovatif dengan rentang spesifikasi lengkap dan dukungan jaringan infrastruktur operasional yang luas. Dengan segala keunggulan yang dimiliki, SIG siap menyukseskan pembangunan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

SIG Pasok Semen pada Proyek Strategis Nasional Pembangunan Bendungan Sidan, Bali  Selengkapnya

SIG dan Rumah BUMN Dorong UMKM masuk Pasar Global 

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) hadir di INACRAFT 2025. Semen Indonesia bersama dengan 14 Badan Usaha Milik Negara atau BUMN lain dalam satu booth Rumah BUMN ini melibatkan 52 UMKM binaan mereka dari berbagai kategori, seperti fasyen, kerajinan tangan, dan aksesoris, serta menghadirkan 149 jenis produk unggulan yang siap menembus pasar internasional.

INACRAFT 2025 yang berlangsung hingga Minggu besok, 9 Februari 2025, booth Rumah BUMN terletak di area Main lobby dan Assembly Hall JICC (Jakarta International Convention Center), menjadi tempat menarik bagi pengunjung untuk berbicara langsung dengan pengrajin, mengetahui proses pembuatan produk, dan membeli produk langsung dari pengusaha lokal.

Tema yang diangkat beragam, mulai dari Batik Lasem oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), merajut tas bersama Perumnas, ecoprint pada media kain oleh PTPN IV, hingga patchwork tissue pouch dengan Bank BTN. Aktivitas tersebut memberikan pengalaman langsung bagi pengunjung untuk berinteraksi dengan pengrajin, mempelajari proses pembuatan produk, dan membeli produk langsung dari pengusaha lokal.

Menurut Menteri BUMN Erick Thohir, UMKM dan BUMN adalah tulang punggung ekonomi Indonesia. BUMN tidak hanya berfokus pada pertumbuhan korporasi, tetapi juga berperan aktif membantu UMKM Indonesia agar semakin berkembang dan tangguh di pasar nasional serta internasional dalam mendukung ekonomi kerakyatan.

”Kementerian BUMN memiliki peran besar dalam membantu memajukan UMKM di Indonesia. Kami terus mendorong UMKM untuk berkembang melalui berbagai program dan kerja sama dengan lembaga lain,” ujarnya.

Sebagai BUMN yang mendukung kemajuan dan pengembangan UMKM Indonesia, SIG secara konsisten memberikan pendampingan secara menyeluruh dan berkelanjutan kepada UMKM, salah satunya dengan mengikutsertakan mereka dalam berbagai pameran untuk memperluas jangkauan pemasaran produk. 

Dalam pameran INACRAFT 2025, SIG memfasilitasi dua UMKM binaannya yang bergerak di bidang fashion Nusantara yaitu Hastadana Batik Tulis Lasem dan Saleen. Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya, termasuk dalam hal fashion. Indonesia tercatat memiliki beragam wastra (kain tradisional), mulai dari batik, tenun, songket, ulos, dan lain-lain. 

Keikutsertaan dua UMKM binaan SIG yaitu Batik Tulis Lasem Hastadana dan Saleen dalam pameran INACRAFT 2025 merupakan bagian dari upaya mempromosikan wastra nusantara kepada masyarakat.

“Wastra Indonesia bukanlah sekadar kain, tetapi sebuah identitas kebanggaan bangsa. Kreativitas UMKM binaan SIG dalam memadukan wastra indonesia dengan tren fashion kekinian diharapkan menumbuhkan rasa bangga dan menarik minat masyarakat, utamanya generasi muda. Melalui pameran INACRAFT 2025, SIG berharap fashion nusantara akan lebih dikenal luas oleh masyarakat bahkan mendunia, serta dapat menghidupkan industri kreatif di tanah air,” kata Vita Mahreyni.

Melalui Rumah BUMN, dengan memberikan kesempatan berpartisipasi, SIG berupaya membantu para pengusaha lokal agar lebih siap bersaing di pasar internasional melalui pembinaan yang lebih baik dan akses pasar yang lebih luas. Keberhasilan UMKM binaan BUMN ini adalah cerminan nyata dari kontribusi besar BUMN terhadap pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia. (yad)

SIG dan Rumah BUMN Dorong UMKM masuk Pasar Global  Selengkapnya

SIG Dorong Penggunaan Bata Interlock Presisi untuk Wujudkan 3 Juta Rumah

GRESIK,1minute.id – Wakil Menteri PKP, Fahri Hamzah, mengunjungi fasilitas produksi bata interlock presisi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) yang dioperasikan oleh anak usaha SIG, yaitu PT Semen Padang di Indarung, Padang pada 24 Januari 2025. 

