Naik Helikopter, Pangkoarmada, Gubernur dan Bupati Gresik Pantau Serbuan Vaksinasi di Pulau Bawean, Targetkan 10.500 Vaksin


GRESIK,1minute.id – Serbuan vaksin dihelat TNI Angkatan Laut (TNI) melalui Komando Armada II dipusatkan Pulau Bawean, Gresik. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa , Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau langsung serbuan vaksin yang memasuki hari kedua pada Kamis, 29 Juli 2021

Serbuan vaksin digelar diserentak di enam titik di Kecamatan Sangkapura dan Tambak. Masing kecamatan tersebar di tiga titik. Di Kecamatan Sangkapura, vansin produksi Sinovac buatan Tiongkok itu ditempatkan di Pesanggarahan ; TK Muslimat NU dan Balai Desa Daun, Kecamatan Daun. 

Sedangkan di Kecamatan Tambak , vaksinasi dilokasi Pendapa Kecamatan Tambak, Puskesmas Pembantu (Pustu) Telukjatidawang dan SDN Diponggo. 
Sekitar pukul 09.50, rombongan tiba di Pulau Bawean naik helikopter. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa , Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau di dua lokasi yakni Sekolah tinggi Islam (Stai) Hasan Jufri di Desa Lebak dan Pesanggrahan. Keduanya di Kecamatan Sangkapura. 

SERBUAN VAKSIN : Pangkoarmada II Laksda Iwan Isnurwanto, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau vaksinasi masal di Pesanggrahan Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik pada Kamis, 29 Juli 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto mengatakan, pihaknya membawa 10.500 dosis vaksin Sinovac untuk proses vaksinasi selama tiga hari mulai Rabu hingga Jumat, 28-30 Juli 2021. “Kalau melihat ekspektasi masyarakat sangat tinggi, kami bisa stay sampai Sabtu,”katanya.

Dalam serbuan vaksinasi di Pulau Bawean ini, TNI AL membawa 323 tenaga kesehatan (nakes). Ratusan nakes itu masih dibantu nakes dari RSUD Umar Mas’ud Bawean. Ratusan nakes ini tiba di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean sejak Selasa, 27 Juli 2021. Mereka berangkat dari Dermaga Semampir Lama Koarmada II, KRI Makassar-590 dari Satuan Kapal Amfibi (Satfib) tujuan Pulau Bawean.

Laksda TNI Iwan Isnurwanto mengapresiasi antusias masyarakat Bawean yang mengikuti vaksin. Dan animo di masyarakat juga sangat tinggi untuk melakukan vaksinasi di Pulau Bawean. Iwan Isnurwanto menceritakan, para petugas datang dari Surabaya ke Bawean sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo untuk melakukan vaksinasi agar bisa melawan wabah Covid-19 dan kekebalan tubuh.

SAPA WARGA : Pangkoarmada II Laksda Iwan Isnurwanto, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau vaksinasi masal di Pesanggrahan Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik pada Kamis, 29 Juli 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

”Alhamdulillah, sejak kemarin dimulai dengan menggunakan satu kapal perang ini berjalan lancar, jika masyarakat terus antusias maka akan kita lanjut Hari Sabtu,”ujarnya.

Pada hari pertama vaksinasi ada 2.964 orang yang mengikuti. “Insyaallah hari ini lebih, karena harapan vaksin yang kami bawa bisa habis, dalam target tiga hari ini,”katanya. Para petugas TNI-AL juga dibantu oleh relawan nasional dalam membantu pasokan sembako makanan untuk di Pulau Bawean. ”Mohon doa restu agar kita bisa menjalankan tugas lebih baik,” harapnya.

Sementara itu, dalam kunjungan di STAI Hasan Jufri  Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa membaca salawat saat meninjau vaksinasi untuk keselamatan warga negara Indonesia. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi vaksinasi oleh TNI-AL, pihaknya mengajak masyarakat untuk tidak takut dan bisa mencegah pandemi Covid-19.

”Masyarakat tidak boleh takut, banyak para tokoh masyarakat di kota sampai pelosok desa juga mengikuti vaksin ini, dan sebagai bentuk membantu negara,”imbuhnya. (yad)

Naik Helikopter, Pangkoarmada, Gubernur dan Bupati Gresik Pantau Serbuan Vaksinasi di Pulau Bawean, Targetkan 10.500 Vaksin Selengkapnya

Gatot Kaca dan Arjuna Turun Kayangan untuk Mengajak Pemohon SIM Vaksinasi

GRESIK, 1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Gresik punya cara sendiri untuk mendukung pemerintah dalam percepatan vaksinasi kepada masyarakat. Mereka menyediakan gerai vaksin Presisi untuk pemohon surat izin mengemudi (SIM).