Kunjungan Wamen PKP diterima langsung oleh Direktur Utama SIG Donny Arsal, Direktur Operasi SIG Reni Wulandari, Direktur Supply Chain SIG Yosviandri beserta jajaran manajemen SIG, dan Direktur Utama PT Semen Padang, Indrieffouny Indra beserta jajaran manajemen PT Semen Padang.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa kapasitas Kementerian BUMN sebagai support system kementerian-kementerian teknis, siap berkomitmen dan mendukung penuh seluruh program yang telah menjadi fokus pemerintahan Presiden Prabowo. 

“Dalam 100 hari kerja pemerintahan, perusahaan BUMN terkait akan mendukung percepatan pembangunan proyek infrastruktur utama, termasuk rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” pungkas Erick Thohir.

Sebagai perusahaan BUMN yang bergerak dalam industri bahan bangunan, SIG mendorong penggunaan bata interlock presisi yang merupakan produk turunan semen hijau SIG, sebagai solusi untuk menjawab tantangan pembangunan rumah MBR, yaitu waktu pembangunan, biaya pembangunan, dan kualitas bahan bangunan. 

Komitmen kuat PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam mendukung perwujudan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Berkesempatan melihat langsung fasilitas produksi bata interlock presisi dan unit contoh rumah MBR di Indarung, Padang, Wakil Menteri PKP, Fahri Hamzah berpendapat bahwa solusi yang dihadirkan SIG adalah langkah terobosan dalam pemenuhan kebutuhan perumahan yang terjangkau bagi masyarakat sebagai salah satu langkah mengatasi kemiskinan. 

Fahri Hamzah menuturkan bahwa Kementerian PKP berfokus untuk membantu mengatasi kemiskinan dan gap ekonomi, salah satunya melalui pembangunan perumahan yang masif di seluruh Indonesia yaitu program 3 juta rumah setahun.

Fahri Hamzah menyebutkan, bahwa bersama beberapa lembaga pemerintah, Kementerian PKP tengah mengidentifikasi dan menyepakati data kemiskinan, termasuk dalam parameter kepemilikan rumah. Ia menyebut, bahwa saat ini terdapat sekitar 30 – 40 juta rumah keluarga dengan berbagai permasalahan. 

Di pedesaan, banyak orang punya rumah tapi tidak layak karena tidak teratur/rapi, kurang sanitasi, dan dihuni terlalu banyak orang dalam satu rumah. Sedangkan di kota, rumah bertumpuk tak teratur dan menjadi sumber polusi yang masif.

“Pemerintah melalui Kementerian PKP akan mendorong system side ekonomi kita supaya pembangunan rumah tidak terlalu memikirkan pasar. Pemerintah akan menjamin dan mengkonsolidasi dukungan yang dibutuhkan termasuk pembiayaan dan ketersediaan tanah dan berbagai skema dan perizinan yang dipermudah,” katanya.

“Pemerintah juga akan membantu untuk ketersediaan bahan bangunan, termasuk bata interlock presisi, tidak hanya untuk rumah tapak tapi juga hunian vertikal. SIG harus terus fokus pada peluang blue ocean untuk mendukung proyek Pemerintah, perkuat ekosistemnya, karena solusi ini adalah masa depan pembangunan rumah kita di Indonesia,” imbuh Fahri Hamzah.

Direktur Utama SIG Donny Arsal, menyampaikan terima kasih atas dukungan Wakil Menteri PKP, Satgas Perumahan Republik Indonesia, para pemangku kepentingan, serta para pelaku usaha pengembang perumahan yang turut serta dalam kunjungan. 

SIG meyakini, berkumpulnya para pemangku kepentingan di bidang perumahan ini didasari oleh kesamaan visi untuk menghadirkan hunian yang ramah lingkungan, berkualitas dan terjangkau untuk masyarakat di seluruh Indonesia.

Setelah memperkenalkan rumah contoh Bata Interlock Presisi tipe 36 di Ibu Kota Nusantara atau IKN pada Agustus 2024 lalu, SIG juga menghadirkan rumah contoh Bata Interlock Presisi tipe 36 dan tipe 57 di Bambu Apus, Jakarta Timur. 

Bata interlock presisi merupakan hasil penelitian terapan dengan mekanisme kerja yang saling mengunci antar balok seperti sistem lego. Penggunaan bata interlock presisi memberikan banyak keuntungan dalam pembangunan rumah dibandingkan material konvensional, karena lebih efisien dalam penggunaan material, lebih mudah dalam pengaplikasian yang membuat durasi pembangunan lebih cepat, serta telah dinyatakan ramah gempa.

Selain bata interlock presisi, SIG juga mendorong aplikasi beton inovatif berbasis semen hijau, seperti beton dekoratif, dan paving block berpori sebagai solusi kawasan tergenang. 

Hadirnya material bahan bangunan ramah lingkungan yang bisa mempercepat konstruksi rumah tersebut, diharapkan menjadi solusi konkret untuk mendukung Pemerintah menghadirkan sarana infrastruktur dan hunian yang layak bagi masyarakat. Semangat ini sejalan dengan arahan Kementerian BUMN untuk menghadirkan solusi perumahan yang terjangkau dan berkelanjutan.

”Untuk mendukung Pemerintah memenuhi target pembangunan 3 juta rumah per tahun, dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak dan tentunya inovasi teknologi,” kata Donny Arsal.

“Bata interlock presisi merupakan teknologi yang mengubah metode pembangunan rumah menjadi lebih mudah, cepat dan efisien, dengan kualitas konstruksi yang kokoh dan tampilan yang modern, sehingga memberikan nilai tambah bagi pengembang dan pemilik rumah,” ujarnya. (yad)

SIG Dorong Penggunaan Bata Interlock Presisi untuk Wujudkan 3 Juta Rumah Selengkapnya

PT Semen Indonesia Tbk Kukuhkan Pemberhentian dengan Hormat Nasaruddin Umar

GRESIK,1minute.id –  PT Semen Indonesia  Tbk  (SIG) (“Persero”) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa atau RUPSLB tahun 2025  (Rapat) di Jakarta pada Senin, 20 Januari 2025. Rapat dengan agenda perubahan susunan pengurus Perseroan. 

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni menyampaikan, rapat mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Nasaruddin Umar sebagai Komisaris Independen.

Sehingga susunan Dewan Komisaris dan Direktur Perseroan sebagai berikut :

1. Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Budi Waseso

2. Komisaris Independen Saor Siagian

3. Komisaris Independen Ratna Irsana  

4. Komisaris Sony Subrata

5. Komisaris Yustinus Prastowo

6. Komisaris Lydia Silvanna Djaman


1. Direktur Utama Donny Arsal

2. Direktur Supply Chain Yosviandri

3. Direktur SDM dan Umum Agung Wiharto

4. Direktur Keuangan dan Manajemen Portofolio Andriano Hosny Panangian

5. Direktur Bisnis dan Pemasaran Subhan

6. Direktur Operasi Reni Wulandari

Vita Mahreyni menambahkan, SIG yang tahun ini memasuki usia ke-12 tahun, terus meningkatkan kapabilitasnya sebagai market leader dengan berinovasi menghadirkan pola operasional yang berwawasan lingkungan dan mendukung perbaikan sosial, sebagai fondasi untuk menciptakan produk bahan bangunan yang ramah lingkungan dan mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

SIG tengah gencar mempromosikan semen hijau dan produk turunan yang ramah lingkungan. Belum lama ini, beberapa asosiasi dan pengembang properti nasional memberikan apresiasi yang tinggi terhadap keunggulan produk bata interlock presisi SIG saat berkunjung ke Rumah Contoh Bata Interlock Presisi SIG di Bambu Apus, Jakarta Timur pada Desember 2024. 

Produk bahan bangunan inovatif ini dinilai sebagai solusi tepat untuk pembangunan rumah yang ramah lingkungan dengan proses yang mudah, cepat dan efisien, sehingga memperkuat optimisme untuk menyukseskan program 3 juta rumah.