Bahkan, pemohon yang telah mendapatkan vaksin ada jalur fast track SIM. Jalur pelayanan SIM tanpa antri di kantor Satpas Satlantas Polres Gresik.

Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto melalui Kanit Regident Sat Lantas Ipda M Yan Harry Irmanto mengatakan Gerai Vaksinasi gratis ini bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam percepatan vaksinasi kepada masyarakat dalam rangka memperingati HUT ke-75 Bhayangkara diperingati setiap 1 Juli. 

Vaksinasi gratis ini, imbuhnya, digelar sebagai bentuk transformasi Polri yang presisi mendukung percepatan penanganan Covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju. Pihaknya berharap pandemi segera berakhir dan masyarakat bisa beraktivitas normal kembali.

“Setiap hari kami sediakan sebanyak 100 dosis vaksin. Pemohon yang datang baik pengurusan baru maupun memperpanjang masa berlaku SIM, langsung kami tawari untuk divaksin dan diperiksa kesehatannya,”kata Ipda Yan Harry pada Senin, 28 Juni 2021.

Melalui vaksinasi di layanan Polri, diharapkan paradigma masyarakat terkait vaksinasi bisa berubah. Yakni vaksin aman dan halal, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk ikut disuntik vaksin.

Antusiasme pemojon sangat tinggi. Petugas telah mengantisipasi adanya pemohon SIM yang membludak. Mayoritas mengikuti vaksinasi tersebut, kecuali mereka yang memang tidak diperbolehkan. Seperti sedang hamil, sakit dan beberapa indikator lainnya.

Neneng Bisyaroh, misalnya. Perempuan 32 tahun ini mengaku sangat terbantu adanya vaksinasi gratis untuk pemohon SIM di Satpas Polres Gresik. “Saya dapat kabar itu pagi-pagi sudah datang. Alhamdulillah tidak sampai antri. Vaksin juga tidak sakit dan aman,”imbuh perempuan tinggal di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas ini. Pemohon terasa nyaman, karena petugas pelayanan ada memakai kostum tokoh pewayangan Gatot Kaca dan Arjuna. (yad)

Gatot Kaca dan Arjuna Turun Kayangan untuk Mengajak Pemohon SIM Vaksinasi Selengkapnya
Plh Bupati Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno ketika vaksinasi Covid-19 di kantor Bupati Gresik pada Rabu, 24 Februari 2021

Pemkab Gresik Targetkan 10 Ribu Vaksinasi dalam Seminggu

GRESIK,1minute.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik menggeber vaksinasi. Sehari setelah anggota Persatuan Wartaaan Indonesia (PWI) Gresik dan Polres Gresik. Hari ini, Rabu 24 Februari 2021 giliran abdi negara, pelayan masyarakat di lingkungan Pemkab Gresik yang mendapatkan vaksin Sinovac buatan Tiongkok itu. 

Sebanyak 1.600 aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Gresik mendapatkan vaksinasi dipusatkan di halaman kantor Bupati Gresik. Pelaksana harian (Plh) Bupati Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mendapatkan giliran kali pertama vaksinasi tahap dua itu setelah lolos skrening kesehatan.

Plh. Bupati Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mengatakan pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik mendapatkan kuota 20 ribu dosis vaksinasi tahap kedua pada Minggu lalu, 21 Februari 2021. Sasaran vaksin tahap dua ini antara lain, anggota TNI, Polri, ASN, dan juga instansi vertikal di Kota Santri-sebutan-Pemkan Gresik ini.

“Tahap ini, pemerintah menargetkan 10 ribu penerima vaksin,”kata Abimanyu. Ia menyebutkan, pemberian vaksin kepada para ASN ini sebagai pelayan publik yang rentan terpapar Covid-19. “Oleh sebab itu, ASN merupakan salah satu yang menjadi prioritas utama penerima vaksin Covid-19,”kata Abimanyu yang juga Plt Sekda Gresik ini.

Dirinya menargetkan, vaksinasi tahap II akan selesai dalam minggu ini. Sehingga Pemerintah Kabupaten Gresik secepatnya dapat mengajukan kembali persediaan vaksin Covid-19 untuk diberikan kepada masyarakat. 