”Pada tahun 2025 ini, SIG berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan mengoptimalkan sumber daya dan kemampuan internal, sekaligus merangkul pihak eksternal dari berbagai sektor untuk berkolaborasi menciptakan nilai bersama. Dengan inovasi dan sinergi, SIG siap menciptakan peluang-peluang pertumbuhan baru di tengah kondisi industri semen domestik yang menantang,” kata Vita Mahreyni. (yad)

PT Semen Indonesia Tbk Kukuhkan Pemberhentian dengan Hormat Nasaruddin Umar Selengkapnya

Ini Rumah Contoh Gunakan Bata Interlock Presisi SIG, Pengembang Properti Optimis Dukung Program 3 Juta Rumah

GRESIK,1minute.id – Ketua Umum DPP Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), Junaidi Abdillah mengunjungi Rumah Contoh Bata Interlock Presisi SIG di Bambu Apus, Jakarta Timur pada Jumat, 27 Desember 2024.

Junaidi mengapresiasi inovasi bata interlock presisi SIG untuk mempercepat pembangunan perumahan dalam rangka menyukseskan program 3 juta rumah. 

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menunjukkan komitmennya untuk mendukung pemerintah mencapai target 3 juta rumah per tahun melalui penguatan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan dan inovasi produk bata interlock presisi.

Produk turunan dari semen hijau SIG ini berhasil memikat para pengembang perumahan dan sektor perbankan karena dinilai sebagai solusi tepat untuk pembangunan rumah yang ramah lingkungan dengan proses yang mudah, cepat dan efisien. 

”Proses pembangunan rumah dengan bata interlock presisi SIG sangat cepat dan hasilnya sangat bagus, serta efisien dalam hal pengecatan dan pengacian, hanya menggunakan varnish. Produknya juga halus, jadi bisa langsung ditempati. Ini adalah teknologi yang patut disebarluaskan ke seluruh pengembang,” kata Junaidi Abdillah. 

Ketua Umum DPP Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA) Ari Tri Priyono menyebut bata interlock presisi adalah terobosan baru yang luar biasa dari SIG. Menurutnya, jika dilihat dari hasil akhir, kualitas bata interlock presisi tidak hanya cocok digunakan untuk rumah dengan skema pembiayaan FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan), tetapi juga sangat layak untuk rumah komersial.

“Presisinya bagus, kualitasnya bagus. Jadi bata interlock presisi ini sangat tepat untuk mendukung pembangunan 3 juta rumah. Proses pengerjaannya juga cepat, dua puluh satu hari bisa selesai. Bahkan,mungkin kalau tukangnya lebih cepat, mungkin bisa dua pekan sudah selesai,” kata Ari Tri Priyono.    

“Ini sangat membantu program 3 juta rumah untuk rakyat apalagi dikerjakan oleh SIG, BUMN yang tentu memiliki perhatian untuk mendukung pembangunan negara. Kami dari asosiasi sangat menghargai dan mendukung penuh. Ini akan kami sosialisasikan ke anggota kami,” imbuh Ari Tri Priyono.    

Ketua Umum Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (ASPRUMNAS), M. Syawali P. turut mengungkapkan rasa senangnya dapat berkunjung dan melihat langsung aplikasi produk bata interlock presisi yang dinilai sangat praktis, efektif dan efisien.

“Saya melihat bata interlock presisi ini memiliki keunggulan dari segi kecepatan, kerapihan, dan biaya yang lebih efisien karena bisa dikerjakan dengan sedikit tenaga kerja. Semoga ke depannya bata interlock presisi ini terus meningkatkan kualitas dan mutunya yang menjamin keselamatan jiwa. Karena tadi saya lihat rumah contoh itu bagus sekali, halus dan sangat efektif,” kata M. Syawali P.       

Perwakilan pengembang, Joko Santosa yang merupakan CEO Asatu Corporation, berbagi pengalaman membangun hunian percontohan nasional MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) ramah lingkungan yang bekerja sama dengan ekosistem perumahan Kementerian PUPR, Pemda Kendal, Bank Tanah, BP Tapera, SMF dan BTN menggunakan bata interlock presisi di Kendal, Jawa Tengah. 

Menurutnya, penggunaan bata interlock presisi membuat biaya pembangunan lebih efisien, hasil konstruksi yang kokoh dengan tampilan yang estetis, serta mampu mengondisikan udara dalam ruangan tetap sejuk baik siang maupun di malam hari.

“Keunggulan lainnya yang paling penting bagi kami adalah kecepatan waktu pengerjaan. Jadi, kami bisa membangun dua kali lebih cepat daripada waktu jika kami membangun memakai material konvensional biasanya. Kalau dari sisi efisiensi biaya kurang lebih mencapai 35%, baik biaya material ataupun tukang. Kalau tukang, biasanya kami membangun dengan waktu delapan minggu untuk satu rumah. Nah, ini cukup dua minggu bangunannya sudah selesai,” ungkap Joko Santosa.    

Direktur Utama SIG Donny Arsal, menyampaikan terima kasih kepada BTN dan para pengembang yang telah berkunjung ke Rumah Contoh Bata Interlock Presisi, sehingga SIG dapat memperkenalkan teknologi bata interlock presisi. SIG meyakini, berkumpulnya para pemangku kepentingan di bidang perumahan ini didasari oleh kesamaan visi untuk menghadirkan hunian yang ramah lingkungan, berkualitas dan terjangkau untuk masyarakat.

Setelah memperkenalkan Rumah Contoh Bata Interlock Presisi tipe 36 di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Agustus lalu, kini SIG menghadirkan Rumah Contoh Bata Interlock Presisi tipe 36 dan tipe 57 di Bambu Apus, Jakarta Timur. 

Bata interlock presisi merupakan hasil penelitian terapan dengan mekanisme kerja yang saling mengunci antar balok seperti sistem lego. Penggunaan bata interlock presisi memberikan banyak keuntungan dalam pembangunan rumah dibandingkan material konvensional, karena lebih efisien dalam penggunaan material, lebih mudah dalam pengaplikasian yang membuat durasi pembangunan lebih cepat, serta telah dinyatakan ramah gempa.

Selain rumah contoh, SIG juga mengaplikasikan solusi beton inovatif berbasis semen hijau, seperti solusi beton dekoratif, dan paving block berpori sebagai solusi kawasan tergenang. Hadirnya material bahan bangunan ramah lingkungan yang bisa mempercepat konstruksi rumah tersebut, diharapkan menjadi solusi konkret untuk mendukung Pemerintah menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat. 

Semangat ini sejalan dengan arahan Kementerian BUMN untuk menghadirkan solusi perumahan yang terjangkau dan berkelanjutan.

”Untuk mendukung pemerintah memenuhi target pembangunan 3 juta rumah per tahun dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak dan tentunya inovasi teknologi. Bata interlock presisi merupakan teknologi yang mengubah metode pembangunan rumah menjadi lebih mudah, cepat dan efisien, dengan kualitas konstruksi yang kokoh dan tampilan yang modern, sehingga memberikan nilai tambah bagi pengembang dan pemilik rumah,” ujar Donny Arsal. (yad)

Ini Rumah Contoh Gunakan Bata Interlock Presisi SIG, Pengembang Properti Optimis Dukung Program 3 Juta Rumah Selengkapnya

Bidik Pasar Amerika, SIG Kebut Rampungkan Fasilitas Produksi & Dermaga 50 Ribu DWT di Pabrik Tuban

JAKARTA,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggandeng Taiheiyo Cement Corporation dalam kerja sama strategis melalui anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), dengan mengembangkan dermaga dan fasilitas produksi di Pabrik Tuban, Jawa Timur sebagai pondamen untuk memperkuat ekspor nasional.

Proyek yang dimulai sejak 2022 ini, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekspor terak dan semen tipe khusus (tipe V) ke pasar internasional, khususnya Amerika Serikat. Dengan nilai investasi sebesar Rp 1,4 triliun, proyek ini mencakup sejumlah pengembangan fasilitas dermaga maupun pabrik. Salah satunya adalah peningkatan kapasitas Terminal Khusus dari 15.000 Deadweight Ton (DWT) menjadi 50.000 DWT.

Penambahan kapasitas ini dilakukan dengan membangun jetty trestle dan jetty platform baru yang terhubung dengan existing jetty. Sedangkan untuk mendukung produksi, proyek ini juga mencakup pembangunan fasilitas seperti blending silo system dengan kapasitas 8.000 ton, clinker silo system berkapasitas 15.000 ton, dan 2 cement silo system masing-masing berkapasitas 18.000 ton.