“Kami bergerak cepat agar dalam minggu ini pelaksanaan vaksinasi kepada 10 ribu penerima segera selesai. Setelah itu akan kami ajukan kembali persediaan vaksin untuk selanjutnya diberikan kepada masyarakat yang belum menerima vaksin Covid-19. Mari Bersama-sama berikhtiar untuk memutus mata rantai Covid-19 ini dengan menjalani vaksinasi,” ujarnya.

SKRENING : Suasana ASN Pemkab Gresik menjalani skrening kesehatan sebelum vaksinasi di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu. 24 Februari 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali melalui Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik A.M. Reza Pahlevi menambahkan vaksinasi yang dilakukan hari ini bagi para ASN dilaksanakan di sejumlah lokasi. Yakni di Kanto Bupati Gresik, fasilitas kesehatan (faskes), puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Gresik. 

“Vaksinasi yang dilakukan serentak disejumlah lokasi tersebut diharapkan cepat selesai dalam minggu ini,”kata Reza Pahlevi. Nantinya, lanjut Reza, para ASN akan menjalani vaksinasi sebanyak 2 kali. “Hari ini adalah dosis pertama. 14 hari yang akan datang, akan dilakukan vaksinasi lagi untuk dosis kedua,” lanjutnya.

Ia mengingstkan setelah dilakukan vaksinasi tidak serta merta kekebalan tubuh terbentuk. Perlu waktu 14 hari setelah vaksinasi dosis kedua, barulah tercipta imun kekebalan tubuh seseorang penerima vaksin. “Oleh karena itu, walaupun sudah di vaksin dihimbau untuk tetap melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) sebagaimana yang telah ditetapkan,”katanya. (*)

Pemkab Gresik Targetkan 10 Ribu Vaksinasi dalam Seminggu Selengkapnya

Vaksinasi Kedua, Selanjutnya Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat

 
GRESIK 1minute.id – Puluhan tenaga kesehatan dan forkopimda menjalani vaksinasi tahap kedua pada Selasa, 2 Februari 2021. Vaknasasi untuk mereka ini kali pertama disuntikkan pada 19 Januari 2021. 

Forkopimda yang mendapat vaksinasi kali kedua adalah Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Vaksinasi dipusatkan di Puskesmas Alun-alun di Jalan Pahlawan, Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengaku vaksin Covid-19 buatan Sinovac ini aman dan halal. Vaksinasi ini, ikhtiar pemerintah Indonesia segera terbebas dari wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19). 

“Saya tegaskan vaksin Sinovac ini aman dan halal serta tidak berefek buruk bagi kesehatan penggunanya,” tegas alumnus Akpol 2001 ini. Perwira dua melati di pundak itu meminta kepada seluruh masyarakat Gresik untuk turut membantu ikhtiar pemerintah ini agar berjalan lancar.

“Harapan kedepan tidak ada lagi keraguan bagi masyarakat Gresik terhadap penggunaan vaksin Sinovac,”tambah mantan Kapolres Ponorogo tersebut.

Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail mengaku tidak ada rasa sakit waktu divaksin. “Bahkan saya bisa langsung melakukan aktivitas olahraga seperti biasa. Tidak ada efek buruk bagi kesehatan,”tegas Taufik Ismail.

Seperti diberitakan, pemkab Gresik akan menggeber vaksinasi untuk masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali dihadapan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan akan menambah 100 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Saat ini, 56 fasyankes. 

Selain fasyankes, juga akan menambah 500 hingga 1000 vaksinator. Penambahan fasyankes dan vaksinator ini inisiasi dari Gubernur Jatim Khofifah untuk masyarakat dengan harapan mempercepat pemulihan ekonomi. (*)

Vaksinasi Kedua, Selanjutnya Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat Selengkapnya

10 Perwakilan Ormas dan Nakes Kali Pertama Dapat Vaksin Covid-19

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 3 ribu vial vaksin buatan Sinovac disimpan di gudang farmasi kantor Dinas Kesehatan Gresik. Jumat, 15 Januari 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memulai melakukan vaksinasi anti Covid-19 di RSUD Ibnu Sina Gresik.

Imunisasi kekebalan tubuh dari virus asal Wuhan, Tiongkok itu berikan kepada tenaga kesehatan di Gresik. Secara simbolis ada sepuluh tokoh yang siap di vaksinasi. “Saya siap di vaksin,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. “Saya juga siap di vaksin,”imbuh Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail.

Selain dua pucuk pimpinan di Kota Santri -sebutan lain-Kabupaten Gresik itu, tokoh masyarakat dan agama dari organisasi kemasyarakatan bakal mendapatkan vaksin di tahap pertama. Usia mereka minimal 18 tahun, maksimal 58 tahun. 