Selain itu, proyek ini juga melibatkan pemasangan fasilitas transport berupa tube conveyor sepanjang 4,1 km, tripper conveyor, dan ship loader dengan kapasitas 1.000 tons per hour (tph) yang berfungsi mengirim semen curah dari pabrik menuju kapal yang bersandar di dermaga.

Menteri BUMN Erick Thohir, memberikan apresiasi kepada SIG atas keberhasilannya dalam menjalin kemitraan strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation, serta inovasi produk, model bisnis, dan layanan yang terus berkembang, menjadikan SIG lebih kompetitif dan siap menghadapi tantangan global di masa depan.

“Meskipun tantangan di industri semen semakin kompetitif, SIG mampu beradaptasi dan berhasil mengoptimalkan proses bisnisnya. Keberhasilan kolaborasi SIG dengan Taiheiyo Cement Corporation ini dapat menjadi inspirasi bagi BUMN dan pelaku usaha sektor lain untuk meningkatkan daya saing dan menciptakan peluang pertumbuhan yang berkelanjutan di pasar internasional,” ujar Erick Thohir.

Dalam kunjungan kerja bersama dengan Taiheiyo belum lama ini, Direktur Utama SIG Donny Arsal mengatakan, proyek yang merupakan bagian dari kerja sama strategis dengan Taiheiyo ini telah memasuki tahap akhir dan diharapkan segera rampung untuk siap beroperasi secara optimal di kuartal pertama tahun 2025. 

Dengan kapasitas ekspor hingga 1 juta ton semen per tahun, proyek ini akan menjadi tonggak penting tidak hanya dalam memperkuat kapasitas distribusi, tetapi juga berkontribusi terhadap daya saing pasar ekspor dan memperkuat jaringan distribusi global Perseroan.

“Ini menandai langkah awal dalam ekspansi SIG ke pasar Amerika Serikat, di tengah tantangan pasar domestik yang semakin kompetitif serta kondisi oversupply yang sedang dihadapi Perseroan. Semoga kerja sama dengan Taiheiyo ini membawa hasil optimal dan berkontribusi pada pertumbuhan kinerja kedua grup. Dan yang paling penting, memperluas layanan karya anak bangsa di kancah dunia,” ujar Donny Arsal.

Sementara itu, President and Representative Director of Taiheiyo Cement Corporation, Yoshifumi Taura menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim SIG dan SBI dalam proyek pengembangan fasilitas ekspor ini. 

Ia menyebutkan sinergi antara kedua grup merupakan win-win solution yang tidak hanya memberikan manfaat bisnis, tetapi juga membuka peluang besar bagi pengembangan lebih lanjut dalam sektor industri semen dan konstruksi.

”Taiheiyo berkomitmen untuk memperkuat sinergi antara ketiga perusahaan melalui berbagai inisiatif strategis, dimulai dengan pengembangan dermaga pada Terminal Khusus di SBI Pabrik Tuban ini, yang menjadi capaian penting dalam kemitraan jangka panjang kami,” ungkap Yoshifumi Taura.

Sebelumnya, pada Juli 2024, Perseroan telah melakukan berthing test atau uji coba sandar kapal untuk memastikan kelayakan pengoperasian Terminal Khusus. Uji coba ini bertujuan untuk menilai aspek kepelabuhan, keselamatan pelayaran, serta kelestarian lingkungan, yang merupakan bagian dari upaya untuk memastikan keberlanjutan operasional pelabuhan pada Terminal Khusus ini.

Direktur Utama SBI Asri Mukhtar mengungkapkan bahwa sejak awal, Pabrik Tuban telah didesain untuk menjadi pabrik semen yang efisien dan ramah lingkungan dengan menerapkan banyak teknologi terbaru dalam industri semen. Pabrik Tuban telah disiapkan untuk mampu menghasilkan produk-produk berkualitas yang akan dipasarkan tidak hanya di Indonesia, namun juga untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor.

“Kami menargetkan, fasilitas yang akan segera rampung ini akan mengoptimalkan potensi-potensi aset operasional untuk peningkatan nilai ekonomi yang dibutuhkan Perusahaan untuk tumbuh dan berkembang, membawa manfaat untuk para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” tegas Asri Mukhtar. (yad)

Bidik Pasar Amerika, SIG Kebut Rampungkan Fasilitas Produksi & Dermaga 50 Ribu DWT di Pabrik Tuban Selengkapnya