Mengapa pencanangan vaksinasi Sinovac dilakukan di RSUD Ibnu Sina Gresik? Menurut Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, RSUD Ibnu Sina Gresik semua ready. Tempatnya, tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, obat-obatanya. 

“Jika terjadi Kipi (kejadian ikutan pasca imunisasi) vaksin Covid-19 bisa langsung kita tangani rekan-rekan di rumah sakit Ibnu Sina,”kata Wabup Qosim didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali.

JAGA KETAT : Anggota gabungan TNI, Polri menjaga gudang penyimpanan vaksin di gudang farmasi Dinkes Gresik ( foto : Chusnul Cchusnul Chusnul Cahyadi /1minute.id)

Sementara itu, pascaserahterima 3 ribu vial vaksin Sinovac. Gudang Farmasi di UPT Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Dinkes Gresik dijaga petugas gabungan TNI dan Polri. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan gudang farmasi penyimpanan vaksin Sinovac dilakukan penjagaan selamaa 24 jam nonstop. “Setiap harinya ada 10 anggota yang berjaga disini,”kata alumnus Akpol 2001 itu.  

Seperti diberitakan  Pemkab Gresik mendapatkan kuota vaksin Sinovac sebanyak 5.920 vial. Vial adalah wadah dosis tunggal dengan penutup karet diatasnya. Distribusi pertama, sebanyak 3 ribu vial. Sisanya, 2.920 vial menyusul karena kapasitas gudang farmasi Dinkes Gresik terbatas. (*)

10 Perwakilan Ormas dan Nakes Kali Pertama Dapat Vaksin Covid-19 Selengkapnya

Kapasitas Gudang Farmasi Terbatas, Vaksin Anticorona Dikirim Bertahap, untuk Nakes dan Forkopimda

GRESIK,1minute.id – Vaksin buatan Sinovac tiba di Gresik, Rabu 13 Januari 2021. Sekitar pukul 13.30 mobil boks yang membawa vaksin asal Tiongkok itu sampai di gudang farmasi di UPT Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Dinas Kesehatan Gresik. Mobil pembawa vaksin yang dilengkapi  cold room, vaccine rafrigerator atawa tempat penyimpanan vaksin bersuhu 2 hingga 8 derajat celcius dikawal ketat kepolisian menggunakan mobil barakuda dari Surabaya. 

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto , Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifudin Ghozali menyambut kedatangan vaksin di gudang farmasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. 

“Pengiriman di Surabaya Raya, Gresik urutan terakhir,”ujar pengemudi mobil pembawa vaksin. “Alhamdulillah distribusi lancar,”katanya sambil menghela nafas panjang. Vaksin untuk menambah kekebalan tubuh dari coranavirus disease 2019 diturunkan dari dalam mobil. Ada dua dus. Dibagian atas  berwarna merah bertuliskan Keep In a Cool & Dry Place.

Dibagian samping dus bertuliskan Urgent itu langsung dimasukkan gudang farmasi. Dalam gudang berukuran 4 x 10 meteran itu terdapat beberapa kotak pendingin. Wakil Bupati Gresik Moh Qosim mengatakan, untuk tahap awal Gresik mendapatkan kuota 5.920 vial. “Untuk pengiriman pertama hari ini 3 ribu vial,”kata Wabup Qosim didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali.

VAKSIN SINOVAC : Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali mengamati proses pemindahan vaksin dari mobil menuju gudang farmasi di UPT Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Dinkes Gresik, Rabu 13 Januari 2021 (foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Wabup Qosim menambahkan, vaksin ini akan diperuntukkan tenaga kesehatan (nakes) di Gresik dan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) Gresik. “Pencanangan awal vaksinasi dimulai Jumat di RSUD Ibnu Sina Gresik,”kata Wabup Qosim.  Selain nakes dan forkopimda, vaksin tahap awal juga untuk perwakilan pengurus organisasi kemasyarakatan. Diantaranya, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). 

“Perwakilan Ormas itu semakin meyakinkan masyarakat vaksin aman, dan halal,”tegas mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik itu.  Lebih jauh, Qosim mengatakan sesuai ketentuan vaksin diberikan kepada masyarakat berusia 18 tahun sampai 58 tahun. “Usia saya sudah diatas ketentuan itu, vaksin tahap berikutnya,”kata Qosim. (*)

Kapasitas Gudang Farmasi Terbatas, Vaksin Anticorona Dikirim Bertahap, untuk Nakes dan Forkopimda Selengkapnya